Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

Jum’at, 22 Maret 2019 16:17
Tampil Agresif dan Sporty, Suzuki All New Ertiga Sport Dipamerkan di Mal SKA Pekanbaru

Jum’at, 22 Maret 2019 16:14
Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Juli 2018 20:07
Komisi V DPRD Riau Sidak ke Tiga SMA di Kota Pekanbaru

Anggota DPRD Riau pastikan pelaksanaan penerimaan siswa baru atau PPBD berjalan dengan baik. Salahsatunya Komisi V lakukan sidak ke tiga SMA di Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU- Dalam rangka memantau dan melihat laporan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD), Komisi V DPRD Riau lakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah SMA yang ada di Kota Pekanbaru.

"Kita ingin sekolah di Riau melakukan proses penerimaan siswa sesuai dengan aturannya," kata Muhammad Adil, Wakil Ketua Komisi V kepada wartawan usai sidak, Kamis (12/07/08).

Selama ini diakuinya, banyak laporan dari masyarakat tentang adanya berbagai pesoalan tentang PPDB ini. Sidak sendiri dilakukan ke SMA Negeri 1, 2 dan SMA Negeri 8.

"Kita juga ingin pastikan proses PPDB berjalan sesuai dengan aturan, terutama soal zonasi. Tadi kita minta data-data nama siswa yang diterima berdasarkan sistem zonasi," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sesuai aturan yang ada, 90 persen siswa yang diterima di sekolah negeri mesti berasal dari tempatan. Zonasinya sendiri diatur berdasarkan kondisi sekitar sekolah.

"Kita juga minta nama-nama siswa yang diterima lewat jalur tempatan supaya kita tahu seperti apa kondisi di lapangan," terangnya.

Sejumlah anggota Komisi V ikut hadir dalam sidak tersebut. Seperti, Ade Hartati Rahmat, Yusuf Sikumbang, Husaimi Hamidi dan Nuraini. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau
- Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel
- Dalam Rangka Pileg dan Pilpres 2019,
Inhil Apel Gelar Pasukan Kesiapan TNI-Polri dan Komponen Bangsa Lainnya

- Tim Gabungan Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pemilu 2019
- Apel Gelar Pasukan, Bupati Kampar Tegaskan Jangan Ada Intimidasi pada Pemilu 2019
- 300 Personel BKO Polda Riau Ikut Amankan Pemilu 2019 di Rohul
- Harapkan WTP, Gubri Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah
- TNI Polri Bengkalis Siap Amankan Pesta Demokrasi Serentak April 2019
- Batas 2 Mei, tak Serahkan LPPDK, Caleg Bakal Dicoret
- Pimpin Apel Siaga Pengaman Kampanye, Gubri Minta Aparat Netral di Pemilu 2019
- Soal Reposisi Waka DPRD, Dedet Bersyukur dan Auzar Ngaku tak Tau
- Demokrat Minta Reposisi Waka DPRD Riau, Dedet Diganti Asri Auzar
- Tak Serahkan LADK 11 Parpol Dicoret di Sejumlah Daerah
- Dewan Nilai Kinerja ASN pemkab Rohil Harus Terus Ditingkatkan
- Usulan Perampingan OPD, BP2D Nilai Tidak Begitu Penting
- Rampingkan OPD, Gubri Minta Dukungan DPRD
- Bawaslu Pelalawan Imbau Parpol Serahkan Nama-nama Saksi
- KPU Kuansing Yakin Pelipatan Surat Suara Tuntas 7 Hari
- Jelang Kampanye Terbuka, Bawaslu Bengkalis Ajak Kawal Pemilu
- DPTb Diplenokan, Bawaslu Bengkalis Sampaikan 5 Poin Rekomendasi ke KPU


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com