Untitled Document
Selasa, 7 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Mei 2015 22:28
Galeri Foto Bupati Inhu Sampaikan LKPj 2014dan LKPj Akhir Masa Jabatan

Senin, 25 Mei 2015 22:21
Bupati Inhu Tinjau Siswa STPI Bandara Japura dan Terima Bantuan BRK

Senin, 25 Mei 2015 21:52
Kunjungi Kawasan P4S,
Danrem 031/WB: Kampar Cetak Insinyur Hanya Dua Pekan


Senin, 25 Mei 2015 21:45
Sembilan Bulan Tak Digaji ,
Karyawan PD Aneka Karya Datangi DPRD Kampar


Senin, 25 Mei 2015 21:40


Senin, 25 Mei 2015 21:35
Sebuah Rumah di Kampar Kiri Hilir, Kampar Habis Terbakar

Senin, 25 Mei 2015 21:26
Setahun Tak Digaji,
Ratusan Tenaga Bantuan Kesehatan Kampar Datangi Dewan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Minim Sosialisasi, PSB Online di Mandau Diragukan Lancar
- Milad ke-8 SD IT Al Ulum,
Walikota Pekanbaru: Dunia Pendidikan Penentu Masa Depan Bangsa

- Kadisdik Inhil Ingatkan Sekolah Tak Lakukan Pungutan yang Memberatkan
- Bebani Orangtua Murid,
SD di Inhil Pungut Uang Perpisahan Sampai Rp227 Ribu

- Plafon SD 005 Ukui Pelalawan Ambruk, Nyaris Celakakan Murid
- Pendaftaran Beasiswa Meranti 2015 Berakhir 8 Juli Mendatang
- Wabup Inhil Buka Musda III BEM se-Riau di Tembilahan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.80.46
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com