Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 25 Agustus 2016 13:11
Korupsi e-Learning,
Kontraktor dan Kadispora Rohul Mulai Disidang


Kamis, 25 Agustus 2016 13:07
Sudah Ada Perwako Pekanbaru, Namun Proses Pengurusan IMB Sementara Tetap tak Jelas

Kamis, 25 Agustus 2016 13:05
Cekcok di Kedai Tuak, Seorang Pemabuk di Rohul Kena Tikam

Kamis, 25 Agustus 2016 12:52
Ada Warga Terluka Parah,
Bentrok Pecah di Mapolres Kepulauan Meranti


Kamis, 25 Agustus 2016 11:54
Tak Puas Penjelasan Kapolres di RSUD, Warga Meranti Beralih Datangi Mapolres

Kamis, 25 Agustus 2016 11:18
BPKAD Pekanbaru Data Aset di Seluruh SKPD

Kamis, 25 Agustus 2016 10:14
Tersangka Pembunuh Polisi Tewas,
Sejumlah Warga Selatpanjang Marah pada Polisi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 28 September 2012 14:43
Dua Kecamatan di Rohul Kekurangan Guru

Tenaga pendidik di Kabupaten Rokan Hulu belum terdistribusi merata. Terbukti, sejumlah sekolah di dua kecamatan kekurangan guru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah sekolah di Kecamatan Tambusai Utara dan Bonaidarussalam masih kekurangan puluhan tenaga guru. Untuk mengisi kekosongan saat jam proses belajar mengajar, pengawas sekolah diberi kewenangan ikut mengajar.

Perihal ini terungkap saat rapat rutin 41 pengawas sekolah tingkat SLTP dan SLTA dari tiga Rayon, di Aula Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdipora) Rohul, Jumat (28/9/12). Kepala Disdikpora Rohul, Muhammad Zen, mengungkapkan, saat rapat tadi, pada umumnya pengawas sekolah mengeluhkan masalah klasik, yakni masalah kekurangan tenaga guru di sejumlah di daerah tertentu.

Diakuinya, sudah beberapa kali Disdikpora Rohul mengajukan rencana penambahan puluhan tenaga guru di wilayah kerjanya ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) , tapi hal ini terhambat adanya aturan lima menteri untuk merekrut tenaga honor.

“Karena ada aturan lima menteri yang melarang merekrut tenaga honor, sebab itu lah sebagai solusinya, para pengawas sekolah di Rohul kita beri kewenangan untuk ikut mengajar,” jelasnya menjawab riauterkini.com di Pasirpangaraian, Jumat siang.

Pada rapat rutin, M Zen intruksikan seluruh pengawas sekolah untuk turun setiap minggu ke sekolah-sekolah di wilayah Rayon nya, sehingga seluruh kendala proses belajar mengajar dipecahkan bersama Disdikpora Rohul setiap Jumat.

Pengawas juga diwajibkan mendampingi kepala sekolah dalam membenahi administrasi sekolah, termasuk membantu para guru dalam mempersiapkan rencana persiapan pengajaran (RPP) dan terus diawasi.

Menghadapi ujian nasional (UN) 2012-2013 mendatang, para pengawas sekolah juga mendapat tugas penting, yakni menyiapkan materi 20 tipe soal. Pun, sekolah diwajibkan menggelar bimbingan belajar bagi pelajar nya di sekolah masing-masing.

Bimbel bagi pelajar, kata M Zen sudah dimulai bulan ini dan akan berakhir menjelang sebulan menjelang UN. Untuk dana sendiri, pihak sekolah dimintanya menggelar rapat dengan komite sekolah. “Intinya dana tidak memberatkan orang tua siswa,” harap Kadisdikpora Rohul lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Nini Pelet Rokan
Untk BpK Ka. dis...Yth: Jadi Pemimpin Yang Bijak n Arif...Bijak Dalam Memutuskan Suatu Perkara, dan Arif setiap Langkah Menyikapi KOndisi( tdk Gampang Mendengar Kata Yg belum Jelas Niatny) Bagi Temen2 Yang Merasa Butuh Biaya HIdup..Bekerja Keraslah

Buat pak m.zen
Di dinas pendidikan tu banyak mafia, setiap urusan pasti harus ada duit, apa ini perintah pak zen, contoh naik pangkat, berkala, dan masih banyak lagi pak

mantan guru komite
mo aku lah prnah jd guru komite 6th,.ndak ado hsilnyo..kwan2 bru honor lgsung dpek sk honor GB,ntah dr siapo nyo dpek awak ndak tahu, pak zen di ujungbatu ado kabar urang baru tamat paket c dpek sk GB,.HAi pak wartawan iko berita mantap klau ndak pec

Tokoh masyarakat
Harusnya diberdayakan yang ada, jangan yang honor yang diangkat jadi guru, di dinas pendidikan tu berserak guru pindahkan aja lagi, guru udah melimpah ruah di rohul jangan ditambah lagi

honor
guru honor komite sudah ada tapi sayang gajinya hanya 300 - 500 rb. Mentok kesjahtraan tak dapt, tnjgn NUPTK nol. Kasian mereka. Anak istri mau makan apa ???

Untuk Pak Kadis
Segera gelar Sidak pak, banyak guru di Rohul jarang masuk, jadi lah pimpinan yang disiplin, sebab guru kita banyak nongkrong di warung.


Berita Pendidikan lainnya..........
- Chevron Hibahkan Seluruh Aset PCR ke Yayasan PCR
- AKN Bengkalis Juara I Lomba Karya Ilmiah dan Penelitian Mandiri se-Riau
- Puluhan Guru SMP di Bengkalis Ikuti Pelatihan KTI
- 220 Pelajar SMP se-Pekanbaru Ikuti Pelatihan PMR
- Tanoto Scholars Gathering 2016,
Latih Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

- Wujudkan Sekolah Adiwiyata, SMAN 9 Mandau Berguru ke SMAN 7
- Pemilihan Sekolah Adiwiyata,
Bank Sampah Bawa SDN 001 Rambah Ikuti Tingkat Nasional 2016



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.10.156
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com