Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 10:06
Januari - April, ULP Pekanbaru Lelang 50 Paket Senilai Rp 300 Miliar

Senin, 23 April 2018 08:24
Kampanye di Bengkalis, Firdaus-Rusli Disambit Meriah

Senin, 23 April 2018 07:00
Andi Rachman Tebar Ancaman pada Kader 'Mendua' di Pilgubri 2018

Senin, 23 April 2018 06:57
Dari Pulau Burung, Wahid Terima Dukungan Warga 11 Desa untuk LE-Herdiantor

Ahad, 22 April 2018 20:42
Milad ke-20 PKS di Pekanbaru Dimeriahkan Jalan Santai

Ahad, 22 April 2018 20:32
Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS

Ahad, 22 April 2018 19:03
5 Bakal Calon DPD RI Serahkan Dukungan

Ahad, 22 April 2018 18:58
Andi Rachman: Pilkada Riau Harus Jadi Jembatan Kuat Golkar untuk Sukses Pileg dan Pilpres

Ahad, 22 April 2018 18:56
Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah

Ahad, 22 April 2018 18:06
IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Eksplorasi lahan oleh CPI di Blok Rokan dan Minas diduga mencemari lingkungan. Komisi A DPRD Riau meminta PPNS LHK lakukan pengecekan terhadap dugaan kerusakan lingkangan tersubut.

Riauterkini-PEKANBARU- Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau diminta untuk mengecek dugaan pencemaran limbah di Blok Rokan dan Minas akibat eksplorasi lahan yang dilakukan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).

"Penyidik PPNS mesti segera menindaklanjuti persoalan ini. Apalagi pencemaran limbah yang dilakukan oleh PT Chevron, perusahaan terbesar yang ada di Riau," kata Suhardiman Amby, anggota DPRD Riau dari Partai Hanura kepada riauterkinicom, Rabu (13/12/17).

Pria yang pernah menjabat Sekretaris Komisi A DPRD Riau ini pun sempat menceritakan hasil kunjungan dirinya dengan sejumlah pengurus LAM Riau beberapa waktu yang lalu ke areal lokasi. Saat itu, ia menemukan adanya pelanggaran pembuangan limbah yang dilakukan PT CPI.

"Waktu itu kita temukan adanya timbunan limbah hanya dengan tanah. Kalau seperti ini kan pidana, segera disidik lah sama PPNS DLHK. Kita minta mereka ke lapangan, cek kondisi lapangannya, apakah itu di sengaja atau kecelakaan. Sistem pengelolaannya seperti apa. Ke mana mereka buang, mengapa bisa seperti itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, selaku wakil rakyat ia sudah mengingatkan PT CPI agar dalam membuang limbah, mentaati aturan yang ada. Jangan sampai sebutnya, hasil produksi dibawa ke luar negeri, tapi limbahnya menjadi masalah bagi masyarakat Riau.

"Banyak masyarakat yang mengadu ke kami terkait masalah ini. Jangan hanya enaknya saja di Riau ni, hasil produksi dibawa ke luar negeri, sementara limbahnya jadi penyakit bagi masyarakat. Jelas ini pelanggaran," tegasnya.

Sebelumnya, seperti yang diberitakan berbagai media massa, Komite II DPD RI lakukan kunjungan kerja ke areal PT CPI. Kunjungan kerja ini dalam rangka menyikapi aspirasi yang berkembang terkait lahan perkebunan sawit yang tercemar minyak bumi akibat eksplorasi yang dilakukan oleh PT CPI.

Wakil Ketua Komite II DPD RI, I Kadek Arimbawa meminta agar PT CPI dapat memperhatikan permasalahan tanah tercemar minyak bumi (TTM) yang timbul akibat ekplorasi tersebut. Selain itu, pemerintah juga harus mengambil tindakan tegas atas pencemaran yang telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

"Limbah minyak mentah milik PT Chevron di Blok Rokan dan Minas berdasarkan laporan warga, telah mencemari perkebunan sawit milik warga dan pencemaran tanah ini membuat ratusan hektare kebun sawit warga terkena dampak limbah hingga tak berhasil berbuah meski usianya sudah mencapai 3 hingga 6 tahun lebih," tegasnya waktu itu.

