Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Juli 2016 21:24
Tak Miliki Kursi dan Meja, Siswa SDN 028 Pematang Reba Inhu Belajar di Lantai

Sabtu, 23 Juli 2016 19:49
Disambut Atraksi Pemadaman Api,
Mendagri Tjahjo Kumolo Berkunjung ke PT RAPP


Sabtu, 23 Juli 2016 19:41
DPC PKB Pelalawan Peringati Harlah ke-18 dengan Kegiatan Doa dan Tahlil

Sabtu, 23 Juli 2016 19:23
Calon Ketua DPD KNPI Rohul Pertanyakan Uang Pendaftaran Rp25 Juta

Sabtu, 23 Juli 2016 19:04
Polres Dumai Tangkap Mobil Angkut 100 Karung Bawang Ilegal

Sabtu, 23 Juli 2016 18:59
Ditinggal Berobat ke Puskesmas,
Uang Rp11 Juta Milik Warga Ujungbatu Disikat Maling


Sabtu, 23 Juli 2016 18:55
Polres Dumai Tangkap Karyawan Adira Finance Penggelap Uang Nasabah di Jakarta

Sabtu, 23 Juli 2016 18:50
Lanal Dumai Amankan 7 Ton Bawang Impor Ilegal di Bengkalis

Sabtu, 23 Juli 2016 18:48
Perempuan Diduga Bandar Sabu Diburu Polisi Rohul, Rekannya Sudah Ditangkap

Sabtu, 23 Juli 2016 17:28
Bahas TNTN, Men-LHK Undang LSM Lingkungan Hidup



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 23 April 2010 17:04
Soal Wabup Pelalawan,
Sikap Kemendagri Tunggu Laporan Pemprov Riau


Proses pelantikan M Harris sebagai Wabup Pelalawan hasil pemilihan DPRD setempat belum ada titik terang. Kemendagri baru sersikap setelah menerima laporan Pemprov Riau.

Riauterkini-JAKARTA-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Gubernur Riau HM Rusli Zainal segera melaporkan proses pemilihan wakil bupati Pelalawan agar segera bisa disikapi apakah proses terpilihnya HM Haris dapat diterima atau tidak. Sebab, ada informasi bahwa proses pemilihannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku, dan kurang dari 11 bulan lagi akan dilakukan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten tersebut.

"Kita minta agar Gubernur Riau sebagai wakil pemerintah pusat di daerah segera melaporkan hasil pemilihan wakil bupati Pelalawan di DPRD. Harus ada hitam atau putih, baru kita bisa menanggapi," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Saut Situmorang di Jakarta, Jumat (23/4/2010).

Menurut Saut, meski ada kesan Gubernur Riau merasa dilangkahi atau tidak dilibatkan dalam proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan yang dimenangkan HM Haris itu, tetap harus dilaporkan ke Mendagri untuk dibuat surat keputusan apakah proses pengangkatnya dapat dilanjutkan atau tidak. "Gubernur punya kewewenangan melaporkan, gubernur tahu mana yang perlu dilaporkan atau tidak. Gubernur tidak ada alasan untuk menghambat, kalau alasan ketersinggungan tidak kita tanggapi. Kita minta segera dilaporkan," katanya.

Saut menegaskan, sah atau tidak sahnya proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan bukan ditentukan oleh Gubernur Riau, tetapi aparat penegak hukum bila hal itu dipermasalahkan secara hukum karena dianggap tidak sesuai aturan. Namun, bagi Kemendagri sendiri proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan harus sesuai mekanisme dan aturan. "Tetapi aturan itu dilaksanakan atau tidak, baru diketahui setelah ada laporan dari Gubernur Riau. Setelah ada laporan, baru kita bisa tanggapi," katanya. *** (ira)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- DPC PKB Pelalawan Peringati Harlah ke-18 dengan Kegiatan Doa dan Tahlil
- Calon Ketua DPD KNPI Rohul Pertanyakan Uang Pendaftaran Rp25 Juta
- Ketua Dewan dan Gubri Tak Kunjung Terisi,
Sejumlah Parpol di Riau Mulai Tebar Ancaman ke Gubri

- Terus Biarkan Kursi Ketua DPRD dan Wagubri Kosong, Wakil Rakyat Mulai Ancam Gubri
- Menuju Pekanbaru Satu,
Herman Abdulah dan Erizal Muluk Hadiri Peresmian Posko Sahabat Ide

- Ikuti Uji Kelayakan di PKB, Para Calon Wako Pekanbaru Ditanya Kontribusi ke Parpol
- Pilkada Kampar, PPP Klaim Dukungan PKS Hampir Final untuk Azis Zaenal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.114.138
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com