Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Selasa, 3 Mei 2016 20:22
Rutan Dumai Pindahkan Terpidana Mati Narkoba ke Lapas Pekanbaru

Selasa, 3 Mei 2016 20:11
Pemko Akan Benahi Penyelanggaraan Dumai Expo

Selasa, 3 Mei 2016 20:07


Selasa, 3 Mei 2016 20:07
Kejari Dumai Terima Berkas Tersangka Pembunuhan Dalena

Selasa, 3 Mei 2016 20:03
Bupati Jefry Hadiri Pengukuhan PD Muahammadiyah Kampar

Selasa, 3 Mei 2016 19:59
Polres Dumai Berhasil Tangkap Pembunuh Pekerja Cars Wasd Uluna

Selasa, 3 Mei 2016 19:56
Sebelum Dibunuh Anak Angkatnya,
Nenek Intan Sempat Mimpi Didatangi Kyai dengan Pesan Hujan Api


Selasa, 3 Mei 2016 19:49
Serapan Anggaran Dinas Bina Marga Riau Belum 1 Persen

Selasa, 3 Mei 2016 19:31
Seorang Mahasiswa di Kuok, Kampar Tewas Disambar Petir

Selasa, 3 Mei 2016 19:27
Musda KNPI Kuansing Hasilkan Dua Kubu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 13 April 2009 14:55
Kinerja KPU Dikritik,
Data Pemilu Riau Belum Masuk Tabulasi Nasional


Caleg DPR RI Partai Golkar dari Dapil II Riau Idris Laena mengkritik kinerja KPU Riau. Pasalnya, sampai sekarang belum ada data hasil Pemilu Riau masuk tabulasi nasional.

Riauterkini-JAKARTA—Calon anggota legislative Partai Golkar nomor urut 1 daerah pemilihan Riau II (kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kampar) Idris Laena menyesalkan langkah KPUD Riau yang terkesan membiarkan proses penghitungan suara yang berjalan lamban. Pasalnya hingga kini belum ada satupun hasil dari penghitungan suara di provinsi Riau yang masuk dalam Pusat Tabulasi Nasional (PTN) Komisi Pemilihan Umum (KPU) .

Idris menilai alasan faktor geografis sebagai penyebab terlambatnya proses penghitungan suara tidak masuk akal. Pasalnya provinsi lain yang memiliki kondisi geografis sama dengan Riau, perolehan suaranya sudah masuk Pusat Tabulasi Nasional Pemilu 2009 milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Lihat saja provinsi lain yang letak geografisnya sama dengan Riau seperti Babel, sudah masuk PTN KPU. Keterlambatan KPUD Riau yang pasti akan menimbulkan berbagai kemungkinan, “ ujar Idris Senin (13/4) di Jakarta.

Ditegaskan Idris lambannya proses penghitungan suara, dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai spekulasi negative dan berbagai kecurangan yang menguntungkan caleg tertentu maupun adanya manipulasi suara. Jika ditemukan indikasi kecurangan pemilu, maka Panwaslu Riau harus pro-aktif tanpa menunggu laporan dari si caleg.

Idris yang juga anggota komisi VII DPR RI itu meminta Panwaslu pro-aktif menjalankan tugasnya. Idris menyayangkan proses penghitungan suara yang baru mencapai tingkat kelurahan. Sebab Idris berpendapat kerawanan akan terjadi saat proses penghitungan suara dari tingkat PPS menuju PPK. “Di PPK itu system pengawasannya bagaimana? Tak ada lagi saksi yang memonitornya. Ini perlu perhatian KPU pusat. Semua proses kecurangan harus dhindari. Panwaslu pun harus bergerak cepat, “ ujarnya.***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Serapan Anggaran Dinas Bina Marga Riau Belum 1 Persen
- Andi Rachman Siap Kapan Saja Dilantik Jadi Gubri Definitif
- Alasan Mendagri Mengapa RUU Pilkada tak Kunjung Rampung
- Hanya Dihadiri Wabup Zardewan,
Dua Agenda Paripurna DPRD Pelalawan Minim Kehadiran Pejabat

- Posisi Wagubri Mulai Jadi Incaran,
Erizal Muluk Nyatakan Siap Dampingi Arsyadjuliandi Rachman

- Diiringi Ratusan Masyarakat,
Firdaus Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Walikota ke Demokrat

- Andi Rachman Turut Pantau Kepastian Jadwal Pelantikannya oleh Presiden


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.58.190
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com