Untitled Document
Sabtu, 16 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 6 Maret 2015 21:19
Pecahkan Kaca Mobil, Maling Sikat Uang Rp103 Juta

Jum’at, 6 Maret 2015 21:12
Mensos RI Kunjungi Rumah Habsyah Hariani Penerima PKH

Jum’at, 6 Maret 2015 20:39
Polisi Tangkap Dua Buruh PT Naga Mas Curi Motor

Jum’at, 6 Maret 2015 20:29


Jum’at, 6 Maret 2015 20:12
Percontohan RMPE Bukti Keseriusan Kampar Akan 3 Zero

Jum’at, 6 Maret 2015 19:59
Bupati Jefri Ajak Manfaatkan Perkarangan Untuk Kemandirian Pangan

Jum’at, 6 Maret 2015 19:52
63 Ribu Barel Hilang, Dewan Segera Panggil PT SPR, PT Chevron dan SKK Migas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Agustus 2013 21:02
Gelar Halal Bihalal,
BEM UNRI Fokus Bahas UKT


Sebagai lembaga mahasiswa, BEM UNRI mencoba menyoroti dan membahas tentang pemberlakuan uang kuliah tunggal pada halal bihalal 1434 H.

Riauterkini-PEKANBARU-Mengundang seluruh kelembagaan mahasiswa yang ada di Universitas Riau. Selasa (20/8) Badan Ekskutif Mahasiswa Universitas Riau fasilitasi acara halal bihalal, bertempat di sekre BEM Universitas Riau. Setelah beberapa pekan libur lebaran, seluruh kegiatan mahasiswa dikampus Universitas Riau mulai dirancang kembali.

Sebagai pimpinan kelembagaan di tingkat Universitas, BEM Universitas Riau melakukan pertemuan diantara ketua-ketua kelembagaan mahasiswa guna menyatukan semangat menggerakkan aktifitas kegiatan mahasiswa. Selain itu juga, fokus tentang UKT dan pembahasan mengenai kegiatan penerimaan mahasiswa baru juga menjadi bagian dari acara halal bihalal ini.

“Merupakan pertemuan yang tidak formal, mudah-mudahan silaturrahmi diantara kawan-kawan aktifis bisa berbagi informasi terkait kondisi kampus Universitas Riau saat ini," ungkap Padli, disela-sela memberikan kata sambutan.

Menurut Padli, yang juga menjabat sebagai Presiden mahasiswa, “Tahun 2013 merupakan tahun perdana pemberlakuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru. Jadi kami mengajak seluruh ketua kelembagaan mahasiswa mengawal kebijakan dari Kemendikbud”.

Komentar keras juga diungkapkan oleh menteri hukum dan advokasi BEM Universitas Riau, Zulfa Hendri. “UKT merupakan bahasa lain dari kenaikkan spp," tegasnya.

Hadir diantara ketua kelembagaan, wakil Gubernur FKIP Universitas Riau, Khairul Amri meminta pihak pejabat Universitas transparan dalam memberikan informasi mengenai UKT. “Dana UKT tidak transparan, memberatkan mahasiswa baru. Harapan Kami semoga dalam proses perkuliahan tidak ada lagi yang namanya pungutan-pungutan liar. Dan juga pihak fakultas maupun prodi bisa memberikan rincian yang jelas mengenai dana UKT ini," terang Amri dengan nada ringan.

Menutup acara ini, seluruh aktifis mahasiswa yang hadir bersalam-salaman sambil menikmati hidangan sate nan tongga yang telah disediakan panitia.***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Pencabulan 6 Siswi Inhu,
Kepsek SDN 026 Pematang Reba Siap Dipecat dari PNS

- Ditemukan Juga di Sekolah Lain,
Wali Murid Keluhkan Uang Les Rp150 Perbulan di SDN 032 Tembilahan Kota

- 2015, UN SMA Sederajat di Bengkalis Belum Diberlakukan Online
- Gedung Terbakar, SMPN 1 Tembilahan Kota Liburkan Murid
- Komisi E Dorong Pemprov Riau Siapkan Sarana Prasarana Sistem CBT
- Sebelas Pelajar Kampar Juara Darmasiswa Chevron Riau
- Ratusan Petugas Penggandaan Naskah Soal UN Diambil Sumpah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.172.212
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com