Untitled Document
Selasa, 2 Rajab 1436 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Selasa, 21 April 2015 16:44
Sosialisasi Raskin di Pinggir,
Subag Industri dan Produksi Bidang Ekonomi Pemkab Bengkalis Bagikan Uang dan Tas


Selasa, 21 April 2015 16:37
Bupati Rohil Hadiri Perpisahan Murid SMAN I Bangko

Selasa, 21 April 2015 16:37
Sejak Pagi, Penyusup Pesawat Garuda Jalani Tes Kejiwaan

Selasa, 21 April 2015 16:35
Tanpa Dirut, Pansus Lahan DPRD Riau Batal Hearing dengan PT Udaya Lohjinawi

Selasa, 21 April 2015 16:33
Bertahun-tahun Jalan Simpang Arengka Rusak, Wako Firdaus Hanya Minta Warga Bersabar

Selasa, 21 April 2015 16:25
Bupati Rohil Hadiri Pencanangan Deteksi Dini Kanker Serviks

Selasa, 21 April 2015 16:23
DPRD Rohul Sahkan Ranperda IUJK dan CSR Menjadi Perda



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 1 Maret 2012 17:28
BPPT Siap Bantu Kampar Bentuk Sekolah Unggul Terpadu

Pemkab Kampar mengundang BBPT untuk membantu mewujudkan konsep sekolah unggul terpadu. Lembaga riset teknologi tersebut menyatakan kesiapannya.

Riauterkini-BANGKINANG- Pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap program pendirian sekolah unggulan terpadu dan berbagai program pengentasan kemiskinan dan pengangguran yang dilakukan Pemkab Kampar. BPPT siap menempatkan tim yang terdiri dari beberapa orang tenaga ahli dari gabungan beberapa deputi. Selian itu, BPPT membentuk tim khusus yang akan bekerjasama terus menerus menyukseskan program yang dicanangkan.

‘’ BPPT siap memberikan dukungan penuh terhadap program pendirian sekolah unggulan terpadu dan berbagai program pengentasan kemiskinan dan pengangguran yang dilakukan Pemkab Kampar. BPPT siap menempatkan tim yang terdiri dari beberapa orang tenaga ahli dari gabungan beberapa deputi. Selian itu, BPPT membentuk tim khusus yang akan bekerjasama terus menerus menyukseskan program yang dicanangkan,’’tegas Sekretaris Utama BPPT Prof DR Jumain AP MSi, pada rapat konsultasi tim Pemkab Kampar di ruang rapat lantai tiga gedung BPPT Jakarta. Hadir pada rapat tersebut, Bupati Kampar H Jefry Noer, Wakil Ketua DPRD Kampar Hj Eva Yuliana, Anggota DPRD Riau H Masnur SH, Kepala Balitbang Jalinus MEd, Kepala Bappeda Ir Nurahmi, para dosen Universitas Islan Negeri (UIN) Suska Riau yaitu DR Mawardi M Saleh MA, DR Akbarizan MA, Prof Ilyas Husti, Drs H Rasyad Zen MM, Kadis Perhubungan Kampar Nukman Hakim, Kabindiklar BPPT Arya dan para staf Kamis (1/3/12).

Dikatakannya,bahwa program pembangunan di Kampar perlu berbasis teknologi dalam meningkatkan daya saing, sebab hanya dengan daya saing, daerah bisa maju meningkatkan kesejahteraan rakyat, " Kerjasama ini harus ditingkatkan dari apa yang sudah dilaksanakan. Kerjasama itu harus berdasarkan sumber daya yang ada di Kampar. Saya apresiasi ide Bupati Kampar yang berani melakukan terobosan. Sekolah unggulan terpadu dengan konsep entrepreneurship ini perlu direspon karena Indonesia, Negara yang kekurangan orang-orang yang berjiwa entrepreneurship jika dibandingkan dengan Negara lain di Asia Tenggara ini,"ungkapnya.

