Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 September 2016 18:12
Binaan CSR PT CPI,
Pondok Oleh-oleh Duri Ikuti Pameran Kuliner di Mal SKA Pekanbaru


Jum’at, 30 September 2016 17:35
Polda Riau Enggan Serahkan Surat SP3 15 Perusahaan Karlahut

Jum’at, 30 September 2016 17:33
Sambut Kontingen Riau, Gubri Bangga dengan Capaian Atlet Riau di PON Jabar

Jum’at, 30 September 2016 17:17
Dua Heli Lakukan Water Bombing,
Ratusan Hektar Lahan Kosong di Bukti Candra Rohul Terbakar


Jum’at, 30 September 2016 16:57
Bupati Kampar Jadi Peserta Tax Amnesty‬

Jum’at, 30 September 2016 16:41
Bengkalis Waspadai Terjadinya Kembali Karlahut

Jum’at, 30 September 2016 16:37
Lee Cooper Berikan Diskon 30 Persen di Tokonya

Jum’at, 30 September 2016 16:35
Ditanam Semasa Achmad,
Tanaman Hias di Median Jalan Banyak yang Mati Kekeringan


Jum’at, 30 September 2016 16:28
Berturut Keempat Kali, Kecamatan Bantan Juara Umum MTQ Kabupaten Bengkalis

Jum’at, 30 September 2016 16:25
Ini Dia 11 Item Aksesoris Pajero Sport Mitsubishi Limited Edition



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 13 April 2009 14:55
Kinerja KPU Dikritik,
Data Pemilu Riau Belum Masuk Tabulasi Nasional


Caleg DPR RI Partai Golkar dari Dapil II Riau Idris Laena mengkritik kinerja KPU Riau. Pasalnya, sampai sekarang belum ada data hasil Pemilu Riau masuk tabulasi nasional.

Riauterkini-JAKARTA—Calon anggota legislative Partai Golkar nomor urut 1 daerah pemilihan Riau II (kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kampar) Idris Laena menyesalkan langkah KPUD Riau yang terkesan membiarkan proses penghitungan suara yang berjalan lamban. Pasalnya hingga kini belum ada satupun hasil dari penghitungan suara di provinsi Riau yang masuk dalam Pusat Tabulasi Nasional (PTN) Komisi Pemilihan Umum (KPU) .

Idris menilai alasan faktor geografis sebagai penyebab terlambatnya proses penghitungan suara tidak masuk akal. Pasalnya provinsi lain yang memiliki kondisi geografis sama dengan Riau, perolehan suaranya sudah masuk Pusat Tabulasi Nasional Pemilu 2009 milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Lihat saja provinsi lain yang letak geografisnya sama dengan Riau seperti Babel, sudah masuk PTN KPU. Keterlambatan KPUD Riau yang pasti akan menimbulkan berbagai kemungkinan, “ ujar Idris Senin (13/4) di Jakarta.

Ditegaskan Idris lambannya proses penghitungan suara, dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai spekulasi negative dan berbagai kecurangan yang menguntungkan caleg tertentu maupun adanya manipulasi suara. Jika ditemukan indikasi kecurangan pemilu, maka Panwaslu Riau harus pro-aktif tanpa menunggu laporan dari si caleg.

Idris yang juga anggota komisi VII DPR RI itu meminta Panwaslu pro-aktif menjalankan tugasnya. Idris menyayangkan proses penghitungan suara yang baru mencapai tingkat kelurahan. Sebab Idris berpendapat kerawanan akan terjadi saat proses penghitungan suara dari tingkat PPS menuju PPK. “Di PPK itu system pengawasannya bagaimana? Tak ada lagi saksi yang memonitornya. Ini perlu perhatian KPU pusat. Semua proses kecurangan harus dhindari. Panwaslu pun harus bergerak cepat, “ ujarnya.***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- KPU Kampar Verifikasi Ijazah Balon Bupati-Wabup Hingga ke Jawa
- Tuntaskan Pekerjaan, Pansus Tatib Pemilihan Wagubri Sudah Lapor ke Pimpinan Dewan
- Hearing di Komisi E DPRD Riau,
Alot Bahas Berstatus Cagar Budaya Masid Raya Dihancurkan

- Pastikan Mesin Golkar Jalan, Andi Rachman Siap Jadi Jurkam Pilkada 2017
- Total Rp10,3 Triliun,
DPRD Riau dan Gubri Tanda Tangani Nota Kesepakatan KUPA-PPAS APBD-P 2016

- Temui Wakilnya di Provinsi,
Anggota DPRD Rokan Hulu Sampaikan Persoalan Pembangunan Daerahnya

- Bupati dan Wako Rakor dengan Gubri, DPRD Riau Tunda Rapat Pansus RTRW


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.224.250
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com