Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Oktober 2017 22:10
Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar


Kamis, 19 Oktober 2017 20:38
Tolak PHK Buruh HTI, K-SPSI Riau Rencanakan Demo Pekan Depan

Kamis, 19 Oktober 2017 20:27
Jaksa Langsung Banding,
Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Divonis 10 Bulan Penjara


Kamis, 19 Oktober 2017 19:49
Nursyafry Tanjung Pimpin REI Riau Periode 2017-2020

Kamis, 19 Oktober 2017 19:42
Berangkat Desember 2017,
Bripka Totok Terima Hadiah Umroh dari Kapolda Riau


Kamis, 19 Oktober 2017 19:38
Hanya Membayar Iuran Rp12.500 Perbulan,
Seluruh Kades dan Perangkat Desa se Kuansing Dijamin Kesehatannya


Kamis, 19 Oktober 2017 19:35
Limbah Cemari Sungai,
Pemkab Rohul Tutup Sementara Operasional PKS PT EMA‎ di Kepenuhan


Kamis, 19 Oktober 2017 19:31
Razia di Rumbai,
Puluhan Kendaraan Berknalpot Racing dan Berlampu Strobo Ditilang


Kamis, 19 Oktober 2017 17:28
‎Sekda Rohul Lantik 183 Pejabat Eselon II, III dan IV

Kamis, 19 Oktober 2017 17:25
Terjerat Perkara Korupsi,
Plt Kadishub Dumai Prihatin Terkait Kasus Anggotanya




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 1 Maret 2012 17:28
BPPT Siap Bantu Kampar Bentuk Sekolah Unggul Terpadu

Pemkab Kampar mengundang BBPT untuk membantu mewujudkan konsep sekolah unggul terpadu. Lembaga riset teknologi tersebut menyatakan kesiapannya.

Riauterkini-BANGKINANG- Pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap program pendirian sekolah unggulan terpadu dan berbagai program pengentasan kemiskinan dan pengangguran yang dilakukan Pemkab Kampar. BPPT siap menempatkan tim yang terdiri dari beberapa orang tenaga ahli dari gabungan beberapa deputi. Selian itu, BPPT membentuk tim khusus yang akan bekerjasama terus menerus menyukseskan program yang dicanangkan.

‘’ BPPT siap memberikan dukungan penuh terhadap program pendirian sekolah unggulan terpadu dan berbagai program pengentasan kemiskinan dan pengangguran yang dilakukan Pemkab Kampar. BPPT siap menempatkan tim yang terdiri dari beberapa orang tenaga ahli dari gabungan beberapa deputi. Selian itu, BPPT membentuk tim khusus yang akan bekerjasama terus menerus menyukseskan program yang dicanangkan,’’tegas Sekretaris Utama BPPT Prof DR Jumain AP MSi, pada rapat konsultasi tim Pemkab Kampar di ruang rapat lantai tiga gedung BPPT Jakarta. Hadir pada rapat tersebut, Bupati Kampar H Jefry Noer, Wakil Ketua DPRD Kampar Hj Eva Yuliana, Anggota DPRD Riau H Masnur SH, Kepala Balitbang Jalinus MEd, Kepala Bappeda Ir Nurahmi, para dosen Universitas Islan Negeri (UIN) Suska Riau yaitu DR Mawardi M Saleh MA, DR Akbarizan MA, Prof Ilyas Husti, Drs H Rasyad Zen MM, Kadis Perhubungan Kampar Nukman Hakim, Kabindiklar BPPT Arya dan para staf Kamis (1/3/12).

Dikatakannya,bahwa program pembangunan di Kampar perlu berbasis teknologi dalam meningkatkan daya saing, sebab hanya dengan daya saing, daerah bisa maju meningkatkan kesejahteraan rakyat, " Kerjasama ini harus ditingkatkan dari apa yang sudah dilaksanakan. Kerjasama itu harus berdasarkan sumber daya yang ada di Kampar. Saya apresiasi ide Bupati Kampar yang berani melakukan terobosan. Sekolah unggulan terpadu dengan konsep entrepreneurship ini perlu direspon karena Indonesia, Negara yang kekurangan orang-orang yang berjiwa entrepreneurship jika dibandingkan dengan Negara lain di Asia Tenggara ini,"ungkapnya.

