Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Selasa, 30 Agustus 2016 17:47
Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Menjaga Stabilitas Kamtibmas

Selasa, 30 Agustus 2016 17:43
Pekan Ini Harga TBS di Riau Naik

Selasa, 30 Agustus 2016 17:36
Reses DPRD Riau,
Warga Bagan Sinembah, Rohil Keluhkan Belum Punya Kartu Sehat


Selasa, 30 Agustus 2016 17:33
Kasmarni Amril Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Bengkalis

Selasa, 30 Agustus 2016 17:25
Pemprov Buru Dua Mobil Alfard yang Masih Dikuasai Pejabat di Jakarta

Selasa, 30 Agustus 2016 16:40
TP4D Kejari Bengkalis Bekali Anti Korupsi kepada ASN BPMP2T

Selasa, 30 Agustus 2016 16:36
Tingkatkan Kesehatan Anak,
PT. TYE Lakukan Khitanan Massal di Kampar




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Maret 2013 20:17
Pengerjaan Galian Kabel Sering Ganggu Pengguna Jalan

Sejumlah masyarakat Pekanbaru mengharapkan instansi terkait mengawasi penggalian kabel. Pelaksanaannya sering mengganggu pengguna jalan.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya keluhan masyarakat terhadap galian kabel di beberapa ruas jalan mendapat perhatian Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Alimuddin. Pihaknya meminta Dinas PU Riau melakukan pengawasan terhadap galian kabel.

Alimudin menyebutkan persoalan galian kabel yang dilakukan berbagai perusahaan harusnya bertanggung jawab atas galian yang mereka lakukan. Dilapangan sendiri banyak sisa galian dibiarkan dengan menutup lubang menggunakan tanah.

Selain mengganggu pengguna jalan, galian yang dilakukan tersebut dapat merusak aspal jalan.

"Terkait galian kabel ini, Dinas PU yang memiliki tanggung jawab mengawasi segala bentuk galian kabel. Kita minta PU Riau lebih ketat lagi melakukan pengawasan," kata Alimudin.

Alimuddin membenarkan tiap tahunnya ada perusahaan yang mengajukan perizinan untuk galian kabel. Namun, Alimuddin masih enggan untuk memapatkan perusahaan mana saja yang meminta izin tersebut.

Sesuai dengan ketentuan apa pun jenis galian, baik yang dalam kota mau pun antar kabupaten perizinan galian dikeluarkan oleh BP2T Riau. Namun izin tersebut hanya sebatas perizinan untuk penggaliannya saja. Namun untuk instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan adala Dinas PU Riau.

Keluhan galian kabel ini dilontarkan Aisyah, Warga Jalan Rambutan yang sering melintas di Jalan Paus. Ada beberapa ruas jalan Paus yang tidak dirapikan setelah penggalian dilakukan.

"Gara-gara jalan yang tidam rata sering terjadi macet. Apalagi kalau hari hujan, kita harus hati-hati," imbuhnya.

Sementara itu, Yuni, warga Jalan Kartama meminta pihak galian kabel yang baru memulai pekerjaan di lingkungannya ini memerhatikab kondisi jalan usai penggalian dilakukan.

"Kita minta pihak penggali untuk bertanggung jawab dengab galian yang dilakukab. Jangan udah digali nanyi dibiarkan gitu aja," ucapnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Asap Tipis Selimuti Rohul,
Orang Tua Diminta Kurangi Aktivitas Balita di Luar Rumah

- Kabut Asap Memburuk, Diskes Pekanbaru Sebar 40 Ribu Masker ke Puskesmas
- Revitalisasi Ekosistem Tesso Nilo,
Ratusan Cukong di eks HPH HSL-SRT Bakal 'Dihabisi'

- Dampingi Kapolri Cek Karlahut, Mobil Dinas Gubri Terjebak Lumpur
- Asap Tipis Mulai Selimuti Kabupaten Rohul
- Kapolres Rohul Sebut Angin Sebabkan Kebakaran di Bonai tak Pernah Usai
- Libur Kabut Asap,
Disdik Pekanbaru Masih Tunggu Koordinasi Tiga SKPD



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.225.6.131
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com