Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 20:58
Tolak HGU PT TSUM,
Gemmpar Berencana Audiensi dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Pelalawan


Rabu, 23 Mei 2018 20:53
Cagubri Lukman Edy: Bibit Radikalisme Tumbuh karena Adanya Pembiaraan

Rabu, 23 Mei 2018 19:33
Safari ke Bengkalis,
Danrem 031/Wirabima Imbau Masyarakat Aktifkan Siskamling untuk Cegah Teroris


Rabu, 23 Mei 2018 19:28
Buka Akses Jalan Lintas Bono Teluk Meranti,
Warga: Dihati Kami Cuma Andi Rachman Jadi Pilihan


Rabu, 23 Mei 2018 19:22
Ini Program Kesehatan Unggul yang Ditawarkan DR.Firdaus-Rusli Effendi

Rabu, 23 Mei 2018 19:13
Peningkatan Jalan Penghubung Tiga Desa,
Kadis PU Tarukim Siak Minta PT Musi Mas Komit Laksanakan MoU


Rabu, 23 Mei 2018 17:15
RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan

Rabu, 23 Mei 2018 17:11
Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil

Rabu, 23 Mei 2018 16:53
Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar

Rabu, 23 Mei 2018 16:48
Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 31 Maret 2013 21:34
4 Sekolah di Kampar Mominasi Adiwiyata Nasional

Kabupaten Kampar sukses mengembangkan sekolah berwawasan lingkungan. 4 sekolah dinyatakan lolos nominasi penghargaan Adiwiyata nasional.

Riauterkini-BANGKINANG-MTS Negeri Model Kuok Kecamatan Kuok dan tiga sekolah lainnya di Kabupaten Kampar dinyatakan lolos nominasi Adiwiyata nasional oleh tim penilai Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar.

Lolos Nasionalnya MTS Negeri Model Kuok dan didampingi SMPN I Kampar Kiri Tengah, SMPN I Bangkinang dan SMAN 3 Tapung ini berdasarkan hasil keputusan tim penilai Adiwiyata Kabupaten Kampar tanggal 26 maret 2013 lalu.

Kabid Pemantauan Lingkungan Hidup BLH Kabupaten Kampar, Rahmad Junaidi selaku ketua Tim penilai, yang didampingi kasubid Pemantaun kualitas lingkungan BLH Kampar, Idrus, Ahad (31/3/13) kepada riauterkinicom mengatakan, terpilihnya empat sekolah tersebut berdasarkan hasil penilaian dan kajian tim dilapangan.

‘’ Penilaian tersebut berdasarkan empat indicator pendukung yang harus dimilki sekolah tersebut, yaitu, kebijakan sekolah berbasis lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, partisipatif berbasis lingkungan dan sarana prasarana berbasis lingkungan,’’terangnya.

“Empat indicator tersebutlah sebagai dasar tim dalam melakukan penilaian dengan melihat dan meninjau lansung ke sekolah yang bersangkutan,” ujar Rahmad Junaidi sambil mengatakan dalam mewujudkan sekolah adiwiyata ini tulis apa yang dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis.

Diungkapkannya tapi yang jelas dalam mewujudkan sekolah adiwiyata ini, bukan hanya sekadar sekolah terbersih, rindah, indah, nyaman dan aman saja, akan tetapi bagai pihak sekolah sebagai pengambil kebijakan mampu membudayakan hidup bersih dilingkungan sekolah yang berangkutan.

Untuk sekolah yang lolos nominasi adiwiyata Provinsi Riau adalah, SD Negeri Terpadu 006 Kubang Jaya kecamatan siak Hulu, SDN 001 Salo kecamatan Salo, SDN 005 Langgini kecamatan Bangkinang dan MTSN Kampar kecamatan Kampar Timur.

Sedangkan yang lolos adiwiyata Kabupaten Kampar adalah SMAN I kecamatan Bangkinang, SMPN I Siak Hulu, SMA Plus Pekanbaru, SMAN I Kampar Timur, SMAN Rumbio Jaya, SMA Muhammadiyah Bangkinang, SMKN I Bangkinang, SMPN I Kuok, SMAN I Tapung Hilir, SMAN I XIII Koto Kampar dan MAN Kampar.

‘’ Tentunya kedepan kita berharap lebih banyak lagi sekolah di Kabupaten Kampar ini yang mengikuti program adiwiyata yang diselengarakan oleh Kementrian Lingkungan hidup dan kementrian Pendidikan Nasional ini. “apalagi saat ini SMAN I Bangkinang dan SMAN 2 Siak Hulu sudah menuju adiwiayata Mandiri Nasional, secara otomatis mereka harus membina sekolah lain minimal 10 sekolah untuk mengikuti adiwiyata nasional,” ujarnya.(man)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Sahabat Jon Erizal
Selamat dan sukses....ini prestasi yang harus didukung terus


loading...

Berita lainnya..........
- Pagi Ini Hotspot Nihil, Sudah 1.868,96 Hektar Luasan Lahan Terbakar di Riau
- Kerjasama Pihak Ketiga, Dishub Pekanbaru Miliki 100 Separator
- Produksi Sampah di Kota Pekanbaru Lampau 500 Ton Sehari
- BRG Beri Dai 3 Provinsi Pelatihan Restorasi Gambut
- APP dan UNAS Jakarta Teliti Cagar Biosfer GSKBB Bengkalis
- Dinas PUPR Riau Gesa Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Inhil
- PLTA Lompatan Harimau Ditolak, Jokowi Pastikan Masyarakat tak DIrugikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com