Untitled Document
Kamis, 2 Zulqaidah 1435 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Rabu, 27 Agustus 2014 21:53
Putri Tokoh Riau Laporkan Dugaan Pencabulan HAM ke Mabes Polri

Rabu, 27 Agustus 2014 21:01
Kekurangan Tenaga Penyidik, Inspektorat Riau Gandeng BPKP

Rabu, 27 Agustus 2014 20:59
Kerjasama UR dan Disdukcapil Rohul Lahirkan Akte Gratis untuk 20 Anak di Ujungbatu

Rabu, 27 Agustus 2014 20:57
Pengungkapan Tindak Pidana Lahgun Narkoba di Bengkalis Menurun

Rabu, 27 Agustus 2014 20:55
TP PKK Inhil Ikuti Pembukaan Jambore Kader PKK Nasional

Rabu, 27 Agustus 2014 20:38
547 CJH Kampar Dilepas Bupati Kampar

Rabu, 27 Agustus 2014 20:07
Tony Hidayat Rangkap Jabatan di DPRD Riau dan DPRD Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Seluruh sekolah di Kabupaten Rokan Hulu diminta serentak melakukan penerimana siswa baru. Jadwalnya 24-29 Juni mendatang.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sudah jadwalkan dan menetapkan, penerima siswa tahun ajaran (TA) baru 2013/2014 mulai SD sampai SLTA dilakukan serentak pada 24-29 Juni 2013.

Selain jadwal dilakukan serentak di seluruh sekolah negeri, pihak sekolah juga ditegaskan lebih memprioritaskan anak-anak tempatan atau sekitar sekolah.

Kepala Disdikpora Rohul, M Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menjelaskan, untuk sistem pendaftaran dan kuota siswa baru per sekolah yang diterima tahun ini telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah melalui UPTD di 16 kecamatan.

"Kita sudah surati seluruh UPTD. Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda seperti biasanya. Tidak ada sistem tes masuk lagi, tapi pihak sekolah diminta lebih memprioritaskan anak-anak sekitar sekolah," kata M Zen, Ahad (19/5/2013).

Selain prioritaskan anak-anak tempatan, Disdikpora Rohul juga melarang bentuk punggutan. Sekolah diminta mentaati aturan dinas. "Jika dikenai biaya pakaian seragam sekolah, itu sah-sah saja, sebab ada sekolah yang menginginkan pakaian siswanya seragam. Namun, jika untuk alasan lain, kita tidak ada toleransi dan membenarkan," demikian tegas M zen.

Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa, Suharman, menambahkan, kouta penerimaan di setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah kelulusan siswa atau daya tampung sekolah. Setidaknya, penerimaan siswa baru tahun ini sekitar 85 persen dari jumlah kouta siswa diisi anak-anak tempatan.

"Kuota 15 persen lagi, bisa penerimaan dari jalur siswa berpretasi dari daerah lain, termasuk siswa umum lain. Ini sebagai bentuk program Wajib belajar 12 tahun di Rokan Hulu. Melalui pendaftaran seperti ini, seluruh anak-anak sekolah dapat mengenyam pendidikan. Mereka tidak perlu sekolah jauh dari rumah," terang Suharman.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Pemberlakuan Kurikulum 2013 di Bengkalis,
Murid Terpaksa Fotocopy dan Sewa Buku serta Wajib Beli Tablet

- Witness News 2014 Jakarta, Tiga Sekolah Asal Bengkalis Raih Prestasi
- Disdik Riau Siapkan Bonus Pelajar Juara di LKS Nasional Tingkat SMK ke-XXII
- 2015, Pemkab Kuansing Naikan insentif Guru MDA
- Mahasiswa Rohul Minta 8 Guru SDN 013 Tambusai Segera Mengajar
- Banyak PAUD Tak Penuhi Syarat Saat Ajukan Bantuan Operasional
- 8 Guru di Tambusai Tak Mengajar, PMPT Minta Disdikpora Rohul Tegas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.97.173
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com