Untitled Document
Sabtu, 8 Muharram 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 1 Nopember 2014 10:41
Suparman Bersama Petinggi Golkar Riau Ketemu Ical, Ada Apa?

Sabtu, 1 Nopember 2014 10:39
Malam ini ,Tim Kesenian Rohil Tampil Pada Festival Tabot Bengkulu

Sabtu, 1 Nopember 2014 07:27
Kebakaran Ludeskan Gudang Batako di Jalan Inpres, Pekanbaru

Sabtu, 1 Nopember 2014 07:23
Polres Bengkalis Ringkus Maling 26 Ton Minyak PT Chevron

Sabtu, 1 Nopember 2014 07:12
Ribuan Ikan Ditemukan Mati Mengapung di Sungai Muara Kuku, Rohul

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:07
111

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:02
Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Maret 2013 20:17
Pengerjaan Galian Kabel Sering Ganggu Pengguna Jalan

Sejumlah masyarakat Pekanbaru mengharapkan instansi terkait mengawasi penggalian kabel. Pelaksanaannya sering mengganggu pengguna jalan.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya keluhan masyarakat terhadap galian kabel di beberapa ruas jalan mendapat perhatian Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Alimuddin. Pihaknya meminta Dinas PU Riau melakukan pengawasan terhadap galian kabel.

Alimudin menyebutkan persoalan galian kabel yang dilakukan berbagai perusahaan harusnya bertanggung jawab atas galian yang mereka lakukan. Dilapangan sendiri banyak sisa galian dibiarkan dengan menutup lubang menggunakan tanah.

Selain mengganggu pengguna jalan, galian yang dilakukan tersebut dapat merusak aspal jalan.

"Terkait galian kabel ini, Dinas PU yang memiliki tanggung jawab mengawasi segala bentuk galian kabel. Kita minta PU Riau lebih ketat lagi melakukan pengawasan," kata Alimudin.

Alimuddin membenarkan tiap tahunnya ada perusahaan yang mengajukan perizinan untuk galian kabel. Namun, Alimuddin masih enggan untuk memapatkan perusahaan mana saja yang meminta izin tersebut.

Sesuai dengan ketentuan apa pun jenis galian, baik yang dalam kota mau pun antar kabupaten perizinan galian dikeluarkan oleh BP2T Riau. Namun izin tersebut hanya sebatas perizinan untuk penggaliannya saja. Namun untuk instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan adala Dinas PU Riau.

Keluhan galian kabel ini dilontarkan Aisyah, Warga Jalan Rambutan yang sering melintas di Jalan Paus. Ada beberapa ruas jalan Paus yang tidak dirapikan setelah penggalian dilakukan.

"Gara-gara jalan yang tidam rata sering terjadi macet. Apalagi kalau hari hujan, kita harus hati-hati," imbuhnya.

Sementara itu, Yuni, warga Jalan Kartama meminta pihak galian kabel yang baru memulai pekerjaan di lingkungannya ini memerhatikab kondisi jalan usai penggalian dilakukan.

"Kita minta pihak penggali untuk bertanggung jawab dengab galian yang dilakukab. Jangan udah digali nanyi dibiarkan gitu aja," ucapnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Ribuan Ikan Ditemukan Mati Mengapung di Sungai Muara Kuku, Rohul
- Pagi Diguyur Hujan Deras, Sebagian Jalan di Duri Kebanjiran
- RAPP Beri Pelatihan Dasar Harvesting dan Plantation pada Masyarakat
- BME Klaim Gajah Sumatera di TNTN Tersisa 73 Ekor
- Keraguan Banyak Pihak Terbukti, Pemko Batal Gusur PKL Pasar Arengka
- Hujan Deras Porak-Porandakan Sejumlah Proyek di Duri
- Komit Selamatkan Lingkungan, Pemprov Riau Teken MoU Implementasi REDD+


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 174.129.74.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com