Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 24 April 2014 20:28
Kampar Pilot Project UP2B Bokar Bersih

Kamis, 24 April 2014 20:26
Berkas Perkara Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Kamis, 24 April 2014 20:15
Bantuan PT NSP untuk Korban Karhutla,
Bupati Meranti Hadiri Penanaman Perdana Bibit Jagung


Kamis, 24 April 2014 20:08
Tiga Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohil Dituntut Jaksa 1,5 Tahun dan 2 Tahun Penjara

Kamis, 24 April 2014 19:51
Kapolresta Sarankan ATM dan Swalayan Pakai Jasa Pengamanan

Kamis, 24 April 2014 19:44
Hanya Satu Ketua Partai Kembali Duduk di DPRD Dumai

Kamis, 24 April 2014 19:38
Diduga Kalah Nyaleg,
Beberapa Anggota DPRD Rohul Absen Sidang Parpurna




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Maret 2013 16:03
17 HGU di Kabupaten Pelalawan Bakal di Ukur Ulang

Keberadaan Hak Guna Usaha atau HGU kerap memicu sengketa lahan. Untuk meminimalisir, Dinas Kehutanan Pelalawan mengukur ulang 17 HGU.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Kehutanan Kabupaten Pelalawan memastikan seluruh pemegang Hak Guna Usaha (HGU) yang dikabupaten Pelalawan bakal di ukur ulang. Pengukuran ulang HGU ini akan dimulai pada bulan April 2013 mendatang dan diperkirakan tuntas pada tahun ini juga.

Demikian diungkapkan Kadishut Pelalawan Hambali saat berbincang dengan riauterkini, Selasa (26/3/13). Menurutnya tim pengukuran HGU ini sudah dibentuk. Tim tersebut melibat sejumlah instansi termasuk pihak perusahaan yang memengang HGU. Untuk, tim dari pemerintah melibatkan, Dishut sendiri, Bappeda, Perkebunan dan pihak DPRD Pelalawan.

Latar belakang pengukuran HGU ini menurut Hambali adalah permintaan dari masyarakat yang dimotori oleh kalangan anggota DPRD. Dimana, ditemukan sejumlah persoalan yang terjadi antara masyarakat dengan pemilik HGU itu sendiri.

"Pada tahun ini, kita sudah menganggarkan, biaya untuk mengukur ulang HGU ini. Tim mulai bekerja pada awal April mendatang dan diperkirakan tuntas akhir tahun ini jugan," tukasnya lagi.

Dari data yang diperoleh, setidaknya jelas Hambali dikabupaten Pelalawan terdapat 17 pemegang HGU. Mayoritas pemegang HGU itu perusahaan perkebunan sawit. "Iya, data yang kita peroleh, terdapat 17 pemegang HGU di kabupaten Pelalawan," jelasnya.

Dari hasil, pengukuran nanti, jika ditemukan kelebihan HGU oleh pemegangnya maka, tegas Hambali dibuat Peraturan Daerah (Perda). Pada Perda itu apakah kelebihan itu di status quokan, ataupu formula lain.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak hitam
uda yakin pak kadis tim yg bapak bentuk nanti bisa netral jgn2 nanti main mata dengan perusahan yg hgunya di ukur tlang libatkan pemerintahan desa di mana perisahan berada pak kadis.......kami yakin hgu yg di kuasai perusahan berlebih terutama rapp,


Berita lainnya..........
- Harga Merosot, Petani Karet Diminta Tingkatkan Mutu Bokar
- LKPJ Bupati Kuansing, PAD 2013 Lampaui Target
- EMP MSSA Kenalkan Langkah Penanganan Karhutla pada Pelajar di Sei Apit
- Gubri Coret Alokasi Anggaran Penanggulangan Pasca Karhutla
- Cek Kesiapan Penanggulangan Karhutla,
Menteri LH RI Turun ke Sepahat, Bengkalis

- Wawako Pekanbaru Resmikan Biogas Terpadu di Ponpes Dar Rel Hikmah
- Meneg-LH Targetkan Pencemaran Lingkungan Turun 50 Persen


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.231.221
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com