Untitled Document
Selasa, 28 Zulqaidah 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Selasa, 23 September 2014 06:52
Pelaku Kabur, Sepeda Motor Jambret Dibakar Massa

Selasa, 23 September 2014 06:41
Seribuan Pelamar CPNS Riau Sudah Daftarkan Secara Online

Selasa, 23 September 2014 05:43
Anggota DPRD Riau Terpilih Ikuti Latihan Orientasi di Jakarta

Selasa, 23 September 2014 04:55
Bahas Kemandirian Pangan,
BEM FP UR Gelar Seminar Nasional


Selasa, 23 September 2014 00:23
Pesona Danau Tajwid di Langgam,
Pemkab Pelalawan Siap Kelola Jadi Objek Wisata


Selasa, 23 September 2014 00:06
Rehab Taman Gedung DPRD Kota Pekanbaru Tanpa Papan Nama

Senin, 22 September 2014 21:07
Diduga Pengedar dan Pemakai Sabu,
Polsek Medang Kampai Tangkap Seklur Pelintung, Dumai




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 20:05
Hari Ini, BMKG Pekanbaru Catat Ada 142 Titik Api

Jumlah titik api di Riau kian bertambah. Hari ini, Badan Meteoroloi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat ada 142 titik api di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Analis BMKG Pekanbaru, Warih Budi Lestari Rabu (19/6/13) mengatakan bahwa jumlah titik api di Riau kian hari kian bertambah. Jika pada tanggal 16 Juni 2013 lalu, jumlah titik api hanya 115, sehari setelahnya jumlah titik api di Riau menurun sedikit hanya sebanyak 106 titik api saja.

Namun, tambahnya, tanggal 18 Juni, jumlah titik api kembali meningkat tajam. Dari 106 mehari sebelumnya menjadi 148 titik api. Hari ini, jumlah titik api yang terpantau oleh satelite NOAA 18 tercatat menurun tipis menjadi 142 titik api di Riau.

"Terbanyak adalah Rokan Hulu sebanyak 35 titik api, Kemudian di Pelalawan sebanyak 25 titik api, diikuti Inhil dengan 23 titik api. Lalu, di Siak ada 14 titik api, di Bengaklis ada 12 titik api, Inhu ada 10 titik api, di Rohul ada 9 titik api," terangnya.

Kemudian, tambah Warih Budi Lestari, di Kampar ada 6 titik api, di Dumai ada 4 titik api, di Kuansing ada 3 titik api. Sedangkan di Pekanbaru hanya ada 1 titik api dan di Meranti tidak ditemukan adanya titik api.

Terkait surat protes dari Singapura mengenai kabut asap dari Riau yang sampai di Singapura, Warih mengatakan bahwa sebaiknya untuk menjaga hubungan diplomatik dengan negeri Singapura tetap baik, warga Riau tidak melakukan pembersihan lahan (land clearing) dengan metode pembakaran.

"Untuk jarak pandang, hingga saat ini masih kondusif. Hari ini jarak pandang paling rendah hanya sejauh empat kilometer saja," terangnya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Wagubri Kagumi Peralatan Penanggulangan Karhutla RAPP di Riau Expo 2014
- Rusak 4 Rumah, Angin Puting Beliung Bikin Warga Dumai Trauma
- Antisipasi DBD,
Diskes Bengkalis Sterilisasi Pemondokan Kafilah MTQ XXXIX

- Satelit NOAA-18 Deteksi 1 Hotspost di Riau,
BNPB Klaim Operasi Hujan Buatan Sangat Efektif

- BNPB: 3 Bulan, Kerugian Riau Capai Rp20 Triliun karena Karhutla
- Dishub Dumai Uji Emisi dan Sosialisasikan UU 6/2014
- Dari Bandung, Walikota Instruksikan Siaga Asap di Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.241.157
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com