Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Selasa, 26 Juli 2016 13:24
Pengelola Minta Masyarakat Duri Catat Nama dan Foto Juru Parkir Nakal

Selasa, 26 Juli 2016 13:19
Razia, Dishub Pekanbaru Jaring Lima Angkutan Umum tak Layak Jalan

Selasa, 26 Juli 2016 13:17
Seorang Personil Brimob Dihajar Puluhan Preman di Pasar Palapa Pekanbaru

Selasa, 26 Juli 2016 12:01
Mutasi 381 Pejabat Pemprov,
Mantan Wartawan Diperaya jadi Sekretaris Badan Penghubung di Jakarta


Selasa, 26 Juli 2016 11:29
PAW Sulaiman Zakaria, Ketua DPRD Bengkalis Lantik Morison

Selasa, 26 Juli 2016 11:24
Kaum Perempuan di Meranti Pandak Antusias Bertemu H Jufri Zubir

Selasa, 26 Juli 2016 10:52
Polres Meranti Periksa Sejumlah Saksi Kasus Makanan Selundupan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Maret 2013 16:03
17 HGU di Kabupaten Pelalawan Bakal di Ukur Ulang

Keberadaan Hak Guna Usaha atau HGU kerap memicu sengketa lahan. Untuk meminimalisir, Dinas Kehutanan Pelalawan mengukur ulang 17 HGU.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Kehutanan Kabupaten Pelalawan memastikan seluruh pemegang Hak Guna Usaha (HGU) yang dikabupaten Pelalawan bakal di ukur ulang. Pengukuran ulang HGU ini akan dimulai pada bulan April 2013 mendatang dan diperkirakan tuntas pada tahun ini juga.

Demikian diungkapkan Kadishut Pelalawan Hambali saat berbincang dengan riauterkini, Selasa (26/3/13). Menurutnya tim pengukuran HGU ini sudah dibentuk. Tim tersebut melibat sejumlah instansi termasuk pihak perusahaan yang memengang HGU. Untuk, tim dari pemerintah melibatkan, Dishut sendiri, Bappeda, Perkebunan dan pihak DPRD Pelalawan.

Latar belakang pengukuran HGU ini menurut Hambali adalah permintaan dari masyarakat yang dimotori oleh kalangan anggota DPRD. Dimana, ditemukan sejumlah persoalan yang terjadi antara masyarakat dengan pemilik HGU itu sendiri.

"Pada tahun ini, kita sudah menganggarkan, biaya untuk mengukur ulang HGU ini. Tim mulai bekerja pada awal April mendatang dan diperkirakan tuntas akhir tahun ini jugan," tukasnya lagi.

Dari data yang diperoleh, setidaknya jelas Hambali dikabupaten Pelalawan terdapat 17 pemegang HGU. Mayoritas pemegang HGU itu perusahaan perkebunan sawit. "Iya, data yang kita peroleh, terdapat 17 pemegang HGU di kabupaten Pelalawan," jelasnya.

Dari hasil, pengukuran nanti, jika ditemukan kelebihan HGU oleh pemegangnya maka, tegas Hambali dibuat Peraturan Daerah (Perda). Pada Perda itu apakah kelebihan itu di status quokan, ataupu formula lain.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak hitam
uda yakin pak kadis tim yg bapak bentuk nanti bisa netral jgn2 nanti main mata dengan perusahan yg hgunya di ukur tlang libatkan pemerintahan desa di mana perisahan berada pak kadis.......kami yakin hgu yg di kuasai perusahan berlebih terutama rapp,


Berita lainnya..........
- Pasir Timbul di Teluk Kiambang jadi Lokasi Wisata Dadakan Masyarakat Inhil
- Menteri LHK Batalkan Join Swasta Kelola TNZ di Siak
- Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah tak Membiarkan SP3 Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan
- Warga Minta BLH Rohul Serius Menangani,
Limbah PKS PTPN V Sei Tapung Diduga Cemari Sungai Tapung

- Disambut Atraksi Pemadaman Api,
Mendagri Tjahjo Kumolo Berkunjung ke PT RAPP

- Bahas TNTN, Men-LHK Undang LSM Lingkungan Hidup
- 12 Rumah Hangus Terbakar di Bagansiapiapi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.240.230
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com