Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 18 Desember 2018 22:25
Kembalikan Gelar Adat Besok, Syarwan Hamid Anggap LAM Riau Kemaruk

Selasa, 18 Desember 2018 20:04
LAM Nilai Pengembalian Gelar Adat Syarwan Hamid Tak Luar Biasa

Selasa, 18 Desember 2018 19:06
Tinjau Kebun Ubi di Tapung, Sekdaprov Sebut Bisa Jadi Primadona Gantikan Sawit

Selasa, 18 Desember 2018 19:02
‎Pengurus PHRI Rohul Periode 2018-2023 Terbentuk dan Langsung Dikukuhkan

Selasa, 18 Desember 2018 18:42
Minta Aset Disita Sementara, PN Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Setempat Prime Park

Selasa, 18 Desember 2018 18:02
Triwulan III 2018, Ekonomi Riau Tumbuh 2,98 Persen

Selasa, 18 Desember 2018 17:56
Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut,
Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya Dihukum 15 dan 14 bulan


Selasa, 18 Desember 2018 17:50
Tahun Ini, DPRD Kuansing Sahkan Dua Perda

Selasa, 18 Desember 2018 17:45
Sidak, Komisi V DPRD Riau Temukan Banyak TKA di PT Indah Kiat Dapat Fasilitas Mewah

Selasa, 18 Desember 2018 17:40
Alami Kecelakaan,
Dua Tersangka Pembawa Narkoba Ditangkap Aparat Polres Kuansing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Peringatan hari santri nasional, Bank Indonesia menggelar acara sarasehan pondok pesantren se--Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Puluhan imam dan pembina pondok pesantren se-Riau, Ahad (22/10/17) mengikuti acara Sarasehan Pondok Pesantren yang digelar Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riai.

Acara sarasehan pondok pesantren se Riau ini mengambil tema 'Kemandirian Ekonomi Pesantren se-Provinsi Riau'. Tujuannya adalah agar pesantren yang ada di Riau memiliki unit usaha yang mempu menghasilkan pendapatan bagi pondok pesantren guna kelancaran proses belajar mengajar.

Bukan hanya itu, upaya meningkatkan kemandirian secara ekonomi di seluruh pesantren di Riau juga sekaligus menciptakan santri-santri yang inovatif dan berjiwa enterpreunership.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Siti Astiyah mengatakan bahwa banyak program yang bisa dikembangkan oleh pondok pesantren. Seperti pertanian dengan budidaya sayur dan holtikultura.

"Tetapi bukan hanya sektor pertanian saja yang bisa dikembangkan. Bisa saja mengembangkan perekononiandi sektor  industri atau bisa saja mengembangkan perekonomian di industri kreatif," terangnya.

Siti menambahkan, program kemandirian pondok pesantren di budidaya ikan air tawar. Yaitu budidaya ikan lele di kolam terpal. Budi daya ikan lele ini bisa menghasilkan keuntungan jutaan rupiah.

Pengasuh ponpes Ummu Sulaim Pekanbaru, Khailid Somad mengatakan bahwa dari masukan Bank Indonesia pada acara Hari Santri Nasional cukup memberikan motivasi ke pengurus pondok pesantren. Tidak hanya mengembangkan ilmu keagamaan saja, tetapi juga memberikan motivasi kepada pondok pesantren untuk memvuat unit usaha di pondok pesantrennya.

Selama ini, tambahnya, para santei mengambil bahan makanan ke pasar. Jika punya kebun sayur dan kolam ikan atau kandang ayam, akan dapat mengurangi pengeluaran.

" Ponpes kami masih termurah. Hanya perbulan hanya Rpb700 ribu. Itu dah termasuk makan 3 kali, uang sekolah dan pondokan. Ini saja masih ada wali santri yang merasa keberatan. Itulah sebabnya kemandirian ekonomi yang diusung Bank Indonesiasangat cocok untuk diterapkan," terangnya. untuk memenuhi kebutuhan harian para santri sekaligus salah satu unit usaha, di Ummu Sulaim memiliki unit usaha koperasi santri. Koperasi tersebut dimaksudkan agar oara santri tidak sering keluar kawasan pondok pesantren.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- IECTA dan STAI Le Taja Seminar Sosialisasi dan Simulasi Uji Kompetensi Bahasa Inggris
- Penerima King Faisal Prize Irwandi Jaswir Tampil di Pekanbaru
- Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan
- Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
- Kelas Terendam, Sejumlah Sekolah di Kuansing Tunda Ujian
- Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian
- Banjir Berlanjut, Sejumlah Sekolah di Kuansing Gelar Ujian di Surau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com