Untitled Document
Kamis, 4 Safar 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 27 Nopember 2014 13:27
Ikuti Seluruh Cabang,
Rohul Kirim 42 Kafilah di MTQ Riau ke-33 di Inhil


Kamis, 27 Nopember 2014 13:18
Disentil Soal Mobnasnya, Kadisnakertanduk Riau Jawab dengan Senyum

Kamis, 27 Nopember 2014 13:13
Gagal Cabuli Pembantu, GM PT TBS Kabur dari Kuansing

Kamis, 27 Nopember 2014 12:45
BAZNas Rohul Beri Pelatihan 100 Imam dan Khatib di Dua Kecamatan

Kamis, 27 Nopember 2014 12:40
Suap Alih Fungsi Hutan, KPK Ragukan Bantahan Mantan Menhut

Kamis, 27 Nopember 2014 11:52
Satu Jam Operasi Zebra 2014 di Bagansiapiapi, 26 Roda Dua Terjaring

Kamis, 27 Nopember 2014 11:32
Tiba dari Meranti, Presiden Langsung Kembali ke Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi di wilayah Kota Dumai. Dinas Kehutanan setempat menyebut ditemukan 10 titik api.

Riauterkini -DUMAI- Sebanyak 10 titik api yang menimbulkan kabut asep ditemukan Unit Polisi Kehutanan pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kota Dumai, di sejumlah eks areal hutan hak penguasaan perusahaan.

Kepala Polisi Kehutanan Dumai, Tengku Ismet, mengatakan, temuan 10 titik api ini terjadi di lahan eks hak penguasaan hutan (HPH) dan hutan tanamaan industri (HTI) sejumlah perusahaan beroperasi di bidang kehutanan yang ada di Dumai.

"Temuan titik api ini berdasarkan pantauan yang diperoleh dari satelit NOAA-18 tanggal 20 Mei kemarin di kawasan hutan hak penguasaan perusahaan di sejumlah kecamatan," kata Ismet kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/5/13) di Dumai.

Dia menjelaskan, selain ditemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan, pihaknya juga memantau terjadinya pembakaran lahan kosong milik masyarakat di kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat seluas kurang lebih 1 hektar.

Upaya pengendalian kejadian karhutla di eks lokasi hutan penguasaan hutan perusahaan, lanjut Ismet, dilakukan dengan berkoordinasi ke pihak perusahaan terkait dengan meminta secepatnya dilakukan penanganan.

Kemudian terhadap kemunculan titik api di lahan masyarakat untuk penanganannya langsung, Ismet mengatakan dilakukan dengan menerjunkan petugas Polhut Dumai ke lokasi dan dibantu dengan masyarakat setempat dan regu pemadam di Kecamatan.

Keberadaan titik api yang terpantu NOAA-18 berada di lahan PT Diamond Raya Timber sebanyak 1 titik, HTI PT Suntara Gaja Pati sebanyak 6 titik, PT Ruas Utama Jaya dengan 2 titik, exs PT Surya Dumai Agrindo dengan keberadaan 1 titik api.

"Kemunculan titik api di sejumlah wilayah hutan dan lahan hak perusahaan mungkin disebabkan adanya aktivitas masyarakat diatas lahan yang menguasai untuk suatu kegiatan bercocok tanam. Namun kita tidak mendapati pelakunya dan penanganan api telah dilakukan," terangnya.

Akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah menyebabkan munculnya kabut asap dengan ketebalan cukup pekat, Selasa pagi di sejumlah kawasan ruas jalan dan pemukiman masyarakat hingga pukul 10.00 WIB.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Anggaran Rp80 Miliar untuk Jembatan Siak IV Tergerus Kenaikan Harga BBM
- Kecamatan Langgam, Pelalawan Terisolir Akibat Banjir
- PLTA Buka Pintu Air,
Sejumlah Desa Disepanjang Sungai Kampar Terendam Banjir

- Dihadang Cuaca Buruk di Siak, Presiden Batal ke Meranti
- Tanggul di PKS PT APSL dan PT SJI Dituding Penyebab Banjir
- Program Pemberdayaan Masyarakat Dishutbun Rohul Tuntas
- Terendam Banjir, Dua SD di Rohul Masih Diliburkan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.236.96
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com