Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Juni 2018 16:26
Paripurna Milad Inhil Ke-53, Ketua DPRD Harapkan Warga Gunakan Hak Pilih Pada Tanggal 27 Juni Mendatang

Kamis, 21 Juni 2018 16:21
Sidak Hari Pertama Ngantor, Harris: Absensi Menjadi Bahan Evaluasi Promosi

Kamis, 21 Juni 2018 16:16
Kampanye Akbar, Syamsuar-Edy Nasution Siap Jadikan Anak Riau Sebagai Tuan di Negeri Sendiri

Kamis, 21 Juni 2018 15:43
Layaknya Pesta Rakyat, Kampanye Syamsuar-Edi Dimeriahkan Berbagai Hiburan

Kamis, 21 Juni 2018 15:41
Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City

Kamis, 21 Juni 2018 15:22
Pasca Lebaran, Pekanbaru Diserbu Gepeng Datang dari Luar Kota

Kamis, 21 Juni 2018 15:10
Wan Abu Bakar: Jangan Ada Lagi yang Ragu dengan Syamsuar-Edy Nasution

Kamis, 21 Juni 2018 15:00
Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel Hari Pertama Pasca Cuti Lebaran

Kamis, 21 Juni 2018 14:31
Riau Kompleks Sukseskan Pilkada Gubernur 2018

Kamis, 21 Juni 2018 14:20
Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Pebruari 2017 16:37
Anggota DPRD Riau Dapil Rohil Turun ke Lokasi,
6000 Hektar Lahan Sawit PT Rokan Agrindo Pratama Plastation Tak Berizin


Anggota DPRD Riau Dapil Rohil Asri Auzar turun ke lokasi PT Rokan Agrindo Pratama Plantation dan menemukan lahan seluas 6 ribu hektar tak berizin.

Riauterkini-PEKANBARU- Menindaklanjuti aksi demo yang dilakukan masyarakat Desa Siarang-arang, Kabupaten Rokan Hilir yang tergabung dalam Yayasan Relawan Peduli Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (Reli-LHK), anggota DPRD Riau Dapil Rokan Hilir turun ke lokasi.

Di sana, wakil rakyat temukan, 6000 lahan sawit yang dikelola PT Rokan Agrindo Pratama Plastation tidak memiliki izin. Adanya perambahan hutan yang dilakukan perusahaan menjadi salah satu persoalan.

"Perusahaan kita lihat telah melakukan perambahan hutan. Tidak tanggung-tanggung, mereka membuka lahan sawit sekitar 6000 hektar tanpa izin, hanya MoU dengan masyarakat saja," kata Asri Auzar, salah seorang anggota dewan Dapil Rokan Hilir kepada riauterkinicom, Senin (20/02/17).

Untuk itu, politisi Demokrat ini berharap, penegak hukum segera lakukan tindakan atas persoalan tersebut. Terlebih lagi, usia produkivitas sawit perusahaaan sudah mendekati lima tahun tanpa diketahui pemerintah.

"Kita anggap bahwa Riau hari ini tidak punya pemerintah sehingga orang seenak saja melakukan perambahan hutan hanya bermodalkan MoU dengan pemuka masyarakat, kan lucu negara ini. Sudah beroperasi pula selama lima tahun," jelasnya.

Sebagai anggota dewan yang memimpin Pansus RTRW Riau, ia akan menjadikan persoalan ini sebagai catatan Pansus untuk kemudian akan dilaporkan ke Polda Riau. Meskipun sebutnya, pihak perusahaan sering membawa-bawa nama penegak hukum saat mengoperasikan lahannya.

"Dalam catatan Pansus, lahan mereka masuk ke dalam kawasan hutan gambut. Perambah hutan, hukumnya sangat berat," ujarnya.

Seperti yang diketahui, beberapa hari yang lalu, masyarakat Desa Siarang-arang, Kabupaten Rokan Hilir yang tergabung dalam Yayasan Relawan Peduli Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (Reli-LHK) melakukan demo di DPRD Riau.

Mereka meminta DPRD Riau agar mencabut izin perusahaan PT Rokan Agrindo Pratama Plastation yang sudah merampas kawasan hutan dan membuat masyarakat makin sengsara. Mereka juga meneriakkan untuk menangkap Dirut Perusahaan Aria Fajar serta Ajirnarudin. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sidak Hari Pertama Ngantor, Harris: Absensi Menjadi Bahan Evaluasi Promosi
- Kampanye Akbar, Syamsuar-Edy Nasution Siap Jadikan Anak Riau Sebagai Tuan di Negeri Sendiri
- Layaknya Pesta Rakyat, Kampanye Syamsuar-Edi Dimeriahkan Berbagai Hiburan
- Pasca Lebaran, Pekanbaru Diserbu Gepeng Datang dari Luar Kota
- Wan Abu Bakar: Jangan Ada Lagi yang Ragu dengan Syamsuar-Edy Nasution
-
-
- Riau Kompleks Sukseskan Pilkada Gubernur 2018
- Alasan Pemko Pekanbaru Keluarkan Surat Edaran Salurhkan Hak Pilih di Pilgubri
- Dihadiri Tiga Tokoh Nasional, Massa Mulai Padati Lokasi Kampanye Akbar Syamsuar-Edy Nasution
- Jelang Pilgubri, Plt Gubri Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
- Hasil Survei PolMark, Indikasikan Keinginan Kuat Masyarakat Riau Buat Perubahan
- Panwaslu Pekanbaru Minta Pemko Cabut Surat Wajibkan ASN dan THL Memilih
- Ratusan Driver Gojek Berlebaran ke Kediaman Andi Rachman
- Tuntaskan Wajib Belajar 9 Tahun, Lukman Edy-Hardianto Akan Bangun 1 Desa 1 PKBM
- Masuki Masa Tenang, Bawaslu Minta APK Paslon Dibersihkan
- Besok, KARIB Imbau Masyarakat Riau Hadiri Kampanye Akbar Syamsuar-Edy Nasution
- Survei PolMark Indonesia, Syamsuar-Edy Bakal Menangi Pilgubri
- Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah Ajak Masyarakat Riau Menangkan Syamsuar-Edy Nasution
- Lusa, SBY, Romi dan Yusril Kampanye Akbar Firdaus-Rusli di Bangkinang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com