Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 17:15
RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan

Rabu, 23 Mei 2018 17:11
Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil

Rabu, 23 Mei 2018 16:53
Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar

Rabu, 23 Mei 2018 16:48
Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba

Rabu, 23 Mei 2018 16:27
Minim Realisasi Fisik, DPRD Riau Sotori Lambannya Kinerja Kontraktor dan Dinas Terkait

Rabu, 23 Mei 2018 15:29
6 Juni, Logistik Pilgubri Mulai Didistribusikan

Rabu, 23 Mei 2018 15:14
Baru 40 Desa di Pelalawan Meminta Pendampingan TP4D Kejaksaan

Rabu, 23 Mei 2018 15:10
Komunikasi Bersama Menag, Moeldoko Respon Positip Keinginan Riau Jadi Embarkasi Haji Antara

Rabu, 23 Mei 2018 14:36
5 Kilogram Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas Kelas II A Pekanbaru

Rabu, 23 Mei 2018 14:33
Lusa, KPU Riau Mulai Cetak Surat Suara

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 April 2018 21:45
Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Lukman Edy-Hardianto Kasasi Kasus Pencalonan ke MA

Kuasa hukum Paslon Lukman Edy-Hardianto tidak terima dengan putusan hakim yang menolak gugatan penolakan dua Paslon. Kasasi dilakukan ke MA.

Riauterkini-PEKANBARU- Setelah dinyatakan gugatannya ditolak, Kuasa Hukum Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wagub Riau Lukman Edy-Hardianto akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Seperti yang disampaikan pengacaranya, Raden Adnan bahwa pihaknya merasa tidak puas dengan putusan Majelis Hakim di PT TUN Medan tersebut.

Putusan tentang penolakan gugatan tersebut diterima oleh Adnan pada Selasa (17/4/2018) dan hari ini tengah dilakukan pemberkasan untuk didaftarkan ke MA. "Kita diberikan waktu lima hari setelah pembacaan putusan untuk menggugat ke MA di Jakarta," ujarnya pada Kamis (19/4/2018).

Adnan mengatakan keberatan atas dasar penolakan yang disampaikan majelis hakim yang dipimpin oleh Undang Saepudin pada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) di Medan. Ia menganggap hakim tidak berlandaskan pada UU dalam memutuskan dan juga tidak merujuk pada yurisprudensi kasus sebelumnya.

Gugatan yang diajukan oleh Adnan yakni mengenai pencalonan dua paslon Pilgub Riau yakni Syamsuar-Edy Nasution dan Firdaus-Rusli Effendi. Ia menggugat karena keduanya tidak memenuhi aturan perizinan dalam melantik aparatur sipil negara (ASN) di pemerintahannya masing-masing.

"Untuk Syamsuar dalam tiga kali pelantikan yang dilakukannya, hanya dua kali yang mendapat izin dari Mendagri. Sementara kalau Firdaus tidak ada izin sama sekali dalam kurun waktu enam bulan sebelum penetapan calon," jelas Adnan.

Selain itu, Adnan juga menyanggah pernyataan hakim yang menyebutkan bahwa gugatan mereka sudah kedaluwarsa karena lewat tiga hari semenjak penetapan calon. Namun demikian, dalam UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada disebutkan bahwa enam bulan sebelum dan sesudah penetapan dilarang melakukan mutasi ASN.

"Hakim juga tidak melihat kasus di Boalemo, Gorontalo dimana MA membatalkan pencalonan karena kasus yang sama," sebut Adnan.

Sementara itu pihak yang digugat, yakni KPU Riau mengatakan siap menjalani proses hukum jika dilakukan kasasi ke MA. Seperti yang dikatakan Komisioner KPU Riau bidang Hukum, Ilham M Yasir bahwa ini akan menjadi kesempatan bagi KPU untuk menjelaskan hal-hal apa yang telah dilakukannya dalam tahapan pencalonan.

"Seperti di PT TUN, kita alan menyampaikan hal yang sama supaya diketahui masyarakat apa yang kita buat selama ini," ungkap Ilham. ***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil
- Minim Realisasi Fisik, DPRD Riau Sotori Lambannya Kinerja Kontraktor dan Dinas Terkait
- 6 Juni, Logistik Pilgubri Mulai Didistribusikan
- Lusa, KPU Riau Mulai Cetak Surat Suara
- 8 Kecamatan di Rokan Hulu Bersatu Siap Menangkan Syamsuar-Edy Nasution
- Cawagubri Suyatno Blusukan ke Pasar Raya Sungai Apit, Siak
- Legislator Dapil Kuansing-Inhu Kecam SMAN Peranap Larang Murid Ujian
- H Iput, Tokoh Bagan Punak Yakinkan Warga Rohil Dukung LE-Hardianto
- Program Rumah Layak Huni Mantabkan Warga Kuala Cenaku Dukung Andi
- Jika Syamsuar Menang, Dua Putra Tebaik Rohul Bakal Meroket Kariernya
- Mulai Cuti Hari ini, Ayat Cahyadi Gerilya Menangkan Syamsuar-Edy Nasution di Kota Pekanbaru
- Firdaus Optimis Visi Riau Madani Bisa Jadikan Provinsi Paling Maju
- DPRD Riau Sayangkan Pemberhentian Sementara Program GISA
- Selama Ramadhan, Cawagubri Edy Nasution Safari Ramadhan ke Masjid
- Tak Ingin Masyarakat Nyebrang Bayar Pakai Pompong, Andi Rachman Komit Bangun Jembatan Dusun Sukajadi-Kuala Cinaku
- Terkesan dengan Program Rumah Layak Huni, Warga Kuala Cenaku Siap Coblos Nomor 4
- Panwaslu Pekanbaru Rekrut 1.798 Pengawas TPS
- Demokrat Pekanbaru Buka Pendaftaran Caleg
- Kosong Sejak Februari,
Masyarakat Rohul Pertanyakan Posisi Wabup ke Wakilnya di DPRD Riau

- Pansus DPRD Riau Panggil Biro Hukum Bahas Draf Ranperda Adat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com