Untitled Document
Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 30 Januari 2015 21:07
Warga Pasir Penyu Idamkan Sosok Mukhtarudin sebagai Pembaharu Inhu

Jum’at, 30 Januari 2015 21:04


Jum’at, 30 Januari 2015 21:03
Pelaku Sudah Berkeluarga,
Pemerkosa Wanita Tunawicara Ditangkap Polsek Tualang, Siak


Jum’at, 30 Januari 2015 20:55
RAPP Terus Tingkatkan Tata Kelola Hutan

Jum’at, 30 Januari 2015 20:46
Gubri Nonaktif Annas Jadi Terdakwa,
Kemendagri Mengaku Belum Menerima Nomor Registrasi dari Pengadilan


Jum’at, 30 Januari 2015 20:16
Tak Bayar Dana Ganti Rugi‎, Satpol PP Pekanbaru Hentikan Pekerjaan PT. ‎FKC

Jum’at, 30 Januari 2015 19:59
Jelang Munas, DPD Hanura Riau Diyakini Dukung Wiranto



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Januari 2013 15:15
Demo Gubri, Samar Minta CPI Perbanyak Beasiswa

Kantor Gubernur Riau kembali kedatangan pendemo. Giliran aktivis Samar yang minta Gubri mendesak PT CPI beri beasiswa pada mahasiswa Riau lebih banyak lagi.

Riauterkini- PEKANBARU- Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam Satuan Mahasiswa Riau (Samar) melakukab aksi demi di Kantor Gubernur Riau, Senin (21/1/13). Demo ini mendesak PT Chevron untuk membantu seluruh mahasiswa dan pelajar yang ada di Riau.

Para pendemo kesal dengab Chevron yang telah puluhan tahun mengambil kekayaan di Riau, namun untuk memberikan bantuan ke Mahasiswa dan Pelajar hanya sebagian kecil saja.

"Kami meminta Pak Gubernur untuk bertindak tegas terhadap Chevron. Sudah sejak lama mengambil kekayaan di Riau tapi bantuan kepada mahasiswa di pilah-pilah. Seperti yang kita lihat hanya 550 mahasiswa yang berpeluang untuk mengikuti Dharmasiswa Chevron selama 10 tahun. Kita minta seluruh mahasiswa dibantu," seru Koordinator lapangan, Mukmin.

Tidak hanya itu, kekesalan mahasiswa juga semakin membuncah ketika membaca berita di situs Riauterkini.com yang menyebutkan Chevron membuka darmasiswa Chevron untuk 60 siswa di seluruh kabupaten/kota di Riau.

"Ini berarti tidak lebih dari lima orang tang dapat bantuan satu tahunnya di 12 kabupaten/kota. Kita harapkan Chevron bisa membantu pendidikan Riau atau angkat kaki dari Riau," tambah Mukmin lagi. Pendidikan adalah tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun pihak-pihak lain, termasuk perusahaan. "Tumbuh Berkembang Bersama Masyarakat" adalah falsafah Chevron dalam menjalankan usahanya sejak awal. Perhatian Chevron terhadap pengembangan sumberdaya manusia di Riau, utamanya di bidang pendidikan, sudah dimulai sejak tahun 50-an, tak lama setelah Chevron memproduksi minyak pertamanya.

Tanggapan PT CPI

Sebagai warga korporat yang baik, Chevron membantu pemerintah dengan program investasi sosial yang sebelumnya akrab dikenal sebagai CD atau Community Development sejak awal.

Di bidang pendidikan, Chevron tidak saja memberikan beasiswa kepada sekitar 2000 pelajar dan mahasiswa Sakai di sekitar daerah operasinya setiap tahunnya tapi juga memberikan Darmasiswa Chevron Riau (DCR) untuk para siswa beprestasi dari seluruh kabupaten/kota di Riau, pelatihan keterampilan untuk para siswa kejuruan, kerja praktek, pembimbingan skripsi, magang, pelatihan guru, beasiswa untuk dosen perguruan tinggi, bantuan laboratorium dan peralatannya, perpustakaan dan buku, serta pembangunan dan renovasi sarana sekolah.

Khusus untuk Program DCR, program tersebut sudah berjalan 13 tahun. Total penerima manfaat program ini hampir 700 siswa yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Setelah lulus, mereka mampu berkiprah di berbagai perusahaan nasional serta multinasional, baik itu di dalam maupun luar negeri. Tahun ini, proses seleksi untuk memilih 60 siswa terbaik dari seluruh Riau dimulai Sabtu lalu (19/01). Tak kurang dari 1.200 siswa mengikuti ujian secara yang dilakukan secara serentak di 12 kota/kabupaten di Riau. Seleksi final dan pengumuman pemenang DCR akan dilaksanakan di Rumbai pada 20 Februari 2012.

Sebagai perusahaan multi-nasional dan warga korporat yang bertanggung jawab, Chevron mempunyai tanggung jawab moral untuk ikut berpartisipasi dalam upaya-upaya untuk mengembangkan masyarakat agar mampu tumbuh dan berkembang bersama-sama.

Chevron berharap agar program Investasi Sosial ini mampu meningkatkan kemampuan masyarakat menolong dirinya sendiri tidak menciptakan ketergantungan terhadap bantuan-bantuan atau program yang diberikan.

Dua fokus lainnya utama program investasi social Chevron adalah bidang kebutuhan dasar manusia dan pengembangan usaha kecil dam menengah.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
SAMAR
HANYA 700 ORANG SELAMA 13 TAHUN ? LEMAHLAH

Mantan penerima Darmasiswa Chevroon Riau (DCR).
Terima kasih Chevroon, saya telah lulus Cumlaude di sekolah Teknik terkenal di negeri ini. Saya telah memanfaatkan dana DCR betul-betul untuk menunjang aktivtias perkuliahan saha. Harapan saya jangan turunkan indikator kriteria penerima (DCR), jangan

Chevron
Jadi mahasiswa kalian harus cerdas, bukan berstatus mahasiswa ABADI yang tak lulus lulus, Otak kosong, Pikiran melompong. Minyak itu bukan buatan nenek moyang kalian, tapi rahasia Allah.


Berita Sosial lainnya ..........
- Gaji 960 Guru Honor Madrasah di Rohul Masih di Bawah UMK
- STIP Dibuka Februari 2015,
Dishubkominfo Rohul Persiapkan Fasilitas di Bandara Tuanku Tambusai

- 2015, Pemkab Bengkalis Anggarkan Rp900 Miliar Untuk Disdik
- ‎Apkasindo Beri Beasiswa Pendidikan untuk Anak-anak Petani Swadaya
- Pendaftaran Darmasiswa Chevron Riau 2015, Masih Dibuka
- AMPP Demo Disdik Pekanbaru
- Bekerjasama dengan M-PLIK,
KPSI Perkenalkan IT bagi Peserta Happy School



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.149.24
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com