Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 25 Agustus 2016 21:09
Selatpanjang Mulai Kondusif, Akses ke Polres Ditutup Polisi

Kamis, 25 Agustus 2016 20:18
Bupati Bengkalis Tinjau Karlahut di Dua Desa di Pinggir

Kamis, 25 Agustus 2016 20:01
Modus Motor Rusak, Motor Pelajar di Tambusai Utara, Rohul Dibawa Kabur

Kamis, 25 Agustus 2016 19:35
Kepsek se-Kecamatan Tambang Kunjungi RTMPE dan P4S

Kamis, 25 Agustus 2016 19:28
Jenazah Brigadir Adil S Tambunan Bakal Dimakamkan di Sumut

Kamis, 25 Agustus 2016 19:19
KKKS Kampar Bantu Lansia dan Anak Berprestasi

Kamis, 25 Agustus 2016 19:07
Penemuan Tengkorak Manusia Bikin Geger Warga Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Agustus 2013 21:02
Gelar Halal Bihalal,
BEM UNRI Fokus Bahas UKT


Sebagai lembaga mahasiswa, BEM UNRI mencoba menyoroti dan membahas tentang pemberlakuan uang kuliah tunggal pada halal bihalal 1434 H.

Riauterkini-PEKANBARU-Mengundang seluruh kelembagaan mahasiswa yang ada di Universitas Riau. Selasa (20/8) Badan Ekskutif Mahasiswa Universitas Riau fasilitasi acara halal bihalal, bertempat di sekre BEM Universitas Riau. Setelah beberapa pekan libur lebaran, seluruh kegiatan mahasiswa dikampus Universitas Riau mulai dirancang kembali.

Sebagai pimpinan kelembagaan di tingkat Universitas, BEM Universitas Riau melakukan pertemuan diantara ketua-ketua kelembagaan mahasiswa guna menyatukan semangat menggerakkan aktifitas kegiatan mahasiswa. Selain itu juga, fokus tentang UKT dan pembahasan mengenai kegiatan penerimaan mahasiswa baru juga menjadi bagian dari acara halal bihalal ini.

“Merupakan pertemuan yang tidak formal, mudah-mudahan silaturrahmi diantara kawan-kawan aktifis bisa berbagi informasi terkait kondisi kampus Universitas Riau saat ini," ungkap Padli, disela-sela memberikan kata sambutan.

Menurut Padli, yang juga menjabat sebagai Presiden mahasiswa, “Tahun 2013 merupakan tahun perdana pemberlakuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru. Jadi kami mengajak seluruh ketua kelembagaan mahasiswa mengawal kebijakan dari Kemendikbud”.

Komentar keras juga diungkapkan oleh menteri hukum dan advokasi BEM Universitas Riau, Zulfa Hendri. “UKT merupakan bahasa lain dari kenaikkan spp," tegasnya.

Hadir diantara ketua kelembagaan, wakil Gubernur FKIP Universitas Riau, Khairul Amri meminta pihak pejabat Universitas transparan dalam memberikan informasi mengenai UKT. “Dana UKT tidak transparan, memberatkan mahasiswa baru. Harapan Kami semoga dalam proses perkuliahan tidak ada lagi yang namanya pungutan-pungutan liar. Dan juga pihak fakultas maupun prodi bisa memberikan rincian yang jelas mengenai dana UKT ini," terang Amri dengan nada ringan.

Menutup acara ini, seluruh aktifis mahasiswa yang hadir bersalam-salaman sambil menikmati hidangan sate nan tongga yang telah disediakan panitia.***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Edukasi Kenakalan Remaja, Polwan Cantik Polresta Pekanbaru Sambangi SMPN 16
- Chevron Hibahkan Seluruh Aset PCR ke Yayasan PCR
- AKN Bengkalis Juara I Lomba Karya Ilmiah dan Penelitian Mandiri se-Riau
- Puluhan Guru SMP di Bengkalis Ikuti Pelatihan KTI
- 220 Pelajar SMP se-Pekanbaru Ikuti Pelatihan PMR
- Tanoto Scholars Gathering 2016,
Latih Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

- Wujudkan Sekolah Adiwiyata, SMAN 9 Mandau Berguru ke SMAN 7


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.10.156
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com