Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 6 Pebruari 2016 20:13
Simpan Sabu-sabu dalam Tas, Warga Rohil Tak Berkutik

Sabtu, 6 Pebruari 2016 20:08
Kodim 0313 KPR Giat Tanamkan Semangat Wasbang dan Bela Negara Sejak Dini di Rohul

Sabtu, 6 Pebruari 2016 19:37
Simpan Sabu di Bawah Jendela Kamar, Warga Bagansiapiapi Ditangkap Polisi

Sabtu, 6 Pebruari 2016 17:58
Bupati Terpilih Dilantik 17 Februari, Pj. Bupati Bengkalis Pamitan

Sabtu, 6 Pebruari 2016 17:54
Gelar Musrenbangdes, Koto Kombu Fokus Ingin Bangun Infrastruktur dan Ekonomi

Sabtu, 6 Pebruari 2016 16:51
Alat Berat Tangkapan dari TKP Karlahut Dibawa ke Mapolsek Kubu, Rohil

Sabtu, 6 Pebruari 2016 16:29
Kabut Lewat Jembatan Rusak, Pelaku Curas di Panipahan Ditembak Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 20:05
Hari Ini, BMKG Pekanbaru Catat Ada 142 Titik Api

Jumlah titik api di Riau kian bertambah. Hari ini, Badan Meteoroloi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat ada 142 titik api di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Analis BMKG Pekanbaru, Warih Budi Lestari Rabu (19/6/13) mengatakan bahwa jumlah titik api di Riau kian hari kian bertambah. Jika pada tanggal 16 Juni 2013 lalu, jumlah titik api hanya 115, sehari setelahnya jumlah titik api di Riau menurun sedikit hanya sebanyak 106 titik api saja.

Namun, tambahnya, tanggal 18 Juni, jumlah titik api kembali meningkat tajam. Dari 106 mehari sebelumnya menjadi 148 titik api. Hari ini, jumlah titik api yang terpantau oleh satelite NOAA 18 tercatat menurun tipis menjadi 142 titik api di Riau.

"Terbanyak adalah Rokan Hulu sebanyak 35 titik api, Kemudian di Pelalawan sebanyak 25 titik api, diikuti Inhil dengan 23 titik api. Lalu, di Siak ada 14 titik api, di Bengaklis ada 12 titik api, Inhu ada 10 titik api, di Rohul ada 9 titik api," terangnya.

Kemudian, tambah Warih Budi Lestari, di Kampar ada 6 titik api, di Dumai ada 4 titik api, di Kuansing ada 3 titik api. Sedangkan di Pekanbaru hanya ada 1 titik api dan di Meranti tidak ditemukan adanya titik api.

Terkait surat protes dari Singapura mengenai kabut asap dari Riau yang sampai di Singapura, Warih mengatakan bahwa sebaiknya untuk menjaga hubungan diplomatik dengan negeri Singapura tetap baik, warga Riau tidak melakukan pembersihan lahan (land clearing) dengan metode pembakaran.

"Untuk jarak pandang, hingga saat ini masih kondusif. Hari ini jarak pandang paling rendah hanya sejauh empat kilometer saja," terangnya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Usai Mengamuk, Belasan Gajah Liar Tetap Bertahan di Rangau, Duri
- Antisipasi Karlahut di Bengkalis, Disiapkan Ratusan Kolam Siapkan Air
- 155 Desa di Bengkalis Masih Masuk Kawasan Hutan
- MPA Logas Tanah Darat, Kuansing Siap Gotong Royong Atasi Karlahut
- Usai Diotopsi dan Dikubur,
Penyebab Kematian Gajah Betina di Pinggir, Bengkalis Terkuak

- Sayembara Dandim 0313: Bisa Tangkap Pelaku Karlahut, Dapat Rp2 Juta
- Danrem 031/WB dan Sinar Mas Teken MoU Cegah Karlahut


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.208.249
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com