Untitled Document
Rabu, 13 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 4 Maret 2015 19:45
Peningkatan Kasus Amoral Jadi Perhatian Forkominda Inhu

Rabu, 4 Maret 2015 19:38
Hingga Pertengahan Tahun, Disperindag Pastikan Pasokan Beras di Pekanbaru Aman

Rabu, 4 Maret 2015 19:34
BPKP Serahkan Permasalahan ke Pemprov,
Direksi PT SPR Belum Izinkan Serahkan Laporan Keuangan


Rabu, 4 Maret 2015 19:24
Ditentang Pemko, Pasar Panglimo Gedang Dumai Tetap Diresmikan

Rabu, 4 Maret 2015 19:19
Harga Sembako di Bengkalis Relatif Stabil

Rabu, 4 Maret 2015 19:14
Dinilai Kurang Transparan,
Disdik Pekanbaru Ajak Jalan-jalan 25 Kepsek ke LN


Rabu, 4 Maret 2015 19:10
HUT Ke 16, Pemko Siapkan Perayaan dan Dumai Expo



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 20:05
Hari Ini, BMKG Pekanbaru Catat Ada 142 Titik Api

Jumlah titik api di Riau kian bertambah. Hari ini, Badan Meteoroloi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat ada 142 titik api di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Analis BMKG Pekanbaru, Warih Budi Lestari Rabu (19/6/13) mengatakan bahwa jumlah titik api di Riau kian hari kian bertambah. Jika pada tanggal 16 Juni 2013 lalu, jumlah titik api hanya 115, sehari setelahnya jumlah titik api di Riau menurun sedikit hanya sebanyak 106 titik api saja.

Namun, tambahnya, tanggal 18 Juni, jumlah titik api kembali meningkat tajam. Dari 106 mehari sebelumnya menjadi 148 titik api. Hari ini, jumlah titik api yang terpantau oleh satelite NOAA 18 tercatat menurun tipis menjadi 142 titik api di Riau.

"Terbanyak adalah Rokan Hulu sebanyak 35 titik api, Kemudian di Pelalawan sebanyak 25 titik api, diikuti Inhil dengan 23 titik api. Lalu, di Siak ada 14 titik api, di Bengaklis ada 12 titik api, Inhu ada 10 titik api, di Rohul ada 9 titik api," terangnya.

Kemudian, tambah Warih Budi Lestari, di Kampar ada 6 titik api, di Dumai ada 4 titik api, di Kuansing ada 3 titik api. Sedangkan di Pekanbaru hanya ada 1 titik api dan di Meranti tidak ditemukan adanya titik api.

Terkait surat protes dari Singapura mengenai kabut asap dari Riau yang sampai di Singapura, Warih mengatakan bahwa sebaiknya untuk menjaga hubungan diplomatik dengan negeri Singapura tetap baik, warga Riau tidak melakukan pembersihan lahan (land clearing) dengan metode pembakaran.

"Untuk jarak pandang, hingga saat ini masih kondusif. Hari ini jarak pandang paling rendah hanya sejauh empat kilometer saja," terangnya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Karhutla, Bengkalis Mulai Diselimuti Kabut Asap Tebal
- Pemko Pekanbaru Rancang TPA Sampah di Kawasan Terisolir
- Belum Terbitkan SK HPDH, Komitmen Pro Lingkungan Plt Gubri Dipertanyakan
- RAPP Siap Tingkatkan Kerjasama dengan Pemerintah Cegah Karhutla
- Diskes Pastikan Pelalawan Aman Dari Virus Difteri
- BPPT Tebar 1,2 Ton Garam Membuat Hujan Buatan
- Diguyur Hujan, Sejumlah Titik di Duri, Bengkalis Banjir


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.147.243.244
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com