Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 28 September 2016 23:10
Masa Kerja Pansus Berkahir,
Draf Tertib Pemilihan Wagubri Dipastikan Kelar Malam Ini


Rabu, 28 September 2016 22:27
Pekerja PT. MAS Ditemukan Tewas di Kamar Perumahan Karyawan

Rabu, 28 September 2016 21:50
Pilkada Serentak 2017, Mendagri Ajak Masyarakat Lawan Praktek Politik Uang

Rabu, 28 September 2016 21:48
Turnamen Pangkalan Lesung 2016,
PS Bintang Muda Sorek I, Pelalawan Berhasil Menjadi Champion


Rabu, 28 September 2016 21:45
Gubri Minta Pemko Dumai Manfaatkan Aset Pemprov Demi Hasilkan PAD

Rabu, 28 September 2016 21:42
Bank Riau Siap Laksanakan Kick Off Penukaran Uang

Rabu, 28 September 2016 21:39
Estimasi Rp126 Miliar,
Konsultan Ekspos Jembatan Siak IV Besok




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 31 Januari 2012 12:20
Dana BOS Rp 642 Miliar Kini Lewat Kas Pemprov Riau

Terjadi perubahan prosedur penyaluran dana BOS. Mulai tahun ini melalui rekening kas Pemprov Riau. Dari Rp 642 miliar sudah cair Rp 152 miliar.

Riauterkini-PEKANBARU- Jika tahun sebelumnya pemerintah pusat langsung mengirimkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke rekening Dinas Pendikan kabupaten dan kota, terhitung tahun ini dirubah dan dikumpulkan ke rekening Kas Daerah provinsi.

Demikian juga untuk Riau. Tahun 2012 total BOS yang diterima Rp 642 miliar. Dari total tersebut sudah disalurkan Rp 152 miliar untuk BOS triwulan I.

"Mulai tahun ini dana BOS masuk rekening kami dan kemudian kami salurkan ke rekening masing-masing sekolah," tutur Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau Hardi Jamaluddin kepada riauterkini di ruang kerjanya, Selasa (31/1/12).

Dijelaskan Hardi, dana Rp 152 miliar yang disalurkan merupakan BOS triwulan I. Dijadwalkan pada akhir Maret mendatang dana triwulan II akan masuk dari pusat dan langsung ditransfer ke masing-masing sekolah penerima.

Lebih lanjut Hardi menjelaskan, bahwa pada penyaluran BOS triwulan I ada tersisa sekitar Rp 130 juta karena ada beberapa kendala. "Dana ada yang kembali karena ada sekolah yang sudah tutup dan ada uga sekolah yang statusnya berubah dari swasta menjadi negeri, jadi belum bisa ditransfer dana BOS-nya," demikian penjelasannya.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Nasib Guru Swasta "Terancam", PGSR Mengadu ke Pemko Pekanbaru
- Sekmenpora RI Berikan Materi Kepemudaan di Riau
- Baikal Resmi Pimpin Ikatan Alumni Faperika Unri 2016-2021
- Mahasiswa Desak Rektor UPP Rohul Mundur dari Jabatan yang Tinggal 4 Hari
- SMA dan SMK Dialihkan ke Pemprov,
Di Siak, 528 Orang Honorer Terancam "Diistirahatkan"

- Ali Nafiah Kembali Nahkodai Forum Guru Bantu Inhu
- Wisuda Sarjana ke 70 dan Pascasarjana ke 33 UIR,
Syabdan Dalimunte Puncaki Nilai Tertinggi Tingkat Universitas



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.163.40
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com