Berita Terhangat.. |
Rabu, 8 September 2010 18:05 Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar
Rabu, 8 September 2010 18:03 Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan
Rabu, 8 September 2010 17:42 Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan
Rabu, 8 September 2010 16:01 PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir
Rabu, 8 September 2010 15:57 11 Langsung Bebas, 280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran
Rabu, 8 September 2010 14:19 Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya, Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil
Rabu, 8 September 2010 13:34 RTB Dituding Hanya Habiskan Anggaran
|
|
|
|
Jum’at, 5 Pebruari 2010 12:17 Demo di DPRD Riau, GERRAM Tuntut SBY Mundur
Unjuk rasa menuntut Presiden SBY mundur dari jabatannya digelar GERRAM di DPRD Riau. SBY dinilai tak layak melanjutkan amanat rakyat.
Riauterkini-PEKANBARU- Belasan aktivis Gerakan Rakyat Riau Menuntut (GERRAM) menggelar aksi unjuk rasa di tepi jalan, di luar pagar gedung DRPD Riau, Jumat (5/2/10). Aksi tersebut membawa satu tutuntan, yakni mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mundur dari jabatannya.
Dalam aksinya, GERRAM tak sekedar menyuarakan tuntutan melalui orasi dan pernyataan sikap tertulis, namun juga membuat konfigurasi tulisan “TURUNKAN SBY” dari huruf-huruf capital yang setiap huruf dipasang di dada pengunjuk rasa. Pengunjuk rasa juga memakai topeng SBY, Wapres Boediono dan Menteri Keungan Sri Mulyani.
Dalam pernyataan sikap tertulisnya, GERRAM mendasari tuntutan SBY lengser dengan lima alasan. Pertama karena SBY tetap mempertahankan Boediono sebagai Wapres dan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.
Kedua, SBY terus menekan partai koalisi untuk mendukung kebijakan penyelematan Bank Century, ketiga SBY menempatakan Ruhut Sitompul dalam Pansus Century, keempat SBY terus menekan gerakan moral yang tengah berlangsung di seluruh penjuru negeri, dan kelima SBY menggiring opini pemakzulan dirinya oleh Pansus Century.
Setelah berorasi beberapa saat, massa GERRAM akhirnya diterima dua anggota DPRD Riau, Riky Hariansyah dan Syarif Hidayat. Kedua wakil rakyat tersebut berjanji akan menyampaikan aspirasi GERRAM ke pemerintah pusat.***(mad/vila)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
|