Untitled Document
Jumat, 16 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 3 Juli 2015 14:52
6.415 Fakir Miskin Terima Zakat Konsumtif,
Bupati Tekankan PNS Salurkan Zakat Melalui BAZDA


Jum’at, 3 Juli 2015 14:40
Gelar Buka Bersama, PN Pekanbaru Santuni Ratusan Anak Yatim

Jum’at, 3 Juli 2015 14:38
H - 9 Idul Fitri, Jalan Lintas Duri-Pekanbaru Bebas Kemacetan Panjang

Jum’at, 3 Juli 2015 14:35
Larang Pejabat Terima Parsel,
Wakil Rakyat di DPRD Riau Dukung Imbauan KPK


Jum’at, 3 Juli 2015 14:30
Satgas P2TP2A di Duri Sayangkan Kasus Penyekapan Anak oleh Staf Zone 2000

Jum’at, 3 Juli 2015 14:23
3 ATM di Pos Sekuriti PT EDI Dibobol

Jum’at, 3 Juli 2015 14:21
Sempat Dihakimi Massa,
Seorang Pengangguran Nekat Curi Handphone di Ruang Pasien RS Syafira




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- PSB 2016, Disdik Pelalawan Terapkan Sistem Rayon
- 6 Bulan Dana Sertifikasi Ribuan Guru di Inhu Belum Dibayarkan
- Meski Dilarang, Pungli dan 'Permainan' Sekolah di Duri Tetap Jalan
- Dihadiri Ratusan Rekan Seprofesi,
Guru Penjewer Telinga Murid di Inhu Disidangkan

- Dua Prodi STIE Bangkinang, Kampar Terakreditasi B
- ‎Komunitas Robot Seberida, Inhu Ciptakan Pintu Digital
- Terkait PSB, Singkatan HS Jadi Olok-olok di Duri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.51.150
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com