Untitled Document
Sabtu, 6 Safar 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 29 Nopember 2014 10:05
Tinggal di Pelosok, Seorang Anggota DPRD Rohil Rutin Menembus Lumpur

Sabtu, 29 Nopember 2014 09:54
Kenalkan Tiga Produk Andalan,
Mitsubishi Gelar ICV Ghatering 2014 di Bagansiapiapi, Rohil


Sabtu, 29 Nopember 2014 09:48
Gelar Jalan Santai,
Pemkab Rohil Peringati HUT Korpri, PGRI dan Dharma Wanita Bersamaan


Sabtu, 29 Nopember 2014 09:41
Seorang Nenek di Selatpanjang, Meranti Hagus Terbakar dalam Rumah

Sabtu, 29 Nopember 2014 04:35
Kapolres Inhu Pimpin Sertijab Sejumlah Perwira

Sabtu, 29 Nopember 2014 05:23


Sabtu, 29 Nopember 2014 04:22
Ribuan Pramuka Penggalang Rohul Ikuti Kemah Jambore di Kota Lama



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 15:21
Pemko Diminta Proaktif Antisipasi Bahaya Kabut Asap

Kabut asap dikhawatirkan menjadi ancaman kesehatan masyarakat, karena itu Pemko Pekanbaru diminta proaktif mengantisipasinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Menyikapi kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru yang dinilai semakin membahayakan, dewan menghimbau kepada pemerintah kota (Pemko) agar pro aktif menyikapi permasalahan yang dianggap serius itu.

Himbauan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman, Rabu (19/6/13) kepada riauterkinicom di kantornya. Ia meminta Pemko serius menaggani kondisi lingkungan yang sudah hampir setiap tahunya terjadi.

"Pemko, dalam hal ini Dinas Kesehatan harus pro aktif. Jangan diam saja, harus segera mengeluarkan himbauan dan juga harus mengambil tindakan aktif, seperti membagi-bagikan masker gratis," jelasnya.

Selain itu, kepada masyarakat ia meminta agar mengurangi aktifitas di luar lapangan. Khusus lagi bagi anak-anak dilarang untuk bermain di luar rumah.Sebab menurut Sondi, kondisi saat ini lebih rentan mengganggu kesehatan kepada anak.

Menanggapi himbauan dewan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melalui riauterkinicom, mengaki nelum mendapat laporan resmi dari satuan kerja (SKPD) terkait bagai mana kondisi saat ini. Namun ia memang merasakan langsung kondisi saat ini lebih berbahaya dibandingkan hari sebelumnya yanh masih dalam kondisi sedang.

Untuk itu ia juga menghimbau kepada masyarakat yang terpaksa melakukan aktifitas di luar ruangan agar menggunakan masker. Guna mengurangi dampak ditimbulkan kabut asap yang mungkin berpengaruh tidak langsung.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Puluhan Rumah di Kampung Baru, Inhil Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
- Presiden Minta Pemprov Bangun Kanal Jaga Kelembaban Gambut di Meranti
- Anggaran Rp80 Miliar untuk Jembatan Siak IV Tergerus Kenaikan Harga BBM
- Kecamatan Langgam, Pelalawan Terisolir Akibat Banjir
- PLTA Buka Pintu Air,
Sejumlah Desa Disepanjang Sungai Kampar Terendam Banjir

- Dihadang Cuaca Buruk di Siak, Presiden Batal ke Meranti
- Tanggul di PKS PT APSL dan PT SJI Dituding Penyebab Banjir


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.84.123
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com