Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 6 Desember 2016 06:54
Ditangkap, Pratu L Terlibat Rampok 2,5 Kg Emas dan Rp80 Juta di Kampar

Selasa, 6 Desember 2016 06:39
Rp10,4 Triliun, Rapat Paripurna DPRD Riau Sahkan APBD 2017

Senin, 5 Desember 2016 21:13
Wawako Dumai Tinjau Mekanisme Pelayanan Disdukcapil

Senin, 5 Desember 2016 21:10
Asisten III Rohil Hadiri Perayaan Natal GPdI

Senin, 5 Desember 2016 21:05
Bawa Jimat Saat Beraksi,
Tukang Gambar Pencurian Sapi di Rohul Rupanya Residivis


Senin, 5 Desember 2016 19:52
4 Tersangka Korupsi Proyek Waterboom Ditahan Kejari Rohil

Senin, 5 Desember 2016 19:29
Polres Dumai Amankan Truk Kontainer Muatan 985 Kotak Miras Impor

Senin, 5 Desember 2016 18:48
Polisi Amankan Truk Berisi Kayu Olahan

Senin, 5 Desember 2016 18:44
Disdikbud Riau Taja Lomba Desain Kreasi Kostum Tradisional Riau

Senin, 5 Desember 2016 18:38
Sambut Maulid Nabi, Lapas Pasirpangaraian Gelar Lomba Bernuansa Islami



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 April 2013 15:06
Sekdaprov Kosong, Dana Bos Terancam Pencairannya

Dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS Provinsi Riau terancam pencairannya. Pemicunya, Pemprov belum memiliki Sekda.

Riauterkini-PEKANBARU-Roda Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau tampaknya akan mengalami beberapa kendala diakibatkan kosongnya jabatan.Sekretaris Daerah (Sekda) pasca pensiunnya Wan Syamsir Yus. Ini dikarenakan ada beberapa kewenangan yang tidak bisa didelegasikan kepada Asisten.

Wakil Gubernur Riau, R Mambang Mit, kepada Riauterkini, Rabu (10/4/13), menyatakan hal tersebut. Menurut Wagubri, kewenangan yang tidak bisa didelegasikan seperti kegiatan pengadaan barang dan jasa.

"Jadi delegasi ini bukan terkait waktu, tetapi ada tugas-tugas Sekda yang tidak bisa didelegaaikan ke Asisten sehingga pada tanggal penentuan tidak bisa dilaksanakan," serunya.

Menurut Wagubri, untuk kegiatan rutin seperti gaji pegawai itu bisa dilimpahkan ke Asisten III. Untuk tenaga honorer sendiri, tergantung dari mana status honornya tersebut.

"Kalau gaji karyawan itu jelas. Kalau honorer lihat apakah itu untuk pengadaan langsung," kata Wagubri.

Sementara itu, Asisten III Setdaprov Riau, Hardy Jamaluddin, menyebutkan dengan kekosongan sekda ini, otomatis kewenangan dilimpahkan ke asisten bagian masing-masing. Sebagai Asisten III, Hardy mengurusi bidang administrasi dan sejauh ini masalah gaji dan tunjangan pegawai tidak ada masalah.

"Otomatis dilimpahkan. Semua berjalan tidak ada masalah. Kalau rutin ke saya, gaji dan tunjangan tidak masalah. Kalau yang tidak bisa baru ke atas," serunya.

Dikatakan Hardy, ada bagian yang bisa dijalani oleh Biro dan ada di Sekda. Untuk Surat Perintah Mencairkan (SPM) yang ditangani Sekda seperti dana Hibah termasuk Biaya Operasional Sekolah (BOS) memang harus melalui Sekda.

"Jadi sebagai KPA ada hal-hal yang memang ada di Sekda. Seperti SPM dana hibah, BOS, ini belum ada. Tapi kalau ada Plt bisa. Kita usahakanlah secepatnya mencari solusi," ungkap Hardy.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- 120 Mahasiswa STAIN Bengkalis Ikuti Pelatihan Jurnalistik
- Program Beasiswa PT RAPP,
Mantan Tukang Parkir Asal Lipat Kain Merasa Mimpi Kuliah di Bandung

- 141 Mahasiswa STIE Syari’ah Bengkalis Diwisuda
- Setangkai Bunga di Hari Guru untuk Guru SMPN 1 Rambah-Rohul
- Demo, Massa APMKP Desak Kadisdik Pelalawan Dicopot
- 146 Mahasiswa STAIN Bengkalis Diwisuda
- STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Wisuda 103 Lulusan S1 Prodi MPI dan KPI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.147.236.192
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com