Untitled Document
Senin, 9 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Senin, 30 Maret 2015 10:44
Suap APBD Riau, KPK Periksa Johar dan Rusli Efendi

Senin, 30 Maret 2015 09:53
Tes Tulis Asessment Pemko, Dua Terlambat dan Seorang Alpa

Senin, 30 Maret 2015 09:31
Bocah Dua Tahun di Kampar Tewas Dianiaya Ayah Tiri

Senin, 30 Maret 2015 06:55
PKB, PKPI dan PBB Koalisi Dukung Mardjan Ustha untuk Pilkada Kuansing

Senin, 30 Maret 2015 06:52
Bupati Bengkalis Buka MTQ Ke- 41 Kecamatan Mandau

Senin, 30 Maret 2015 06:49
Dugaan Korupsi Lahan Asrama Haji, Jaksa Bakal Minta Audit BPKP

Ahad, 29 Maret 2015 21:58
Anggota KUD Gunung Sari, Kampar Terima 800 Sertifikat KKPA



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 28 September 2012 14:43
Dua Kecamatan di Rohul Kekurangan Guru

Tenaga pendidik di Kabupaten Rokan Hulu belum terdistribusi merata. Terbukti, sejumlah sekolah di dua kecamatan kekurangan guru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah sekolah di Kecamatan Tambusai Utara dan Bonaidarussalam masih kekurangan puluhan tenaga guru. Untuk mengisi kekosongan saat jam proses belajar mengajar, pengawas sekolah diberi kewenangan ikut mengajar.

Perihal ini terungkap saat rapat rutin 41 pengawas sekolah tingkat SLTP dan SLTA dari tiga Rayon, di Aula Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdipora) Rohul, Jumat (28/9/12). Kepala Disdikpora Rohul, Muhammad Zen, mengungkapkan, saat rapat tadi, pada umumnya pengawas sekolah mengeluhkan masalah klasik, yakni masalah kekurangan tenaga guru di sejumlah di daerah tertentu.

Diakuinya, sudah beberapa kali Disdikpora Rohul mengajukan rencana penambahan puluhan tenaga guru di wilayah kerjanya ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) , tapi hal ini terhambat adanya aturan lima menteri untuk merekrut tenaga honor.

“Karena ada aturan lima menteri yang melarang merekrut tenaga honor, sebab itu lah sebagai solusinya, para pengawas sekolah di Rohul kita beri kewenangan untuk ikut mengajar,” jelasnya menjawab riauterkini.com di Pasirpangaraian, Jumat siang.

Pada rapat rutin, M Zen intruksikan seluruh pengawas sekolah untuk turun setiap minggu ke sekolah-sekolah di wilayah Rayon nya, sehingga seluruh kendala proses belajar mengajar dipecahkan bersama Disdikpora Rohul setiap Jumat.

Pengawas juga diwajibkan mendampingi kepala sekolah dalam membenahi administrasi sekolah, termasuk membantu para guru dalam mempersiapkan rencana persiapan pengajaran (RPP) dan terus diawasi.

Menghadapi ujian nasional (UN) 2012-2013 mendatang, para pengawas sekolah juga mendapat tugas penting, yakni menyiapkan materi 20 tipe soal. Pun, sekolah diwajibkan menggelar bimbingan belajar bagi pelajar nya di sekolah masing-masing.

Bimbel bagi pelajar, kata M Zen sudah dimulai bulan ini dan akan berakhir menjelang sebulan menjelang UN. Untuk dana sendiri, pihak sekolah dimintanya menggelar rapat dengan komite sekolah. “Intinya dana tidak memberatkan orang tua siswa,” harap Kadisdikpora Rohul lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Nini Pelet Rokan
Untk BpK Ka. dis...Yth: Jadi Pemimpin Yang Bijak n Arif...Bijak Dalam Memutuskan Suatu Perkara, dan Arif setiap Langkah Menyikapi KOndisi( tdk Gampang Mendengar Kata Yg belum Jelas Niatny) Bagi Temen2 Yang Merasa Butuh Biaya HIdup..Bekerja Keraslah

Buat pak m.zen
Di dinas pendidikan tu banyak mafia, setiap urusan pasti harus ada duit, apa ini perintah pak zen, contoh naik pangkat, berkala, dan masih banyak lagi pak

mantan guru komite
mo aku lah prnah jd guru komite 6th,.ndak ado hsilnyo..kwan2 bru honor lgsung dpek sk honor GB,ntah dr siapo nyo dpek awak ndak tahu, pak zen di ujungbatu ado kabar urang baru tamat paket c dpek sk GB,.HAi pak wartawan iko berita mantap klau ndak pec

Tokoh masyarakat
Harusnya diberdayakan yang ada, jangan yang honor yang diangkat jadi guru, di dinas pendidikan tu berserak guru pindahkan aja lagi, guru udah melimpah ruah di rohul jangan ditambah lagi

honor
guru honor komite sudah ada tapi sayang gajinya hanya 300 - 500 rb. Mentok kesjahtraan tak dapt, tnjgn NUPTK nol. Kasian mereka. Anak istri mau makan apa ???

Untuk Pak Kadis
Segera gelar Sidak pak, banyak guru di Rohul jarang masuk, jadi lah pimpinan yang disiplin, sebab guru kita banyak nongkrong di warung.


Berita Sosial lainnya ..........
- Kadispora M Zein Buka Kemah Pramuka se-Rohul di Kepenuhan
- 3.728 Pelajar di Dumai Siap Ikut UN SMA Sederajat
- 11.865 Siswa Inhu Jadi Peserta UN 2015 Tingkat SMP dan SMA
- Kadisdik Riau Tinjau Persiapan UN CBT di Beberapa Sekolah
- 182 Pelajar SD Ikuti Seleksi Calon Siswa SMPN Tahfiz Madani Rohul
- Dugaan Penangkapan Salahi Prosedur,
Kadisdik MD Rizal Sayangkan Penangkapan Siswa SD Saat Jam Belajar

- Dugaan Penangkapan Salahi Prosedur,
Seorang Korban Trauma Enggan Sekolah



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.215.49
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com