Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 3 September 2015 08:06
Asap Mengganas Paksa Bandara SSK II 'Tutup Sementara'

Kamis, 3 September 2015 07:59
Ketua PWI Kampar Didukung Jadi Bakal Calon Bupati

Kamis, 3 September 2015 07:57
Kinerja Rendah, Ijin Kepala Daerah ke Luar Daerah Diperketat

Kamis, 3 September 2015 07:55
Asap Tebal, Apotek di Tembilahan Mulai Kehabisan Stok Masker

Kamis, 3 September 2015 07:52
Asap Memburuk, Bupati Kuansing Itruksikan Sekolah Libur

Kamis, 3 September 2015 07:50
Asisten II Setdakab Inhil Buka Lokakarya P2KP

Kamis, 3 September 2015 07:47
Daftar Pemilih Sementara Inhu 299 Ribu Jiwa



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Agustus 2013 21:02
Gelar Halal Bihalal,
BEM UNRI Fokus Bahas UKT


Sebagai lembaga mahasiswa, BEM UNRI mencoba menyoroti dan membahas tentang pemberlakuan uang kuliah tunggal pada halal bihalal 1434 H.

Riauterkini-PEKANBARU-Mengundang seluruh kelembagaan mahasiswa yang ada di Universitas Riau. Selasa (20/8) Badan Ekskutif Mahasiswa Universitas Riau fasilitasi acara halal bihalal, bertempat di sekre BEM Universitas Riau. Setelah beberapa pekan libur lebaran, seluruh kegiatan mahasiswa dikampus Universitas Riau mulai dirancang kembali.

Sebagai pimpinan kelembagaan di tingkat Universitas, BEM Universitas Riau melakukan pertemuan diantara ketua-ketua kelembagaan mahasiswa guna menyatukan semangat menggerakkan aktifitas kegiatan mahasiswa. Selain itu juga, fokus tentang UKT dan pembahasan mengenai kegiatan penerimaan mahasiswa baru juga menjadi bagian dari acara halal bihalal ini.

“Merupakan pertemuan yang tidak formal, mudah-mudahan silaturrahmi diantara kawan-kawan aktifis bisa berbagi informasi terkait kondisi kampus Universitas Riau saat ini," ungkap Padli, disela-sela memberikan kata sambutan.

Menurut Padli, yang juga menjabat sebagai Presiden mahasiswa, “Tahun 2013 merupakan tahun perdana pemberlakuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru. Jadi kami mengajak seluruh ketua kelembagaan mahasiswa mengawal kebijakan dari Kemendikbud”.

Komentar keras juga diungkapkan oleh menteri hukum dan advokasi BEM Universitas Riau, Zulfa Hendri. “UKT merupakan bahasa lain dari kenaikkan spp," tegasnya.

Hadir diantara ketua kelembagaan, wakil Gubernur FKIP Universitas Riau, Khairul Amri meminta pihak pejabat Universitas transparan dalam memberikan informasi mengenai UKT. “Dana UKT tidak transparan, memberatkan mahasiswa baru. Harapan Kami semoga dalam proses perkuliahan tidak ada lagi yang namanya pungutan-pungutan liar. Dan juga pihak fakultas maupun prodi bisa memberikan rincian yang jelas mengenai dana UKT ini," terang Amri dengan nada ringan.

Menutup acara ini, seluruh aktifis mahasiswa yang hadir bersalam-salaman sambil menikmati hidangan sate nan tongga yang telah disediakan panitia.***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Asap Pekat, Murid Kelas I-III SD di Empat Kecamatan di Inhil Diliburkan
- Uniks Buka Lowongan Dosen Tiga Prodi
- ‎Asap Kian Pekat, Disdik Pekanbaru Belum Liburkan Siswa
- Dirut RAPP Paparan Program FFV di Depan Peserta KKN Kebangsaan
- Wide School Fasilitasi Perguruan Tinggi Riau Diskusi Bersama KUIM Malaysia
- Sidang Senat Terbuka PCR Lantik 611 Mahasiswa Baru
- Besok, Pakar Bioteknologi Malaysia Pembicara Seminar Industri Halal di UIR


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.82.170
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com