Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Nopember 2018 21:36
Pesta Sabu Semiliar, Seorang Oknum Polisi dan 6 Kawannya Ditangkap Polsek Mandau

Selasa, 20 Nopember 2018 20:06
Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Inhil Dimajukan Sejam

Selasa, 20 Nopember 2018 17:08
Perdana di Pekanbaru,
UMRI Dipercaya sebagai Tuan Rumah Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA


Selasa, 20 Nopember 2018 16:24
Sambut Hari Juang Kartika, Korem 031/WB Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Selasa, 20 Nopember 2018 14:12
Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Akan Berlakukan Tiket Masuk

Selasa, 20 Nopember 2018 13:46
Sekda Lantik 136 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Inhil

Selasa, 20 Nopember 2018 13:31
Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta

Selasa, 20 Nopember 2018 10:30
Camat Kuantan Tengah, Kuansing Bantu panti Asuhan dan Lansia Tunanetra

Selasa, 20 Nopember 2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

Selasa, 20 Nopember 2018 06:57
Teken KUA-PPAS 2019 Terkendala Rincian DBH Migas dari Pusat


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 26 Desember 2014 17:31
Banjir Setinggi 1,3 Meter Rendam Pematang Duku, Bengkalis

Bencana Banjir kembali terjadi di wilayah Bengkalis. Air setinggi 1,3 meter menggenang Pematang Duku.

Riauterkini-BENGKALIS- Banjir setinggi sekitar 1,3 meter rendam jalan poros dan areal pemukiman warga di kawasan Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis sejak empat hari terakhir. Selain dipicu air hujan dan air pasang (rob), banjir juga memutuskan akses dari Desa Pematang Duku, menuju Desa Ketam Putih dan Sekodi.

Meskipun banjir tergolong tinggi, puluhan kepala keluarga (KK) yang berdomisili di kawasan itu masih tetap bertahan dan lebih memilih tidak mengungsi. Sementara itu, warga yang beraktivitas melintasi badan jalan tergenang banjir, terpaksa harus menggunakan jasa sampan, agar kendaraan sepeda motor tidak terendam banjir dan mati dengan mengeluarkan biaya Rp40 ribu hingga Rp50 ribu sekali menyeberang dengan jarak tempuh sekitar 100 meter.

Menurut Acen, warga Desa Pematang Duku mengatakan, bahwa sejak puluhan tinggal di daerah tersebut belum pernah terjadi banjir cukup parah seperti saat ini. Meskipun daerah itu sendiri kerap terjadi banjir rob setiap tahun dan menggenangi badan jalan.

“Berpuluh-puluh tahun tinggal di sini, belum pernah mengalami banjir seperti sekarang ini. Lebih sepinggang, bahkan meskipun rumah panggung air tetap masuk setinggi betis dan kami untuk tidur pun kesulitan. Kalau mau mengungsi, mau kemana kami mengungsi?,” ungkapnya, Jumat (26/12/14).

Warga setempat hanya bisa pasrah menghadapi banjir yang terjadi cukup parah itu, mereka berharap banjir segera surut dan kembali beraktivitas normal seperti biasanya.

“Harus bagaimana lagi?, Kami berharap air segera surut dan kembali beraktivitas kembali seperti biasanya,” pintanya.***(dik)

Teks Foto : Banjir setinggi sekitar 1,3 meter rendam badan jalan poros Desa Pematang Duku. Tampak pengguna jalan melintasi banjir.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta
- BBKSD Riau Evakuasi Buaya Pemangsa Bocah di Rohul ke KB Kasang Kulim
- Buaya Pemangsa Bocah 7 Tahun di Rohul Berhasil Ditangkap Warga Bonai Darussalam
- Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil
- Waspada Banjir dan Longsor, BMKG Prediksi Sepekan ke Depan Riau Diguyur Hujan Deras
- Berhasil Dievakuasi dari Bawah Ruko, BBKSDA Riau Kirim Harimau ke Sumbar
- Pasang Spanduk, BBKSDA Riau Peringatkan Konflik Manusia Vs Satwa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com