Untitled Document
Selasa, 26 Zulhijjah 1435 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Selasa, 21 Oktober 2014 13:00
Sudah Jadi Terdakwa Korupsi,
Proses Penonaktifan Wabup Pelalawan Belum Diterima Kemendagri


Selasa, 21 Oktober 2014 12:57
Bocah di Kampar Hanyut di Sungai Saat Rayakan Ultah Teman

Selasa, 21 Oktober 2014 12:36
Seorang Terakwa Divonis 7 Tahun,
Jaksa Terus Usut Korupsi Pengembangan KITB Siak


Selasa, 21 Oktober 2014 11:32
Tundukan Tuan Rumah 2-0,
Takraw Beregu Putri Meranti Melaju ke Semi Final Porprov Riau VIII


Selasa, 21 Oktober 2014 11:28
Meranti Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Ke-IX 2017

Selasa, 21 Oktober 2014 11:07
Lawan Arus, Pajero Gilas Pasutri Pengendara Motor di Pekanbaru

Selasa, 21 Oktober 2014 10:12
10 Madrasah Rohul Terima Block Grant Percepat Akreditasi Program Join RI-Australia



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 28 September 2012 14:43
Dua Kecamatan di Rohul Kekurangan Guru

Tenaga pendidik di Kabupaten Rokan Hulu belum terdistribusi merata. Terbukti, sejumlah sekolah di dua kecamatan kekurangan guru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah sekolah di Kecamatan Tambusai Utara dan Bonaidarussalam masih kekurangan puluhan tenaga guru. Untuk mengisi kekosongan saat jam proses belajar mengajar, pengawas sekolah diberi kewenangan ikut mengajar.

Perihal ini terungkap saat rapat rutin 41 pengawas sekolah tingkat SLTP dan SLTA dari tiga Rayon, di Aula Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdipora) Rohul, Jumat (28/9/12). Kepala Disdikpora Rohul, Muhammad Zen, mengungkapkan, saat rapat tadi, pada umumnya pengawas sekolah mengeluhkan masalah klasik, yakni masalah kekurangan tenaga guru di sejumlah di daerah tertentu.

Diakuinya, sudah beberapa kali Disdikpora Rohul mengajukan rencana penambahan puluhan tenaga guru di wilayah kerjanya ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) , tapi hal ini terhambat adanya aturan lima menteri untuk merekrut tenaga honor.

“Karena ada aturan lima menteri yang melarang merekrut tenaga honor, sebab itu lah sebagai solusinya, para pengawas sekolah di Rohul kita beri kewenangan untuk ikut mengajar,” jelasnya menjawab riauterkini.com di Pasirpangaraian, Jumat siang.

Pada rapat rutin, M Zen intruksikan seluruh pengawas sekolah untuk turun setiap minggu ke sekolah-sekolah di wilayah Rayon nya, sehingga seluruh kendala proses belajar mengajar dipecahkan bersama Disdikpora Rohul setiap Jumat.

Pengawas juga diwajibkan mendampingi kepala sekolah dalam membenahi administrasi sekolah, termasuk membantu para guru dalam mempersiapkan rencana persiapan pengajaran (RPP) dan terus diawasi.

Menghadapi ujian nasional (UN) 2012-2013 mendatang, para pengawas sekolah juga mendapat tugas penting, yakni menyiapkan materi 20 tipe soal. Pun, sekolah diwajibkan menggelar bimbingan belajar bagi pelajar nya di sekolah masing-masing.

Bimbel bagi pelajar, kata M Zen sudah dimulai bulan ini dan akan berakhir menjelang sebulan menjelang UN. Untuk dana sendiri, pihak sekolah dimintanya menggelar rapat dengan komite sekolah. “Intinya dana tidak memberatkan orang tua siswa,” harap Kadisdikpora Rohul lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Nini Pelet Rokan
Untk BpK Ka. dis...Yth: Jadi Pemimpin Yang Bijak n Arif...Bijak Dalam Memutuskan Suatu Perkara, dan Arif setiap Langkah Menyikapi KOndisi( tdk Gampang Mendengar Kata Yg belum Jelas Niatny) Bagi Temen2 Yang Merasa Butuh Biaya HIdup..Bekerja Keraslah

Buat pak m.zen
Di dinas pendidikan tu banyak mafia, setiap urusan pasti harus ada duit, apa ini perintah pak zen, contoh naik pangkat, berkala, dan masih banyak lagi pak

mantan guru komite
mo aku lah prnah jd guru komite 6th,.ndak ado hsilnyo..kwan2 bru honor lgsung dpek sk honor GB,ntah dr siapo nyo dpek awak ndak tahu, pak zen di ujungbatu ado kabar urang baru tamat paket c dpek sk GB,.HAi pak wartawan iko berita mantap klau ndak pec

Tokoh masyarakat
Harusnya diberdayakan yang ada, jangan yang honor yang diangkat jadi guru, di dinas pendidikan tu berserak guru pindahkan aja lagi, guru udah melimpah ruah di rohul jangan ditambah lagi

honor
guru honor komite sudah ada tapi sayang gajinya hanya 300 - 500 rb. Mentok kesjahtraan tak dapt, tnjgn NUPTK nol. Kasian mereka. Anak istri mau makan apa ???

Untuk Pak Kadis
Segera gelar Sidak pak, banyak guru di Rohul jarang masuk, jadi lah pimpinan yang disiplin, sebab guru kita banyak nongkrong di warung.


Berita Sosial lainnya ..........
- 10 Madrasah Rohul Terima Block Grant Percepat Akreditasi Program Join RI-Australia
- Firka dan Guntur Menangi Pemira untuk Presma dan Wapresma UIR
- Porprov Inhu, Panjat Tebing Bengkalis Incar 12 Medali Emas
- Sekdakab Pelalawan Resmikan Ruang Labor SMKN 1 Ukui
- Kenalkan Tanaman,
TK Ananda Baganbatu Rohil Outbound ke Kebun Organik

- Bupati Bengkalis Minta Korban Pungli Sekolah Melapor
- Disdik Dumai Gelar Bimtek Dapodikmen SMA dan Kepsek


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.166.199
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com