Untitled Document
Selasa, 21 Zulqaidah 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Selasa, 16 September 2014 07:34
Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Mandau Gelar Razia Malam

Selasa, 16 September 2014 07:33
Polresta Pekanbaru Tangkap Tiga Perampok Sekaligus Maling

Selasa, 16 September 2014 07:31
Dugaan Pencabulan Gubri,
Laporan Sulastri Dimasukkan ke Berkas Kasus Wide


Selasa, 16 September 2014 07:29
Polisi Serahkan Tiga Kerangka Korban Mutilasi pada Keluarga

Selasa, 16 September 2014 07:26
Gunakan Air Shoftgun, Pemuda 20 Kali Merampas di Stadion Utama

Selasa, 16 September 2014 07:25
Digelar Penataran Perdana Kohati HMI MPO Pekanbaru

Senin, 15 September 2014 21:14
Anggota Dewan dari PDIP se-Riau Ikuti Diklat di Batam



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi di wilayah Kota Dumai. Dinas Kehutanan setempat menyebut ditemukan 10 titik api.

Riauterkini -DUMAI- Sebanyak 10 titik api yang menimbulkan kabut asep ditemukan Unit Polisi Kehutanan pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kota Dumai, di sejumlah eks areal hutan hak penguasaan perusahaan.

Kepala Polisi Kehutanan Dumai, Tengku Ismet, mengatakan, temuan 10 titik api ini terjadi di lahan eks hak penguasaan hutan (HPH) dan hutan tanamaan industri (HTI) sejumlah perusahaan beroperasi di bidang kehutanan yang ada di Dumai.

"Temuan titik api ini berdasarkan pantauan yang diperoleh dari satelit NOAA-18 tanggal 20 Mei kemarin di kawasan hutan hak penguasaan perusahaan di sejumlah kecamatan," kata Ismet kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/5/13) di Dumai.

Dia menjelaskan, selain ditemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan, pihaknya juga memantau terjadinya pembakaran lahan kosong milik masyarakat di kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat seluas kurang lebih 1 hektar.

Upaya pengendalian kejadian karhutla di eks lokasi hutan penguasaan hutan perusahaan, lanjut Ismet, dilakukan dengan berkoordinasi ke pihak perusahaan terkait dengan meminta secepatnya dilakukan penanganan.

Kemudian terhadap kemunculan titik api di lahan masyarakat untuk penanganannya langsung, Ismet mengatakan dilakukan dengan menerjunkan petugas Polhut Dumai ke lokasi dan dibantu dengan masyarakat setempat dan regu pemadam di Kecamatan.

Keberadaan titik api yang terpantu NOAA-18 berada di lahan PT Diamond Raya Timber sebanyak 1 titik, HTI PT Suntara Gaja Pati sebanyak 6 titik, PT Ruas Utama Jaya dengan 2 titik, exs PT Surya Dumai Agrindo dengan keberadaan 1 titik api.

"Kemunculan titik api di sejumlah wilayah hutan dan lahan hak perusahaan mungkin disebabkan adanya aktivitas masyarakat diatas lahan yang menguasai untuk suatu kegiatan bercocok tanam. Namun kita tidak mendapati pelakunya dan penanganan api telah dilakukan," terangnya.

Akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah menyebabkan munculnya kabut asap dengan ketebalan cukup pekat, Selasa pagi di sejumlah kawasan ruas jalan dan pemukiman masyarakat hingga pukul 10.00 WIB.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Atasi Pencemaran Sungai Kuantan,,
BLH Kuansing Ajak Kerjasama Sejumlah Daerah

- Asap Karhutla Provinsi Tetangga Dikhawatirkan 'Berkumpul' di Riau
- Penuhi Syarat Sertifikat ISFO,
Perusahaan Perkebunan di Kuansing Latih Personil Damkar

- Balai Taman TNBT Inhu Bantah Kebakaran Hutan di Wilayahnya
- PETI di Hulu Sungai Kuantan Kian Rusak Lingkungan
- Penanggulangan Pasang Keling di Dumai Butuh Rp400 M
- Panorama Alam Hulu Sungai Kuantan Bikin Wisatawan Bule Merindu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.58.198
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com