Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 21:09
Rapat Bersama di BNPP RI,
Wabup Berharap Masalah Abrasi Meranti Selesai di Era Jokowi-JK


Jum’at, 24 Maret 2017 20:24
Penyelesaian Dugaan Penyerobotan Lahan,
Pemkab Inhil Tekankan Surya Dumai Grup Segera Tanggapi Tuntutan Warga


Jum’at, 24 Maret 2017 20:17
Waka DPRD Dumai Minta Dispar Riau Perhatikan Pariwisata Daerah

Jum’at, 24 Maret 2017 19:45
Di Hadapan Kader PKS,
Gubri Sebut Pejabat Korup Merusak Imej Riau


Jum’at, 24 Maret 2017 19:31
Bupati Kuansing Imbau Masyarakat Salat Subuh Berjamaah ke Masjid

Jum’at, 24 Maret 2017 19:26
PKS Mulai Buka Komunikasi Politik Sejumlah Balon Gubri

Jum’at, 24 Maret 2017 19:19
PKB Inhil Kembali Gelar Pendidikan Kader Pertama di 12 Kecamatan

Jum’at, 24 Maret 2017 19:15
Bupati Kukuhkan Badan Pengelola Masjid Agung Kuantan Singingi

Jum’at, 24 Maret 2017 19:07
2.381 WNA Bangladesh Berhasil Diloloskan,
Polres Dumai Tangkap Tiga Anggota Jaringan Human Trafficking Internasional


Jum’at, 24 Maret 2017 19:04
Ruslan Resmi Jabat Kepala BPN Kabupaten Rohul

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 20 Maret 2017 19:26
Komisi D Sebut Program RLH Akan Dikerjakan Akhir April

Akhir bulan depan, Dinas PKPP Riau akan mulai mengerjakan proyek rumah layak huni. Komisi D DPRD Riau menyebut, ada 2016 rumah yang akan dibangun di seluruh Riau.

Riauterkini-PEKANBARU- Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) atau yang biasa disebut perumahan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, mulai dikerjakan, akhir April nanti. Rp50 miliar anggaran dalam APBD Riau tahun 2017 sudah disiapkan untuk itu.

"Akhir April nanti, pembangunan RLH sudah dimulai," kata Asri Auzar, Sekretaris Komisi D DPRD Riau kepada riauterkinicom usai hearing dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau, Senin (20/03/17).

Politisi Demokrat ini menyebut, ada 2016 unit RLH yang akan dibangun di kabupaten/kota yang ada di Riau. Total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp50 miliar dengan rincian satu rumah menghabiskan anggaran Rp50 juta.

"Awalnya dianggarkan sekitar Rp70 juta, tapi setelah dilakukan kajian oleh dinas terkait, maka diperoleh angka Rp50 miliar. Kesanggupan dari dinas terkait juga diangka Rp50 juta," ungkap politisi asal Rokan Hilir ini.

Lebih lanjut dikatakannya, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau meminta Kejati Riau untuk bersama-sama mengawasi program RLH tersebut. Komisi D sebutnya, juga akan melakukan hal yang sama.

"Bagaimana pun kita ingin program RLH ini tepat sasaran, tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari," tutupnya. ***(ary)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Di Hadapan Kader PKS,
Gubri Sebut Pejabat Korup Merusak Imej Riau

- PKS Mulai Buka Komunikasi Politik Sejumlah Balon Gubri
- PKB Inhil Kembali Gelar Pendidikan Kader Pertama di 12 Kecamatan
- Di Rokorwil PKS, Gubri Sempat Minta Maaf Pada Instiawati Ayus dan Achmad
- Kasus Penistaan Agama, Dewan Minta Kepolisian Ambil Sikap Tegas
- Jelang Pilgubri 2018,
Sejumlah Balon Datangi Rakorwil PKS

- Dewan Sorot Belum Assessment Pejabat Pemkab Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 174.129.67.45
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com