Untitled Document
Jumat, 29 Zulhijjah 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Oktober 2014 17:12
Sebagai Ketua Fraksi PDI-P di DPRD Riau,
Ma'mun Solikhin Akan Gantikan Manahara Manurung


Jum’at, 24 Oktober 2014 17:03
Jelang MTQ Provinsi Riau di Inhil,
Bengkalis Mulai Gesa Pemantapan Kafilah


Jum’at, 24 Oktober 2014 16:56
Porprov VIII Riau di Inhu,
Lokasi Pertandingan Dipindah, Kontingen Sepakbola Kecewa


Jum’at, 24 Oktober 2014 16:49
Wabup Hadiri Syukuran Tempati Rumdis Dandim 0303 Bengkalis

Jum’at, 24 Oktober 2014 16:41
Miliki 1 Paket Sabu-sabu,
Polsek Kandis Bekuk Seorang Tersangka


Jum’at, 24 Oktober 2014 16:35
Seorang Pemuda di Rohul Gantung Diri di Ruang Tamu

Jum’at, 24 Oktober 2014 15:52
Rekomendasi Provinsi Riau Pesisir Mulai Dipermasalahkan Wakil Rakyat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juni 2013 11:20
Kota Duri Deselimuti Kabut Asap

Jarak pandang di Kota Duri, Bengkalis terbatas. Sejak pagi kabut asap cukup tebal menyelumuti kewasan tersebut.

Riauterkini - DURI - Sejak dua hari terakhir, langit Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis tampak gelap dan disesaki udara yang menyesakkan dada jika dihirup. Diduga gelapnya pemandangan kota minyak tersebut disebabkan terbakarnya hutan dan lahan.

Dengan didukung cuaca ekstrem yang akhir akhir ini melanda, cauaca di Kota Duri semakin tidak menentu." Nafas agak sesak jika menghirup udara, apalagi jika dipagi hari," ujar Ujang, salah seorang warga.

Namun sejauh ini Dinas Kesehatan sama sekali belum mengeluarkan himbauan bahaya asap tebal yang menyelimuti Kota dari pagi hingga sore hari tersebut.

Dari pantauan riauterkini dilapangan, khusus dikawasan jalan Siak, Desa Balai Makam, tampak sejumlah lahan semak belukat dibakar tanpa ada yang menjaga rembetan api yang menimbulkan kepulan asap tebal tersebut.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
nofrizon
Kita berharap pelaku pembakaran hutan itangkap dan diproses secara hukum, karna perbuatannya ini merugikan,kasian anak anak banyak terserang penyakit..


Berita lainnya..........
- Kasus Pencemaran Lingkungan di Kawasan Pelindo Belum Jelas
- Proyek Menara Masjid Agung Pasirpangaraian,
PT TBP Dinilai Abaikan Standar Keselamatan Pekerja

- Permintaan CPO Eropa Tinggi,
Diprediksi Terjadi Perluasan Kebun Sawit Indonesia

- Pengendara Diminta Waspda di Proyek Betonisasi KM Simpang Beringin-Meredan
- Sukses Nihilkan Karhula, RAPP Beri Hadiah Kelurahan Teluk Meranti
- Workshop Geojournalime SIEJ di TNTN,
BPN Inhu Terbitkan Sertifikat untuk 6 Ribu Hektar di TNTN

- Audit Kepatuhan UKP4,
17 Perusahaan Dianggap Perusak Hutan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.31.133
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com