Untitled Document
Jumat, 24 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 25 April 2014 06:55
Serunya Gathering Perdana Komunitas Honda Civic Ferio Pekanbaru ke Padang

Jum’at, 25 April 2014 06:50
Naik 80 Persen, 18 Politisi Perempuan Lolos ke DPRD Riau

Jum’at, 25 April 2014 06:46
Bupati M Wardan Buka Musrenbang RPJMD Inhil 2014-2018

Jum’at, 25 April 2014 06:44
Semua Parpol dan Caleg di Inhil Serahkan Laporan Dana Kampanye

Jum’at, 25 April 2014 06:42
Caleg Golkar Suara Terbanyak, Samsudin Berpeluang jadi Ketua DPRD Inhu

Kamis, 24 April 2014 22:14
Kenalkan Busana Daerah pada Anak,
Semarak Kartini, Alfamart Gelar Lomba Fashion Show


Kamis, 24 April 2014 21:55
Seorang Lukan, Kebakaran Ludeskan Rumah Pimpinan Gereja di Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi di wilayah Kota Dumai. Dinas Kehutanan setempat menyebut ditemukan 10 titik api.

Riauterkini -DUMAI- Sebanyak 10 titik api yang menimbulkan kabut asep ditemukan Unit Polisi Kehutanan pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kota Dumai, di sejumlah eks areal hutan hak penguasaan perusahaan.

Kepala Polisi Kehutanan Dumai, Tengku Ismet, mengatakan, temuan 10 titik api ini terjadi di lahan eks hak penguasaan hutan (HPH) dan hutan tanamaan industri (HTI) sejumlah perusahaan beroperasi di bidang kehutanan yang ada di Dumai.

"Temuan titik api ini berdasarkan pantauan yang diperoleh dari satelit NOAA-18 tanggal 20 Mei kemarin di kawasan hutan hak penguasaan perusahaan di sejumlah kecamatan," kata Ismet kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/5/13) di Dumai.

Dia menjelaskan, selain ditemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan, pihaknya juga memantau terjadinya pembakaran lahan kosong milik masyarakat di kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat seluas kurang lebih 1 hektar.

Upaya pengendalian kejadian karhutla di eks lokasi hutan penguasaan hutan perusahaan, lanjut Ismet, dilakukan dengan berkoordinasi ke pihak perusahaan terkait dengan meminta secepatnya dilakukan penanganan.

Kemudian terhadap kemunculan titik api di lahan masyarakat untuk penanganannya langsung, Ismet mengatakan dilakukan dengan menerjunkan petugas Polhut Dumai ke lokasi dan dibantu dengan masyarakat setempat dan regu pemadam di Kecamatan.

Keberadaan titik api yang terpantu NOAA-18 berada di lahan PT Diamond Raya Timber sebanyak 1 titik, HTI PT Suntara Gaja Pati sebanyak 6 titik, PT Ruas Utama Jaya dengan 2 titik, exs PT Surya Dumai Agrindo dengan keberadaan 1 titik api.

"Kemunculan titik api di sejumlah wilayah hutan dan lahan hak perusahaan mungkin disebabkan adanya aktivitas masyarakat diatas lahan yang menguasai untuk suatu kegiatan bercocok tanam. Namun kita tidak mendapati pelakunya dan penanganan api telah dilakukan," terangnya.

Akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah menyebabkan munculnya kabut asap dengan ketebalan cukup pekat, Selasa pagi di sejumlah kawasan ruas jalan dan pemukiman masyarakat hingga pukul 10.00 WIB.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Harga Merosot, Petani Karet Diminta Tingkatkan Mutu Bokar
- LKPJ Bupati Kuansing, PAD 2013 Lampaui Target
- EMP MSSA Kenalkan Langkah Penanganan Karhutla pada Pelajar di Sei Apit
- Gubri Coret Alokasi Anggaran Penanggulangan Pasca Karhutla
- Cek Kesiapan Penanggulangan Karhutla,
Menteri LH RI Turun ke Sepahat, Bengkalis

- Wawako Pekanbaru Resmikan Biogas Terpadu di Ponpes Dar Rel Hikmah
- Meneg-LH Targetkan Pencemaran Lingkungan Turun 50 Persen


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 174.129.163.183
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com