Untitled Document
Ahad, 16 Rajab 1434 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Ahad, 26 Mei 2013 16:35
GRIB Pelalawan Berikan Bantuan untuk Pos Ronda

Ahad, 26 Mei 2013 16:26
Fraksi Golkar dan KPPG Kucurkan Bantuan,
Siswa SD Pelalawan Wakili Riau Lomba Sains Tingkat Nasional


Ahad, 26 Mei 2013 16:22
Pemko Pekanbaru Miliki 536 Kendaraan Dinas

Ahad, 26 Mei 2013 15:36
Koko Siap Amankan Rekomendasi untuk Achmad-Masrul

Ahad, 26 Mei 2013 15:34
Polisi Kesulitan Lacak Rampok Toko Emas di Siak Hulu

Ahad, 26 Mei 2013 15:32
Pasangan WAROHMAH Diantar Jamaah Masjid Mendaftar di KPU Inhil

Ahad, 26 Mei 2013 15:30
Dipicu Pandangan, Warga Pekanbaru Dipukuli 4 Pria



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 8 Mei 2012 11:08
SDN 51 Mandau Kekurangan 9 Ruang Belajar

Berada di daerah kaya tidak menjamin fasilitas sekolah lengkap. Seperti SDN 51 Mandau yang kekurangan 9 ruang belajar.

Riauterkini - DURI - Kesungguhan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam memajukan dunia pendidikan tampak harus mengelus dada terlebih dahulu. Pasalnya di Kecamatan Mandau masih terdapat Sekolah Dasar (SD) yang sangat membutuhkan ruangan belajar .

Sebagai Kabupaten yang kaya akan Pendapatan Asli Daerahnya (PAD), tidak selayaknya masih terdapat kekurangan diberbagai fasilitas program belajar dan mengajar. Apalagi di Sekolah Dasar.

Seperti yang dialami Sekolah Dasar Negeri (SDN) 051yang beralamat dijalan Seroja Gang Al Badar, Desa Balai Makam, meski bangunannya tidak tampak seperti SDN dipelosok namun jika didalami, keadaannya sangat memprihatinkan. Dari 13 ruangan yang tersedia, satu ruangan diantaranya harus dikorbankan sebagai ruangan majelis guru.

Sementara, ruang yang dibutuhkan sebanyak 21 dengan devisit ruangan sebanyak 9 ruangan. "Mau bagaimana lagi, terpaksala kita akal akali penggunaannya dan untuk mewujudkan mimpi itu kita sudah beberapa kali mengajukan ke Pemerintah Kabupaten melalui profil sekolah namun belum ada jawaban,"keluh sang Kepala Sekolah, Martati MSi saat berbincang dengan riauterkini.com, Selasa (8/5/12).

Ditambahkan Martati, untuk mengatasi segala kekurangan tersebut, pihaknya harus memberlakukan siswa masuk siang pagi dan siang."Untuk masuk siang, kita lakukan kepada anak anak kelas 3 dan 4 dengan jumlah 7 ruangan sebanyak 210 anak dan selebihnya masuk pagi,"tambanhnya.

Selain kekurangan roombel, Sekolah Dasar di Desa Balai Makam dengan jumlah siswa sebanyak 700 jiwa tersebut juga tidak memiliki pagar yang layak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Mandau M. Rasyid saat dikonfirmasi riauterkini.com, Selasa (8/5/12) melalui sambungan telepon genggamnya menjelaskan bahwasannya untuk penambahan Roombel di SD kebanggaan warga Desa Balai Makam tersebut sudah diajukan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa namun pada tahun 2013 mendatang dikarenakan keterbatasan pengajuan.

"Sudah kita ajukan kok, namun karena keterbatasan pengajuan diwujudkan Insya Allah pada tahun anggaran 2013 mendatang,"demikian penjelasnya.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Siswa SMA Plus Mewakili Indonesia Ikuti Olimpiade Biologi di Beijing


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.5.29
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com