Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Maret 2017 09:32
Ketua PC Inhil Ikuti Rapimnas Muslimat Nahdlatul Ulama di Jawa Barat

Sabtu, 25 Maret 2017 21:25
Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai

Sabtu, 25 Maret 2017 19:56
The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017

Sabtu, 25 Maret 2017 19:21
Ardiansyah Resmi Pimpin DPD Partai Berkarya Inhil

Sabtu, 25 Maret 2017 19:16
Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran

Sabtu, 25 Maret 2017 19:12
Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti

Sabtu, 25 Maret 2017 19:08
Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing

Sabtu, 25 Maret 2017 17:15
Ratusan Crosser Ikuti Kejuaraan Motor Cross Pemuda Pancasila Pelalawan

Sabtu, 25 Maret 2017 16:11
Harapkan Lahirkan Atlet Andal,
Bupati Buka Turnamen Sepakbola Bandar Yaman Cup I se Inhil


Sabtu, 25 Maret 2017 16:07
Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Maret 2012 14:10
Protes Skorsing,
Mahasiswa STIES Mengadu Bupati dan DPRD Bengkalis


Kisruh STIES Bengkalis terus berlanjut. Sejumlah mahasiswa berdemo di Kantor Bupati dan DRPD setempat, memprotes skorsing terhadap sejumlah temannya.

Riauterkini-BENGKALIS- Belasan mahasiswa mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi (AMPD) Bengkalis, berunjukrasa ke Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (15/3/12).

Aksi unjukrasa belasan mahasiswa ini, merupakan buntut dari sanksi skorsing yang diberikan manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Bengkalis terhadap sejumlah mahasiswa. Karena dipicu sejumlah aksi Ketua STIES Bengkalis dijabat Nurul Amin didesak mundur. Mereka menilai skorsing yang diberikan itu, mencoreng demokrasi kampus dan membunuh karakter mahasiswa.

Membekali spanduk karton, dan berorasi di depan Kantor Bupati para mahasiswa meminta, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis ikut menyelesaikan persoalan di kampus STIES Bengkalis.

"Kami meminta agar Pemkab juga berperan dalam menyelesaikan masalah STIES Bengkalis. Demokrasi kampus seperti di kebiri, kami yang kritis harus di skorsing," ujar Hanafi, salah seorang mahasiswa disela-sela unjuk rasa.

Sebelum menuju ke Kantor Bupati Bengkalis, belasan mahasiswa berkumpul dan berorasi di depan Kampus STIES Bengkalis. Akhirnya, sejumlah mahasiswa diperkenankan menemui Pemkab Bengkalis diwakili Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis Herman Sani, didampingi Kabag Humas Basri, dan Kabag Umum Herman, di Ruang Rapat Lantai II.

Dalam pertemuan tersebut, 6 (enam)perwakilan mahasiswa memaparkan latar belakang kisruh di kampus hingga kini belum tuntas dan meruncing berujung pada penyekoran sejumlah mahasiswa. Perwakilan mahasiswa menyebutkan, penandatanganan pernyataan pada saat mediasi dan temuh ramah dengan sejumlah manajemen kampus, terjadi penindasan dan intimidasi serta paksaan terhadap aktivis untuk menandatangani pernyataan.

"Kami merasa diintimidasi saat penandatanganan peryataan itu. Kita ingin hak-hak mahasiswa jangan ditindas. Kita juga ada bukti video ketika kami diintimidasi," ujar salah seorang mahasiswa Hariyanto, saat pertemuan.

Sementara itu, menanggapi aspirasi belasan mahasiswa tersebut. Kepala Disdik Kabupaten Bengkalis Herman Sani menyatakan, segera menindaklanjuti tuntutan para mahasiswa itu. Sejumlah dokumen yang disampaikan mahasiswa, Disdik berencana memanggil kedua belah pihak, untuk sama-sama mencari solusi.

"Kita cari solusilah, hak-hak mahasiswa seperti mahasiswa tetap kuliah, manajamen kampus harus diperbaiki. Saya harap kita tidak mau ini akan ditunggangi pihak lain," katanya.

"Kami akan panggil kedua belah pihak dan meminta masukan. Dan masalah ini jika mengganggu persoalan pendidikan kita akan memberikan rekomendasi," imbuh Herman.

Setelah mendengar pernyataan tersebut, belasan mahasiswa kemudian membubarkan diri secara tertib. Tidak cukup di Kantor Bupati, belasan mahasiswa ini juga mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bengkalis di Jalan Antara, untuk menyampaikan aspirasi.***(dik)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Nurul Amin
mike usah lh nak lagak2...mike tu tak ad ap2 ny d, ap lgi pemerintah kab.bengkalis ap tak gune tu d... kmi tak butuh YBI tu d..kami dh buad yayasan sendiri tuk STIE ni...mmpuslah..!!

ALIANSI MAHASISWA BENGKALIS
PAYAH STIE.... BAYK BETOL MASALAH NYO... DARI DULU LAGI.... MANA DATAG LAGI KASUS BARU TENTANG GAGAL NYA UJIAN MUNAQOSAH (UJIAN SKRIPSI) KARNA YG DI UNDANG BUKAN DARI KOPERTAIS UNTUK TIM PENGUJI SESUAI KETENTUAN YG BERLAKU,, DARI HAL INI PIHAK KOPERT

Nurul Amin
Mike jangan sibok ye... nak kene..

Dulu Kami Juga Mahasiswa
Dulu Mahasiswa kompak, apabila yang diperjuangkan adalah untuk kebaikan bersama. masa' Mahasiswa Syariah jalan sendiri-sendiri... Kita juga sering mengikuti berita perkembangan di STIE Bengkalis.. Kalau sudah begini.. Ya.. dari pada Putra-Putri Bengk


Berita Pendidikan lainnya..........
- Kelebihan 2.500 Guru, Gubri Minta Disdik Segera Lakukan Mapping
- Pengurus IKA USU Wilayah Riau Periode 2017-2021 Resmi Dilantik
- Penerimaan IPDN Tahun Ini Diawasi KPK
- Gubri Lantik Pengurus Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta
- Mahasiswa FKIP UR Gelar Peduli Pendidikan di Siak
- Dibuka Bendum,
PKC PMII Riau-Kepri Gelar Pelatihan Kader Lanjutan

- Disdik Liburkan Siswa Hingga Sabtu,
Banjir Rendam Sembilan Sekolah di Pelalawan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.107.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com