Untitled Document
Rabu, 6 Zulhijjah 1435 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Rabu, 1 Oktober 2014 06:37
Suap Alih Fungsi Hutan Kepada Gubri,
KPK Sebut Terbuka Peluang Tersangka Baru


Rabu, 1 Oktober 2014 06:03
Aldo, Bocah Malang Tanpa Anus di Kuansing Akhirnya Meninggal Dunia

Rabu, 1 Oktober 2014 05:55
Bupati Bengkalis Lantik BPD Se-Kecamatan Pinggir

Rabu, 1 Oktober 2014 05:48
Simpan 21 Paket Sabu,
Ketua BPD Empang Pandan Ditangkap Polres Siak


Rabu, 1 Oktober 2014 05:41
EFS RAPP Siap Mitigasi Konflik Satwa Liar-Masyarakat

Selasa, 30 September 2014 21:34
Rampok Gunakan Senpi di Pekanbaru Pura-pura Tanya Alamat

Selasa, 30 September 2014 19:56
Dugaan Suap Alih Fungsi Lahan,
Gubri Keluar dari Gedung KPK Setelah Diperiksa 7 Jam untuk Gulat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Pebruari 2012 18:32
250 Guru PAUD Bengkalis Ikuti Pelatihan Diksar

Sebanyak 250 guru PAUD di Bengkalis mengikuti pelatihan pendidikan dasar. Pelatihan itu dimaksudkan dapat mengingkatkan tenaga pendidik PAUD.

Riauterkini-BENGKALIS– Sebanyak 250 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-kabupaten Bengkalis mengikuti pelatihan Pendidikan Dasar (Diksar). Kegiatan yang ditaja oleh Himpunan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Bengkalis diharapkan dapat meningkatkan kualitas tenaga pendidik PAUD di masa datang.

“Alhamdulillah, kita telah memberikan pelatihan kepada 250 tenaga pendidik PAUD pada awal Februari lalu. Kegiatan ini dilaksanakan selama sepekan yang diikuti utusan dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis,” ujar Fatimah Johar Suayatno, Ketua Himpaudi Kabupaten Bengkalis kepada wartawan di Bengkalis, kemarin (17/2/12(.

Diterangkannya, Diksar bagi tenaga PAUD ini terus dilanjutkan pada tahun 2012. Rencananya, sebanyak 450 tenaga pendidik PAUD. Setelah mengikuti Diksar ini akan dilanjutkan dengan Diklat lanjutan dan pelatihan keterampilan dan kemahiran.

Selain Diklat, para tenaga pendidik PAUD didorong untuk mengikuti program S1. Dalam waktu dekat ini akan dilakukan kerjasama dengan Universitas Riau (UR) untuk program studi S1 PAUD sebanyak 40 orang. Terdiri dari 20 orang merupakan bantuan Pemerintah Provinsi dan 20 orang bantuan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

“Seorang tenaga pendidik PAUD dituntut selalu mengikuti perkembangan dunia pendidikan dan meningkatkan standar kompetensi. Langkah ini penting agar mereka mampu memenuhi kebutuhan perkembangan masyarakat dan memiliki kemampuan teknis yang handal,” ujarnya.

Lebih lanjut isteri dari Wakil Bupati Bengkalis Suayatno ini menegaskan, sejauh ini kesadaran masyarakat terhadap keberadaan PAUD dinilai tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya lembaga-lembaga di tingkat desa-desa yang terus bermunculan. Masyarakat mulai tahu, bahwa keberadaan PAUD merupakan jenjang awal pendidikan bagi anak sebelum melangkah ke lembaga pendidikan formal.

Para peserta Diksar PAUD ini mendapatkan materi dari Kasubbid Paudi Kemendikbud, Dr Abu Bakar, M.Si dan Prof Dr Netty Herawati, M.Si beserta 6 orang dosen dari Universitas Riau. Diantaranya materi yang disampaikan kepada para guru PAUD ini meliputi tentang urgensi dan kebijakan PAUD dan Etika karekter pendidik PAUD.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
nellygustia
kapan ya dilaksanakannya diklat lanjutannya??


Berita Sosial lainnya ..........
- Delapan Tahun Disalurkan,
Pengelolaan Dana BOS SDN 30 Sungai Alam, Bengkalis Tak Jelas

- Kisruh STIE Syari’ah Bengkalis,
Dewan Khawatir Korbankan Pengakuan Akreditasi Kelulusan Mahasiswa

- Kemendiknas RI Setujui Pendirian Politeknik Maritim di Bengkalis
- Pendirian Poltekes di Bengkalis Terus Digesa
- Pelantikan Plt Rektor Unisi Didemo Ratusan Mahasiswa
- Seminar Syekh Ibrahim di Rohul Dihadiri 4 UIN Ternama
- Kembali, SDN di Pinggir, Bengkalis Lakukan Pungli


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.163.167
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com