Untitled Document
Jumat, 27 Ramadhan 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 24 Juli 2014 23:05
Jelang Lebaran,
Bupati Bengkalis Blusukan ke Tujuh Titik Pusat Layanan Publik


Kamis, 24 Juli 2014 23:01
Usai Sidang,
Tahanan Narkoba Kejari Pekanbaru Kabur di PN Pekanbaru


Kamis, 24 Juli 2014 22:49
Kapolres Kampar Berikan Kiat Aman untuk Mudik

Kamis, 24 Juli 2014 22:42
Polres Rohil Tangkap Kontainer Bermuatan Kayu Pakai Dokumen Palsu

Kamis, 24 Juli 2014 21:00
Puluhan Pasangan Haram Terjaring Razia Yustisi di Duri

Kamis, 24 Juli 2014 20:16
Jelang Lebaran, Gubri Tarik Ratusan Mobnas

Kamis, 24 Juli 2014 19:48
Usai Sidang di PN Pekanbaru, Tahanan Narkoba Kejari Melarikan Diri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 15:21
Pemko Diminta Proaktif Antisipasi Bahaya Kabut Asap

Kabut asap dikhawatirkan menjadi ancaman kesehatan masyarakat, karena itu Pemko Pekanbaru diminta proaktif mengantisipasinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Menyikapi kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru yang dinilai semakin membahayakan, dewan menghimbau kepada pemerintah kota (Pemko) agar pro aktif menyikapi permasalahan yang dianggap serius itu.

Himbauan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman, Rabu (19/6/13) kepada riauterkinicom di kantornya. Ia meminta Pemko serius menaggani kondisi lingkungan yang sudah hampir setiap tahunya terjadi.

"Pemko, dalam hal ini Dinas Kesehatan harus pro aktif. Jangan diam saja, harus segera mengeluarkan himbauan dan juga harus mengambil tindakan aktif, seperti membagi-bagikan masker gratis," jelasnya.

Selain itu, kepada masyarakat ia meminta agar mengurangi aktifitas di luar lapangan. Khusus lagi bagi anak-anak dilarang untuk bermain di luar rumah.Sebab menurut Sondi, kondisi saat ini lebih rentan mengganggu kesehatan kepada anak.

Menanggapi himbauan dewan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melalui riauterkinicom, mengaki nelum mendapat laporan resmi dari satuan kerja (SKPD) terkait bagai mana kondisi saat ini. Namun ia memang merasakan langsung kondisi saat ini lebih berbahaya dibandingkan hari sebelumnya yanh masih dalam kondisi sedang.

Untuk itu ia juga menghimbau kepada masyarakat yang terpaksa melakukan aktifitas di luar ruangan agar menggunakan masker. Guna mengurangi dampak ditimbulkan kabut asap yang mungkin berpengaruh tidak langsung.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Atasi Karhutla, Harus dengan Penegakan Hukum Tegas
- Hadapi Kemarau, RAPP Bentuk Tim FERT
- Terra-Aqua Pantau 160 Titik Panas di Riau
- Kebakaran Lahan Meluas Dikecamatan Pelalawan
- Ada 417 Titik Panas di Riau
- 'Mencerdaskan' Gajah di 'Sekolah EFS RAPP
- 100 Personel Brimob Dikirim Amankan Karhutla di Rohil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.211.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com