Untitled Document
Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 18 April 2015 19:37
Tangkap Empat Tersangka Narkoba,
Polres Dumai Amankan 1 Kg Ganja dan Belasan Sabu Siap Edar


Sabtu, 18 April 2015 19:33
Tetap Selektif,
Dewan Ingatkan Pencairan Bantuan Masyarakat Tak Dipersulit


Sabtu, 18 April 2015 19:29
Bupati Apresiasi Sekolah yang Ajarkan Keterampilan Berbasis Kelapa

Sabtu, 18 April 2015 19:26
92 CPNS Dumai Sumringah Terima SK Walikota

Sabtu, 18 April 2015 19:24
Komisi B DPRD Riau Dukung Permendag Larangan Miras

Sabtu, 18 April 2015 19:08
‎Walikota Buka Pawai Akbar dan Pentas Seni Santri TPQ se-Pekanbaru

Sabtu, 18 April 2015 16:13
Sampai Besok, Nissan Duri Taja Showroom Ivent



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2013 07:41
Sekolah di Kuansing Dihimbau Segera Lengkapi Dapodik

Belum seluruh sekolah di Kuantan Singingi menuntaskan data pokok pendidikan atau Dapodik. Karena itu, dihimbau untuk segera melengkapinya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Alwis kembali mengingatkan guru-guru di Kabupaten Kuansing untuk tidak menyepelekan kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini dikatakannya, mengingat hingga saat ini masih banyak sekolah-sekolah di Kuansing yang melengkapi Dapodik itu. Menurut Alwis, hingga saat ini baru ada sekitar 65 persen sekolah se-Kuansing yang telah melengkapi data tersebut.

Lanjut Alwis, kelengkapan data-data tersebut dianggap penting dilengkapi menjelang akhir tahun 2013. "Karena hal ini berkaitan dengan pencairan tunjangan profesi,” ujar Alwis kepada riauterkini.com kemarin.

Maksudnya kata Alwis, jika salah satu sekolah yang ada di Kuansing tidak melengkapi Dapodik sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendiknas maka tunjang Profesi guru sekolah yang tidak melengkapi data itu tidak akan bisa dicairkan.

"Jadi, saya himbau kepada kepala sekolah yang belum melengkapi Dapodik agar sebelum akhir tahun 2013 ini segera dirampungkan datanya," himbau Alwis.

Sekedar diketahui, untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan agar tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date.

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan atau disingkat Dapodik," kata Alwis menjelaskan.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Sehari, 5 SMA Sederajat di Duri Laksanakan Pengembalian Siswanya
- Talk Show Ikatan Alumni FDIK UIN Suska,
Bincangkan “The Other Side Of Public Relations, Be a Creative Practitioner”

- Disdik Dumai Pastikan Tidak Ada Peserta UN Dalam Rutan
- Bupati Kuansing Tinjau Pelaksanaan UN dan Ujian Paket C
- 5.952 Pelajar SMA Sederajat di Siak Ikuti UN dan Paket C d
- Kadisdik Dumai dan Ketua Komisi I Tinjau UN SMA Sederajat
- Pelaksanaan UN Online di Dumai Berlangsung Lancar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.112.75
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com