Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 11 Pebruari 2016 15:38
F-Golkar DPRD Riau Desak MA Segera Serahkan Salinan Putusan Kasasi Annas Maamun

Kamis, 11 Pebruari 2016 15:34
Wakil Ketua DPRD Minta Seluruh Aparatur Kecamatan dan Desa Tingkatkan Pengetahuan Pengelolaan Dana

Kamis, 11 Pebruari 2016 15:33
Peduli Banjir Kampar, Wako Pekanbaru Lakukan Peninjauan dan Beri Bantuan

Kamis, 11 Pebruari 2016 15:27
Rebutan Bongkar Muat, Buruh SP3 dan SPTI Rohul Ribut Lagi di PT. KPN

Kamis, 11 Pebruari 2016 15:24
Walikota Pekanbaru: Valentine Bukan Hari Kasih Sayang Tapi Pembangkangan

Kamis, 11 Pebruari 2016 14:49
PKPU Pekanbaru-IZI Ajak Semua Kalangan Respon Banjir Kampar

Kamis, 11 Pebruari 2016 14:45
Jalinprov Riau di Bonai Direndam Banjir, Akses Rohul-Duri Terputus



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 23 April 2010 17:04
Soal Wabup Pelalawan,
Sikap Kemendagri Tunggu Laporan Pemprov Riau


Proses pelantikan M Harris sebagai Wabup Pelalawan hasil pemilihan DPRD setempat belum ada titik terang. Kemendagri baru sersikap setelah menerima laporan Pemprov Riau.

Riauterkini-JAKARTA-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Gubernur Riau HM Rusli Zainal segera melaporkan proses pemilihan wakil bupati Pelalawan agar segera bisa disikapi apakah proses terpilihnya HM Haris dapat diterima atau tidak. Sebab, ada informasi bahwa proses pemilihannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku, dan kurang dari 11 bulan lagi akan dilakukan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten tersebut.

"Kita minta agar Gubernur Riau sebagai wakil pemerintah pusat di daerah segera melaporkan hasil pemilihan wakil bupati Pelalawan di DPRD. Harus ada hitam atau putih, baru kita bisa menanggapi," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Saut Situmorang di Jakarta, Jumat (23/4/2010).

Menurut Saut, meski ada kesan Gubernur Riau merasa dilangkahi atau tidak dilibatkan dalam proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan yang dimenangkan HM Haris itu, tetap harus dilaporkan ke Mendagri untuk dibuat surat keputusan apakah proses pengangkatnya dapat dilanjutkan atau tidak. "Gubernur punya kewewenangan melaporkan, gubernur tahu mana yang perlu dilaporkan atau tidak. Gubernur tidak ada alasan untuk menghambat, kalau alasan ketersinggungan tidak kita tanggapi. Kita minta segera dilaporkan," katanya.

Saut menegaskan, sah atau tidak sahnya proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan bukan ditentukan oleh Gubernur Riau, tetapi aparat penegak hukum bila hal itu dipermasalahkan secara hukum karena dianggap tidak sesuai aturan. Namun, bagi Kemendagri sendiri proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan harus sesuai mekanisme dan aturan. "Tetapi aturan itu dilaksanakan atau tidak, baru diketahui setelah ada laporan dari Gubernur Riau. Setelah ada laporan, baru kita bisa tanggapi," katanya. *** (ira)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- F-Golkar DPRD Riau Desak MA Segera Serahkan Salinan Putusan Kasasi Annas Maamun
- Rabu Mendatang, Empat Kepala Daerah Dilantik di Gelanggang Remaja Pekanbaru
- Dinilai Janggal, 3 Anggota DPRD Rohul Tak Hadiri Musrenbang Kecamatan Kepenuhan
- Merasa Durugikan, Fraksi PDI-P Desak DPP Restui Dua PAW Dua Anggota DPRD Riau
- Belum Dilantik, Bupati Bengkalis Terpilih Amril Mukminin Sudah Diterpa Isu ‘Minta’ Proyek
- Pembangunan 3 Sekolah Terbakar,
DPRD Riau akan Anggarkan di APBDP 2016

- Dampak Banjir, Dewan Minta Masyarakat laporkan Kerusakan Infastruktur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.220.37
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com