Untitled Document
Senin, 5 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Senin, 26 Januari 2015 17:12
15 Personel Polres Inhu Positif Konsumsi Narkotika

Senin, 26 Januari 2015 16:58
Jelang Musda KNPI Bengkalis,
Warga Berharap Pimpinan Baru Idealis dan Independen


Senin, 26 Januari 2015 16:49
Dugaan Suap Alih Fungsi Hutan Riau,
Berkasa Perkara Gubri Nonaktif Annas Maamun P21


Senin, 26 Januari 2015 16:41
Revisi Perpres Nomor 4/2015, Nilai Proyek PL Tetap di Bawah Rp200 Juta

Senin, 26 Januari 2015 16:34
LSM BIDAL Duga Banyak Unsur Korupsi di Pemkab Rohul

Senin, 26 Januari 2015 15:47
Dalam Semalam, Dua Sosok Mayat Gegerkan Pekanbaru

Senin, 26 Januari 2015 15:42
Hasil Penelitian IPB,
32 Ribu Ha Areal PT RAPP Bernilai Konservasi Tinggi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi di wilayah Kota Dumai. Dinas Kehutanan setempat menyebut ditemukan 10 titik api.

Riauterkini -DUMAI- Sebanyak 10 titik api yang menimbulkan kabut asep ditemukan Unit Polisi Kehutanan pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kota Dumai, di sejumlah eks areal hutan hak penguasaan perusahaan.

Kepala Polisi Kehutanan Dumai, Tengku Ismet, mengatakan, temuan 10 titik api ini terjadi di lahan eks hak penguasaan hutan (HPH) dan hutan tanamaan industri (HTI) sejumlah perusahaan beroperasi di bidang kehutanan yang ada di Dumai.

"Temuan titik api ini berdasarkan pantauan yang diperoleh dari satelit NOAA-18 tanggal 20 Mei kemarin di kawasan hutan hak penguasaan perusahaan di sejumlah kecamatan," kata Ismet kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/5/13) di Dumai.

Dia menjelaskan, selain ditemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan, pihaknya juga memantau terjadinya pembakaran lahan kosong milik masyarakat di kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat seluas kurang lebih 1 hektar.

Upaya pengendalian kejadian karhutla di eks lokasi hutan penguasaan hutan perusahaan, lanjut Ismet, dilakukan dengan berkoordinasi ke pihak perusahaan terkait dengan meminta secepatnya dilakukan penanganan.

Kemudian terhadap kemunculan titik api di lahan masyarakat untuk penanganannya langsung, Ismet mengatakan dilakukan dengan menerjunkan petugas Polhut Dumai ke lokasi dan dibantu dengan masyarakat setempat dan regu pemadam di Kecamatan.

Keberadaan titik api yang terpantu NOAA-18 berada di lahan PT Diamond Raya Timber sebanyak 1 titik, HTI PT Suntara Gaja Pati sebanyak 6 titik, PT Ruas Utama Jaya dengan 2 titik, exs PT Surya Dumai Agrindo dengan keberadaan 1 titik api.

"Kemunculan titik api di sejumlah wilayah hutan dan lahan hak perusahaan mungkin disebabkan adanya aktivitas masyarakat diatas lahan yang menguasai untuk suatu kegiatan bercocok tanam. Namun kita tidak mendapati pelakunya dan penanganan api telah dilakukan," terangnya.

Akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah menyebabkan munculnya kabut asap dengan ketebalan cukup pekat, Selasa pagi di sejumlah kawasan ruas jalan dan pemukiman masyarakat hingga pukul 10.00 WIB.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hasil Penelitian IPB,
32 Ribu Ha Areal PT RAPP Bernilai Konservasi Tinggi

- Disbun Riau Buat Pilot Project Komoditas Lada di Riau
- Hutan Konservasi Sebagai Aset,
RAPP Jaga Kelestarian Semenanjung Kampar

- Tertibkan HPT, Dishut Kuansing Dinilai Sudah 'Angkat Tangan'
- Awal Februari Dieksekusi,
Dishutbun Rohul Temukan 30 Pondok Ilegal di KHDK Bukit Suligi

- Tanam Seribu Pohon, IPM-KP Komit Hijaukan Kecamatan Pelalawan
- Hujan Membuat Jalanan Dikota Duri "Berkuah"


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.118.45
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com