Untitled Document
Kamis, 14 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Kamis, 5 Maret 2015 06:47
Kisah Kasih Salma ke Ibunya Bikin Bupati Sukarmis Menangis

Kamis, 5 Maret 2015 06:36
Indra Muchlis Adnan Minta Golkar Riau Patuhi Putusan MP

Kamis, 5 Maret 2015 06:31
Bupati Kuansing Resmikan Kantor Camat Hulu Kuantan

Kamis, 5 Maret 2015 06:10
Dikunjungi Menpan RI,
Bupati Syamsuar Paparkan Potensi Pertanian di Siak


Kamis, 5 Maret 2015 06:05
Kisruh Golkar, Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati di Rohil Tak Terganggu

Kamis, 5 Maret 2015 05:43
Plt Sekda Rohil Buka Musda III IPHI

Rabu, 4 Maret 2015 23:06
Tinggalkan Sidang Kabinet,
Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Komisi E Dorong Pemprov Riau Siapkan Sarana Prasarana Sistem CBT
- Sebelas Pelajar Kampar Juara Darmasiswa Chevron Riau
- Ratusan Petugas Penggandaan Naskah Soal UN Diambil Sumpah
- ‎Guru Cabuli Siswi,
Disdik Inhu Segera Panggil Kepsek SDN 026 Pematang Reba

- SDN 006 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional
- Milad ke-36, MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang Kampar Gelar Berbagai Kegiatan
- Senin, Pemeringkatan Pemenang DCR 2015 Digelar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.94.30
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com