Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Senin, 25 Juli 2016 22:56
Mukmin Rangkuti Siap Bangkitkan Semangat Pemuda Melalui KNPI Rohul

Senin, 25 Juli 2016 22:42
Zulfahrianto Siap Bangkitkan Kembali DPD KNPI Kabupaten Rohul

Senin, 25 Juli 2016 22:01
Biaya Pendaftaran Turun Jadi Rp20 Juta,
5 Balon Ketua DPD KNPI Rohul Kembalikan Formulir di Detik-detik Terakhir


Senin, 25 Juli 2016 21:14
BPS Rilis Data Kemiskinan di Pedesaan Riau Kian Memburuk

Senin, 25 Juli 2016 21:08
Bupati Inhil Buka Turnamen Sepak Bola KNPI Cup

Senin, 25 Juli 2016 21:02
Menteri LHK Batalkan Join Swasta Kelola Taman Nasional Zamrud di Siak

Senin, 25 Juli 2016 19:36
Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah tak Membiarkan SP3 Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juni 2013 11:20
Kota Duri Deselimuti Kabut Asap

Jarak pandang di Kota Duri, Bengkalis terbatas. Sejak pagi kabut asap cukup tebal menyelumuti kewasan tersebut.

Riauterkini - DURI - Sejak dua hari terakhir, langit Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis tampak gelap dan disesaki udara yang menyesakkan dada jika dihirup. Diduga gelapnya pemandangan kota minyak tersebut disebabkan terbakarnya hutan dan lahan.

Dengan didukung cuaca ekstrem yang akhir akhir ini melanda, cauaca di Kota Duri semakin tidak menentu." Nafas agak sesak jika menghirup udara, apalagi jika dipagi hari," ujar Ujang, salah seorang warga.

Namun sejauh ini Dinas Kesehatan sama sekali belum mengeluarkan himbauan bahaya asap tebal yang menyelimuti Kota dari pagi hingga sore hari tersebut.

Dari pantauan riauterkini dilapangan, khusus dikawasan jalan Siak, Desa Balai Makam, tampak sejumlah lahan semak belukat dibakar tanpa ada yang menjaga rembetan api yang menimbulkan kepulan asap tebal tersebut.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
nofrizon
Kita berharap pelaku pembakaran hutan itangkap dan diproses secara hukum, karna perbuatannya ini merugikan,kasian anak anak banyak terserang penyakit..


Berita lainnya..........
- Menteri LHK Batalkan Join Swasta Kelola Taman Nasional Zamrud di Siak
- Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah tak Membiarkan SP3 Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan
- Warga Minta BLH Rohul Serius Menangani,
Limbah PKS PTPN V Sei Tapung Diduga Cemari Sungai Tapung

- Disambut Atraksi Pemadaman Api,
Mendagri Tjahjo Kumolo Berkunjung ke PT RAPP

- Bahas TNTN, Men-LHK Undang LSM Lingkungan Hidup
- 12 Rumah Hangus Terbakar di Bagansiapiapi
- Dihadiri Wapres Jusuf Kalla,
Sinar Mas Dukung Program Hari Lingkungan Hidup Melalui Desa Makmur Peduli Api



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.184.222
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com