Untitled Document
Sabtu, 18 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 19 April 2014 21:09
Rumah Sunting Evaluasi Pementasan "Jalang" di Buluhcina

Sabtu, 19 April 2014 20:58
Laga Kambing, Petugas Kebersihan Rohil Tewas

Sabtu, 19 April 2014 19:02
Besok, 286 Personil Polres Inhil Amankan Pleno KPU

Sabtu, 19 April 2014 17:54
Panwaslu Rohul Rekomendasikan Rekapitulasi Suara Ulang di 3 Kecamatan

Sabtu, 19 April 2014 17:52
Mulai Pleno, KPU Rohil Dijata Ketat Aparat

Sabtu, 19 April 2014 17:50
Pleno PPK se-Inhil, Golkar Loloskan Septina dan Sulastri ke DPRD Riau

Sabtu, 19 April 2014 17:45
Lolos ke DPRD Pelalawan, Said Mashudi Siap Majukan Kuala Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 15:21
Pemko Diminta Proaktif Antisipasi Bahaya Kabut Asap

Kabut asap dikhawatirkan menjadi ancaman kesehatan masyarakat, karena itu Pemko Pekanbaru diminta proaktif mengantisipasinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Menyikapi kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru yang dinilai semakin membahayakan, dewan menghimbau kepada pemerintah kota (Pemko) agar pro aktif menyikapi permasalahan yang dianggap serius itu.

Himbauan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman, Rabu (19/6/13) kepada riauterkinicom di kantornya. Ia meminta Pemko serius menaggani kondisi lingkungan yang sudah hampir setiap tahunya terjadi.

"Pemko, dalam hal ini Dinas Kesehatan harus pro aktif. Jangan diam saja, harus segera mengeluarkan himbauan dan juga harus mengambil tindakan aktif, seperti membagi-bagikan masker gratis," jelasnya.

Selain itu, kepada masyarakat ia meminta agar mengurangi aktifitas di luar lapangan. Khusus lagi bagi anak-anak dilarang untuk bermain di luar rumah.Sebab menurut Sondi, kondisi saat ini lebih rentan mengganggu kesehatan kepada anak.

Menanggapi himbauan dewan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melalui riauterkinicom, mengaki nelum mendapat laporan resmi dari satuan kerja (SKPD) terkait bagai mana kondisi saat ini. Namun ia memang merasakan langsung kondisi saat ini lebih berbahaya dibandingkan hari sebelumnya yanh masih dalam kondisi sedang.

Untuk itu ia juga menghimbau kepada masyarakat yang terpaksa melakukan aktifitas di luar ruangan agar menggunakan masker. Guna mengurangi dampak ditimbulkan kabut asap yang mungkin berpengaruh tidak langsung.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- RAPP Paparkan Inisiatif Konservasi di Pelatihan Mahasiswa Kehutanan
- Pekan Penghijauan XXVI, Prodi Biologi FKIM UR Siap Hijaukan Pesisir Riau
- Tim Pemkab Inhil Mulai Inventarisir Kerusakan Kelapa di Tiga Kecamatan
- Hadapi Bencana Kabut Asap Jilid II,
Disbun Latih 62 Personel Damkar 29 Perusahaan Sawit Riau

- Menhut Sebut Pemegang Izin HTR Meningkat Pesat
- Antisipasi Karhutla, RAPP Terus Pantau Titik Api di Lapangan
- Stand RAPP di IndoGreen Forestry Expo 2014 Mendapat Perhatian Menhut


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.215.114
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com