Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 20:28
Kampar Pilot Project UP2B Bokar Bersih

Kamis, 24 April 2014 20:26
Berkas Perkara Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Kamis, 24 April 2014 20:15
Bantuan PT NSP untuk Korban Karhutla,
Bupati Meranti Hadiri Penanaman Perdana Bibit Jagung


Kamis, 24 April 2014 20:08
Tiga Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohil Dituntut Jaksa 1,5 Tahun dan 2 Tahun Penjara

Kamis, 24 April 2014 19:51
Kapolresta Sarankan ATM dan Swalayan Pakai Jasa Pengamanan

Kamis, 24 April 2014 19:44
Hanya Satu Ketua Partai Kembali Duduk di DPRD Dumai

Kamis, 24 April 2014 19:38
Diduga Kalah Nyaleg,
Beberapa Anggota DPRD Rohul Absen Sidang Parpurna




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 8 April 2008 18:32
Dilanjutkan Besok,
Pleno KPUD Riau Gagal Putuskan Jadwal Pilkada


Rapat pleno KPUD Riau gagal memutuskan jadwal Pilkada. Pleno akan dilanjutkan besok.

Riauterkini-PEKANBARU- Jadwal pelaksanaan Pilkada Riau sampai saat ini belum final. Masil tentatif. Rapat Pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Riau belum mampu memilih dua opsi yang menguat, yakni tetap pada jadwal semula 22 September atau dimajukan menjadi 25 Agustus. Hingga rapat ditutup sekitar pukul 18.15 WIB, Selasa keputusan final belum juga didapat.

Hanya saja mengenai belum finalnya jadwal Pilkada Riau terkesan ditutup-tutupi KPUD Riau. Wartawan yang menunggu hingga pukul 18.00 WIB menunggu rapat tertutup berakhir gagal mendapat keterangan resmi. Setelah itu Ketua KPUD Riau Raja Syofyan Samad dan seluruh anggotanya meninggalkan kantor.

Telephon genggam Raja Syofyan langsung tak aktif. Sementara anggota KPUD Riau Makmur Hendrik ketika dihubungi riauterkini mengatakan, "Karena masalah sangat krusial dan sensitif, kami sudah sepakat keterangan kepada wartawan hanya disampaikan ketua," tukasnya.

Riauterkini terpaksa mencoba lagi menghubungi telephon genggam Raja Syofyan, namun tetap tak aktif. Untuk kedua kalinya riauterkini menghubungi Makmur Hendrik dan mengatakan kondisi telephon genggam Ketua KPUD Riau yang tak kunjung aktif.

Apakah rapat pleno KPUD Riau besok berlanjut? Menjawab pertanyaan tersebut Makmur membenarkan. Melihat peluang mendapat penjelasan, riauterkini lantas langsung melanjutkan pertanyaan, mengenai itu artinya pleno tadi sore gagal menetapkan jadwal Pilkada? Pertanyaan itu kembali dibenarkan Makmur Hendrik.

Setelah itu Makmur mungkin menyadari terlanjur memberi penjelasan dan langsung menolak melanjutkan pembicaraan. "Maaf, saya tak boleh memberi keterangan. Silahkan langsung hubungi ketua," tukasnya seraya mengakhiri pembicaraan.

Berdasarkan pengamatan riauterkini di kantor KPUD Riau di Jalan Gajahmada Pekanbaru, sebelum menggelar rapat pleno tertutup internal, KPUD Riau terlebih dahulu menggelar rapat bersama KPUD kabupaten/kota. Dalam rapat tersebut KPUD Riau mendapat masukan seputar segala kemungkinan untuk kedua pilihan, mempercepat atau tetap pada jadwal semula.

Rapat yang dilaksanakan sejak pukul 14.00 wib tersebut tidak membuahkan hasil hingga usai sekitar pukul 17.30 wib. Untuk mempercepat proses persiapan dan penentuan waktu pelaksanaan Pilgubri, KPUD Riau menerusan rapat yang 'dead lock' dengan rapat pleno dengan seluruh anggota KPUD Riau.

Sebenarnya sebelumnya riauterkini sudah mendapat sinyal kegagalan KPUD Riau menetapkan jadwal Pilkada. Bahkan Raja Syofyan saat keluar ruang rapat sebelum rapat berakhir sempat berkata, "Tidak hari ini informasinya ya, Karena rapat belum ada keputusan. Masih harus ada pembahasan lanjutan," kata Ketua KPUD Riau R Sofyan Samad saat dikejar untuk diminati keterangan seputar keputusan KPUD Riau tentang jadwal pelaksanaan pilgubri.

Hal senada dikatakan Ketua KPUD Pekanbaru, Yusri Munaf. Ia enggan memberikan komentar seputar rapat yang digelar KPUD Riau dengan KPUD Kabupaten/kota se-Riau hari ini selasa (8/4). Katanya belum ada keputusan dalam rapat tersebut. "Jadi hari ini tidak ada informasi dari saya," ungkapnya.

Ketua KPUD Benkalis, Ruslizar Yunus lebih akomodatif kepada Riauterkini. Ia menyebutkan bahwa rapat yang digelar hari ini denan PUD Riau adalah untuk memberikan masukan kepada KPUD Riau terkait dengan rencana pemajuan waktu pelaksanaan pilgubri.

"Dari KPU Bengkalis memberikan masukan mengenai bagaimana pelaksanaan pilgubri jika dimajukan. Dampak sosial, hukum maupun politisnya. Bagaimana resiko memajukan jadwal pelaksanaan pilgubri dan lain sebagainya," katanya.

Mengenai kesiapan KPUD Bengalis jika dimajukan jadwal pelaksanaan pilgubri, Ruslizar menyatakan bahwa dirinya tidak mau berandai-andai. Namun jika memang sudah diputuskan oleh KPUD RIau waktunya, ia menyatakan mau tidak mau KPUD kabupaten/kota harus siap melaksanakannya. Kalau tidak siap, katanya, lebih baik mundur.

Dan hingga berita ini diturunkan, rapat pleno di KPUD Riau masih berlangsung. ***(mad/H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Hanya Satu Ketua Partai Kembali Duduk di DPRD Dumai
- Diduga Kalah Nyaleg,
Beberapa Anggota DPRD Rohul Absen Sidang Parpurna

- KPU Dumai Klaim Partisipasi Masyarakat Pemilih 66 Persen
- Panwaslu Minta KPU Serius Tuntaskan Pengalihan Suara Caleg PAN di Pekanbaru
- Korban Dugaan Penggelembungan Suara,
Seorang Caleg Incumben DPRD Pekanbaru Terjungkal

- Siapa Yusmar Yusuf?
Dampingi Gubri Menghadap Mendagri dan Kunker ke Jakarta

- Baru Enam Parpol yang Laporkan Dana Kampanye ke KPU Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.231.221
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com