Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Januari 2018 23:04
Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara

Jum’at, 19 Januari 2018 22:39
Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar

Jum’at, 19 Januari 2018 22:32
OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka


Jum’at, 19 Januari 2018 22:19
Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas

Jum’at, 19 Januari 2018 20:58
Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik

Jum’at, 19 Januari 2018 20:53
Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook


Jum’at, 19 Januari 2018 20:37
2018, Anggota DPRD Bengkalis Tidak Lagi Diberikan Mobnas

Jum’at, 19 Januari 2018 18:34
Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu

Jum’at, 19 Januari 2018 18:10
Wajib Berkaidah Islam, DPRD Bengkalis Bentuk Pansus Ranperda Zakat

Jum’at, 19 Januari 2018 18:02
Datsun Cross Direncanakan Hadir di Riau Awal Februari 2018


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 16:53
Beasiswa CD PT RAPP,
Sempat Putus Asa Tidak Ada Biaya, Pemuda Kampar Ini Akhirnya Bisa Kuliah


Al Atthori sangat bahagia karena mendapatkan beasiswa dari CD PT RAPP sehingga dapat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Sebelumnya, ia mengaku sempat putus asa.

PANGKALAN KERINCI-Riauterkini- Rezeki itu tidak kemana, buktinya pemuda asal Desa Kuntu, Kabupaten Kampar ini akhirnya mendapatkan beasiswa dari Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Bukan tanpa usaha ia mmendapatkannya, banyak jalan berliku yang ia hadapi.

Awalnya, Al Atthori (20) mengaku sudah pasrah tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Sang ayah yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan dan ibunya hanya ibu rumah tangga tidak mampu utuk membiayai pendidikan tinggi Al Atthori.

Ditengah kepasrahan itu, Al Atthori dipertemukan dengan seorang karyawan RAPP dan mengabarkan adanya kesempatan beasiswa dari perusahaan bubur kertas dan kertas tersebut. Bak gayung bersambut ia memberanikan diri dan membulatkan tekad untuk mendaftarkan beasiswa ini.

"Waktu itu ayah bilang ke saya, jika ingin kuliah harus diusahakan sendiri karena ayah tidak memiliki biaya. Saya sedih dan sempat putus asa, Setelah beberapa lama ada karyawan RAPP memberitahu jika ada beasiswa. Dia bilang ikutlah beasiswa ini, mungkin inilah jawaban dari doa saya selama ini," tuturnya.

Kemudian ia mengumpulkan segala persyaratan administrasi yang diperlukan hingga akhirnya ia berhasil mendapatkan beasiswa dari perusahaan yang sejak 1993 sudah beroperasi di Pangkalan Kerinci ini.

"Saat saya diberitahu lulus beasiswa,saya aget dan bersyukur karena melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Saya merasa hampir putus asa tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya. Rencana beasiswa ini akan saya gunakan untuk bayar kuliah dan membeli laptop, terus ditabung,” ungkap Atthori dengan mata berkaca-kaca menahan tangis bahagia.

Atthori berterimakasih dengan adanya bantuan beasiswa dari RAPP. Ia juga berharap bantuan beasiswa ini terus didapatkannya sampai selesai perguruan tinggi.

“Semoga beasiswanya dilanjutkan sampai saya tamat kuliah biar saya dan orang tua tidak cemas memikirkan biayanya lagi," harap Al Atthori di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) Town Site 2, Pangkalan Kerinci.

Mewakili Kepala Bidang Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Mahnijar mengatakan pemberian beasiswa dari RAPP merupakan bentuk dukungan terhadap pendidikan. Mahnijar apresiasi dengan perusahaan atas partisipasinya untuk memajukan pendidikan dan hal tersebut merupakan investasi demi mewujudkan generasi berdaya saing tinggi.

Head Empowerment RAPP, Sundari Berlian mengatakan program beasiswa ini merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap masyarakat terutama di dunia pendidikan di Riau. Beasiswa ini harus dimanfaatkan oleh mahasiwa sebagai motivasi untuk meningkatkan prestasi, sehingga bisa menjadi lebih giat dalam belajar untuk mencapai cita-citanya dimasa yang akan datang.

Tahun ini, sebanyak 80 mahasiswa dari sejumlah Universitas di 5 Kabupaten, antara lain, Universitas Riau (UNRI), Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Bengkalis, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Universitas Kuantan Singingi (UNIKS) dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) mendapatkan beasiswa dari semester 1 hingga 8 nanti. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ID303
Dapatkan EXTRA BONUS BET NATAL DAN TAHUN BARU 2018 Utk 100 userid pertama dengan syarat yang sangat mudah Hub kami BBM: 7B3130BF whatsapp:+6281326993756


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Pasca Kebakaran, SMP 4 Pekanbaru Sementara Diliburkan
- Ketua Umum IKA UR Lantik Pengurus Kecamatan Keritang
- Cetak Generasi Sukses Dunia Akhirat,
Arsyad Islamic School Resmi Berdiri

- Stop Pungli di Sekolah, 58 Item ini Harus Dipahami Kasek di Duri, Bengkalis
- Terkait Kutipan di SDN 10 Mandau, Wakil Rakyat Ini Nyatakan 'Haram'
- Awal Tahun Belajar di Arena Billiard,
5 Siswa di Bengkalis Digaruk Satpol PP

- Iutan Les dan Berpisahan Dikeluhkan Wali Murid di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.126.106
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com