Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 30 Maret 2017 20:22
Kades dan Perangkat Desa di Kuansing Minta Naik Gaji

Kamis, 30 Maret 2017 20:17
Polsek Kuantan Mudik, Kuansing Tertibkan Dua PETI

Kamis, 30 Maret 2017 19:37
Embarkasi Haji Riau Masih Dalam Kajian Pusat

Kamis, 30 Maret 2017 18:18
Tidak Quorum, Paripurna Pandangan Umum Fraksi LKPj Gubri 2016 Batal

Kamis, 30 Maret 2017 18:06
Tak Butuh Waktu Lama, Dua Tahanan Polsek Pangkalan Kerinci Kabur Kembali Diciduk

Kamis, 30 Maret 2017 17:43
Bupati Meranti Lantik 59 Pejabat Eselon II dan III

Kamis, 30 Maret 2017 17:38
Jasad Korban Dipotong 13 Bagian,
Polres Bengkalis Tetapkan 3 Tersangka Mutilasi


Kamis, 30 Maret 2017 16:55
DPRD Riau Telah Disposisikan Berkas Dua Cawagubri ke Panlih

Kamis, 30 Maret 2017 16:21
Dugaan Mark Up ADD Tangun,
Enam Saksi Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Rohul


Kamis, 30 Maret 2017 16:14
Ayola Firts Point Hotel Pekanbaru, Hadirkan Promo Saturday Night Barbeque



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 7 Mei 2013 17:53
Status Lahan Tak Jelas,
Dirjen Dikti Kemendikbud Tolak Izin ST2P Pelalawan


Lahan peruntukan ST2P Pelalawan masih belum jelas. Dikti dan Kemendikbut tolak izin sekolah tinggi yang dikelolah swasta tersebut.

Riauteekini-JAKARTA- Kepala Dirjen Dikti (Pendidikan Tinggi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Djoko Santoso menolak mengeluarkan izin pendirian Sekalah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang dikelola oleh Yayasan Amanah Pelalawan (YAP) dibawah binaan Pemkab Pelelawan. Hal ini disebabkan lahan peruntukan lokasi tempat ST2P masih berstatsus milik pemerintah daerah, padahal ST2P merupakan yang dikelola swasta.

"Status lahan harus diperdalam lagi, dan tanah ini diperuntukan untuk memberikan fasilitas kepada swasta. Dan ini harus dicek dan diurus dulu karena nanti bisa bermasalah," kata Djoko Santoso Kepala Dirjen Dikti Kemendikbud, Selasa (7/5/13) di Gedung Kemendikbud, Jakarta saat persentasi pendirian ST2P oleh Eko Supriyanto.

Lebih lanjut Djoko menjelaskan, negara tidak ingin asetnya diberikan kepada swasta dan sebaliknya swasta ingin mendapatkan aset negara.

"Masalah aset ini nanti buntutnya akan panjang, pesan saya dipelajari dulu secara konprehensif. Status lahan harus diperdalam lagi, karena tanah ini diperuntukan untuk memberikan fasilitas kepada swasta, ini harus dicek dulu karena nanti bisa bermasalah. Nanti kalau semuanya sudah benar baru kita bahas lagi," pesan Djoko.

Sementara itu, menurut penjelasan Wakil Bupati Pelalawan Marawan Ibrahim dihadapan Dirjen Dikti Kemendikbud, bahwa pembebasan lahan seluas kurang lebih 300 hekta tersebut secara finansial Pemkab sudah menyiapkan termasuk pembebasan lahannya. "Pemda secara finansial sudah siap, termasuk pembebasan lahan kurang lebih 300 hektar," katanya.

Dari pemaparan Eko Supriyanto dalam persentasinya mengatakan, Model ST2P jenjangnya Program S1. Terdiri dari dua jurusan, yakni Teknologi Industri dan Akroteknologi yang rencananya pendaftaranya ajaran baru tahun ini (2013/2014). Dan tahun 2015 nanti akan ditambah dua jurusan lagi, Teknik Kimia dan Teknik Elektro.

Kedatangan Wakil Bupati Pelalawan dan pihak PT2P ini difasilitasi oleh Anggota DPD RI asal Riau Abdul Gafar Usman. Dimana Gafar mengharapakan apa yang menjadi tujuan pihak PT2P ke Kemendikbud bisa difasilitasi atas syarat administrasi dan teknisnya.

"Kami mengharapkan kiranya pak Dirjen memberikan petunjuk teknis dan admintsrasi. Kedua adalah syarat apa yang akan diperlukan baik secata admistria, pinansial pendirian ST2P ini," kata Gafar Usman.***(jor)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Tuntut Beasiswa dan Rehab Mess,
Himarohu Riau Sweeping Kantor DPRD Rohul yang Kosong

- Tiba di Bengkalis,
Soal UN SMA Sederajat Didistribusikan Melalui Dua Zona

- Mahasiswa ATPK Bandung Termotivasi untuk Bekerja di Riau
- 25 Warga Inhu Ikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat STPI di Bandara Japura
- Sampaikan Orasi Ilmiah,
Gubri Harapkan STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Berperan Aktif Bentuk Masyarakat Berintegritas

- Gubri Beri Kuliah Umum di Dihadapan Mahasiswa STMIK-AMIK Dumai
- Pemkab Meranti Gratiskan 20 Siswa Kuliah di BTP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.205.210.125
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com