Untitled Document
Selasa, 1 Syawwal 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Selasa, 29 Juli 2014 07:42
Galeri Festival Pawai Takbir Pemkab Meranti

Selasa, 29 Juli 2014 06:26
Bupati Sampaikan Pesan Idul Fitri Sebelum Sholat Idul Fitri

Selasa, 29 Juli 2014 06:23
Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah

Senin, 28 Juli 2014 21:46
Akhirnya Gubri Kembali Temui Tamu Berlebaran di Rumdisnya

Senin, 28 Juli 2014 21:37
Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol

Senin, 28 Juli 2014 17:03
Gubri ‘Mengurung’ Diri, Ratusan Warga dan Pejabat Nunggu Berjam-jam

Senin, 28 Juli 2014 16:25
Bupati dan Wabup Gelar Open House di Kediaman Masing-Masing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi di wilayah Kota Dumai. Dinas Kehutanan setempat menyebut ditemukan 10 titik api.

Riauterkini -DUMAI- Sebanyak 10 titik api yang menimbulkan kabut asep ditemukan Unit Polisi Kehutanan pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kota Dumai, di sejumlah eks areal hutan hak penguasaan perusahaan.

Kepala Polisi Kehutanan Dumai, Tengku Ismet, mengatakan, temuan 10 titik api ini terjadi di lahan eks hak penguasaan hutan (HPH) dan hutan tanamaan industri (HTI) sejumlah perusahaan beroperasi di bidang kehutanan yang ada di Dumai.

"Temuan titik api ini berdasarkan pantauan yang diperoleh dari satelit NOAA-18 tanggal 20 Mei kemarin di kawasan hutan hak penguasaan perusahaan di sejumlah kecamatan," kata Ismet kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/5/13) di Dumai.

Dia menjelaskan, selain ditemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan, pihaknya juga memantau terjadinya pembakaran lahan kosong milik masyarakat di kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat seluas kurang lebih 1 hektar.

Upaya pengendalian kejadian karhutla di eks lokasi hutan penguasaan hutan perusahaan, lanjut Ismet, dilakukan dengan berkoordinasi ke pihak perusahaan terkait dengan meminta secepatnya dilakukan penanganan.

Kemudian terhadap kemunculan titik api di lahan masyarakat untuk penanganannya langsung, Ismet mengatakan dilakukan dengan menerjunkan petugas Polhut Dumai ke lokasi dan dibantu dengan masyarakat setempat dan regu pemadam di Kecamatan.

Keberadaan titik api yang terpantu NOAA-18 berada di lahan PT Diamond Raya Timber sebanyak 1 titik, HTI PT Suntara Gaja Pati sebanyak 6 titik, PT Ruas Utama Jaya dengan 2 titik, exs PT Surya Dumai Agrindo dengan keberadaan 1 titik api.

"Kemunculan titik api di sejumlah wilayah hutan dan lahan hak perusahaan mungkin disebabkan adanya aktivitas masyarakat diatas lahan yang menguasai untuk suatu kegiatan bercocok tanam. Namun kita tidak mendapati pelakunya dan penanganan api telah dilakukan," terangnya.

Akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah menyebabkan munculnya kabut asap dengan ketebalan cukup pekat, Selasa pagi di sejumlah kawasan ruas jalan dan pemukiman masyarakat hingga pukul 10.00 WIB.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Helikopter Jatuhkan 36 Bom Air untuk Padamkan 24 Titik Api di Rohul
- Satelit Terra-Aqua Temukan 205 Titik Panas di Riau
- Kebakaran Ludeskan 98 Hektar Kebun Kelapa Sawit di Buluh Nipis, Kampar
- Dumai Diselumuti Asap, Jumlah Titik Panas di Riau Capai 148
- Asap Mulai Menyengat di Nafas Warga Pekanbaru
- Atasi Karhutla, Harus dengan Penegakan Hukum Tegas
- Hadapi Kemarau, RAPP Bentuk Tim FERT


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.80.196
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com