Untitled Document
Sabtu, 8 Muharram 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 31 Oktober 2014 22:07
111

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:02
Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:58
Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:54
Ditemukan Mayat Bersimbah Darah di Sinaboi, Rohil

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:45
UR Nonaktifkan Sementara Gulat Manurung

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:41
PP 71 Tahun 2014.
3 Dosen IPB Riset ke Riau


Jum’at, 31 Oktober 2014 21:24
Tuntut Tuntaskan Kasus Bupati Jefry Noer,
Satu Mahasiswa Aksi Jahit Mulut di KPK Dilarikan Ke Rumah Sakit




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- UR Nonaktifkan Sementara Gulat Manurung
- Penandatanganan KTSP 2014.
Sekolah Dihimbau Melapor Jika Ada Pungutan

- 17 Perusahaan Ikuti PCR Job Fair 2014
- Program Kemitraan Pendidikan Australia-Indonesia Fase 3,
12 MIS dan 25 MTsS di Inhil Terima Bantuan untuk Peningkatan Akreditasi

- Fiesta 2014 di Universitas Andalas, Padang,
Gudep 616 SMAN 1 Hulu Kuantan Wakili Kuansing di Ajang Pramuka Penegak se-Sumatera

- Wisuda Perdana Uniks,
Bupati Sukarmis Ajak Masyarakat Terus Tingkatkan SDM

- Wisuda Perdana,
Universitas Islam Kuansing Tamatkan 422 Sarjana



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.184.242
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com