Untitled Document
Jumat, 29 Zulhijjah 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Oktober 2014 17:42
Futsal Raih Emas,
Besok Sepakbola Bertarung Lawan Tuan Rumah di Babak Final


Jum’at, 24 Oktober 2014 17:21
Baru Raih 1 Perak, 4 Perunggu, Rohil Peringkat Terakhir Porprov

Jum’at, 24 Oktober 2014 17:12
Sebagai Ketua Fraksi PDI-P di DPRD Riau,
Ma'mun Solikhin Akan Gantikan Manahara Manurung


Jum’at, 24 Oktober 2014 17:03
Jelang MTQ Provinsi Riau di Inhil,
Bengkalis Mulai Gesa Pemantapan Kafilah


Jum’at, 24 Oktober 2014 16:56
Porprov VIII Riau di Inhu,
Lokasi Pertandingan Dipindah, Kontingen Sepakbola Kecewa


Jum’at, 24 Oktober 2014 16:49
Wabup Hadiri Syukuran Tempati Rumdis Dandim 0303 Bengkalis

Jum’at, 24 Oktober 2014 16:41
Miliki 1 Paket Sabu-sabu,
Polsek Kandis Bekuk Seorang Tersangka




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Maret 2013 16:03
17 HGU di Kabupaten Pelalawan Bakal di Ukur Ulang

Keberadaan Hak Guna Usaha atau HGU kerap memicu sengketa lahan. Untuk meminimalisir, Dinas Kehutanan Pelalawan mengukur ulang 17 HGU.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Kehutanan Kabupaten Pelalawan memastikan seluruh pemegang Hak Guna Usaha (HGU) yang dikabupaten Pelalawan bakal di ukur ulang. Pengukuran ulang HGU ini akan dimulai pada bulan April 2013 mendatang dan diperkirakan tuntas pada tahun ini juga.

Demikian diungkapkan Kadishut Pelalawan Hambali saat berbincang dengan riauterkini, Selasa (26/3/13). Menurutnya tim pengukuran HGU ini sudah dibentuk. Tim tersebut melibat sejumlah instansi termasuk pihak perusahaan yang memengang HGU. Untuk, tim dari pemerintah melibatkan, Dishut sendiri, Bappeda, Perkebunan dan pihak DPRD Pelalawan.

Latar belakang pengukuran HGU ini menurut Hambali adalah permintaan dari masyarakat yang dimotori oleh kalangan anggota DPRD. Dimana, ditemukan sejumlah persoalan yang terjadi antara masyarakat dengan pemilik HGU itu sendiri.

"Pada tahun ini, kita sudah menganggarkan, biaya untuk mengukur ulang HGU ini. Tim mulai bekerja pada awal April mendatang dan diperkirakan tuntas akhir tahun ini jugan," tukasnya lagi.

Dari data yang diperoleh, setidaknya jelas Hambali dikabupaten Pelalawan terdapat 17 pemegang HGU. Mayoritas pemegang HGU itu perusahaan perkebunan sawit. "Iya, data yang kita peroleh, terdapat 17 pemegang HGU di kabupaten Pelalawan," jelasnya.

Dari hasil, pengukuran nanti, jika ditemukan kelebihan HGU oleh pemegangnya maka, tegas Hambali dibuat Peraturan Daerah (Perda). Pada Perda itu apakah kelebihan itu di status quokan, ataupu formula lain.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak hitam
uda yakin pak kadis tim yg bapak bentuk nanti bisa netral jgn2 nanti main mata dengan perusahan yg hgunya di ukur tlang libatkan pemerintahan desa di mana perisahan berada pak kadis.......kami yakin hgu yg di kuasai perusahan berlebih terutama rapp,


Berita lainnya..........
- Kasus Pencemaran Lingkungan di Kawasan Pelindo Belum Jelas
- Proyek Menara Masjid Agung Pasirpangaraian,
PT TBP Dinilai Abaikan Standar Keselamatan Pekerja

- Permintaan CPO Eropa Tinggi,
Diprediksi Terjadi Perluasan Kebun Sawit Indonesia

- Pengendara Diminta Waspda di Proyek Betonisasi KM Simpang Beringin-Meredan
- Sukses Nihilkan Karhula, RAPP Beri Hadiah Kelurahan Teluk Meranti
- Workshop Geojournalime SIEJ di TNTN,
BPN Inhu Terbitkan Sertifikat untuk 6 Ribu Hektar di TNTN

- Audit Kepatuhan UKP4,
17 Perusahaan Dianggap Perusak Hutan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.123.99
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com