Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Maret 2019 21:14
Audit Independen, Gubri Kunjungi RSUD Tengku Sulung Bermasalah di Inhil

Ahad, 24 Maret 2019 21:09
Fenomena Equinox, Riau Lebih Hangat

Ahad, 24 Maret 2019 18:18
Pelayanan Kasda Pemkab Bintan Beralih Ke Jaringan Kantor Bank Riau Kepri Kijang

Ahad, 24 Maret 2019 16:00
Pentingnya Kenali Kebutuhan Nutrisi,
Prodia Gelar Seminar Bertema Persolized Nutrition as Disease Prevention Tools


Ahad, 24 Maret 2019 14:21
Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah

Ahad, 24 Maret 2019 13:31
Dorong Penumbuhan dan Pengembangan WUB IKM di Riau, Kemenperin RI Taja Bimtek

Ahad, 24 Maret 2019 13:26
1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks

Ahad, 24 Maret 2019 08:02
KPU Riau Simulasikan Rekapitulasi Hasil Pemilu dan Pilpres 2019 Tingkat Provinsi

Ahad, 24 Maret 2019 07:59
Hama Walang Sangit Serbu Pemumiman Warga Rohil

Sabtu, 23 Maret 2019 21:10
Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 26 Desember 2014 17:31
Banjir Setinggi 1,3 Meter Rendam Pematang Duku, Bengkalis

Bencana Banjir kembali terjadi di wilayah Bengkalis. Air setinggi 1,3 meter menggenang Pematang Duku.

Riauterkini-BENGKALIS- Banjir setinggi sekitar 1,3 meter rendam jalan poros dan areal pemukiman warga di kawasan Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis sejak empat hari terakhir. Selain dipicu air hujan dan air pasang (rob), banjir juga memutuskan akses dari Desa Pematang Duku, menuju Desa Ketam Putih dan Sekodi.

Meskipun banjir tergolong tinggi, puluhan kepala keluarga (KK) yang berdomisili di kawasan itu masih tetap bertahan dan lebih memilih tidak mengungsi. Sementara itu, warga yang beraktivitas melintasi badan jalan tergenang banjir, terpaksa harus menggunakan jasa sampan, agar kendaraan sepeda motor tidak terendam banjir dan mati dengan mengeluarkan biaya Rp40 ribu hingga Rp50 ribu sekali menyeberang dengan jarak tempuh sekitar 100 meter.

Menurut Acen, warga Desa Pematang Duku mengatakan, bahwa sejak puluhan tinggal di daerah tersebut belum pernah terjadi banjir cukup parah seperti saat ini. Meskipun daerah itu sendiri kerap terjadi banjir rob setiap tahun dan menggenangi badan jalan.

“Berpuluh-puluh tahun tinggal di sini, belum pernah mengalami banjir seperti sekarang ini. Lebih sepinggang, bahkan meskipun rumah panggung air tetap masuk setinggi betis dan kami untuk tidur pun kesulitan. Kalau mau mengungsi, mau kemana kami mengungsi?,” ungkapnya, Jumat (26/12/14).

Warga setempat hanya bisa pasrah menghadapi banjir yang terjadi cukup parah itu, mereka berharap banjir segera surut dan kembali beraktivitas normal seperti biasanya.

“Harus bagaimana lagi?, Kami berharap air segera surut dan kembali beraktivitas kembali seperti biasanya,” pintanya.***(dik)

Teks Foto : Banjir setinggi sekitar 1,3 meter rendam badan jalan poros Desa Pematang Duku. Tampak pengguna jalan melintasi banjir.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Fenomena Equinox, Riau Lebih Hangat
- Hama Walang Sangit Serbu Pemumiman Warga Rohil
- Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan
- Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil
- Musim Kemarau, PDAM TD Duri Kekurangan Pasokan Air Baku
- Diguyur Hujan, Karhutla di Bengkalis Nyaris Padam Total
- Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com