Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 21 Agustus 2019 21:18
Danrem 031/Wirabima Kunker ke Bengkalis

Rabu, 21 Agustus 2019 19:03
Ngopi Saat Jam Kerja, Empat ASN dan Dua Honorer Pemkab Inhu Diamankan Satpol PP

Rabu, 21 Agustus 2019 18:09
Batas Akhir Persiapan Pilkada 2020 Bengkalis September 2019

Rabu, 21 Agustus 2019 17:22
Diselimuti Kabut Asap, Dua Titik Api Terdeteksi di Inhu

Rabu, 21 Agustus 2019 17:09
Tugas Panitia Rayon IV Tuntas, Hadiah pacu Jalur Masih Terkendala di Dinas Pariwisata

Rabu, 21 Agustus 2019 16:33
Pelatakan Batu Pertama 24 Agustus,
Gubri Siap Gerakan Wakaf Pembangunan Universitas Anak Yatim


Rabu, 21 Agustus 2019 15:31
Udara Tercemar Asap, Disdik Bengkalis Belum Instruksikan Sekolah Diliburkan

Rabu, 21 Agustus 2019 15:27
Diduga Tewas Dibunuh,
Sosok Mayat Pria di Kebun Sawit Lahan Pemko Pekanbaru Gegerkan Warga


Rabu, 21 Agustus 2019 15:14
2020 FPJ Masuk Kalender Pariwisata Nasional, Ketua DPRD Apresiasi Menteri Pariwisata RI

Rabu, 21 Agustus 2019 15:08
Seorang Pelaku Tersangka,
Tim Satgas Karlahut Rohul Amankan 2 Terduga Pembakar Lahan di Rambah Hilir



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 27 Oktober 2015 16:41
Antisipasi Kebakaran, PT PMBN Lanjutkan Patroli Api

PT PMBN kembali melanjutkan program patroli bersama MPA di sekitar wilayah perusahaan itu. Ini menindaklanjuti diperpanjangnya status darurat asap untuk wilayah Riau.

Riauterkini-PELALAWAN- Diperpanjangnya status darurat asap membuat PT. PMBN (Pusaka Megah Bumi Nusantara) kembali melanjutkan program patroli bersama dengan MPA (Masyarakat Peduli Api) yang ada disekitar perusahaan.

MPA yang dimaksud yakni, MPA Desa Kiyab Jaya, MPA Desa Lubuk Ogung dan MPA Desa Rantau Baru. Ketiga MPA ini adalah MPA yang wilayahnya bersentuhan langsung dengan PT. PMBN.

“Diperpanjangnya patroli bersama ini, selain untuk antisipasi terjadinya kebakaran di areal warga sekitar perusahaan, hal ini sekaligus meningkatkan tali silaturahmi perusahaan dengan warga setempat,” ujar Manajer PT.PMBN Parlindungan Pardosi.

Beliau juga mengatakan bahwa menumbuhkan kepedulian masyarakat akan ancaman bahaya terjadinya kebakaran sangatlah penting. “Oleh karena itu melalui MPA diharapkan kepedulian masyarakat untuk waspada ancaman kebakaran semakin meningkat. Bahkan dengan adanya MPA, maka dapat mengantisipasi terjadinya kebakaran dilahan masyarakat,” ujarnya menjelaskan.

MPA (Masyarakat Peduli Api) adalah masyarakat yang secara sukarela peduli terhadap pengendalian karhutl. Selain itu juga telah diberikan bantuan dengan pemberian alat pemadam kebakaran serta pembangunan tenda posko peduli api di dua desa yakni Desa Kiyap Jaya dan Desa Ranto Baru. Bahkan, MPA yang sudah dibentuk sejak pertengahan tahun lalui ini, para anggotanya juga sudah mendapatkan pelatihan, dan pembekalan terkait pengendalian karhutla.

Ketua MPA Desa Kiyap Jaya, Hartoni juga merasakan manfaat dari MPA. “MPA ini sangat bagus, sehingga apabila pada waktu patroli ada ditemukan titik api, maka dapat segera diatasi ataupun dipadamkan,” ujarnya.

Bahkan dengan adanya bantuan alat pemadam dari PT.PMBN, serta pembekalan dan pelatihan, maka mereka juga sudah dapat melakukan pemadaman seketika itu juga. Harapan beliau selain pelatihan dan batuan alat pemadam, apabila memungkinkan kiranya perusahaan dapat juga memberikan bantuan untuk tambahan keluarga.

“Berhubung pelaksanaan patrol cukup menyita waktu, alangkah baiknya kalau perusahaan berkenan juga memberikan tambahan untuk keluarga,” pintanya.

PT.PMBN sendiri menjelaskan bahwa, MPA adalah khusus diperuntukkan guna antisipasi lahan milik warga. Sedangkan untuk lahan perusahaan, PT.PMBN sudah memiliki Tim Tanggap Darurat tersendiri.

Selain itu, guna antisipasi kebakaran PT.PMBN juga sudah menghimbau karyawan/ti serta masyarakat untuk tidak merokok di areal kebun dengan menggunakan berbagai-bagai bahasa daerah untuk mempermudah memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar sesuai sukunya masing-masing, yang memang banyak bermukin di sini di sekitar perusahaan. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Diselimuti Kabut Asap, Dua Titik Api Terdeteksi di Inhu
- Digondol Buaya dari Kemarin, Warga Inhil Ini Ditemukan Tewas
- Sedang Cari Udang, Seorang Ibu di Inhil Digondol Buaya
- RPK APP Sinar Mas Bantu Padamkan Kebakaran di Hutan Serapung, Pelalawan
- Isi Air Baku Waduk Wonosari Bengkalis, Blok Kanal Perkebunan Sawit PT. MAS 'Dijebol'
- Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku
- Muncul 44 Titik Panas, Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com