Untitled Document
Jumat, 6 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 27 Maret 2015 10:59
Demo di CPI, Aktivis BEM Desak Nasionalisasi Asset Strategis

Jum’at, 27 Maret 2015 10:57
Pekanbaru Kirim 95 Personil ke HUT ke-65 Satpol PP Provinsi Riau di Inhil

Jum’at, 27 Maret 2015 10:36
Suap Pengesahan APBD, Saqlul dan Dua Saksi Diperiksa KPK

Jum’at, 27 Maret 2015 10:09
Bupati Irwan Lantik Pengurus Mahasiswa Meranti di Yogyakarta

Jum’at, 27 Maret 2015 07:25
Kejati Riau Rancang Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Pelajar

Jum’at, 27 Maret 2015 07:15
BEM dan BKIM FE Universitas Riau Taja Seminar Jurnalistik

Jum’at, 27 Maret 2015 07:11
Pedagang Emas Asal Sumbar Dirampok di Kuansing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Maret 2013 16:03
17 HGU di Kabupaten Pelalawan Bakal di Ukur Ulang

Keberadaan Hak Guna Usaha atau HGU kerap memicu sengketa lahan. Untuk meminimalisir, Dinas Kehutanan Pelalawan mengukur ulang 17 HGU.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Kehutanan Kabupaten Pelalawan memastikan seluruh pemegang Hak Guna Usaha (HGU) yang dikabupaten Pelalawan bakal di ukur ulang. Pengukuran ulang HGU ini akan dimulai pada bulan April 2013 mendatang dan diperkirakan tuntas pada tahun ini juga.

Demikian diungkapkan Kadishut Pelalawan Hambali saat berbincang dengan riauterkini, Selasa (26/3/13). Menurutnya tim pengukuran HGU ini sudah dibentuk. Tim tersebut melibat sejumlah instansi termasuk pihak perusahaan yang memengang HGU. Untuk, tim dari pemerintah melibatkan, Dishut sendiri, Bappeda, Perkebunan dan pihak DPRD Pelalawan.

Latar belakang pengukuran HGU ini menurut Hambali adalah permintaan dari masyarakat yang dimotori oleh kalangan anggota DPRD. Dimana, ditemukan sejumlah persoalan yang terjadi antara masyarakat dengan pemilik HGU itu sendiri.

"Pada tahun ini, kita sudah menganggarkan, biaya untuk mengukur ulang HGU ini. Tim mulai bekerja pada awal April mendatang dan diperkirakan tuntas akhir tahun ini jugan," tukasnya lagi.

Dari data yang diperoleh, setidaknya jelas Hambali dikabupaten Pelalawan terdapat 17 pemegang HGU. Mayoritas pemegang HGU itu perusahaan perkebunan sawit. "Iya, data yang kita peroleh, terdapat 17 pemegang HGU di kabupaten Pelalawan," jelasnya.

Dari hasil, pengukuran nanti, jika ditemukan kelebihan HGU oleh pemegangnya maka, tegas Hambali dibuat Peraturan Daerah (Perda). Pada Perda itu apakah kelebihan itu di status quokan, ataupu formula lain.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak hitam
uda yakin pak kadis tim yg bapak bentuk nanti bisa netral jgn2 nanti main mata dengan perusahan yg hgunya di ukur tlang libatkan pemerintahan desa di mana perisahan berada pak kadis.......kami yakin hgu yg di kuasai perusahan berlebih terutama rapp,


Berita lainnya..........
- Hari Bhakti Rimbawan ke-32, PT RAPP Tanam 2.000 Bibit Pohon di Kuansing
- Hadapi Kemarau, Diskes Dumai Siagakan 30 Ribu Masker
- 30 KK Terpaksa Mengungsi, Banjir Bandang Landa Kebun Durian, Kampar
- Kawasan HL dan HPT di Rohul Makin Memprihatinkan
- Pansus Lahan: Kondisi Kawasan Hutan Lindung di Riau Tinggal 25 Persen
- Firdaus Klaim Konsep Smart City Pekanbaru Berpotensi Diadopsi Secara Nasional
- Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Rohul Prediksi Bakal Terjadi Banjir


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.172.209
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com