Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 10 Pebruari 2016 19:32
Diduga Turut Serta Korupsi Bansos, Anggota dan Mantan Anggota DPRD Bengkalis Diadili

Rabu, 10 Pebruari 2016 18:45
Penyelundupan Narkoba di SSK II,
Butuh 7 Jam untuk Keluarkan Sabu dari Dalam Anus Irfan


Rabu, 10 Pebruari 2016 18:29
Bupati Rohul Tinjau Korban Kebakaran di Pekan Tebih, Sekaligus Berikan Bantuan

Rabu, 10 Pebruari 2016 18:23
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik Rp 111,31 Perkilogram

Rabu, 10 Pebruari 2016 18:22
Lagi, Karyawan PT RAPP Pererat Silaturrahmi melalui Program Employee Volunteering

Rabu, 10 Pebruari 2016 18:17
Tiga Mendatang, Riau Masih Berpeluang Hujan

Rabu, 10 Pebruari 2016 18:15
Banjir Kampar, 5 Ribu Jiwa Mengungsi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2013 15:21
Pemko Diminta Proaktif Antisipasi Bahaya Kabut Asap

Kabut asap dikhawatirkan menjadi ancaman kesehatan masyarakat, karena itu Pemko Pekanbaru diminta proaktif mengantisipasinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Menyikapi kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru yang dinilai semakin membahayakan, dewan menghimbau kepada pemerintah kota (Pemko) agar pro aktif menyikapi permasalahan yang dianggap serius itu.

Himbauan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman, Rabu (19/6/13) kepada riauterkinicom di kantornya. Ia meminta Pemko serius menaggani kondisi lingkungan yang sudah hampir setiap tahunya terjadi.

"Pemko, dalam hal ini Dinas Kesehatan harus pro aktif. Jangan diam saja, harus segera mengeluarkan himbauan dan juga harus mengambil tindakan aktif, seperti membagi-bagikan masker gratis," jelasnya.

Selain itu, kepada masyarakat ia meminta agar mengurangi aktifitas di luar lapangan. Khusus lagi bagi anak-anak dilarang untuk bermain di luar rumah.Sebab menurut Sondi, kondisi saat ini lebih rentan mengganggu kesehatan kepada anak.

Menanggapi himbauan dewan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melalui riauterkinicom, mengaki nelum mendapat laporan resmi dari satuan kerja (SKPD) terkait bagai mana kondisi saat ini. Namun ia memang merasakan langsung kondisi saat ini lebih berbahaya dibandingkan hari sebelumnya yanh masih dalam kondisi sedang.

Untuk itu ia juga menghimbau kepada masyarakat yang terpaksa melakukan aktifitas di luar ruangan agar menggunakan masker. Guna mengurangi dampak ditimbulkan kabut asap yang mungkin berpengaruh tidak langsung.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tiga Mendatang, Riau Masih Berpeluang Hujan
- Banjir Kampar, 5 Ribu Jiwa Mengungsi
- ‎Cegah Banjir, Camat Senapelan, Pekanbaru Fungsikan Lima Pompa Air
- Antisipasi dan Cegah Karhutla, Desa Wonosari, Bengkalis Pilot Project Blocking Canal
- Badan Jalan di Desa Simpang Kubu, Kampar Terendam Banjir, Macet Mengular 4 Km
- Banjir Sumatera, 1.050 Unit Rumah Terendam Banjir
- Abrasi Kian Parah, Bangunan Pemerintah di Bengkalis Nyaris Ambruk ke Laut


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.107.31
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com