Untitled Document
Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 18 April 2015 13:33
Dianggap Hanya Merugikan, Warga Pelalawan Sandera Truk CPO PT MAL

Sabtu, 18 April 2015 12:00
Penjaringan Balon Bupati PAN Kuansing Usai Pelantikan Pengurus

Sabtu, 18 April 2015 11:51
Kawasan Lindung, Perambah Hutan Pulau Basu di Inhil Bisa Dipidanakan

Sabtu, 18 April 2015 11:47
AKBP Edy Sumardi Resmi Pimpin Polres Kuansing

Sabtu, 18 April 2015 10:21
Diserang Buaya Saat Cuci Pakaian di Sungai, Warga Rohil Lolos dari Maut

Sabtu, 18 April 2015 10:18
Fun Bike HUT Bank Riau Kepri ke-49 Berlangsung Meriah

Sabtu, 18 April 2015 10:16
Kantor Pos Bagansiapiapi Bayarkan Dana PSKS



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Maret 2013 20:17
Pengerjaan Galian Kabel Sering Ganggu Pengguna Jalan

Sejumlah masyarakat Pekanbaru mengharapkan instansi terkait mengawasi penggalian kabel. Pelaksanaannya sering mengganggu pengguna jalan.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya keluhan masyarakat terhadap galian kabel di beberapa ruas jalan mendapat perhatian Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Alimuddin. Pihaknya meminta Dinas PU Riau melakukan pengawasan terhadap galian kabel.

Alimudin menyebutkan persoalan galian kabel yang dilakukan berbagai perusahaan harusnya bertanggung jawab atas galian yang mereka lakukan. Dilapangan sendiri banyak sisa galian dibiarkan dengan menutup lubang menggunakan tanah.

Selain mengganggu pengguna jalan, galian yang dilakukan tersebut dapat merusak aspal jalan.

"Terkait galian kabel ini, Dinas PU yang memiliki tanggung jawab mengawasi segala bentuk galian kabel. Kita minta PU Riau lebih ketat lagi melakukan pengawasan," kata Alimudin.

Alimuddin membenarkan tiap tahunnya ada perusahaan yang mengajukan perizinan untuk galian kabel. Namun, Alimuddin masih enggan untuk memapatkan perusahaan mana saja yang meminta izin tersebut.

Sesuai dengan ketentuan apa pun jenis galian, baik yang dalam kota mau pun antar kabupaten perizinan galian dikeluarkan oleh BP2T Riau. Namun izin tersebut hanya sebatas perizinan untuk penggaliannya saja. Namun untuk instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan adala Dinas PU Riau.

Keluhan galian kabel ini dilontarkan Aisyah, Warga Jalan Rambutan yang sering melintas di Jalan Paus. Ada beberapa ruas jalan Paus yang tidak dirapikan setelah penggalian dilakukan.

"Gara-gara jalan yang tidam rata sering terjadi macet. Apalagi kalau hari hujan, kita harus hati-hati," imbuhnya.

Sementara itu, Yuni, warga Jalan Kartama meminta pihak galian kabel yang baru memulai pekerjaan di lingkungannya ini memerhatikab kondisi jalan usai penggalian dilakukan.

"Kita minta pihak penggali untuk bertanggung jawab dengab galian yang dilakukab. Jangan udah digali nanyi dibiarkan gitu aja," ucapnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Diserang Buaya Saat Cuci Pakaian di Sungai, Warga Rohil Lolos dari Maut
- Sudah 4 Pekan, BLH Rohul Belum Terima Hasil Lab Limbah PT MAN
- Kerusakan Hutan Pulang Basu di Inhil Picu Hama Beruk dan Kumbang
- Waduk Menyusut 80 Persen,
Hari Ini PDAM Bengkalis Efekifkan Pendistribusian Air Bersih Bergilir

- Tingkatkan Ekonomi, Camat Pulau Merbau Ajak Masyarakat Bertani
- Kawasan Danau Pulau Basu Terancam,
Ribuan Hektar Hutan Ditebang untuk Perkebunan Sawit

- Ditemukan Kambing Terjangkit Rabies di Bengkalis


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.154.115
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com