Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Senin, 31 Agustus 2015 06:53
Mursini-Halim Ikut Rakor Penyusunan Strategi Pemenangan Pilkada DIP

Senin, 31 Agustus 2015 06:50
Polisi Belum Bisa Pastikan Pemicu Ledakan Tabung Gas Elpiji di Dumai

Ahad, 30 Agustus 2015 21:58
Wide School Fasilitasi Perguruan Tinggi Riau Diskusi Bersama KUIM Malaysia

Ahad, 30 Agustus 2015 21:25
Ledakan Tabung Gas Elpji 12 Kg Makan Dua Korban di Dumai

Ahad, 30 Agustus 2015 21:21
Besok Plt Gubri Lantik Pejabat Eselon III dan IV

Ahad, 30 Agustus 2015 21:19
Disaksikan Ratusan Bikers, Honda CDN Gelar Nonton Bareng MotoGP

Ahad, 30 Agustus 2015 19:43
Kapolres Meranti Remikan Objek Pariwisata Pantai Beting Beras



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 15:21
Pemko Diminta Proaktif Antisipasi Bahaya Kabut Asap

Kabut asap dikhawatirkan menjadi ancaman kesehatan masyarakat, karena itu Pemko Pekanbaru diminta proaktif mengantisipasinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Menyikapi kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru yang dinilai semakin membahayakan, dewan menghimbau kepada pemerintah kota (Pemko) agar pro aktif menyikapi permasalahan yang dianggap serius itu.

Himbauan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman, Rabu (19/6/13) kepada riauterkinicom di kantornya. Ia meminta Pemko serius menaggani kondisi lingkungan yang sudah hampir setiap tahunya terjadi.

"Pemko, dalam hal ini Dinas Kesehatan harus pro aktif. Jangan diam saja, harus segera mengeluarkan himbauan dan juga harus mengambil tindakan aktif, seperti membagi-bagikan masker gratis," jelasnya.

Selain itu, kepada masyarakat ia meminta agar mengurangi aktifitas di luar lapangan. Khusus lagi bagi anak-anak dilarang untuk bermain di luar rumah.Sebab menurut Sondi, kondisi saat ini lebih rentan mengganggu kesehatan kepada anak.

Menanggapi himbauan dewan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melalui riauterkinicom, mengaki nelum mendapat laporan resmi dari satuan kerja (SKPD) terkait bagai mana kondisi saat ini. Namun ia memang merasakan langsung kondisi saat ini lebih berbahaya dibandingkan hari sebelumnya yanh masih dalam kondisi sedang.

Untuk itu ia juga menghimbau kepada masyarakat yang terpaksa melakukan aktifitas di luar ruangan agar menggunakan masker. Guna mengurangi dampak ditimbulkan kabut asap yang mungkin berpengaruh tidak langsung.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kabut Asap,
Kualitas Udara di Rohul Belum Ganggu Kesehatan

- Terpantauan 47 Titik Panas, 29 Terindikasi Karhutla di Riau
- Kualitas Udara di Siak Sedang,‎ Diskes Siak Baru Akan Bagikan 50 Ribu Masker
- Siak Dikepung Asap Kiriman, Siswa di Siak Libur 3 Hari
- 178 Titik Panas Terpantau di Sumatera, 5 di Antaranya Ada di Riau
- Bengkalis Nihil Titik Api, tapi Duri Dikepung Kabut Asap
- Asap Kiriman Selimuti 16 Kecamatan di Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.201.24
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com