Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 27 September 2016 22:15
Korupsi Chiller Genset Sport Center Rumbai,
Kontraktor Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa


Selasa, 27 September 2016 22:06
Lomba Inovasi TTG 2016,
Mesin Pemotong Keripik Buatan Anak Rohul Masuk 10 Nominasi Nasional


Selasa, 27 September 2016 21:51
Sertijab Kapolda dan Wakapolda Riau yang Baru Jumat lusa

Selasa, 27 September 2016 21:20
Panja Komisi III DPR Temukan Kejanggalan SP3 Karhutla oleh Polda Riau

Selasa, 27 September 2016 19:53
Pekan Ini, Harga TBS di Riau Naik

Selasa, 27 September 2016 19:21
Lima Penjual Gading Divonis 1,5 dan 2 Tahun Penjara

Selasa, 27 September 2016 19:17
DPRD Rohil Doakan JH yang Sakit di Makkah Segera Sembuh



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Sekmenpora RI Berikan Materi Kepemudaan di Riau
- Baikal Resmi Pimpin Ikatan Alumni Faperika Unri 2016-2021
- Mahasiswa Desak Rektor UPP Rohul Mundur dari Jabatan yang Tinggal 4 Hari
- SMA dan SMK Dialihkan ke Pemprov,
Di Siak, 528 Orang Honorer Terancam "Diistirahatkan"

- Ali Nafiah Kembali Nahkodai Forum Guru Bantu Inhu
- Wisuda Sarjana ke 70 dan Pascasarjana ke 33 UIR,
Syabdan Dalimunte Puncaki Nilai Tertinggi Tingkat Universitas

- Mahasiswa Baru STAI Ar-Ridha Rohil Jalani Minggu Perkenalan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.104.110
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com