Untitled Document
Sabtu, 1 Muharram 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Oktober 2014 22:03
Pemkab Rohul Gelar Tabligh Akbar 1 Muharram di Masjid Agung Madani

Sabtu, 25 Oktober 2014 21:05
Porprov VIII Riau Berakhir,
Rohul Dapat Tambahan Satu Emas dari Silat, Geser Dumai di Posisi 8


Sabtu, 25 Oktober 2014 16:45
Nurul Huda Terpilih Sebagai Ketua Umum CFCD Chapter Riau

Sabtu, 25 Oktober 2014 15:17
Merasa 'Dicurangi',
Karateka Inhil Walk Out dari Pertandingan


Sabtu, 25 Oktober 2014 15:11
Bersama Ketum KONI Inhil,
Bupati Inhil Peroleh Anugerah dari Kesultanan Banjar


Sabtu, 25 Oktober 2014 15:06
Tim Basket Kuansing Dikalahkan Pekanbaru

Sabtu, 25 Oktober 2014 15:04
Belasan Ribu Warga Duri Tumpah de Jalan Sambut Tahun Baru Islam



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 15:21
Pemko Diminta Proaktif Antisipasi Bahaya Kabut Asap

Kabut asap dikhawatirkan menjadi ancaman kesehatan masyarakat, karena itu Pemko Pekanbaru diminta proaktif mengantisipasinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Menyikapi kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru yang dinilai semakin membahayakan, dewan menghimbau kepada pemerintah kota (Pemko) agar pro aktif menyikapi permasalahan yang dianggap serius itu.

Himbauan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman, Rabu (19/6/13) kepada riauterkinicom di kantornya. Ia meminta Pemko serius menaggani kondisi lingkungan yang sudah hampir setiap tahunya terjadi.

"Pemko, dalam hal ini Dinas Kesehatan harus pro aktif. Jangan diam saja, harus segera mengeluarkan himbauan dan juga harus mengambil tindakan aktif, seperti membagi-bagikan masker gratis," jelasnya.

Selain itu, kepada masyarakat ia meminta agar mengurangi aktifitas di luar lapangan. Khusus lagi bagi anak-anak dilarang untuk bermain di luar rumah.Sebab menurut Sondi, kondisi saat ini lebih rentan mengganggu kesehatan kepada anak.

Menanggapi himbauan dewan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melalui riauterkinicom, mengaki nelum mendapat laporan resmi dari satuan kerja (SKPD) terkait bagai mana kondisi saat ini. Namun ia memang merasakan langsung kondisi saat ini lebih berbahaya dibandingkan hari sebelumnya yanh masih dalam kondisi sedang.

Untuk itu ia juga menghimbau kepada masyarakat yang terpaksa melakukan aktifitas di luar ruangan agar menggunakan masker. Guna mengurangi dampak ditimbulkan kabut asap yang mungkin berpengaruh tidak langsung.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pawai Tahun Baru Hijiryah Macetkan Jalan Raya Pasirpangaraian
- Kasus Pencemaran Lingkungan di Kawasan Pelindo Belum Jelas
- Proyek Menara Masjid Agung Pasirpangaraian,
PT TBP Dinilai Abaikan Standar Keselamatan Pekerja

- Permintaan CPO Eropa Tinggi,
Diprediksi Terjadi Perluasan Kebun Sawit Indonesia

- Pengendara Diminta Waspda di Proyek Betonisasi KM Simpang Beringin-Meredan
- Sukses Nihilkan Karhula, RAPP Beri Hadiah Kelurahan Teluk Meranti
- Workshop Geojournalime SIEJ di TNTN,
BPN Inhu Terbitkan Sertifikat untuk 6 Ribu Hektar di TNTN



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.187.157
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com