Untitled Document
Sabtu, 17 Ramadhan 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 4 Juli 2015 13:18
Atasi Defisit Beras, Pemkab Rohul Bantu Alsintan untuk Petani

Sabtu, 4 Juli 2015 13:16
Security Bandara SSK II Rampas Ransel Wartawan RTV

Sabtu, 4 Juli 2015 13:14
Karhutla di Riau Sudah Ludeskan 1.352 Hektar Lahan

Sabtu, 4 Juli 2015 13:11
Pemko Dumai Keluarkan Surat Edaran Libur Lebaran

Sabtu, 4 Juli 2015 11:31
Jalur Mudik Duri-Pinggir Bakal Didirikan 6 Pospam

Sabtu, 4 Juli 2015 11:28
Tiga Pembakar Lahan di TNTN Ditangkap Polres Pelalawan

Sabtu, 4 Juli 2015 10:54
Dinilai Low Profile, Nuriman Khair Didukung jadi Sekda Inhil Defenitif



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 15:21
Pemko Diminta Proaktif Antisipasi Bahaya Kabut Asap

Kabut asap dikhawatirkan menjadi ancaman kesehatan masyarakat, karena itu Pemko Pekanbaru diminta proaktif mengantisipasinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Menyikapi kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru yang dinilai semakin membahayakan, dewan menghimbau kepada pemerintah kota (Pemko) agar pro aktif menyikapi permasalahan yang dianggap serius itu.

Himbauan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman, Rabu (19/6/13) kepada riauterkinicom di kantornya. Ia meminta Pemko serius menaggani kondisi lingkungan yang sudah hampir setiap tahunya terjadi.

"Pemko, dalam hal ini Dinas Kesehatan harus pro aktif. Jangan diam saja, harus segera mengeluarkan himbauan dan juga harus mengambil tindakan aktif, seperti membagi-bagikan masker gratis," jelasnya.

Selain itu, kepada masyarakat ia meminta agar mengurangi aktifitas di luar lapangan. Khusus lagi bagi anak-anak dilarang untuk bermain di luar rumah.Sebab menurut Sondi, kondisi saat ini lebih rentan mengganggu kesehatan kepada anak.

Menanggapi himbauan dewan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melalui riauterkinicom, mengaki nelum mendapat laporan resmi dari satuan kerja (SKPD) terkait bagai mana kondisi saat ini. Namun ia memang merasakan langsung kondisi saat ini lebih berbahaya dibandingkan hari sebelumnya yanh masih dalam kondisi sedang.

Untuk itu ia juga menghimbau kepada masyarakat yang terpaksa melakukan aktifitas di luar ruangan agar menggunakan masker. Guna mengurangi dampak ditimbulkan kabut asap yang mungkin berpengaruh tidak langsung.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Karhutla di Riau Sudah Ludeskan 1.352 Hektar Lahan
- Modifikasi Cuaca, Sejumlah Kawasan di Riau Mulai Diguyur Hujan
- Malam Hari, Kota Duri Mulai Diselimuti Kabut Asap
- Satelit Temukan 60 Titik Panas di Wilayah Riau
- Kemarau Hingga Oktober, Pasokan Listrik Koto Panjang Terancam Terganggu
- BPBD Dumai Sebut Kabut Asap Belum Beri Efek Buruk
- Kemarau, Kekeringan Mulai Ancam Pelalawan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.178.177
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com