Untitled Document
Jumat, 16 Ramadhan 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 2 Juli 2015 22:45
Tambah Sejumlah Cabor,
KONI Gelar Porkab ke-II Sebelum Masa Kampanye Pilkada Pelalawan 2015


Kamis, 2 Juli 2015 22:42
Pelalawan Dinilai Sudah Layak Miliki Stadion Olahraga

Kamis, 2 Juli 2015 22:40
Gebyar Parsel Toyota,
Serunya Lebaran dan Mudik Nyaman Bersama Toyota


Kamis, 2 Juli 2015 20:32
PNS Dispora Riau Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Popnas

Kamis, 2 Juli 2015 20:29
Kadispenda Riau Jemput Bola Pajak Perusahaan Besar di Riau

Kamis, 2 Juli 2015 20:25
Polres Kampar Bekuk Lima Pencuri Spesialis Pembongkaran Rumah

Kamis, 2 Juli 2015 19:50
Besok, Plt Gubri Serahkan 3 Nama Pj Bupati Meranti ke Mendagri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Maret 2013 20:17
Pengerjaan Galian Kabel Sering Ganggu Pengguna Jalan

Sejumlah masyarakat Pekanbaru mengharapkan instansi terkait mengawasi penggalian kabel. Pelaksanaannya sering mengganggu pengguna jalan.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya keluhan masyarakat terhadap galian kabel di beberapa ruas jalan mendapat perhatian Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Alimuddin. Pihaknya meminta Dinas PU Riau melakukan pengawasan terhadap galian kabel.

Alimudin menyebutkan persoalan galian kabel yang dilakukan berbagai perusahaan harusnya bertanggung jawab atas galian yang mereka lakukan. Dilapangan sendiri banyak sisa galian dibiarkan dengan menutup lubang menggunakan tanah.

Selain mengganggu pengguna jalan, galian yang dilakukan tersebut dapat merusak aspal jalan.

"Terkait galian kabel ini, Dinas PU yang memiliki tanggung jawab mengawasi segala bentuk galian kabel. Kita minta PU Riau lebih ketat lagi melakukan pengawasan," kata Alimudin.

Alimuddin membenarkan tiap tahunnya ada perusahaan yang mengajukan perizinan untuk galian kabel. Namun, Alimuddin masih enggan untuk memapatkan perusahaan mana saja yang meminta izin tersebut.

Sesuai dengan ketentuan apa pun jenis galian, baik yang dalam kota mau pun antar kabupaten perizinan galian dikeluarkan oleh BP2T Riau. Namun izin tersebut hanya sebatas perizinan untuk penggaliannya saja. Namun untuk instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan adala Dinas PU Riau.

Keluhan galian kabel ini dilontarkan Aisyah, Warga Jalan Rambutan yang sering melintas di Jalan Paus. Ada beberapa ruas jalan Paus yang tidak dirapikan setelah penggalian dilakukan.

"Gara-gara jalan yang tidam rata sering terjadi macet. Apalagi kalau hari hujan, kita harus hati-hati," imbuhnya.

Sementara itu, Yuni, warga Jalan Kartama meminta pihak galian kabel yang baru memulai pekerjaan di lingkungannya ini memerhatikab kondisi jalan usai penggalian dilakukan.

"Kita minta pihak penggali untuk bertanggung jawab dengab galian yang dilakukab. Jangan udah digali nanyi dibiarkan gitu aja," ucapnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Modifikasi Cuaca, Sejumlah Kawasan di Riau Mulai Diguyur Hujan
- Malam Hari, Kota Duri Mulai Diselimuti Kabut Asap
- Satelit Temukan 60 Titik Panas di Wilayah Riau
- Kemarau Hingga Oktober, Pasokan Listrik Koto Panjang Terancam Terganggu
- BPBD Dumai Sebut Kabut Asap Belum Beri Efek Buruk
- Kemarau, Kekeringan Mulai Ancam Pelalawan
- Lebaran di Riau Terancam Berkabut


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.240.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com