Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 16:03
Bupati Harris Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah dalam Negeri

Kamis, 27 April 2017 15:37
Tanda Tangan Palsu Bupati Bengkalis,
PT. BRI Serahkan Dokumen Izin Prinsip Asli ke Polisi


Kamis, 27 April 2017 15:26
Sekda Meranti Berharap Pihak Perbankan Bantu Pemda Sejahterakan Rakyat

Kamis, 27 April 2017 15:23
Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang

Kamis, 27 April 2017 15:19
Wabup Rohil Silaturahmi dengan 15 Kontraktor Chevron

Kamis, 27 April 2017 15:09
Melalui Musda IV, LAM Rohul Pilih Pengurus Baru Periode 2017-2022

Kamis, 27 April 2017 14:59
DPD IPK Rohil Launching Produk Kopi dan Gelar Dialog

Kamis, 27 April 2017 14:13
Beli Sarung Rp600 Juta Saat Defisit Anggaran, Pemko Pekanbaru Dikritik

Kamis, 27 April 2017 13:45
Tiga Jenis Pupuk Bersubsidi Didistribusikan PT Petrokimia Gresik di Riau

Kamis, 27 April 2017 13:35
Sebelum Demo di Kejati,
Korlap Massa FPMPR Mengaku Dipukuli Oknum OKP Hingga Bibir Pecah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:00
Ditinjau Wabup,
9 Sekolah di Rohil Kekurangan Soal UN 2013


Pelaksanaan UN SMA sederajat di Rohil tak seluruhnya lancar. Saat meninjau ke sejumlah sekolah, Wabup Suyatno mendapat laporan adanya 9 sekolah kekurangan soal.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Wakil Bupati Rohil Suyatno meninjau secara lansung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA. Diketahui ada sembilan sekolah yang tidak cukup soal ujiannya.

Peninjauan dilakukan Senin (15/4/13) mulai dari SMAN 1 Bangko, MAN Bagansiapiapi dan terakhir di Perguruan Wahidin, dari tiga sekolah tersebut berjalan lancer. Namun ada sembilan sekolah lain yang tidak mendapatkan soal atau kurang soal.

Wabub Suyatno menyatakan, permasalahan kekurangan soal tidak hanya terjadi di Rokan Hilir. “Tidak hanya di Kabupaten Rokan Hilir saja, banyak soal-soal yang melenceng kesana kemari ya, semuanya sudah diupayakan, yang jelas, 7.344 ini, di Kabupaten Rokan Hilir serentak ujian, tidak ada hambatan, walaupun ada hambatan, biasalah, panitia, dari independent, Dinas Pendidikan segala macam, telah berupaya, yang jelas untuk hari ini, untuk Kabupaten Rokan Hilir semuanya mengikuti ujian nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Rohil Surya Arfan menyatakan, soal sudah datang sebelumnya pukul 1.00 WIB dini hari, langsung didistribusikan ke UPTD.

“Kemudian dalam perjalanannya ada empat satuan pendidikan yang tidak dapat soal SMA Darul Arafah, Tanjung Medan, kemudian SMK Cendana, Kecamatan Bangko, kemudian dua PKPM, tapi sudah kita atasi, sesuai ketentuan yang ada boleh di foto kopi, Hari ini, kita foto kopi soalnya dulu, kemudian baru ikut ujian,” katanya.

Ketika ujian berlangsung kembali diketahui kondisi serupa terjadi, dan akhirnya ditotal ada sembilan sekolah yang harus difoto kopi soalnya. “Dalam perjalanannya hari ini, sembilan sekolah bernasib sama, kita foto kopi soal-soal, dan tidak merugikan, mulai jam 9.00 sampai jam 12.00,” tambahnya.

Dia agak kecewa dengan kondisi ini. “Saya kecewa, mengapa sekarang menjadi seperti ini, begitu parah, kita dari pemerintah daerah, siswa sudah siap mengikuti ujian, dengan kendala kekurangan soal, akan berpengaruh kepada psikologis anak. Kalau gagal itu bukan karena siswa, tapi pemerintahlah yang tidak siap,” katanya kesal.

Karena kalau di foto kopi juga akan ada permasalahan, karena setiap soal memiliki barkod dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) tidak akan terbaca. “Katakanlah di kopi, soal itu menggunakan barkod, kalau difoto kopi, barkod hilang, tak terbaca lagi, kita ndak mau anak dirugikan, ada sembilan sampai hari ini soal difoto kopi,” katanya.

Terkait hal tersebut, Pemantau Ujian SMA/SMK/MA Usman Saufi mengaku telah mengambil langkah mengatasi kekurangan soal tersebut. “Kita buat langkah tindakan yang kita ambil, sesuai dengan aturan yang dikelola BSNP, menyangkut soal yang kurang, ada beberapa langkah yang harus kita ambil, bisa menggunakan soal cadangan BSNP pada masing-masing sekolah, kalau soal cadangan tidak mencukupi, tidak ada, bisa memakai soal sekolah yang terdekat,” katanya menyebutkan solusi.

Termasuk jika soal tersebut mengalami kerusakan, bisa difoto kopi. “Kalau rusak, kita bisa foto kopi, kita ambil langkah yang sesuai yang telah diatur. Saya melihat, kondisi yang diprediksi tidak akan terjadi, langkah-langkah itulah yang kita ambil,” katanya.***(nop)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Catut Nama Disdik, Para Guru SD di Bengkalis 'Dipaksa' Beli Buku 'Siluman'
- Kadisdik Riau Tegaskan Gaji Guru Bantu dan Guru Honor SMA Segera Dibayarkan
- Gelaran Prodi Komunikasi UIN Suska,
Workshop Media Marketing, Ajak Mahasiswa Jadi Social Media Preneur

- Di UIN Susqa,
Bupati Pelalawan Jadi Pembicara Workshop Kewiraushaan Mahasiswa Pasca Sarjana dan Program Doktor

- Ratusan Pelajar Ikuti Islamic Leadership For Senior High School V
- Polemik Lima Desa Sebabkan Dana Sertifikasi 35 Guru Rohul Belum Cair
- Pemprov Riau Segera Transfer Gaji Guru Bantu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.187.30
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com