Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Ahad, 25 September 2016 06:42
Polwan Cantik Dampingi Rio Sahera jadi Bujand Dara Rohil 2016

Ahad, 25 September 2016 06:07
Polsek Lirik Inhu Temukan Bong Sabu di Rumah Korban Pembunuhan Tukang Kebun

Sabtu, 24 September 2016 20:31
Ali Nafiah Kembali Nahkodai Forum Guru Bantu Inhu

Sabtu, 24 September 2016 20:29
KPK Dituding Ogah Tindak-lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Kuansing

Sabtu, 24 September 2016 16:50
Gaji 3 Bulan tak Dibayar Pemicu Tukang Kebun di Inhu Bunuh Majikan

Sabtu, 24 September 2016 16:40
PT Alfa Scorpii Beri Potongan Harga Sebesar Rp5 juta untuk Yamaha R25

Sabtu, 24 September 2016 16:37
Wisuda Sarjana ke 70 dan Pascasarjana ke 33 UIR,
Syabdan Dalimunte Puncaki Nilai Tertinggi Tingkat Universitas


Sabtu, 24 September 2016 14:45
Yamaha Musik School, Beli Piano Akustik Berhadiah Emas 4 Gram

Sabtu, 24 September 2016 14:41
Tukang Kebun Pembunuh Majikan di Lirik Inhu Berhasil Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 September 2016 14:34
Kapolres Kampar Hadiri Focus Group Discussion di Tapung Hulu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 23 April 2010 17:04
Soal Wabup Pelalawan,
Sikap Kemendagri Tunggu Laporan Pemprov Riau


Proses pelantikan M Harris sebagai Wabup Pelalawan hasil pemilihan DPRD setempat belum ada titik terang. Kemendagri baru sersikap setelah menerima laporan Pemprov Riau.

Riauterkini-JAKARTA-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Gubernur Riau HM Rusli Zainal segera melaporkan proses pemilihan wakil bupati Pelalawan agar segera bisa disikapi apakah proses terpilihnya HM Haris dapat diterima atau tidak. Sebab, ada informasi bahwa proses pemilihannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku, dan kurang dari 11 bulan lagi akan dilakukan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten tersebut.

"Kita minta agar Gubernur Riau sebagai wakil pemerintah pusat di daerah segera melaporkan hasil pemilihan wakil bupati Pelalawan di DPRD. Harus ada hitam atau putih, baru kita bisa menanggapi," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Saut Situmorang di Jakarta, Jumat (23/4/2010).

Menurut Saut, meski ada kesan Gubernur Riau merasa dilangkahi atau tidak dilibatkan dalam proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan yang dimenangkan HM Haris itu, tetap harus dilaporkan ke Mendagri untuk dibuat surat keputusan apakah proses pengangkatnya dapat dilanjutkan atau tidak. "Gubernur punya kewewenangan melaporkan, gubernur tahu mana yang perlu dilaporkan atau tidak. Gubernur tidak ada alasan untuk menghambat, kalau alasan ketersinggungan tidak kita tanggapi. Kita minta segera dilaporkan," katanya.

Saut menegaskan, sah atau tidak sahnya proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan bukan ditentukan oleh Gubernur Riau, tetapi aparat penegak hukum bila hal itu dipermasalahkan secara hukum karena dianggap tidak sesuai aturan. Namun, bagi Kemendagri sendiri proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan harus sesuai mekanisme dan aturan. "Tetapi aturan itu dilaksanakan atau tidak, baru diketahui setelah ada laporan dari Gubernur Riau. Setelah ada laporan, baru kita bisa tanggapi," katanya. *** (ira)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Pendaftaran Ditutup, 5 Paslon Ingin Ikut PIlkada Pekanbaru
- Perubahan SOTK, Akan Ada Tiga SKPD Baru di Pemkab Inhil
- 6 Balon Sudah Mendaftar Pilkada Kampar,
Ardo-Khairuddin Daftar ke KPU Diantar Ribuan Massa

- Gaduh Eskalasi, Laporan Pimpinan DPRD Riau Tak Kunjung Ditindaklanjuti KPK
- Disahkan, APBD-P Pekanbaru Merosot Rp500 Miliar
- Tingkatkan PAD, DPRD Riau Bentuk Ranperda Penyelenggaraan Kerjasama Daerah
- Jelang Pilkada Kota Pekanbaru, PKS Riau Siapkan Sistem Door To Door


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.153.46
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com