Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Desember 2018 21:42
Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan

Kamis, 13 Desember 2018 21:38
Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman

Kamis, 13 Desember 2018 20:43
Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk

Kamis, 13 Desember 2018 20:32
Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel

Kamis, 13 Desember 2018 18:46
BI Akui Baru 14 Juta UMKM Dapatkan Pembiayaan Perbankan

Kamis, 13 Desember 2018 18:40
BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD

Kamis, 13 Desember 2018 17:35
Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis

Kamis, 13 Desember 2018 17:19
Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing

Kamis, 13 Desember 2018 17:16
SBY dan Jokowi Sama-sama ke Riau, Diklaim Hanya Kebetulan

Kamis, 13 Desember 2018 16:52
Bupati Rohul Resmikan Gerai Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Rambah Hilir

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Juni 2018 09:30
Lukman Edy-Hardianto Janji Perhatikan Nasib Guru Komite dan Operator Pendidikan

M Lukman Edy-Herdianto komit meningkatkan pendidikan. Pasangan ini janji memperhatikan nasib guru komite dan operator pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komitmen paslon Gubri Wagubri nomor urut 2, Lukman Edy (LE)-Hardianto terhadap dunia pendidikan sangat tinggi. Ini ditunjukkan dengan perhatiannya terhadap guru komite dan tenaga operator pendidikan di sekolah-sekolah yang ada.

Menurut Lukman Edy (LE), saat ini nasib guru komite dan tenaga operator pendidikan di sekolah tidak menentu. Sebab, gaji mereka ini tergantung kepada sumbangan komite yang dipungut dari masyarakat.

"Hadirnya guru komite ini kan karena terbatasnya pengangkatan guru PNS. Sehingga, untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik, sekolah-sekolah mengambil kebijakan untuk mengangkat guru komite yang mana biayanya dari sumbangan komite. Dan sepengetahuan saya, gaji mereka bervariatif, ada yang terima Rp200 ribu, Rp500 ribu bahkan ada yang sukarela tanpa digaji," papar Lukman Edy kepada wartawan, baru-barui ini.

Selain guru komite, masih menurut Lukman Edy, ada lagi tenaga honor sekolah yang biasa disebut tenaga operator dapodik. Nah, nasib tenaga operator ini pun hampir sama dengan guru komite tadi.

"Dari data yang kita punya, tenaga komite di Riau ini ada sekitar 5000 orang. Dan mereka-meraka ini harus dapat perhatian serius dari pemerintah karena mereka ini termasuk ujung tombak pendidikan di Riau," tegas mantan anggota DPR RI ini.

Nah, salah satu solusi yang ditawarkan LE untuk menyelesaikan persoalan ini adalah dengan membentuk tim khusus yang berfungsi untuk menyusun kebutuhan dan anggaran pendidikan.

"Kalau pemerintah sudah memberikan support dananya untuk guru komite ini, maka guru komite akan lebih baik nasibnya dan para orangtua murid pun akan lebih ringan biayanya karena tak perlu lagi mengeluarkan biaya tinggi untuk membantu guru komite ini," jelas LE. ***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman
- SBY dan Jokowi Sama-sama ke Riau, Diklaim Hanya Kebetulan
- Pangdam Pimpin Apel Siaga Sambut Kedatangan Jokowi
- Ramaikan Kedatangan Presiden,
Undangan Terbuka Bupati Pelalawan Beredar di Masyarakat

- Seleksi Akhir Calon Komisioner KPU Kuansing Menyisakan 10 Nama
- ‎Daftar Pemenang Pilkades Serentak 2018 di 51 Desa di Rohul
- Lusa, SBY Dijadwalkan Empat Hari di Riau
- Timsel II Diduga Tidak Profesional, Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Menuai Protes
- ‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah
- Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN
- Sayangkan Banyak Anggota Dewan Tak Ngantor,
Pimpinan DPRD Riau: Masih Banyak Tugas yang Harus Diselesaikan

- Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau

- Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap
- Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar
- Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019
- Diterima Gubri, Presiden Serahkan DIPA Riau Sebesar Rp26,9 triliun
- Dilantik sebagai Gubri Definitif, Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Bekerja Maksimal
- Meneropong Pejabat yang Cocok Menduduki Kursi Sekda Kota Dumai
- Ketua KPU Kuansing Masuk 10 Besar Seleksi Komisioner KPU Riau
- Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com