Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juni 2017 20:46
H+3 Lebaran, Diperkirakan 10.000 Pengunjung Padati Pantai Solop Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 20:00
Bupati Inhil Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Selasa, 27 Juni 2017 18:13
Antisipasi Keamanan Lapas,
Kabag Ops Polres Kampar Kunjungi Lapas Kelas IIb Bangkinang


Selasa, 27 Juni 2017 18:08
Balon Gubri Harris Buka Kejuaraan Motorcross di Tapung, Kampar

Selasa, 27 Juni 2017 18:02
Pergi Berlebaran,
Seorang Bocah di Inhil Tewas Terbentur Besi Mesin Pompong


Selasa, 27 Juni 2017 17:42
Sebar Personel di Pusat Keramaian,
Kapolresta Pantau Situasi Keamanan Pekanbaru di Hari Ketiga Lebaran


Selasa, 27 Juni 2017 17:37
6 Rumah Rusak,
Longsor Kembali Terjadi di Kuala Enok, Inhil


Selasa, 27 Juni 2017 15:10
Belasan Orang Terjebur,
Pelabuhan Rakyat Desa Tanjung Gadai, Meranti Ambruk


Selasa, 27 Juni 2017 13:23
Mayat Tanpa Identitas di Desa Kuala Sebatu Ternyata Warga Tembilahan, Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 08:13
Tamu Tagram Hotel Pekanbaru Kehilangan Perhiasaln Rp70 juta

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 20 Maret 2017 19:26
Komisi D Sebut Program RLH Akan Dikerjakan Akhir April

Akhir bulan depan, Dinas PKPP Riau akan mulai mengerjakan proyek rumah layak huni. Komisi D DPRD Riau menyebut, ada 2016 rumah yang akan dibangun di seluruh Riau.

Riauterkini-PEKANBARU- Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) atau yang biasa disebut perumahan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, mulai dikerjakan, akhir April nanti. Rp50 miliar anggaran dalam APBD Riau tahun 2017 sudah disiapkan untuk itu.

"Akhir April nanti, pembangunan RLH sudah dimulai," kata Asri Auzar, Sekretaris Komisi D DPRD Riau kepada riauterkinicom usai hearing dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau, Senin (20/03/17).

Politisi Demokrat ini menyebut, ada 2016 unit RLH yang akan dibangun di kabupaten/kota yang ada di Riau. Total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp50 miliar dengan rincian satu rumah menghabiskan anggaran Rp50 juta.

"Awalnya dianggarkan sekitar Rp70 juta, tapi setelah dilakukan kajian oleh dinas terkait, maka diperoleh angka Rp50 miliar. Kesanggupan dari dinas terkait juga diangka Rp50 juta," ungkap politisi asal Rokan Hilir ini.

Lebih lanjut dikatakannya, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau meminta Kejati Riau untuk bersama-sama mengawasi program RLH tersebut. Komisi D sebutnya, juga akan melakukan hal yang sama.

"Bagaimana pun kita ingin program RLH ini tepat sasaran, tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari," tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Politik lainnya..........
- Hari ke Dua Lebaran,
Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan 'Open House' Wagubri

- Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi

- DPRD Riau Segera Bahas Peningkatan Penghasilan Dewan
- ANS Gunakan Mobnas untuk Lebaran. Dewan Minta Pemprov Riau Berikan Sanksi
- Jelang Lebaran, Walikota Pekanbaru Rotasi Pejabatnya
- KPU Inhil Paparkan Tahapan Pilkada Inhil 2018
- Utang Pembangunan Main Stadion,
Takdibayar Tahun Ini, Pemprov Riau Terancam Denda Rp 50 Miliar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.111.72
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com