I Kadek Arimbawa juga mengatakan, PT CPI harus bertanggung jawab penuh atas kerugian masyarakat, bukan hanya mengatasi masalah gagal panen, tapi juga memulihkan kondisi tanah yang telah tercemar.

Senada dengan Kadek, Senator Riau Maimanah Umar meminta PT CPI melakukan pembersihan lahan dengan cara bioremediasi sesuai ketentuan yang diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Pencemaran ini dapat diatasi dengan upaya bioremediasi yang berkelanjutan, yakni pengolahan tanah untuk mengurangi polutan beracun yang ada dalam tanah. Sesuai dengan ketentuan undang-undang, proses bioremediasi dilakukan sehingga konsentrasi polutan tanah di bawah 1 persen," jelasnya.

PT CPI pun harus segera menyelesaikan persoalan ini, mengingat kontraknya akan berakhir pada 2021.

"Permasalahan pencemaran tanah ini harus selesai dengan segera, agar tidak menjadi tugas bagi negara dan pengelola selanjutnya," tegasnya.

Senator Jambi, M. Syukur bahkan mempertanyakan kendala yang membuat persoalan ini belum selesai meski sudah terjadi sejak tahun 2001 silam.

"Permasalahan pencemaran tanah ini sudah sejak 2001 tapi sampai 2017 dan menjelang kontrak Chevron habis, pencemaran tanah ini belum teratasi, apa masalahnya? Kami di Komite II DPD RI akan menyoroti permasalahan ini sampai tuntas," ujarnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Kampanye di Bengkalis, Firdaus-Rusli Disambit Meriah
- Andi Rachman Tebar Ancaman pada Kader 'Mendua' di Pilgubri 2018
- Dari Pulau Burung, Wahid Terima Dukungan Warga 11 Desa untuk LE-Herdiantor
- Milad ke-20 PKS di Pekanbaru Dimeriahkan Jalan Santai
- 5 Bakal Calon DPD RI Serahkan Dukungan
- Andi Rachman: Pilkada Riau Harus Jadi Jembatan Kuat Golkar untuk Sukses Pileg dan Pilpres
- Sukarmis: Pilihlah Nomor 4, Jembatan Langsung Tancap Gas
- 2 Bulan Jelang Pencoblosan Pilgubri, PKB Riau Lakukan Evaluasi Kinerja
- Kampanye di Pinggir, Herdianto Tegaskan Bankeu Murni Usulan Dewan
- Ingin Jalan ke Desanya seperti di Siak,
Warga Mahato: Pastinya Hanya Pak Syamsuar yang Bisa Mewujudkan

- Safari Politik, Lukman Edy Sambangi Ketua IKKS Riau
- Kampanye Dialogis di Kemuning,
Warga Mengadukan Penyerobotan Lahan dan Pembangunan Infrastruktur

- Mantan Ketua MUI Riau Dukung Lukman Edy sebagai Cagubri
- Masyarakat Kabun dan Tandun: Putra Terbaik Riau, Syam-Edy Layak Jadi Gubri dan Wagubri
- Dua Kadernya Mundur,
NasDem Diklaim Tak Menganut Sistem Rezim

- Komunitas 2020 Dukung Niat Andi Rachman Jadikan Riau sebagai Embarkasi Haji Antara Tahun Ini
- KPU Ingatkan Calon DPD RI Besok Serahkan Dukungan
- Satu Periode Pemimpin Siak, Ini Keberhasilan Pendidikan yang Sudah Dilakukan Syamsuar
- Demi Jaga Harga Diri, Dua Pengurus DPD NasDem Pekanbaru Mengundurkan Diri
- Dikunjungi LE, Fauzi Kadir Sebut Riau Perlu Pemimpin Muda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.104
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com