Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 29 Juni 2016 15:48
PT.MIG Berjanji Gaji Buruh Kebersihan Dicairkan Jumat Lusa

Rabu, 29 Juni 2016 15:13
Warga Rohul Keluhkan Sampah Busuk di Jalan Simpang D Rambah Hilir

Rabu, 29 Juni 2016 14:57
DPRD Inhu Sesalkan Permohonan Bantuan Lebaran oleh Kecamatan Rengat

Rabu, 29 Juni 2016 14:52
Atasi DBD, Diskes Bengkalis Berharap Peran Aktif Masyarakat

Rabu, 29 Juni 2016 14:38
Mendagri Tak Memutuskan Hingga 1 Juli,
Gubri Dimungkinkan Tunjuk Plt Sekda


Rabu, 29 Juni 2016 14:26
Pantau Arus Mudik, Ditlantas Polda Riau Gunakan 6 Kamera Drone

Rabu, 29 Juni 2016 14:23
Perkara Suap APBD Riau,
KPK Belum Berikan Keputusan Permintaan Johar Disidangkan di Jakarta




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- PPDB Sistem Online di Duri Dianggap Gagal,
Puluhan Calon Siswa Masuk dari "Belakang"

- Peminat SMP Negeri 1 Bangko Rohil Membludak
- SMAN 8 Mandau Masih Kutip Uang LKS ke Ribuan Siswanya
- Juara I Tingkat Provinsi,
19 Pendidik Wakili Riau di Ajang Pemilihan Pendidik Berprestasi Tingkat Nasional

- Murid Baru SMKN 1 Mandau Wajib Jalani Tes Bersih Narkoba
- Kewenangan SMA Akan Ditarik ke Provinsi,
Pembangunan 5 Sekolah di Kuansing Terpaksa Ditunda

- Siswi SMAN 1 Rambah Juarai Lomba Pidato Kerusakan Lingkungan se-Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.147.61
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com