Untitled Document
Ahad, 29 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Ahad, 19 April 2015 16:21
Janji Majukan Olahraga, Timo Kipda Ikut Pemilihan Ketua KONI Dumai

Ahad, 19 April 2015 16:20
Warga Rohul Minta Jalan Provinsi Simpang Kumu-Kota Tengah Diperlebar

Ahad, 19 April 2015 16:17
Sejumlah Bank "Hambat" Penuntasan Kasus TPPU Penyertaan Modal PT. BLJ Group Bengkalis

Ahad, 19 April 2015 16:14
Dinobatkan, Syamsuar Resmi Memangku Gelar Datuk Bandaro Hitam

Ahad, 19 April 2015 16:11
Polsek Bukit Raya Ciduk Pencuri Kabel Tower XL Protelindo

Ahad, 19 April 2015 16:07
Resmi Dilarang, Wawako Dumai Perintahkan Disperindag Awasi Miras di Pengecer

Ahad, 19 April 2015 16:04
183 Siswa SD Insan Utama Study Banding ke P4S



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Sehari, 5 SMA Sederajat di Duri Laksanakan Pengembalian Siswanya
- Talk Show Ikatan Alumni FDIK UIN Suska,
Bincangkan “The Other Side Of Public Relations, Be a Creative Practitioner”

- Disdik Dumai Pastikan Tidak Ada Peserta UN Dalam Rutan
- Bupati Kuansing Tinjau Pelaksanaan UN dan Ujian Paket C
- 5.952 Pelajar SMA Sederajat di Siak Ikuti UN dan Paket C d
- Kadisdik Dumai dan Ketua Komisi I Tinjau UN SMA Sederajat
- Pelaksanaan UN Online di Dumai Berlangsung Lancar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.76.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com