Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Rabu, 4 Mei 2016 21:00
Buru Pelaku Pembakaran di Terantang, Kampar,
Kedatangan 300 Personel Kepolisian Membuat Cemas Anak Bersekolah


Rabu, 4 Mei 2016 19:55
Suparman Laporkan Zukri, Tony dan Gumpita ke Polda Riau

Rabu, 4 Mei 2016 19:50
Selama Jadi Buron, Caca Gurning Sempat Kabur ke Pulau Jawa

Rabu, 4 Mei 2016 18:30


Rabu, 4 Mei 2016 18:25
Suaminya Ditangkap Polisi,
Istri Caca Gurning Datangi RS Bhayangkara Polda Riau


Rabu, 4 Mei 2016 18:22
Perkara Korupsi Dana Bansos,
Empat Mantan dan Anggota DPRD Bengkalis Dituntut Berbeda


Rabu, 4 Mei 2016 17:40
Melawan, Caca Gurning Tumbang Disambar Timah Panas Polisi

Rabu, 4 Mei 2016 17:28


Rabu, 4 Mei 2016 17:26
Saling Klaim Lahan Reboisasi, Dua Koptan di Rohul Nyaris Bentrok

Rabu, 4 Mei 2016 17:26
Sebelumnya Bermasalah, Rekanan Ganti Bibit Kedelai Bantuan APBN 2016 ke Petani Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 23 April 2010 17:04
Soal Wabup Pelalawan,
Sikap Kemendagri Tunggu Laporan Pemprov Riau


Proses pelantikan M Harris sebagai Wabup Pelalawan hasil pemilihan DPRD setempat belum ada titik terang. Kemendagri baru sersikap setelah menerima laporan Pemprov Riau.

Riauterkini-JAKARTA-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Gubernur Riau HM Rusli Zainal segera melaporkan proses pemilihan wakil bupati Pelalawan agar segera bisa disikapi apakah proses terpilihnya HM Haris dapat diterima atau tidak. Sebab, ada informasi bahwa proses pemilihannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku, dan kurang dari 11 bulan lagi akan dilakukan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten tersebut.

"Kita minta agar Gubernur Riau sebagai wakil pemerintah pusat di daerah segera melaporkan hasil pemilihan wakil bupati Pelalawan di DPRD. Harus ada hitam atau putih, baru kita bisa menanggapi," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Saut Situmorang di Jakarta, Jumat (23/4/2010).

Menurut Saut, meski ada kesan Gubernur Riau merasa dilangkahi atau tidak dilibatkan dalam proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan yang dimenangkan HM Haris itu, tetap harus dilaporkan ke Mendagri untuk dibuat surat keputusan apakah proses pengangkatnya dapat dilanjutkan atau tidak. "Gubernur punya kewewenangan melaporkan, gubernur tahu mana yang perlu dilaporkan atau tidak. Gubernur tidak ada alasan untuk menghambat, kalau alasan ketersinggungan tidak kita tanggapi. Kita minta segera dilaporkan," katanya.

Saut menegaskan, sah atau tidak sahnya proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan bukan ditentukan oleh Gubernur Riau, tetapi aparat penegak hukum bila hal itu dipermasalahkan secara hukum karena dianggap tidak sesuai aturan. Namun, bagi Kemendagri sendiri proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan harus sesuai mekanisme dan aturan. "Tetapi aturan itu dilaksanakan atau tidak, baru diketahui setelah ada laporan dari Gubernur Riau. Setelah ada laporan, baru kita bisa tanggapi," katanya. *** (ira)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Pansus Lahan DPRD Bengkalis Pelajari Pemicu Sengketa Masyarakat dan Perusahaan
- Versi Pebri, Ini Penyebab Kisruh KNPI Kuansing
- Gaduh Eskalasi, Anggota Minta Pimpinan Dewan Segera Paripurnakan Draf Hak Angket
- Serapan Anggaran Dinas Bina Marga Riau Belum 1 Persen
- Andi Rachman Siap Kapan Saja Dilantik Jadi Gubri Definitif
- Alasan Mendagri Mengapa RUU Pilkada tak Kunjung Rampung
- Hanya Dihadiri Wabup Zardewan,
Dua Agenda Paripurna DPRD Pelalawan Minim Kehadiran Pejabat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.160.185.94
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com