Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Rabu, 29 Juni 2016 10:35
Duaan Korupsi Pengadaan Buku, Kepala PADE Dumai Diperiksa Jaksa

Rabu, 29 Juni 2016 10:27
Wako Firdaus Pimpin Rapat Forkompinda Bahas Persiapan Lebaran

Rabu, 29 Juni 2016 10:07
Kajati Riau Prioritaskan Tutaskan Tunggakan Kasus di 100 Hari Kemimpinan

Rabu, 29 Juni 2016 10:05
Lama Kosong, Gedung eks SMAN 1 Tembilahan Terbakar

Rabu, 29 Juni 2016 10:01
HMI dan KAHMI Rohul Jalin Silaturahmi dengan Buka Puasa Bersama

Rabu, 29 Juni 2016 07:47
Sepekan Ditahan Malaysia,
HNSI Tuding Pemerintah Abaikan Nasib 19 Nelayan Rohil


Rabu, 29 Juni 2016 07:39
Dirikan 4 Pos Terapung, Polres Inhil Kerahkan 258 Personil Amankan Mudik Lebaran 2016

Rabu, 29 Juni 2016 07:36
Layanan Gratis, LBH Pekanbaru Buka Posko THR 2016

Rabu, 29 Juni 2016 07:34
Optimalkan Cegah Karlahut, RAPP Sosialisasi Program FAC di Kantor Bupati Meranti

Selasa, 28 Juni 2016 23:56
Jalin Silaturahmi, Mahasiswa Selatpanjang Buka Puasa Bersama Anak Yatim



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 23 April 2010 17:04
Soal Wabup Pelalawan,
Sikap Kemendagri Tunggu Laporan Pemprov Riau


Proses pelantikan M Harris sebagai Wabup Pelalawan hasil pemilihan DPRD setempat belum ada titik terang. Kemendagri baru sersikap setelah menerima laporan Pemprov Riau.

Riauterkini-JAKARTA-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Gubernur Riau HM Rusli Zainal segera melaporkan proses pemilihan wakil bupati Pelalawan agar segera bisa disikapi apakah proses terpilihnya HM Haris dapat diterima atau tidak. Sebab, ada informasi bahwa proses pemilihannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku, dan kurang dari 11 bulan lagi akan dilakukan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten tersebut.

"Kita minta agar Gubernur Riau sebagai wakil pemerintah pusat di daerah segera melaporkan hasil pemilihan wakil bupati Pelalawan di DPRD. Harus ada hitam atau putih, baru kita bisa menanggapi," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Saut Situmorang di Jakarta, Jumat (23/4/2010).

Menurut Saut, meski ada kesan Gubernur Riau merasa dilangkahi atau tidak dilibatkan dalam proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan yang dimenangkan HM Haris itu, tetap harus dilaporkan ke Mendagri untuk dibuat surat keputusan apakah proses pengangkatnya dapat dilanjutkan atau tidak. "Gubernur punya kewewenangan melaporkan, gubernur tahu mana yang perlu dilaporkan atau tidak. Gubernur tidak ada alasan untuk menghambat, kalau alasan ketersinggungan tidak kita tanggapi. Kita minta segera dilaporkan," katanya.

Saut menegaskan, sah atau tidak sahnya proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan bukan ditentukan oleh Gubernur Riau, tetapi aparat penegak hukum bila hal itu dipermasalahkan secara hukum karena dianggap tidak sesuai aturan. Namun, bagi Kemendagri sendiri proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan harus sesuai mekanisme dan aturan. "Tetapi aturan itu dilaksanakan atau tidak, baru diketahui setelah ada laporan dari Gubernur Riau. Setelah ada laporan, baru kita bisa tanggapi," katanya. *** (ira)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- PKS Putuskan Usung Ayat Calon Walikota, Firdaus Siap Bertanding
- Antisipasi Hal yang Tak Diinginkan,
Gubri Didesak Segera Kirimkan Nama Calon Wakilnya ke DPRD Riau

- Besok, Dewan Panggil Diskes Pertanyakan Masuknya Vaksin Palsu ke Riau
- Menpan-RB Terbitkan Surat Edaran Larang PNS Tambah Cuti Lebaran
- Datangi Konjen Malaysia,
DPRD Riau Bahas Nelayan Rohil yang Ditangkap Polisi Malaysia

- DPD Perindo Dumai Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus
- Bayar Uang LKS, DPRD Bengkalis "Haramkan" Kutiban di Sekolah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.237.136
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com