Untitled Document
Jumat, 9 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 30 Januari 2015 16:22
BPT-PM: Geliat MEA Belum Tampak di Pekanbaru

Jum’at, 30 Januari 2015 16:17
Satpol PP Riau Kembali Tarik Paksa Dua Unit Mobdin Mantan Anggota DPRD Riau

Jum’at, 30 Januari 2015 16:07
Pemkab Kampar Rintis Inovasi Pengembangan Perkampungan Teknologi

Jum’at, 30 Januari 2015 16:04
Antisipasi Ketergantungan pada Beras,
Walikota Ajak Warga Pekanbaru Makan Ubi


Jum’at, 30 Januari 2015 15:58
Ditinggal Pergi Wirid, Rumah Warga Kampar Hangus Terbakar

Jum’at, 30 Januari 2015 14:40
2014, BPSK Terima 52 Pengaduan Konsumen

Jum’at, 30 Januari 2015 14:35
Populasi Sudah Capai 52.500 Ekor,
Rohul Terima Bantuan 3.500 Ekor Sapi dari Pemerintah Pusat Tahun Ini




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Gaji 960 Guru Honor Madrasah di Rohul Masih di Bawah UMK
- STIP Dibuka Februari 2015,
Dishubkominfo Rohul Persiapkan Fasilitas di Bandara Tuanku Tambusai

- 2015, Pemkab Bengkalis Anggarkan Rp900 Miliar Untuk Disdik
- ‎Apkasindo Beri Beasiswa Pendidikan untuk Anak-anak Petani Swadaya
- Pendaftaran Darmasiswa Chevron Riau 2015, Masih Dibuka
- AMPP Demo Disdik Pekanbaru
- Bekerjasama dengan M-PLIK,
KPSI Perkenalkan IT bagi Peserta Happy School



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.102.156
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com