Untitled Document
Rabu, 17 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 5 Mei 2015 22:42
Beli Sabu di Pekanbaru, Warga Jake Ditangkap di Kuansing

Selasa, 5 Mei 2015 22:37
SPR Belum Mau Diaudit,
BPKP Perwakilan Riau Tinggal Menunggu Perintah Pemprov


Selasa, 5 Mei 2015 22:29
Ditutup Bupati Harris,
Kesebelsan Kemang FC Sukses Menjadi Juara Tundukkan Persama 3-1


Selasa, 5 Mei 2015 22:19
Diseperindag Dumai Bentuk Tim Pengawasan Zat Berbahaya

Selasa, 5 Mei 2015 22:09
Oknum PNS Diskes Rohil Simpan Sabu Ditangkap Polisi

Selasa, 5 Mei 2015 21:44
Korupsi Dana BOS SMK 1 Mempura
Kejari Siak Tetapkan Tiga Tersangka


Selasa, 5 Mei 2015 21:32
Hasil Rontgen RS Eka Hospital Pekanbaru,
Murid SD Islam di Rohul Meninggal karena Tumor




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 28 September 2012 14:43
Dua Kecamatan di Rohul Kekurangan Guru

Tenaga pendidik di Kabupaten Rokan Hulu belum terdistribusi merata. Terbukti, sejumlah sekolah di dua kecamatan kekurangan guru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah sekolah di Kecamatan Tambusai Utara dan Bonaidarussalam masih kekurangan puluhan tenaga guru. Untuk mengisi kekosongan saat jam proses belajar mengajar, pengawas sekolah diberi kewenangan ikut mengajar.

Perihal ini terungkap saat rapat rutin 41 pengawas sekolah tingkat SLTP dan SLTA dari tiga Rayon, di Aula Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdipora) Rohul, Jumat (28/9/12). Kepala Disdikpora Rohul, Muhammad Zen, mengungkapkan, saat rapat tadi, pada umumnya pengawas sekolah mengeluhkan masalah klasik, yakni masalah kekurangan tenaga guru di sejumlah di daerah tertentu.

Diakuinya, sudah beberapa kali Disdikpora Rohul mengajukan rencana penambahan puluhan tenaga guru di wilayah kerjanya ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) , tapi hal ini terhambat adanya aturan lima menteri untuk merekrut tenaga honor.

“Karena ada aturan lima menteri yang melarang merekrut tenaga honor, sebab itu lah sebagai solusinya, para pengawas sekolah di Rohul kita beri kewenangan untuk ikut mengajar,” jelasnya menjawab riauterkini.com di Pasirpangaraian, Jumat siang.

Pada rapat rutin, M Zen intruksikan seluruh pengawas sekolah untuk turun setiap minggu ke sekolah-sekolah di wilayah Rayon nya, sehingga seluruh kendala proses belajar mengajar dipecahkan bersama Disdikpora Rohul setiap Jumat.

Pengawas juga diwajibkan mendampingi kepala sekolah dalam membenahi administrasi sekolah, termasuk membantu para guru dalam mempersiapkan rencana persiapan pengajaran (RPP) dan terus diawasi.

Menghadapi ujian nasional (UN) 2012-2013 mendatang, para pengawas sekolah juga mendapat tugas penting, yakni menyiapkan materi 20 tipe soal. Pun, sekolah diwajibkan menggelar bimbingan belajar bagi pelajar nya di sekolah masing-masing.

Bimbel bagi pelajar, kata M Zen sudah dimulai bulan ini dan akan berakhir menjelang sebulan menjelang UN. Untuk dana sendiri, pihak sekolah dimintanya menggelar rapat dengan komite sekolah. “Intinya dana tidak memberatkan orang tua siswa,” harap Kadisdikpora Rohul lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Nini Pelet Rokan
Untk BpK Ka. dis...Yth: Jadi Pemimpin Yang Bijak n Arif...Bijak Dalam Memutuskan Suatu Perkara, dan Arif setiap Langkah Menyikapi KOndisi( tdk Gampang Mendengar Kata Yg belum Jelas Niatny) Bagi Temen2 Yang Merasa Butuh Biaya HIdup..Bekerja Keraslah

Buat pak m.zen
Di dinas pendidikan tu banyak mafia, setiap urusan pasti harus ada duit, apa ini perintah pak zen, contoh naik pangkat, berkala, dan masih banyak lagi pak

mantan guru komite
mo aku lah prnah jd guru komite 6th,.ndak ado hsilnyo..kwan2 bru honor lgsung dpek sk honor GB,ntah dr siapo nyo dpek awak ndak tahu, pak zen di ujungbatu ado kabar urang baru tamat paket c dpek sk GB,.HAi pak wartawan iko berita mantap klau ndak pec

Tokoh masyarakat
Harusnya diberdayakan yang ada, jangan yang honor yang diangkat jadi guru, di dinas pendidikan tu berserak guru pindahkan aja lagi, guru udah melimpah ruah di rohul jangan ditambah lagi

honor
guru honor komite sudah ada tapi sayang gajinya hanya 300 - 500 rb. Mentok kesjahtraan tak dapt, tnjgn NUPTK nol. Kasian mereka. Anak istri mau makan apa ???

Untuk Pak Kadis
Segera gelar Sidak pak, banyak guru di Rohul jarang masuk, jadi lah pimpinan yang disiplin, sebab guru kita banyak nongkrong di warung.


Berita Pendidikan lainnya..........
- 13 Pelajar di Dumai Drop Out Jelang UN SMP Sederajat
- Batal Demo, BEM UIN Suska Pilih Dialogkan Kesemberawutan Sistem Pendidikan
- Guru Honor di Bengkalis Mengadukan Nasib ke Intsiawati Ayus
- Jadi Rujukan, SMKN 2 Dumai Teken MoU dengan Empat SMK
- SMPN 13 Mandau Butuh Pagar
- Bengkalis Siapkan Anggaran Pendidikan Pelajar dan Guru Rp10,1 M
- UN 2015 Tingkat SMP Sederajat,
Disdikpora Rohul Belum Terima Laporan Siswa Absen dan Kendala



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.107.232
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com