Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 25 Juni 2016 22:54
Buka Bersama PMI Inhil Diisi Pembagian Santunan Buat Warga

Sabtu, 25 Juni 2016 22:48
Sambil Bantu Urai Kemacetan,
Karang Taruna Delima, Pekanbaru Bagikan 120 Paket Takjil


Sabtu, 25 Juni 2016 22:44
Sekdaprov, Gubri Menunggu Putusan Mendagri

Sabtu, 25 Juni 2016 22:37


Sabtu, 25 Juni 2016 22:37
Gelar Kegiatan Sosial,
PAC PP Mandau, Bengkalis Kian Dipuji Masyarakat


Sabtu, 25 Juni 2016 22:34
Buka Puasa Bersama,
Wabup Rohul Minta Dukungan Doa untuk Suparman


Sabtu, 25 Juni 2016 21:44
Di Bukitbatu dan Siakkecil,
Plt. Sekda Bengkalis Resmikan Pasar Murah Ramadhan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Juara I Tingkat Provinsi,
19 Pendidik Wakili Riau di Ajang Pemilihan Pendidik Berprestasi Tingkat Nasional

- Murid Baru SMKN 1 Mandau Wajib Jalani Tes Bersih Narkoba
- Kewenangan SMA Akan Ditarik ke Provinsi,
Pembangunan 5 Sekolah di Kuansing Terpaksa Ditunda

- Siswi SMAN 1 Rambah Juarai Lomba Pidato Kerusakan Lingkungan se-Riau
- Presiden Mahasiswa UR Resmi Dilantik
- Perdana PPDB 2016, SMKN 1 Mandau Dibanjiri Calon Siswa
- Jaringan Ngadat, Bikin Peserta PBDB Online di Mandau Protes


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.255.72
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com