Untitled Document
Sabtu, 25 Zulqaidah 1435 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 20 September 2014 07:25
11

Sabtu, 20 September 2014 07:21
Sengketa Lahan, Tiga Warga Rohil Tewas Ditembak Pensiunan TNI

Jum’at, 19 September 2014 22:13
Kerja di Riau, Banyak Pekerja Asing Gunakan Visa Wisata

Jum’at, 19 September 2014 22:08
Peningkatan Produksi Timah Meranti,
10 Hari Lagi Kapal Striping WPJ Tiba


Jum’at, 19 September 2014 22:02
Sahkan APBD, Anggota DPRD Riau Lama Dianggap Memaksakan Kehendak

Jum’at, 19 September 2014 20:58
Radio MISS FM Lubuk Terap, Pelalawan Hiburan dan Informasi untuk Masyarakat

Jum’at, 19 September 2014 20:17
Sekwan DPRD Pekanbaru Tak Tahu Pengadaan Laptop Rp787 Juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Maret 2012 14:10
Protes Skorsing,
Mahasiswa STIES Mengadu Bupati dan DPRD Bengkalis


Kisruh STIES Bengkalis terus berlanjut. Sejumlah mahasiswa berdemo di Kantor Bupati dan DRPD setempat, memprotes skorsing terhadap sejumlah temannya.

Riauterkini-BENGKALIS- Belasan mahasiswa mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi (AMPD) Bengkalis, berunjukrasa ke Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (15/3/12).

Aksi unjukrasa belasan mahasiswa ini, merupakan buntut dari sanksi skorsing yang diberikan manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Bengkalis terhadap sejumlah mahasiswa. Karena dipicu sejumlah aksi Ketua STIES Bengkalis dijabat Nurul Amin didesak mundur. Mereka menilai skorsing yang diberikan itu, mencoreng demokrasi kampus dan membunuh karakter mahasiswa.

Membekali spanduk karton, dan berorasi di depan Kantor Bupati para mahasiswa meminta, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis ikut menyelesaikan persoalan di kampus STIES Bengkalis.

"Kami meminta agar Pemkab juga berperan dalam menyelesaikan masalah STIES Bengkalis. Demokrasi kampus seperti di kebiri, kami yang kritis harus di skorsing," ujar Hanafi, salah seorang mahasiswa disela-sela unjuk rasa.

Sebelum menuju ke Kantor Bupati Bengkalis, belasan mahasiswa berkumpul dan berorasi di depan Kampus STIES Bengkalis. Akhirnya, sejumlah mahasiswa diperkenankan menemui Pemkab Bengkalis diwakili Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis Herman Sani, didampingi Kabag Humas Basri, dan Kabag Umum Herman, di Ruang Rapat Lantai II.

Dalam pertemuan tersebut, 6 (enam)perwakilan mahasiswa memaparkan latar belakang kisruh di kampus hingga kini belum tuntas dan meruncing berujung pada penyekoran sejumlah mahasiswa. Perwakilan mahasiswa menyebutkan, penandatanganan pernyataan pada saat mediasi dan temuh ramah dengan sejumlah manajemen kampus, terjadi penindasan dan intimidasi serta paksaan terhadap aktivis untuk menandatangani pernyataan.

"Kami merasa diintimidasi saat penandatanganan peryataan itu. Kita ingin hak-hak mahasiswa jangan ditindas. Kita juga ada bukti video ketika kami diintimidasi," ujar salah seorang mahasiswa Hariyanto, saat pertemuan.

Sementara itu, menanggapi aspirasi belasan mahasiswa tersebut. Kepala Disdik Kabupaten Bengkalis Herman Sani menyatakan, segera menindaklanjuti tuntutan para mahasiswa itu. Sejumlah dokumen yang disampaikan mahasiswa, Disdik berencana memanggil kedua belah pihak, untuk sama-sama mencari solusi.

"Kita cari solusilah, hak-hak mahasiswa seperti mahasiswa tetap kuliah, manajamen kampus harus diperbaiki. Saya harap kita tidak mau ini akan ditunggangi pihak lain," katanya.

"Kami akan panggil kedua belah pihak dan meminta masukan. Dan masalah ini jika mengganggu persoalan pendidikan kita akan memberikan rekomendasi," imbuh Herman.

Setelah mendengar pernyataan tersebut, belasan mahasiswa kemudian membubarkan diri secara tertib. Tidak cukup di Kantor Bupati, belasan mahasiswa ini juga mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bengkalis di Jalan Antara, untuk menyampaikan aspirasi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Nurul Amin
mike usah lh nak lagak2...mike tu tak ad ap2 ny d, ap lgi pemerintah kab.bengkalis ap tak gune tu d... kmi tak butuh YBI tu d..kami dh buad yayasan sendiri tuk STIE ni...mmpuslah..!!

ALIANSI MAHASISWA BENGKALIS
PAYAH STIE.... BAYK BETOL MASALAH NYO... DARI DULU LAGI.... MANA DATAG LAGI KASUS BARU TENTANG GAGAL NYA UJIAN MUNAQOSAH (UJIAN SKRIPSI) KARNA YG DI UNDANG BUKAN DARI KOPERTAIS UNTUK TIM PENGUJI SESUAI KETENTUAN YG BERLAKU,, DARI HAL INI PIHAK KOPERT

Nurul Amin
Mike jangan sibok ye... nak kene..

Dulu Kami Juga Mahasiswa
Dulu Mahasiswa kompak, apabila yang diperjuangkan adalah untuk kebaikan bersama. masa' Mahasiswa Syariah jalan sendiri-sendiri... Kita juga sering mengikuti berita perkembangan di STIE Bengkalis.. Kalau sudah begini.. Ya.. dari pada Putra-Putri Bengk


Berita Sosial lainnya ..........
- Bikin Terali Sekolah, SMPN 5 Mandau Lakukan Pungutan ke Wali Murid
- 110 Mahasiswa UPP Rohul dari 5 Prodi Diwisuda
- Disdik Tunggu Hasil Rapat Gabungan,
Belum Ada Tanda Libur Sekolah Akibat Asap

- Tuntut Ketua Turun,
Ratusan Mahasiswa STIE Syari’ah Bengkalis Demo Lagi

- Sebelum Status Udara "Berbahaya", Sekolah di Pekanbaru Tak Libur
- Desak Ketua Turun, Ratusan Mahasiswa STIE Syari’ah Demo Kampus dan DPRD
- 53 Paket Senilai Rp38 Miliar di Disdik Pelalawan Batal Dilelang


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.231.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com