Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Januari 2017 22:38
Sidang Meranti Berdarah, JPU Hadirkan Tiga Saksi

Kamis, 19 Januari 2017 22:36
Komisi A DPRD Riau Minta Polda Usut Perusahaaan Pengguna Naker China Ilegal

Kamis, 19 Januari 2017 22:18
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Areal Kebun PT RAPP Kuansing

Kamis, 19 Januari 2017 22:06
Jualan Togel, Kakek di Duri Huni Hotel Prodeo

Kamis, 19 Januari 2017 21:59
Optimis Diterima Masyarakat, Efendi Pimpin DPC Partai Islam Damai Aman

Kamis, 19 Januari 2017 20:36
Sejalankan Infrastruktur dan Pendidikan,
Gubri Maksimalkan Blusukan ke Daerah Terpencil


Kamis, 19 Januari 2017 20:09
Sekda Pimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah

Kamis, 19 Januari 2017 19:47
Awali 2017, Agung Toyota Luncurkan Kijang Innova New Venturer di Pekanbaru

Kamis, 19 Januari 2017 19:38
Ini Keterangan Polres Inhil Penyebab Kebakaran SPPB PT Era Mandiri di Desa Sungai Perak

Kamis, 19 Januari 2017 19:15
Jalan Tambal Sulam di Siak Rusak Lagi, Dinas PU Riau Surati PT Hasrat Tata Jaya



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:00
Ditinjau Wabup,
9 Sekolah di Rohil Kekurangan Soal UN 2013


Pelaksanaan UN SMA sederajat di Rohil tak seluruhnya lancar. Saat meninjau ke sejumlah sekolah, Wabup Suyatno mendapat laporan adanya 9 sekolah kekurangan soal.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Wakil Bupati Rohil Suyatno meninjau secara lansung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA. Diketahui ada sembilan sekolah yang tidak cukup soal ujiannya.

Peninjauan dilakukan Senin (15/4/13) mulai dari SMAN 1 Bangko, MAN Bagansiapiapi dan terakhir di Perguruan Wahidin, dari tiga sekolah tersebut berjalan lancer. Namun ada sembilan sekolah lain yang tidak mendapatkan soal atau kurang soal.

Wabub Suyatno menyatakan, permasalahan kekurangan soal tidak hanya terjadi di Rokan Hilir. “Tidak hanya di Kabupaten Rokan Hilir saja, banyak soal-soal yang melenceng kesana kemari ya, semuanya sudah diupayakan, yang jelas, 7.344 ini, di Kabupaten Rokan Hilir serentak ujian, tidak ada hambatan, walaupun ada hambatan, biasalah, panitia, dari independent, Dinas Pendidikan segala macam, telah berupaya, yang jelas untuk hari ini, untuk Kabupaten Rokan Hilir semuanya mengikuti ujian nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Rohil Surya Arfan menyatakan, soal sudah datang sebelumnya pukul 1.00 WIB dini hari, langsung didistribusikan ke UPTD.

“Kemudian dalam perjalanannya ada empat satuan pendidikan yang tidak dapat soal SMA Darul Arafah, Tanjung Medan, kemudian SMK Cendana, Kecamatan Bangko, kemudian dua PKPM, tapi sudah kita atasi, sesuai ketentuan yang ada boleh di foto kopi, Hari ini, kita foto kopi soalnya dulu, kemudian baru ikut ujian,” katanya.

Ketika ujian berlangsung kembali diketahui kondisi serupa terjadi, dan akhirnya ditotal ada sembilan sekolah yang harus difoto kopi soalnya. “Dalam perjalanannya hari ini, sembilan sekolah bernasib sama, kita foto kopi soal-soal, dan tidak merugikan, mulai jam 9.00 sampai jam 12.00,” tambahnya.

Dia agak kecewa dengan kondisi ini. “Saya kecewa, mengapa sekarang menjadi seperti ini, begitu parah, kita dari pemerintah daerah, siswa sudah siap mengikuti ujian, dengan kendala kekurangan soal, akan berpengaruh kepada psikologis anak. Kalau gagal itu bukan karena siswa, tapi pemerintahlah yang tidak siap,” katanya kesal.

Karena kalau di foto kopi juga akan ada permasalahan, karena setiap soal memiliki barkod dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) tidak akan terbaca. “Katakanlah di kopi, soal itu menggunakan barkod, kalau difoto kopi, barkod hilang, tak terbaca lagi, kita ndak mau anak dirugikan, ada sembilan sampai hari ini soal difoto kopi,” katanya.

Terkait hal tersebut, Pemantau Ujian SMA/SMK/MA Usman Saufi mengaku telah mengambil langkah mengatasi kekurangan soal tersebut. “Kita buat langkah tindakan yang kita ambil, sesuai dengan aturan yang dikelola BSNP, menyangkut soal yang kurang, ada beberapa langkah yang harus kita ambil, bisa menggunakan soal cadangan BSNP pada masing-masing sekolah, kalau soal cadangan tidak mencukupi, tidak ada, bisa memakai soal sekolah yang terdekat,” katanya menyebutkan solusi.

Termasuk jika soal tersebut mengalami kerusakan, bisa difoto kopi. “Kalau rusak, kita bisa foto kopi, kita ambil langkah yang sesuai yang telah diatur. Saya melihat, kondisi yang diprediksi tidak akan terjadi, langkah-langkah itulah yang kita ambil,” katanya.***(nop)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Seminar Guru BK Se-Pekanbaru,
Guru Diajak Ciptakan Gaya Mengajar yang Inovatif

- Tingkatkan Mutu Pendidikan, Wako Dumai Kumpulkan Kepsek dan Guru
- Sekolah di Mandau dan Siakkecil, Bengkalis Ujicoba Full Day School
- Hafal Al-Quran,
Disdik Bengkalis Canangkan Program One Day One Ayat

- Kembangkan Kualitas Pendidikan, PCR Adakan Seminar Guru BK
- Kunjungi SMAN 13 Pekanbaru, AMR Ajak Remaja Riau Berani Bermimpi
- Prodi Hukum Keluarga STAILe Pekanbaru dapat Akreditasi B


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.200.170
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com