Untitled Document
Jumat, 14 Syawwal 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 31 Juli 2015 17:58
Keluarga Sayangkan,
Tahanan Polres Kampar Diborgol Sampai Sekarat di RS Bhayangkara


Jum’at, 31 Juli 2015 17:53
18 Kasus Karlahut Riau Siap Dilimpahkan ke Pengadilan

Jum’at, 31 Juli 2015 17:50
Siap Bertarung di Pilkada‎ Rohil, Herman Sani Cek Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

Jum’at, 31 Juli 2015 16:58
Ikut Pilkada Bengkalis, Ini Alasan Anak Annas Maamun

Jum’at, 31 Juli 2015 16:27
FOSWAR Kutuk Keras Aksi Kekerasan Bupati Yopi Terhadap Jurnalis Inhu

Jum’at, 31 Juli 2015 16:24
Dampak Karhutla, 3 Ribu Warga Riau Terpapar Kabut Asap

Jum’at, 31 Juli 2015 16:23
Paslon Imran-Mukhlisin Terganjal Ikut Pilkada,
Golkar Kuansing Versi Agung Akui Temukan Fakta Baru Kecurangan KPU Setempat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juni 2013 11:20
Kota Duri Deselimuti Kabut Asap

Jarak pandang di Kota Duri, Bengkalis terbatas. Sejak pagi kabut asap cukup tebal menyelumuti kewasan tersebut.

Riauterkini - DURI - Sejak dua hari terakhir, langit Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis tampak gelap dan disesaki udara yang menyesakkan dada jika dihirup. Diduga gelapnya pemandangan kota minyak tersebut disebabkan terbakarnya hutan dan lahan.

Dengan didukung cuaca ekstrem yang akhir akhir ini melanda, cauaca di Kota Duri semakin tidak menentu." Nafas agak sesak jika menghirup udara, apalagi jika dipagi hari," ujar Ujang, salah seorang warga.

Namun sejauh ini Dinas Kesehatan sama sekali belum mengeluarkan himbauan bahaya asap tebal yang menyelimuti Kota dari pagi hingga sore hari tersebut.

Dari pantauan riauterkini dilapangan, khusus dikawasan jalan Siak, Desa Balai Makam, tampak sejumlah lahan semak belukat dibakar tanpa ada yang menjaga rembetan api yang menimbulkan kepulan asap tebal tersebut.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
nofrizon
Kita berharap pelaku pembakaran hutan itangkap dan diproses secara hukum, karna perbuatannya ini merugikan,kasian anak anak banyak terserang penyakit..


Berita lainnya..........
- Dampak Karhutla, 3 Ribu Warga Riau Terpapar Kabut Asap
- Kekeringan, Warga Gaung, Inhil Mulai Konsumsi Air Rawa
- Titik Panas di Riau Terpantau Tinggal 40
- Jumlah Terus Bertambah, BLH Temukan 61 Titik Api di Inhil
- RAPP dan Masyarakat Bersinergi Padamkan Api di Pulau Padang
- Ribuan Hektar HP Bangunpurba Bakal Jadi Kawasan Tahura di Rohul
- Asap Karhutla Picu Udara di Riau Tidak Sehat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.40.216
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com