Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 2 September 2015 08:21
Jarak Pandang Hanya 500 Meter, Jadwal Penerbangan di SSK II Kacau

Rabu, 2 September 2015 08:19
Pemprov dan Empat Pemda di Riau Terima JKN Award 2015

Rabu, 2 September 2015 07:54
Diskes dan Kemenkes Uji Kualitas Udara Akibat Asap di Inhil

Rabu, 2 September 2015 07:51
Terima JKN Award, Bukti Pemkab Inhil Optimalkan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 2 September 2015 06:09
Maju Pilkada,
Enam Anggota DPRD Riau Tak Boleh Gunakan Fasilitas Dewan


Rabu, 2 September 2015 06:02
Dari 14 Anak Perusahaan Sinar Mas Group,
Dewan Temukan Rp4 Triliun Lebih Pajak yang Belum Tergali


Rabu, 2 September 2015 05:56
Pilkada Kuansing, Mursini-Halim Hadiri Istighosah Masyarakat Hulu Teso



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juni 2013 13:50
Bagian HUT Pekanbaru ke-229,
Walikota Tinjau Goro Disejumlah Lokasi


Digelar gotong-royong massal di sejumlah lokasi. Kegiatan yang merupakan bagian HUT Pekanbaru ke-229 tersebut ditinjau langsung Walikota Firdaus.

Riauterkini-PEKANBARU-Dalam rangka peringatan hari jadi kota Pekanbaru yang ke 229, Pemerintah kota Pekanbaru melakukan gotong royong masal untuk meningkatkan rasa kebersamaan menjaga Kota Pekanbaru tetap asri dan bersih, Kamis (13/06/2013).

Bersamaan dengan hal tersebut, Walikota Pekanbaru melakukan tinjau beberapa titik yang dianggap krusial di Kota Pekanbaru yaitu, Jalan Arifin Ahmad yang drainasenya nyaris tidak berfungsi, Pasar tumpah Arengka, Jalan Soebrantas dan Pasar Sukaramai.

Berdasarkan tinjauan dibeberapa titik tersebut, masih banyak yang harus dibenahi, dan pihaknya telah mengintruksikan Dinas terkait untuk menyelesaikannya.

"Setelah kita tinjau, banyak yang menyalahi aturan, dan ini secepatnya akan ditertibkan, seperti tersumbatnya drainase, sampah, dan pkl,"terang Walikota Pekanbaru, Firdaus MT kepada Riauterkini.com. Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk kembali menggalakkan kebiasaan kita yang selalu melakukan gotong- royong.

"Jika dulu pejuang kita bergotong royong untuk kemerdekaan, dan sekarang kita bergotong royong untuk kebersihan dan kelestarian alam,"tutupnya.***(dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 62 Warga Rohul Terserang ISPA Akibat Asap
- Asap Semakin Tebal, Sekolah Tingkat Dasar di Inhu Diliburkan
- Kabut Asap Selimuti Riau, Udara Pekanbaru Tak Sehat
- Kabut Asap,
Wakil Rakyat Desak Plt Gubri Instruksikan Sekolah Libur

- Setelit NOAA Deteksi Dua Titik Karhutla di Dumai
- BPBD Punya Stok 7.000 Masker,
Dinkes Rohul Akan Bagikan 6.000 Masker jika Udara Tak Membaik

- Kian Pekat, Warga Bengkalis Mulai Cemaskan Bahaya Kabut Asap


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.100.227
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com