Untitled Document
Jumat, 6 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 27 Maret 2015 20:29
Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI Riau Akui Dimintai Uang Annas

Jum’at, 27 Maret 2015 20:16
8 Anggota Fraksi Golkar DPRD Riau Akui Keabsahan SK Kemenkum HAM

Jum’at, 27 Maret 2015 20:11
Tim Pansel Serahkan Hasil Assessment ke Plt Gubri Minggu Ini

Jum’at, 27 Maret 2015 20:02


Jum’at, 27 Maret 2015 19:38
3.728 Pelajar di Dumai Siap Ikut UN SMA Sederajat

Jum’at, 27 Maret 2015 19:36
Berkas Formasi 4.098 CPNS Rohul 2015 Sudah di Menpan RB

Jum’at, 27 Maret 2015 19:31
Anggaran KPU Dumai Terendah se Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- 3.728 Pelajar di Dumai Siap Ikut UN SMA Sederajat
- 11.865 Siswa Inhu Jadi Peserta UN 2015 Tingkat SMP dan SMA
- Kadisdik Riau Tinjau Persiapan UN CBT di Beberapa Sekolah
- 182 Pelajar SD Ikuti Seleksi Calon Siswa SMPN Tahfiz Madani Rohul
- Dugaan Penangkapan Salahi Prosedur,
Kadisdik MD Rizal Sayangkan Penangkapan Siswa SD Saat Jam Belajar

- Dugaan Penangkapan Salahi Prosedur,
Seorang Korban Trauma Enggan Sekolah

- Wawako Berhalangan,
LPI 2015 Dibuka Asisten I Pemko Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.148.66
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com