Untitled Document
Sabtu, 17 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 4 Juli 2015 13:18
Atasi Defisit Beras, Pemkab Rohul Bantu Alsintan untuk Petani

Sabtu, 4 Juli 2015 13:16
Security Bandara SSK II Rampas Ransel Wartawan RTV

Sabtu, 4 Juli 2015 13:14
Karhutla di Riau Sudah Ludeskan 1.352 Hektar Lahan

Sabtu, 4 Juli 2015 13:11
Pemko Dumai Keluarkan Surat Edaran Libur Lebaran

Sabtu, 4 Juli 2015 11:31
Jalur Mudik Duri-Pinggir Bakal Didirikan 6 Pospam

Sabtu, 4 Juli 2015 11:28
Tiga Pembakar Lahan di TNTN Ditangkap Polres Pelalawan

Sabtu, 4 Juli 2015 10:54
Dinilai Low Profile, Nuriman Khair Didukung jadi Sekda Inhil Defenitif



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- PSB 2016, Disdik Pelalawan Terapkan Sistem Rayon
- 6 Bulan Dana Sertifikasi Ribuan Guru di Inhu Belum Dibayarkan
- Meski Dilarang, Pungli dan 'Permainan' Sekolah di Duri Tetap Jalan
- Dihadiri Ratusan Rekan Seprofesi,
Guru Penjewer Telinga Murid di Inhu Disidangkan

- Dua Prodi STIE Bangkinang, Kampar Terakreditasi B
- ‎Komunitas Robot Seberida, Inhu Ciptakan Pintu Digital
- Terkait PSB, Singkatan HS Jadi Olok-olok di Duri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.178.177
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com