Untitled Document
Selasa, 6 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Selasa, 27 Januari 2015 21:11
APRIL Asian Agri Learning Institute Tingkatkan SDM Karyawan

Selasa, 27 Januari 2015 21:09


Selasa, 27 Januari 2015 21:07
Wacana Pemekaran Rokan Samo dan Kota Baharu,
Bupati Achmad Sebut Tak Berniat Jadi Bupati atau Walikota


Selasa, 27 Januari 2015 20:59
Sejumlah Pengusaha TV Kabel Riau Bentuk Aspetika

Selasa, 27 Januari 2015 20:53
Belasan Gerobak Kayu Keluar dari Hutan Kundur, Meranti Setiap Hari

Selasa, 27 Januari 2015 20:50
Tidak Pernah Dilibatkan,
Ini Alasan Achmad Tak Setujui Pemekaran Kabupaten Rodas


Selasa, 27 Januari 2015 20:47
Korupsi Proyek Jalan Desa di Bengkalis,
Tiga Terdakwa Divonis 4 dan 6 Tahun Penjara




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 April 2013 15:06
Sekdaprov Kosong, Dana Bos Terancam Pencairannya

Dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS Provinsi Riau terancam pencairannya. Pemicunya, Pemprov belum memiliki Sekda.

Riauterkini-PEKANBARU-Roda Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau tampaknya akan mengalami beberapa kendala diakibatkan kosongnya jabatan.Sekretaris Daerah (Sekda) pasca pensiunnya Wan Syamsir Yus. Ini dikarenakan ada beberapa kewenangan yang tidak bisa didelegasikan kepada Asisten.

Wakil Gubernur Riau, R Mambang Mit, kepada Riauterkini, Rabu (10/4/13), menyatakan hal tersebut. Menurut Wagubri, kewenangan yang tidak bisa didelegasikan seperti kegiatan pengadaan barang dan jasa.

"Jadi delegasi ini bukan terkait waktu, tetapi ada tugas-tugas Sekda yang tidak bisa didelegaaikan ke Asisten sehingga pada tanggal penentuan tidak bisa dilaksanakan," serunya.

Menurut Wagubri, untuk kegiatan rutin seperti gaji pegawai itu bisa dilimpahkan ke Asisten III. Untuk tenaga honorer sendiri, tergantung dari mana status honornya tersebut.

"Kalau gaji karyawan itu jelas. Kalau honorer lihat apakah itu untuk pengadaan langsung," kata Wagubri.

Sementara itu, Asisten III Setdaprov Riau, Hardy Jamaluddin, menyebutkan dengan kekosongan sekda ini, otomatis kewenangan dilimpahkan ke asisten bagian masing-masing. Sebagai Asisten III, Hardy mengurusi bidang administrasi dan sejauh ini masalah gaji dan tunjangan pegawai tidak ada masalah.

"Otomatis dilimpahkan. Semua berjalan tidak ada masalah. Kalau rutin ke saya, gaji dan tunjangan tidak masalah. Kalau yang tidak bisa baru ke atas," serunya.

Dikatakan Hardy, ada bagian yang bisa dijalani oleh Biro dan ada di Sekda. Untuk Surat Perintah Mencairkan (SPM) yang ditangani Sekda seperti dana Hibah termasuk Biaya Operasional Sekolah (BOS) memang harus melalui Sekda.

"Jadi sebagai KPA ada hal-hal yang memang ada di Sekda. Seperti SPM dana hibah, BOS, ini belum ada. Tapi kalau ada Plt bisa. Kita usahakanlah secepatnya mencari solusi," ungkap Hardy.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- STIP Dibuka Februari 2015,
Dishubkominfo Rohul Persiapkan Fasilitas di Bandara Tuanku Tambusai

- 2015, Pemkab Bengkalis Anggarkan Rp900 Miliar Untuk Disdik
- ‎Apkasindo Beri Beasiswa Pendidikan untuk Anak-anak Petani Swadaya
- Pendaftaran Darmasiswa Chevron Riau 2015, Masih Dibuka
- AMPP Demo Disdik Pekanbaru
- Bekerjasama dengan M-PLIK,
KPSI Perkenalkan IT bagi Peserta Happy School

- Ratusan Anak TK Berwisata Ceria ke Mapolres Kepulauan Meranti


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.218.55
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com