Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 20:58
Tolak HGU PT TSUM,
Gemmpar Berencana Audiensi dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Pelalawan


Rabu, 23 Mei 2018 20:53
Cagubri Lukman Edy: Bibit Radikalisme Tumbuh karena Adanya Pembiaraan

Rabu, 23 Mei 2018 19:33
Safari ke Bengkalis,
Danrem 031/Wirabima Imbau Masyarakat Aktifkan Siskamling untuk Cegah Teroris


Rabu, 23 Mei 2018 19:28
Buka Akses Jalan Lintas Bono Teluk Meranti,
Warga: Dihati Kami Cuma Andi Rachman Jadi Pilihan


Rabu, 23 Mei 2018 19:22
Ini Program Kesehatan Unggul yang Ditawarkan DR.Firdaus-Rusli Effendi

Rabu, 23 Mei 2018 19:13
Peningkatan Jalan Penghubung Tiga Desa,
Kadis PU Tarukim Siak Minta PT Musi Mas Komit Laksanakan MoU


Rabu, 23 Mei 2018 17:15
RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan

Rabu, 23 Mei 2018 17:11
Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil

Rabu, 23 Mei 2018 16:53
Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar

Rabu, 23 Mei 2018 16:48
Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juni 2013 11:20
Kota Duri Deselimuti Kabut Asap

Jarak pandang di Kota Duri, Bengkalis terbatas. Sejak pagi kabut asap cukup tebal menyelumuti kewasan tersebut.

Riauterkini - DURI - Sejak dua hari terakhir, langit Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis tampak gelap dan disesaki udara yang menyesakkan dada jika dihirup. Diduga gelapnya pemandangan kota minyak tersebut disebabkan terbakarnya hutan dan lahan.

Dengan didukung cuaca ekstrem yang akhir akhir ini melanda, cauaca di Kota Duri semakin tidak menentu." Nafas agak sesak jika menghirup udara, apalagi jika dipagi hari," ujar Ujang, salah seorang warga.

Namun sejauh ini Dinas Kesehatan sama sekali belum mengeluarkan himbauan bahaya asap tebal yang menyelimuti Kota dari pagi hingga sore hari tersebut.

Dari pantauan riauterkini dilapangan, khusus dikawasan jalan Siak, Desa Balai Makam, tampak sejumlah lahan semak belukat dibakar tanpa ada yang menjaga rembetan api yang menimbulkan kepulan asap tebal tersebut.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
nofrizon
Kita berharap pelaku pembakaran hutan itangkap dan diproses secara hukum, karna perbuatannya ini merugikan,kasian anak anak banyak terserang penyakit..


loading...

Berita lainnya..........
- Pagi Ini Hotspot Nihil, Sudah 1.868,96 Hektar Luasan Lahan Terbakar di Riau
- Kerjasama Pihak Ketiga, Dishub Pekanbaru Miliki 100 Separator
- Produksi Sampah di Kota Pekanbaru Lampau 500 Ton Sehari
- BRG Beri Dai 3 Provinsi Pelatihan Restorasi Gambut
- APP dan UNAS Jakarta Teliti Cagar Biosfer GSKBB Bengkalis
- Dinas PUPR Riau Gesa Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Inhil
- PLTA Lompatan Harimau Ditolak, Jokowi Pastikan Masyarakat tak DIrugikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com