Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:14
Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:31
Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:26
Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda

Jum’at, 20 Oktober 2017 22:12
DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 15 April 2013 13:00
Ditinjau Wabup,
9 Sekolah di Rohil Kekurangan Soal UN 2013


Pelaksanaan UN SMA sederajat di Rohil tak seluruhnya lancar. Saat meninjau ke sejumlah sekolah, Wabup Suyatno mendapat laporan adanya 9 sekolah kekurangan soal.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Wakil Bupati Rohil Suyatno meninjau secara lansung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA. Diketahui ada sembilan sekolah yang tidak cukup soal ujiannya.

Peninjauan dilakukan Senin (15/4/13) mulai dari SMAN 1 Bangko, MAN Bagansiapiapi dan terakhir di Perguruan Wahidin, dari tiga sekolah tersebut berjalan lancer. Namun ada sembilan sekolah lain yang tidak mendapatkan soal atau kurang soal.

Wabub Suyatno menyatakan, permasalahan kekurangan soal tidak hanya terjadi di Rokan Hilir. “Tidak hanya di Kabupaten Rokan Hilir saja, banyak soal-soal yang melenceng kesana kemari ya, semuanya sudah diupayakan, yang jelas, 7.344 ini, di Kabupaten Rokan Hilir serentak ujian, tidak ada hambatan, walaupun ada hambatan, biasalah, panitia, dari independent, Dinas Pendidikan segala macam, telah berupaya, yang jelas untuk hari ini, untuk Kabupaten Rokan Hilir semuanya mengikuti ujian nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Rohil Surya Arfan menyatakan, soal sudah datang sebelumnya pukul 1.00 WIB dini hari, langsung didistribusikan ke UPTD.

“Kemudian dalam perjalanannya ada empat satuan pendidikan yang tidak dapat soal SMA Darul Arafah, Tanjung Medan, kemudian SMK Cendana, Kecamatan Bangko, kemudian dua PKPM, tapi sudah kita atasi, sesuai ketentuan yang ada boleh di foto kopi, Hari ini, kita foto kopi soalnya dulu, kemudian baru ikut ujian,” katanya.

Ketika ujian berlangsung kembali diketahui kondisi serupa terjadi, dan akhirnya ditotal ada sembilan sekolah yang harus difoto kopi soalnya. “Dalam perjalanannya hari ini, sembilan sekolah bernasib sama, kita foto kopi soal-soal, dan tidak merugikan, mulai jam 9.00 sampai jam 12.00,” tambahnya.

Dia agak kecewa dengan kondisi ini. “Saya kecewa, mengapa sekarang menjadi seperti ini, begitu parah, kita dari pemerintah daerah, siswa sudah siap mengikuti ujian, dengan kendala kekurangan soal, akan berpengaruh kepada psikologis anak. Kalau gagal itu bukan karena siswa, tapi pemerintahlah yang tidak siap,” katanya kesal.

Karena kalau di foto kopi juga akan ada permasalahan, karena setiap soal memiliki barkod dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) tidak akan terbaca. “Katakanlah di kopi, soal itu menggunakan barkod, kalau difoto kopi, barkod hilang, tak terbaca lagi, kita ndak mau anak dirugikan, ada sembilan sampai hari ini soal difoto kopi,” katanya.

Terkait hal tersebut, Pemantau Ujian SMA/SMK/MA Usman Saufi mengaku telah mengambil langkah mengatasi kekurangan soal tersebut. “Kita buat langkah tindakan yang kita ambil, sesuai dengan aturan yang dikelola BSNP, menyangkut soal yang kurang, ada beberapa langkah yang harus kita ambil, bisa menggunakan soal cadangan BSNP pada masing-masing sekolah, kalau soal cadangan tidak mencukupi, tidak ada, bisa memakai soal sekolah yang terdekat,” katanya menyebutkan solusi.

Termasuk jika soal tersebut mengalami kerusakan, bisa difoto kopi. “Kalau rusak, kita bisa foto kopi, kita ambil langkah yang sesuai yang telah diatur. Saya melihat, kondisi yang diprediksi tidak akan terjadi, langkah-langkah itulah yang kita ambil,” katanya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Sejak Januari, Ratusan Guru Honor MA Bengkalis Tidak Terima TP
- Peringati Sumpah Pemuda,
Riau Siapkan Deklarasi Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi

- Kantongi Akreditasi B, STAILe Kini Sejajar dengan PT Ternama di Indonesia
- Kadisdik Bengkalis Taja Silaturrahmi dan Bimtek Guru di Duri
- Koleksi 2.700 Buku, Perpustakaan DPRD Bengkalis Juara II Lomba se-Riau
- Berikan Piagam Penghargaan,
Bupati Pelalawan Motivasi 1500 Siswa SMA Kelas 12

- Terluka saat Bentrokan, Dua Mahasiswa UR Harus Dirawat Inap di Rumah Sakit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.10.56
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com