Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 29 Agustus 2015 07:01
Realisasi Proyek Fisik Pemko Dumai Baru 51 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2015 07:00
Warga Bagansiapiapi Tewas Ditikam Dada dan Lehernya

Sabtu, 29 Agustus 2015 06:44
Kabut Asap Belum Ganggu Pelayaran Kapal Penumpang di Dumai

Sabtu, 29 Agustus 2015 06:40
Frustasi, Seorang Kakek di Kuansing 'Obati' Demamnya dengan Gantung Diri

Jum’at, 28 Agustus 2015 21:03
Ketua PPP Rohul Ngaku Tak Tahu Dugaan Ijazah Palsu Kadernya

Jum’at, 28 Agustus 2015 20:47
Unik, Lomba Panjat Pinang Diatas Air di Tembilahan

Jum’at, 28 Agustus 2015 20:42
Cetak Tenaga Terampil, MoU Pemkab Meranti dengan BTP Kepri Belum Direalisasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Besok, Pakar Bioteknologi Malaysia Pembicara Seminar Industri Halal di UIR
- 5 Tahun SDN 006 Palika, Rohil Dibiarkan Rusak Parah
- Riau Peringkat Ketiga Tata Kelola BOS se-Indonesia,
Kepsek SMPN 1 Bagan Sinembah Makan Malam dengan Jokowi

- UPTD Pendidikan Mandau Ancam Sanksi Sekolahdi Duri Masih Menerima Murid Baru
- Murid Belajar di Bawah Pohon Sawit,
Dana Pembangunan RKB SDN 005 Pagar Mayang Rohul Kena Coret

- Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di MPR, SMAN Plus Riau Terhenti di Semifinal
- SMA Tuah Gemilang di Inhil Adakan Tes Kehamilan Bagi Siswinya


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.136.255
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com