Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 30 Mei 2016 20:53
‎Siaga Darurat Karlahut Diperpanjang Hingga Empat Bulan ke Depan

Senin, 30 Mei 2016 20:00
Pelayanan Perizinan Terbaik Nasional, Bupati Siak Terima Piala dan Piagam

Senin, 30 Mei 2016 19:54
Sekdakab Kampar Hadiri Penanaman Karet Perdana di Kecamatan XIII Koto Kampar

Senin, 30 Mei 2016 19:51
Menkopolhukam dan Gubri Saksikan MoU BRG bersama 11 Universitas

Senin, 30 Mei 2016 19:46
Mudik Lebaran, Organda Siapkan 46 Ribu Bus

Senin, 30 Mei 2016 19:09
Curi Ranmor di Pekanbaru,
Mantan Anggota Polri Ditangkap Polsek Tembilahan


Senin, 30 Mei 2016 18:22
Terganjal Aturan Baru, Ranperda Tata Kelola BUMD Dua Kali Gagal Disahkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Demo Bupati Meranti, Ratusan Mahasiswa Desak Pencairan Beasiswa
- Setelah 'Puasa' 5 Bulan, Akhirnya Guru Bantu Wailayah Meranti Terima Gaji
- Di Wilayah Kopertis X,
UIR Jadi Perguruan Tinggi dengan Akreditasi C Paling Sedikit

- 200 Anak Petani Kelapa Sawit Terima Beasiswa DI
- Selama Ramadhan Hingga Lebaran Sekolah di Dumai Diliburkan
- Lusa, UIR akan Wisuda 1.357 Lulusan Sarjana dan Pascasarjana
- Guru di Rohul Ini Sisihkan Gaji untuk Mendirikan TK Islam Zaliyah dan PKBM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.29.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com