Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 24 Juli 2016 10:24
Kejari Pelalawan Kembali Eksekusi Dua Terpidana Perkara Kehutanan

Ahad, 24 Juli 2016 09:59
Mendagri Minta DPRD Lakukan Pemilihan Wakil Gubernur Riau

Ahad, 24 Juli 2016 09:57
Polres Dumai Canangkan Program Bulan Dumai Tertib

Sabtu, 23 Juli 2016 21:24
Tak Miliki Kursi dan Meja, Siswa SDN 028 Pematang Reba Inhu Belajar di Lantai

Sabtu, 23 Juli 2016 19:49
Disambut Atraksi Pemadaman Api,
Mendagri Tjahjo Kumolo Berkunjung ke PT RAPP


Sabtu, 23 Juli 2016 19:41
DPC PKB Pelalawan Peringati Harlah ke-18 dengan Kegiatan Doa dan Tahlil

Sabtu, 23 Juli 2016 19:23
Calon Ketua DPD KNPI Rohul Pertanyakan Uang Pendaftaran Rp25 Juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Tak Miliki Kursi dan Meja, Siswa SDN 028 Pematang Reba Inhu Belajar di Lantai
- IPDN Kampus Riau di Rohil Akhirnya Dipindahkan
- Kekurangan RKB dan Mobiler,
SMPN 3 Rambah, Rohul Sulap Kantin dan Lab Jadi Ruang Belajar

- Wabup Inhil Hadiri Peringatan Milad ke-20 Ponpes YABID Sungai Batang
- Kekurangan RKB,
Murid SDN 028 Rambah Numpang Belajar di Kantor KNPI Rohul

- Pungutan LKS di SMAN 8 Mandau Langgar Ketentuan Permendikbud
- Sekolah di Pinggir, Bengkalis 'Haramkan' Pungutan Bermodus Jual Buku


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.44.181
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com