Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 3 September 2015 15:32
Pilkada 2015, KPU Rohul Belum Cetak APK Tiga Pasangan Calon

Kamis, 3 September 2015 15:17
Pilkada Kuansing, KPU Umumkan 198.677 DPS

Kamis, 3 September 2015 15:13
Kebakaran Hutan di Rokan IV Koto, Polres Rohul Periksa Dua Warga

Kamis, 3 September 2015 15:10
Test Urine, Tiga Anggota Satpol PP Riau Terindikasi Narkoba

Kamis, 3 September 2015 15:02
Dihadang Kabut Asap,
BPBKD Gagal "Ngebom Air" di Pelalawan Gagal


Kamis, 3 September 2015 14:57
Pemkab Rohil Finalisasikan RKPD 2016

Kamis, 3 September 2015 14:54
Todongkan Senpi ,
Empat Perampok Gasak Uang Rp60 Juta di Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi di wilayah Kota Dumai. Dinas Kehutanan setempat menyebut ditemukan 10 titik api.

Riauterkini -DUMAI- Sebanyak 10 titik api yang menimbulkan kabut asep ditemukan Unit Polisi Kehutanan pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kota Dumai, di sejumlah eks areal hutan hak penguasaan perusahaan.

Kepala Polisi Kehutanan Dumai, Tengku Ismet, mengatakan, temuan 10 titik api ini terjadi di lahan eks hak penguasaan hutan (HPH) dan hutan tanamaan industri (HTI) sejumlah perusahaan beroperasi di bidang kehutanan yang ada di Dumai.

"Temuan titik api ini berdasarkan pantauan yang diperoleh dari satelit NOAA-18 tanggal 20 Mei kemarin di kawasan hutan hak penguasaan perusahaan di sejumlah kecamatan," kata Ismet kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/5/13) di Dumai.

Dia menjelaskan, selain ditemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan, pihaknya juga memantau terjadinya pembakaran lahan kosong milik masyarakat di kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat seluas kurang lebih 1 hektar.

Upaya pengendalian kejadian karhutla di eks lokasi hutan penguasaan hutan perusahaan, lanjut Ismet, dilakukan dengan berkoordinasi ke pihak perusahaan terkait dengan meminta secepatnya dilakukan penanganan.

Kemudian terhadap kemunculan titik api di lahan masyarakat untuk penanganannya langsung, Ismet mengatakan dilakukan dengan menerjunkan petugas Polhut Dumai ke lokasi dan dibantu dengan masyarakat setempat dan regu pemadam di Kecamatan.

Keberadaan titik api yang terpantu NOAA-18 berada di lahan PT Diamond Raya Timber sebanyak 1 titik, HTI PT Suntara Gaja Pati sebanyak 6 titik, PT Ruas Utama Jaya dengan 2 titik, exs PT Surya Dumai Agrindo dengan keberadaan 1 titik api.

"Kemunculan titik api di sejumlah wilayah hutan dan lahan hak perusahaan mungkin disebabkan adanya aktivitas masyarakat diatas lahan yang menguasai untuk suatu kegiatan bercocok tanam. Namun kita tidak mendapati pelakunya dan penanganan api telah dilakukan," terangnya.

Akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah menyebabkan munculnya kabut asap dengan ketebalan cukup pekat, Selasa pagi di sejumlah kawasan ruas jalan dan pemukiman masyarakat hingga pukul 10.00 WIB.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 14 Jadwal Penerbangan di SSK II Pekanbaru Delayed
- Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ada 107 Titik Api di Riau
- Asap Pekat Masih Lumpuhkan Bandara SSK II Pekanbaru
- Prihatin Asap, Pendemo Kritik Lemahnya Penegakkan Hukum
- Dianggap Gagal Atasi Kabut Asap, Komisi E DPRD Riau Minta Kepala BPBD Riau Diganti
- Bahaya Asap, Disdik Inhil Liburkan TK Sampai SMP
- Asap Mengganas Paksa Bandara SSK II 'Tutup Sementara'


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.42.214
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com