|
| |
Senin, 16 April 2012 17:34 Dicanangkan jadi Teknopolitan, Pelalawan Berpotensi Dapat Proyek Pusat Rp 50 Triliun
Riauterkini-PEKANBARU- Bupati Pelalawan HM Harris sangat optimis daerahnya akan maju pesat menyusul dicanangkannya kawasan teknopolitan oleh Menko Ekuin Hatta Rajasa, Selasa (10/4/12) silam. Proyek yang mayoritas pendanaannya dari APBN tersebut dirancang jangka panjang. Diharapkan tuntas dalam kurun waktu 25 tahun ke depan.
"Proyek ini disetujui karena kita menselaraskan dengan program pemerintah pusat, dalam hal ini Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
. Kita berharap semua berjalan sesuai dengan rencana," ujar Bupati Pelalawan saat berbincang dengan riauterkini melalui sambungan telephon, Senin (16/4/12).
Dipaparkan politisi senior Partai Golkar tersebut, dalam kesepakatan bersama Pemkab Pelalawan dengan sejumlah kementerian tersebut, akan banyak fasilitas yang dibangun pemerintah pusat di lahan sekitar 1.500 hingga 2.000 hektar yang sudah disiapkan Pemkab Pelalawan. Seperti industri hilir produk kelapa sawit, kawasan perdagangan dan juga politehnik yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan untuk mengembangkannya.
Karena bersifat terintergrasi dan lengkap, proyek teknopolitan, lanjut Bupati Pelalawan nilainya sangat tinggi, diperkirakan hingga tuntas mendatang akan menyedot anggaran pusat hingga Rp 50 triliun. "Nilai sangat besar, sekitar Rp50 triliun," jelasnya.
Besarnya alokasi anggaran yang berpotensi di dapat Pelalawan, diharap bupati tidak akan menimbulkan kecemburuan dari daerah lain, mengingat keberadaan proyek teknopolitan di Pelalawan dipastikan akan memberikan dampak positif bagi daerah lain di Riau.
"Tempanya saja di Pelalawan, tetapi manfaatnya pasti menyebar ke daerah lain di Riau," tukasnya.
Ketika ditanya mengenai kunci sukses meyakinkan pemerintah pusat untuk menyetujui megaproyek tersebut, Bupati Pelalawan menyebut tiga aspek, pertama menjalin hubungan baik, kepercayaan dan memanfaatkan informasi.***(mad)
| |
|
|