Untitled Document
Jumat, 24 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 25 April 2014 12:48
Tiga Incumbent DPD RI Kembali "Ngantor" di Senayan

Jum’at, 25 April 2014 12:45
Puluhan Mahasiswa Polkam Demo Sampaikan 4 Tuntutan

Jum’at, 25 April 2014 12:38
Buka MTQ Kecamatan Rupat,
Bupati Bengkalis Imbau Masyarakat Gemarkan Budaya Maghrib Mengaji


Jum’at, 25 April 2014 12:30
Wagub Sebut Mutasi Super Cepat Dua Pejabat karena Kebutuhan

Jum’at, 25 April 2014 12:25
Kabur dari LP Bangkinang 3 Jam,
Napi Ditemukan Sembunyi di Semak


Jum’at, 25 April 2014 12:14
Baru Dilantik, Abdul Latif dan Nizamul Kembali Dimutasi

Jum’at, 25 April 2014 11:22
Kabinet 'Bongkar-pasang' Gubri Annas,
Dua Pejabat Baru Hitungan Hari Menjabat Kembali Dimutasi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi, ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Puluhan Mahasiswa Polkam Demo Sampaikan 4 Tuntutan
- Hardiknas, Bakal Digelar PCR Edu Expo 2014 di Mal SKA
- Baru Honor Guru Bantu Provinsi Kabupaten Inhil Dicairkan
- Lahan Kampus Diserahkan ke BPN, Mahasiswa AMIK Protes Pemkab Meranti
- Walikota Resmikan SMP IT Al-Hafidz di Tenayan Raya
- 101 Pemenang DCR 2014 Diumumkan 30 April 2014
- Pelajar SD di Rambah Juara Umum O2SN dan FLS2N Tingkat Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 67.202.4.225
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com