Untitled Document
Rabu, 3 Safar 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Rabu, 26 Nopember 2014 21:20
Dewan Mengecam,
FPI Ingatkan Polisi Insiden Musholla RRI Sangat Serius


Rabu, 26 Nopember 2014 21:17
Cukong Perambah Hutan Cagar Biosfer Diamankan Polsek Pinggir

Rabu, 26 Nopember 2014 21:15
Kembali Byarpet, PLN Duri Bikin Jengkel Ratusan Ribu Pelanggannya

Rabu, 26 Nopember 2014 21:06
Operasi Zebra 2014, Polres Rohil Kerahkan 55 Personil

Rabu, 26 Nopember 2014 20:23
Disergap di Jambi, Rampok Penembak Mati Polisi Berhasil Kabur

Rabu, 26 Nopember 2014 20:18
Banyak Dikecam, Polisi Serbu Mahasiswa di Musholla Bakal Ditindak

Rabu, 26 Nopember 2014 20:01
PLTA Buka Pintu Air,
Sejumlah Desa Disepanjang Sungai Kampar Terendam Banjir




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 April 2013 15:06
Sekdaprov Kosong, Dana Bos Terancam Pencairannya

Dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS Provinsi Riau terancam pencairannya. Pemicunya, Pemprov belum memiliki Sekda.

Riauterkini-PEKANBARU-Roda Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau tampaknya akan mengalami beberapa kendala diakibatkan kosongnya jabatan.Sekretaris Daerah (Sekda) pasca pensiunnya Wan Syamsir Yus. Ini dikarenakan ada beberapa kewenangan yang tidak bisa didelegasikan kepada Asisten.

Wakil Gubernur Riau, R Mambang Mit, kepada Riauterkini, Rabu (10/4/13), menyatakan hal tersebut. Menurut Wagubri, kewenangan yang tidak bisa didelegasikan seperti kegiatan pengadaan barang dan jasa.

"Jadi delegasi ini bukan terkait waktu, tetapi ada tugas-tugas Sekda yang tidak bisa didelegaaikan ke Asisten sehingga pada tanggal penentuan tidak bisa dilaksanakan," serunya.

Menurut Wagubri, untuk kegiatan rutin seperti gaji pegawai itu bisa dilimpahkan ke Asisten III. Untuk tenaga honorer sendiri, tergantung dari mana status honornya tersebut.

"Kalau gaji karyawan itu jelas. Kalau honorer lihat apakah itu untuk pengadaan langsung," kata Wagubri.

Sementara itu, Asisten III Setdaprov Riau, Hardy Jamaluddin, menyebutkan dengan kekosongan sekda ini, otomatis kewenangan dilimpahkan ke asisten bagian masing-masing. Sebagai Asisten III, Hardy mengurusi bidang administrasi dan sejauh ini masalah gaji dan tunjangan pegawai tidak ada masalah.

"Otomatis dilimpahkan. Semua berjalan tidak ada masalah. Kalau rutin ke saya, gaji dan tunjangan tidak masalah. Kalau yang tidak bisa baru ke atas," serunya.

Dikatakan Hardy, ada bagian yang bisa dijalani oleh Biro dan ada di Sekda. Untuk Surat Perintah Mencairkan (SPM) yang ditangani Sekda seperti dana Hibah termasuk Biaya Operasional Sekolah (BOS) memang harus melalui Sekda.

"Jadi sebagai KPA ada hal-hal yang memang ada di Sekda. Seperti SPM dana hibah, BOS, ini belum ada. Tapi kalau ada Plt bisa. Kita usahakanlah secepatnya mencari solusi," ungkap Hardy.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Sukseskan Kurikulum 2013, Guru Rohil Sudah Dibekali Pelatihan
- Sempena Hari Guru,
PGRI Riau Ajak Para Guru Wujudkan Revolusi Mental Anak Bangsa

- Kid Witness News 2014,
SDN 10 Titi Akar, Bengkalis Juara Pertama Nasional

- Sempena Hari Guru, OSIS SMK LPMD Kabun Rohul Taja Turnamen Futsal
- Aktivitas Belajar Terganggu, 30 Sekolah di Inhu Terendam Banjir
- Pasca Direndam Banjir,
Murid SDN 003 Kepenuhan Hulu, Rohul Belum Belajar

- Kadisdik Inhil Terima Bantuan Buku Muatan Lokal dari Bank BNI Tembilahan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.89.20.246
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com