Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Juli 2016 22:56
Mukmin Rangkuti Siap Bangkitkan Semangat Pemuda Melalui KNPI Rohul

Senin, 25 Juli 2016 22:42
Zulfahrianto Siap Bangkitkan Kembali DPD KNPI Kabupaten Rohul

Senin, 25 Juli 2016 22:01
Biaya Pendaftaran Turun Jadi Rp20 Juta,
5 Balon Ketua DPD KNPI Rohul Kembalikan Formulir di Detik-detik Terakhir


Senin, 25 Juli 2016 21:14
BPS Rilis Data Kemiskinan di Pedesaan Riau Kian Memburuk

Senin, 25 Juli 2016 21:08
Bupati Inhil Buka Turnamen Sepak Bola KNPI Cup

Senin, 25 Juli 2016 21:02
Menteri LHK Batalkan Join Swasta Kelola Taman Nasional Zamrud di Siak

Senin, 25 Juli 2016 19:36
Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah tak Membiarkan SP3 Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- 133 Mahasiswa Bengkalis Ikuti KKL Terpadu
- Ada Pungutan Bulanan Rp25 Ribu Uang Komputer di SMPN 13 Mandau
- 10 Mahasiswa IPB Terancam Diberhentikan,
Kepala DPKA Rohul: Akan Kita Anggarkan di APBD Perubahan

- Surat IPB Belum Ditanggapi,
10 Mahasiswa IPB Asal Rohul Terancam Dinonaktifkan Hingga Diberhentikan

- Disdik Dumai Larang Sekolah Jual Buku ke Murid
- Tak Miliki Kursi dan Meja, Siswa SDN 028 Pematang Reba Inhu Belajar di Lantai
- IPDN Kampus Riau di Rohil Akhirnya Dipindahkan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.46.77
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com