Dalam konsep kerjasama lanjutnya, harus masuk pada skala tekno ekonomi, tidak hanya skala proyek. Konsep tekno ekonomi, yakni bagaimana menjalankan suatu program atau usaha berdasarkan sistem inovasi, yakni sistem inovasi daerah. Dalam sistem ini ada beberapa elemen terlibat pertama, Pemkab yang punya komitmen besar; kedua, komitmen bppt untuk dapat membantu dan membina secara terus menerus menyiapkan teknologi yang layak untuk dikembangkann. Selain itu, harus ada bisnis atau usaha yang diharapkan untuk menjalankan usaha-usaha tersebut, tentunya didukung oleh Sumber daya manusia (SDM).

" Fasilitas dari BPPT bisa berupa teknologi, Sumber Daya Manusia (SDM) yakni tim khusus yang bisa terus menerus kerjasama dengan Pemkab Kampar. BPPT siap mendukung dengan menempatkan beberapa orang ahli. Saya sudah sampaikan kepada kepala BPPT bahwa perlu membentuk tim untuk menjalankan kerjasama yang lebih besar dengan Pemkab Kampar. Nanti dalam penyusunan master plan, sehingga benar benar ada satu keterpaduan, semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bisa terlibat,"jelasnya.

Terkait pengembangan sekolah unggulan,untuk membangun SDM tidak bisa hanya sesaat, tapi harus berkelanjutan untuk melihat hasilnya. Oleh karena itu untuk mempersiapkan generasi handal memang harus dilakukan sejak dini. ‘’ Membangun sekolah unggulan, memerlukan proses juga, mempersiapkan fasilitas dan guru yang berkualitas. Tidak hanya itu, bagaimana mengembangkan entrepreuner agar bisa menciptakan SDM yang mandiri. Semoga kerjasama ini akan lebih baik. BPPT komit membentuk kerjasama dengan Pemkab Kampar,’’tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Kampar Jefi Noer menyatakan bahwa terkait sekolah unggulan terpadu, direncanakan lokasi kampus permanen kelak ada di Tambang, dan untuk tahap awal digunakan gedung eks kantor Bupati Kampar. Anggaran sudah disiapkan Rp15 Miliar dan diharapkan kampus baru sudah ditempati paling lama tahun ketiga. " Untuk itu, dalam kerjasama ini, kami harapkan ada masukan dan kerjasama dengan BPPT,"harapnya.

Bupati juga menguraikan keseriusan Pemkab Kampar dalam mewujudkan program yang telah dicanangkan yaitu Zero Kemiskinan, Zero pengangguran untuk dua tahun ke depan. Pada tahap awal sudah dilaksanakan, pelatihan karya nyata. Untuk mempercepat zero kemiskinan, dibuat kawasan pertanian terpadu di Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkknang Seberang yang meliputi pengembangan sektor perikanan, peternakan, pertanian dan pasca panen dengan membangkitkan kembali semangat batobo. ‘’Untuk kecamatan mandiri energi, Kampar ingin menjadi lokomotif dan tidak mau sekedar menjadi gerbong. Dalam hal ini, dilaksanakan program dana bergulir untuk peternakan sapi, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, pemanfaatan tandan kelapa sawit,’’terang Jefri Noer.***(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Jelang UN, Bupati Rohul Minta Siswa SMP Percaya Diri dan Jujur
- Himakom Universitas Abdurrab Taja Seminar Desa
- Sehari, 5 SMA Sederajat di Duri Laksanakan Pengembalian Siswanya
- Talk Show Ikatan Alumni FDIK UIN Suska,
Bincangkan “The Other Side Of Public Relations, Be a Creative Practitioner”

- Disdik Dumai Pastikan Tidak Ada Peserta UN Dalam Rutan
- Bupati Kuansing Tinjau Pelaksanaan UN dan Ujian Paket C
- 5.952 Pelajar SMA Sederajat di Siak Ikuti UN dan Paket C d


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.180.131
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com