Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:17
Plt Wako Kampanyekan '"Pekanbaru Bersih, Bisa Kok" di Car Free Day

Ahad, 25 Pebruari 2018 09:37
Pendiri SLB Fajar Amanah Sebut Cuma Andi Rachman Peduli Kaum Difabel dan Disabilitas



Ahad, 25 Pebruari 2018 09:33
Sempena HPSN, Pemko Janji Tuntaskan Sampah dalam Tuga Bulan

Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:45
Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Peringatan hari santri nasional, Bank Indonesia menggelar acara sarasehan pondok pesantren se--Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Puluhan imam dan pembina pondok pesantren se-Riau, Ahad (22/10/17) mengikuti acara Sarasehan Pondok Pesantren yang digelar Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riai.

Acara sarasehan pondok pesantren se Riau ini mengambil tema 'Kemandirian Ekonomi Pesantren se-Provinsi Riau'. Tujuannya adalah agar pesantren yang ada di Riau memiliki unit usaha yang mempu menghasilkan pendapatan bagi pondok pesantren guna kelancaran proses belajar mengajar.

Bukan hanya itu, upaya meningkatkan kemandirian secara ekonomi di seluruh pesantren di Riau juga sekaligus menciptakan santri-santri yang inovatif dan berjiwa enterpreunership.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Siti Astiyah mengatakan bahwa banyak program yang bisa dikembangkan oleh pondok pesantren. Seperti pertanian dengan budidaya sayur dan holtikultura.

"Tetapi bukan hanya sektor pertanian saja yang bisa dikembangkan. Bisa saja mengembangkan perekononiandi sektor  industri atau bisa saja mengembangkan perekonomian di industri kreatif," terangnya.

Siti menambahkan, program kemandirian pondok pesantren di budidaya ikan air tawar. Yaitu budidaya ikan lele di kolam terpal. Budi daya ikan lele ini bisa menghasilkan keuntungan jutaan rupiah.

Pengasuh ponpes Ummu Sulaim Pekanbaru, Khailid Somad mengatakan bahwa dari masukan Bank Indonesia pada acara Hari Santri Nasional cukup memberikan motivasi ke pengurus pondok pesantren. Tidak hanya mengembangkan ilmu keagamaan saja, tetapi juga memberikan motivasi kepada pondok pesantren untuk memvuat unit usaha di pondok pesantrennya.

Selama ini, tambahnya, para santei mengambil bahan makanan ke pasar. Jika punya kebun sayur dan kolam ikan atau kandang ayam, akan dapat mengurangi pengeluaran.

" Ponpes kami masih termurah. Hanya perbulan hanya Rpb700 ribu. Itu dah termasuk makan 3 kali, uang sekolah dan pondokan. Ini saja masih ada wali santri yang merasa keberatan. Itulah sebabnya kemandirian ekonomi yang diusung Bank Indonesiasangat cocok untuk diterapkan," terangnya. untuk memenuhi kebutuhan harian para santri sekaligus salah satu unit usaha, di Ummu Sulaim memiliki unit usaha koperasi santri. Koperasi tersebut dimaksudkan agar oara santri tidak sering keluar kawasan pondok pesantren.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung
- Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri
- 46 Casis dari Lanud Rsn Siap Ikuti Seleksi SMA Pradita Dirgantara
- Pelalawan Kekurangan 6.954 Set Meja-kursi Belajar SD dan SMP
- Kaderisasi Ulama dan Guru Hafiz,
Manara dan MUI Begnkalis Kirim 24 Santri Mondok di Pulau Jawa

- Markas Koramil 02 Rambah 'Diserbu' Puluhan Murid RA Azza Rohul
- Pertanyakan Status, Guru Honor Komite Sekolah Mengadu ke Komisi III DPRD Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.197.82
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com