Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 21:56
Malam Purna Tugas Gubri, Bupati Kuansing Berikan Kain Songket dan Miniatur Jalur

Selasa, 25 September 2018 21:45
Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas

Selasa, 25 September 2018 21:39
Sejumalah Warga Pertanyakan Hasil Kebun Desa Kiab Jaya, Pelalawan

Selasa, 25 September 2018 21:27
Harga Telur di Pekanbaru Turun, Ayam dan Cabe Naik

Selasa, 25 September 2018 21:05
Berkas Dana Kampanye, KPU Riau Beri Waktu Hingga Lusa

Selasa, 25 September 2018 20:55
Kicky Arityanto Jabat Kasi Intel Kejari Kuansing

Selasa, 25 September 2018 20:36
Smester Pertama 2018, Realisasi Investasi di Pekanbaru Tembus Rp 3,7 Triliun

Selasa, 25 September 2018 19:11
e-Ticketing Roro Air Putih-Sei Selari, Bengkalis Batal Diterapkan Tahun Ini

Selasa, 25 September 2018 18:53
Jambret di Pekanbaru Dihajar Massa Usai Rampas Gelang Seorang IRT

Selasa, 25 September 2018 18:48
RAPP Latih Manajemen Sekolah Fasilitator SD di Riau

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Juni 2018 09:30
Lukman Edy-Hardianto Janji Perhatikan Nasib Guru Komite dan Operator Pendidikan

M Lukman Edy-Herdianto komit meningkatkan pendidikan. Pasangan ini janji memperhatikan nasib guru komite dan operator pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komitmen paslon Gubri Wagubri nomor urut 2, Lukman Edy (LE)-Hardianto terhadap dunia pendidikan sangat tinggi. Ini ditunjukkan dengan perhatiannya terhadap guru komite dan tenaga operator pendidikan di sekolah-sekolah yang ada.

Menurut Lukman Edy (LE), saat ini nasib guru komite dan tenaga operator pendidikan di sekolah tidak menentu. Sebab, gaji mereka ini tergantung kepada sumbangan komite yang dipungut dari masyarakat.

"Hadirnya guru komite ini kan karena terbatasnya pengangkatan guru PNS. Sehingga, untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik, sekolah-sekolah mengambil kebijakan untuk mengangkat guru komite yang mana biayanya dari sumbangan komite. Dan sepengetahuan saya, gaji mereka bervariatif, ada yang terima Rp200 ribu, Rp500 ribu bahkan ada yang sukarela tanpa digaji," papar Lukman Edy kepada wartawan, baru-barui ini.

Selain guru komite, masih menurut Lukman Edy, ada lagi tenaga honor sekolah yang biasa disebut tenaga operator dapodik. Nah, nasib tenaga operator ini pun hampir sama dengan guru komite tadi.

"Dari data yang kita punya, tenaga komite di Riau ini ada sekitar 5000 orang. Dan mereka-meraka ini harus dapat perhatian serius dari pemerintah karena mereka ini termasuk ujung tombak pendidikan di Riau," tegas mantan anggota DPR RI ini.

Nah, salah satu solusi yang ditawarkan LE untuk menyelesaikan persoalan ini adalah dengan membentuk tim khusus yang berfungsi untuk menyusun kebutuhan dan anggaran pendidikan.

"Kalau pemerintah sudah memberikan support dananya untuk guru komite ini, maka guru komite akan lebih baik nasibnya dan para orangtua murid pun akan lebih ringan biayanya karena tak perlu lagi mengeluarkan biaya tinggi untuk membantu guru komite ini," jelas LE. ***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Berkas Dana Kampanye, KPU Riau Beri Waktu Hingga Lusa
- Bersama Adkasi, Ketua DPRD Pelalawan Perjuangkan Pegawai Honorer
- Kerjasama dengan BIG,
Anggota DPR RI Sayed Abubakar A Assegaf Gelar Sosialisasi UU tentang Informasi Geopasial

- Mengantar Purna Tugas Gubri, Bupati Kampar Didaulat Menyampaikan Pesan dan Kesan
- Tak Menjabat Lagi, Arsyadjuliandi Rachman Disebut Sukses di Bidang Infrastruktur
- Ricuh, Enam Mahasiswa Jadi Korban Anarkis Demo di DPRD Riau
- Lagi, Ratusan Massa Gelar Demo di DPRD Riau
- ‎Ini Jawaban Bupati Sukiman Ditanya Posisi Wakil Bupati Rohul Sudah Lama Kosong
- Ratusan Honorer K2 Adukan Nasib ke DPRD Pelalawan
- PKS Riau Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye
- Mobil Ketua Komisi B DPRD Kuansing dirusak OTK di Bandara SSQ II
- Habib Salim Segaf Al Jufri Resmikan Tagar #AyoLebihBaik
- Usai Terima SK, Tim Prabowo-Sandi Siapkan 5 Langkah Pemenangan di Riau
- Plt Gubri: Mutasi, Why Not Jika Diperlukan
- Deklarasi Kampanye Damai, Plt Gubri Ajak Hindari Politik Uang dan Sara
- KPU Gelar Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilu 2019
- Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing
- Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa
- Dipimpin Eddy Tanjung, Banyak Tokoh Masuk Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Riau
- Kedatangan H Salim Segaf Al-Jufri Disambut Antusias Masyarakat Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com