Untitled Document
Jumat, 10 Sya'ban 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 29 Mei 2015 16:53
Tiga Bulan Tak Terima Gaji,
Dinding DPRD Riau Dihiasi Tulisan “Keluarkan Gaji CS”


Jum’at, 29 Mei 2015 16:45
Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Embarkasi Haji,
Kejati Riau Belum Tahan M Guntur Sebagai Tersangka


Jum’at, 29 Mei 2015 16:38
Isi Bensin Gratis Kejutan Dari Honda,
100 Konsumen Pengendara Supra X 125 Serbu SPBU Tuanku Tambusai, Pekanbaru


Jum’at, 29 Mei 2015 16:32
Jefri Noer Ingin Kampar Jadi Sentra Bawang dan Sapi di Sumatera

Jum’at, 29 Mei 2015 16:27
Tiga Kali Kali Berturut-turutPelalawan Raih WTP

Jum’at, 29 Mei 2015 16:16
PT ISB Berencana Bangun PLT-BG Kapasitas 2 MW di Rohul

Jum’at, 29 Mei 2015 16:12
Alfamart dan Indomaret di Pekanbaru,
Disperindag Nilai Tidak Dukung Perkembangan IKM dan UKM




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 20:05
Hari Ini, BMKG Pekanbaru Catat Ada 142 Titik Api

Jumlah titik api di Riau kian bertambah. Hari ini, Badan Meteoroloi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat ada 142 titik api di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Analis BMKG Pekanbaru, Warih Budi Lestari Rabu (19/6/13) mengatakan bahwa jumlah titik api di Riau kian hari kian bertambah. Jika pada tanggal 16 Juni 2013 lalu, jumlah titik api hanya 115, sehari setelahnya jumlah titik api di Riau menurun sedikit hanya sebanyak 106 titik api saja.

Namun, tambahnya, tanggal 18 Juni, jumlah titik api kembali meningkat tajam. Dari 106 mehari sebelumnya menjadi 148 titik api. Hari ini, jumlah titik api yang terpantau oleh satelite NOAA 18 tercatat menurun tipis menjadi 142 titik api di Riau.

"Terbanyak adalah Rokan Hulu sebanyak 35 titik api, Kemudian di Pelalawan sebanyak 25 titik api, diikuti Inhil dengan 23 titik api. Lalu, di Siak ada 14 titik api, di Bengaklis ada 12 titik api, Inhu ada 10 titik api, di Rohul ada 9 titik api," terangnya.

Kemudian, tambah Warih Budi Lestari, di Kampar ada 6 titik api, di Dumai ada 4 titik api, di Kuansing ada 3 titik api. Sedangkan di Pekanbaru hanya ada 1 titik api dan di Meranti tidak ditemukan adanya titik api.

Terkait surat protes dari Singapura mengenai kabut asap dari Riau yang sampai di Singapura, Warih mengatakan bahwa sebaiknya untuk menjaga hubungan diplomatik dengan negeri Singapura tetap baik, warga Riau tidak melakukan pembersihan lahan (land clearing) dengan metode pembakaran.

"Untuk jarak pandang, hingga saat ini masih kondusif. Hari ini jarak pandang paling rendah hanya sejauh empat kilometer saja," terangnya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BKSDA Tangkap Pemburu Moncong Rangkong
- Dipoles Sederhana PT Musim Mas,
Obyek Wisata Air Panas di Pangkalan Lesung Kian Menarik Warga Pelalawan

- Menteri Siti Jawab Surat Intsiawati Ayus Soal Penanganan Mangrove
- Satu Tewas, Tiga Pedagang di Rumbai, Pekanbaru Disambar Petir
- Tak Mempan Ditertibkan, PKL Kembali 'Makan' Badan Jalan di Duri
- Sudah Diusir, Beruang Madu di Rohul Sering Menampakkan Diri
- Rumah Warga Boter, Rohul Jadi Sering Direndam Banjir


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.79.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com