Dalam konsep kerjasama lanjutnya, harus masuk pada skala tekno ekonomi, tidak hanya skala proyek. Konsep tekno ekonomi, yakni bagaimana menjalankan suatu program atau usaha berdasarkan sistem inovasi, yakni sistem inovasi daerah. Dalam sistem ini ada beberapa elemen terlibat pertama, Pemkab yang punya komitmen besar; kedua, komitmen bppt untuk dapat membantu dan membina secara terus menerus menyiapkan teknologi yang layak untuk dikembangkann. Selain itu, harus ada bisnis atau usaha yang diharapkan untuk menjalankan usaha-usaha tersebut, tentunya didukung oleh Sumber daya manusia (SDM).

" Fasilitas dari BPPT bisa berupa teknologi, Sumber Daya Manusia (SDM) yakni tim khusus yang bisa terus menerus kerjasama dengan Pemkab Kampar. BPPT siap mendukung dengan menempatkan beberapa orang ahli. Saya sudah sampaikan kepada kepala BPPT bahwa perlu membentuk tim untuk menjalankan kerjasama yang lebih besar dengan Pemkab Kampar. Nanti dalam penyusunan master plan, sehingga benar benar ada satu keterpaduan, semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bisa terlibat,"jelasnya.

Terkait pengembangan sekolah unggulan,untuk membangun SDM tidak bisa hanya sesaat, tapi harus berkelanjutan untuk melihat hasilnya. Oleh karena itu untuk mempersiapkan generasi handal memang harus dilakukan sejak dini. ‘’ Membangun sekolah unggulan, memerlukan proses juga, mempersiapkan fasilitas dan guru yang berkualitas. Tidak hanya itu, bagaimana mengembangkan entrepreuner agar bisa menciptakan SDM yang mandiri. Semoga kerjasama ini akan lebih baik. BPPT komit membentuk kerjasama dengan Pemkab Kampar,’’tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Kampar Jefi Noer menyatakan bahwa terkait sekolah unggulan terpadu, direncanakan lokasi kampus permanen kelak ada di Tambang, dan untuk tahap awal digunakan gedung eks kantor Bupati Kampar. Anggaran sudah disiapkan Rp15 Miliar dan diharapkan kampus baru sudah ditempati paling lama tahun ketiga. " Untuk itu, dalam kerjasama ini, kami harapkan ada masukan dan kerjasama dengan BPPT,"harapnya.

Bupati juga menguraikan keseriusan Pemkab Kampar dalam mewujudkan program yang telah dicanangkan yaitu Zero Kemiskinan, Zero pengangguran untuk dua tahun ke depan. Pada tahap awal sudah dilaksanakan, pelatihan karya nyata. Untuk mempercepat zero kemiskinan, dibuat kawasan pertanian terpadu di Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkknang Seberang yang meliputi pengembangan sektor perikanan, peternakan, pertanian dan pasca panen dengan membangkitkan kembali semangat batobo. ‘’Untuk kecamatan mandiri energi, Kampar ingin menjadi lokomotif dan tidak mau sekedar menjadi gerbong. Dalam hal ini, dilaksanakan program dana bergulir untuk peternakan sapi, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, pemanfaatan tandan kelapa sawit,’’terang Jefri Noer.***(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Kantongi Akreditasi B, STAILe Kini Sejajar dengan PT Ternama di Indonesia
- Kadisdik Bengkalis Taja Silaturrahmi dan Bimtek Guru di Duri
- Koleksi 2.700 Buku, Perpustakaan DPRD Bengkalis Juara II Lomba se-Riau
- Berikan Piagam Penghargaan,
Bupati Pelalawan Motivasi 1500 Siswa SMA Kelas 12

- Terluka saat Bentrokan, Dua Mahasiswa UR Harus Dirawat Inap di Rumah Sakit
- AKN Bengkalis Launching Kuliah Industri di PT. MAS
- Rektor UMRI Lantik Kepengurusan 6 UKM


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.105.241
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com