Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 30 April 2016 07:03
Ahmad Hijazi Disebut-sebut Paling Diinginkan Plt Gubri sebagai Sekdaprov Riau

Jum’at, 29 April 2016 21:20
Pelantikan Ditargetkan Sebelum Ramadhan,
Pengurus Baru DPD PAN Pelalawan Gelar Rapat Perdana


Jum’at, 29 April 2016 21:15
Warga Pangean Heboh dengan Penemuan Bayi di Teras Rumah Warga

Jum’at, 29 April 2016 18:50
Program RTMPE Pemkab Kampar Diadopsi Anzeco Plantations Kuala Lumpur

Jum’at, 29 April 2016 18:41
Polisi Tangkap 3 Penjual Organ Tubuh Satwa Dilindungi

Jum’at, 29 April 2016 17:59
Sekwan Ahmad Yani Lengkapi 22 Nama Pendaftar Calon Sekdaprov Riau

Jum’at, 29 April 2016 17:51
Hujan Disertai Angin Kencang Hantam Beberapa Wilayah di Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 28 September 2012 14:43
Dua Kecamatan di Rohul Kekurangan Guru

Tenaga pendidik di Kabupaten Rokan Hulu belum terdistribusi merata. Terbukti, sejumlah sekolah di dua kecamatan kekurangan guru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah sekolah di Kecamatan Tambusai Utara dan Bonaidarussalam masih kekurangan puluhan tenaga guru. Untuk mengisi kekosongan saat jam proses belajar mengajar, pengawas sekolah diberi kewenangan ikut mengajar.

Perihal ini terungkap saat rapat rutin 41 pengawas sekolah tingkat SLTP dan SLTA dari tiga Rayon, di Aula Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdipora) Rohul, Jumat (28/9/12). Kepala Disdikpora Rohul, Muhammad Zen, mengungkapkan, saat rapat tadi, pada umumnya pengawas sekolah mengeluhkan masalah klasik, yakni masalah kekurangan tenaga guru di sejumlah di daerah tertentu.

Diakuinya, sudah beberapa kali Disdikpora Rohul mengajukan rencana penambahan puluhan tenaga guru di wilayah kerjanya ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) , tapi hal ini terhambat adanya aturan lima menteri untuk merekrut tenaga honor.

“Karena ada aturan lima menteri yang melarang merekrut tenaga honor, sebab itu lah sebagai solusinya, para pengawas sekolah di Rohul kita beri kewenangan untuk ikut mengajar,” jelasnya menjawab riauterkini.com di Pasirpangaraian, Jumat siang.

Pada rapat rutin, M Zen intruksikan seluruh pengawas sekolah untuk turun setiap minggu ke sekolah-sekolah di wilayah Rayon nya, sehingga seluruh kendala proses belajar mengajar dipecahkan bersama Disdikpora Rohul setiap Jumat.

Pengawas juga diwajibkan mendampingi kepala sekolah dalam membenahi administrasi sekolah, termasuk membantu para guru dalam mempersiapkan rencana persiapan pengajaran (RPP) dan terus diawasi.

Menghadapi ujian nasional (UN) 2012-2013 mendatang, para pengawas sekolah juga mendapat tugas penting, yakni menyiapkan materi 20 tipe soal. Pun, sekolah diwajibkan menggelar bimbingan belajar bagi pelajar nya di sekolah masing-masing.

Bimbel bagi pelajar, kata M Zen sudah dimulai bulan ini dan akan berakhir menjelang sebulan menjelang UN. Untuk dana sendiri, pihak sekolah dimintanya menggelar rapat dengan komite sekolah. “Intinya dana tidak memberatkan orang tua siswa,” harap Kadisdikpora Rohul lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Nini Pelet Rokan
Untk BpK Ka. dis...Yth: Jadi Pemimpin Yang Bijak n Arif...Bijak Dalam Memutuskan Suatu Perkara, dan Arif setiap Langkah Menyikapi KOndisi( tdk Gampang Mendengar Kata Yg belum Jelas Niatny) Bagi Temen2 Yang Merasa Butuh Biaya HIdup..Bekerja Keraslah

Buat pak m.zen
Di dinas pendidikan tu banyak mafia, setiap urusan pasti harus ada duit, apa ini perintah pak zen, contoh naik pangkat, berkala, dan masih banyak lagi pak

mantan guru komite
mo aku lah prnah jd guru komite 6th,.ndak ado hsilnyo..kwan2 bru honor lgsung dpek sk honor GB,ntah dr siapo nyo dpek awak ndak tahu, pak zen di ujungbatu ado kabar urang baru tamat paket c dpek sk GB,.HAi pak wartawan iko berita mantap klau ndak pec

Tokoh masyarakat
Harusnya diberdayakan yang ada, jangan yang honor yang diangkat jadi guru, di dinas pendidikan tu berserak guru pindahkan aja lagi, guru udah melimpah ruah di rohul jangan ditambah lagi

honor
guru honor komite sudah ada tapi sayang gajinya hanya 300 - 500 rb. Mentok kesjahtraan tak dapt, tnjgn NUPTK nol. Kasian mereka. Anak istri mau makan apa ???

Untuk Pak Kadis
Segera gelar Sidak pak, banyak guru di Rohul jarang masuk, jadi lah pimpinan yang disiplin, sebab guru kita banyak nongkrong di warung.


Berita Pendidikan lainnya..........
- Wabup Ajak Orang Tua Pelajar Lulusan SMA Sederajat Kuliah di PT Bengkalis
- FIB Unilak Gelar Bedah Buku Puisi "Perempuan Bulan"
- Ikuti LKS Tingkat Provinsi,
Sejumlah SMK Asal Bengkalis, Sukses Gondol Prestasi

- SDN 1 Bengkalis Sabet Juara Umum FL2SN 2016 Tingkat Kecamatan
- 39 Siswa Rohil Ikut Ujian Seleksi Masuk UGM
- PPDB 2016, SMKN 1 Mandau Wacanakan Calon Murid Bebas Narkoba
- Ikuti LKS Provinsi, SMKN 1 Mandau Lepas Belasan Peserta


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.69.33
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com