Untitled Document
Jumat, 10 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Mei 2015 18:49
Pangdam I BB Adakan Komunikasi Sosial dengan Pemerintah dan Masyarakat Rohil

Jum’at, 29 Mei 2015 18:45
Diduga Gara-gara Bercelana Pendek,
CS DPRD Riau-Kasubag RT Sekwan Nyaris Bentrok


Jum’at, 29 Mei 2015 18:36
Buka Musda III KKSS,
Kepala Kesbangpol Ajak KKSS Jaga Semangat Kekeluargaan di Inhil


Jum’at, 29 Mei 2015 17:51
Kawasan Pulau Basu Dirusak Perusahaan Sawit,
Dewan Minta Pemkab Inhil Tindak Tegas Pelaku


Jum’at, 29 Mei 2015 17:44
Jelang Ramadhan 1436 H,
Satpol PP Rohul Razia Kafe Tanpa Izin


Jum’at, 29 Mei 2015 17:39
Ditetapkan Tersangka, DPRD Riau Minta Guntur Tinggalkan Jabatannya

Jum’at, 29 Mei 2015 17:17
Rakor Dihadiri Staf Ahli Mentan RI,
Pemkab Inhil Sikronisasi Data dan Evaluasi Musim Tanam 2014/2015




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Pemkab Rohul Bangun Dua SMAN Baru di Rambah
- Beprestasi Majukan Pendidikan Agama,
Bupati Sukarmis Terima Penghargaan Dari LEPRID

- 30 Anak Putus Sekolah,
Disdik Siak tak Terima Laporan tapi Janji Carikan Solusi

- ‎Akses Keluar Jauh dan Rusak,
23 Anak SDN 10 Tuah Indrapura, Siak Pilih Sekolah Swadaya Berbahan Papan

- Di Desa Lubuk Keranji, Pelalawan
SMP Laskar Pelangi Berlantai Tanah, Berdinding Papan

- Minim Sosialisasi, PSB Online di Mandau Diragukan Lancar
- Milad ke-8 SD IT Al Ulum,
Walikota Pekanbaru: Dunia Pendidikan Penentu Masa Depan Bangsa



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.146.171.44
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com