Untitled Document
Rabu, 12 Syawwal 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 29 Juli 2015 20:29
Dishutbun Rohul Segera Tertibkan Bangungan Ilegal di KHDTK Bukit Suligi

Rabu, 29 Juli 2015 20:16
Lima Balon Kepala Daerah Dumai Tes Kesehatan di Pekanbaru

Rabu, 29 Juli 2015 20:11
Wawako Dumai Sampaikan Ranperda LPj APBD 2014

Rabu, 29 Juli 2015 20:07
Ganggu Kenyamanan Warga, Sembilan Anak Punk Diamankan Satpol PP Pekanbaru

Rabu, 29 Juli 2015 20:02
Suharman Kembali Jabat Camat Bangunpurba,
19 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Rohul Dilantik, Termasuk 3 Camat


Rabu, 29 Juli 2015 19:58
Datangkan Naker Asal China,
LMB Akan Usir PT. Ivo Mas Tunggal dari Dumai


Rabu, 29 Juli 2015 19:55
Seluruh Pasangan Cakada Pelalawan, Siak dan Inhu Jalani Tes Kesehatan di RSUD AA



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Maret 2013 20:17
Pengerjaan Galian Kabel Sering Ganggu Pengguna Jalan

Sejumlah masyarakat Pekanbaru mengharapkan instansi terkait mengawasi penggalian kabel. Pelaksanaannya sering mengganggu pengguna jalan.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya keluhan masyarakat terhadap galian kabel di beberapa ruas jalan mendapat perhatian Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Alimuddin. Pihaknya meminta Dinas PU Riau melakukan pengawasan terhadap galian kabel.

Alimudin menyebutkan persoalan galian kabel yang dilakukan berbagai perusahaan harusnya bertanggung jawab atas galian yang mereka lakukan. Dilapangan sendiri banyak sisa galian dibiarkan dengan menutup lubang menggunakan tanah.

Selain mengganggu pengguna jalan, galian yang dilakukan tersebut dapat merusak aspal jalan.

"Terkait galian kabel ini, Dinas PU yang memiliki tanggung jawab mengawasi segala bentuk galian kabel. Kita minta PU Riau lebih ketat lagi melakukan pengawasan," kata Alimudin.

Alimuddin membenarkan tiap tahunnya ada perusahaan yang mengajukan perizinan untuk galian kabel. Namun, Alimuddin masih enggan untuk memapatkan perusahaan mana saja yang meminta izin tersebut.

Sesuai dengan ketentuan apa pun jenis galian, baik yang dalam kota mau pun antar kabupaten perizinan galian dikeluarkan oleh BP2T Riau. Namun izin tersebut hanya sebatas perizinan untuk penggaliannya saja. Namun untuk instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan adala Dinas PU Riau.

Keluhan galian kabel ini dilontarkan Aisyah, Warga Jalan Rambutan yang sering melintas di Jalan Paus. Ada beberapa ruas jalan Paus yang tidak dirapikan setelah penggalian dilakukan.

"Gara-gara jalan yang tidam rata sering terjadi macet. Apalagi kalau hari hujan, kita harus hati-hati," imbuhnya.

Sementara itu, Yuni, warga Jalan Kartama meminta pihak galian kabel yang baru memulai pekerjaan di lingkungannya ini memerhatikab kondisi jalan usai penggalian dilakukan.

"Kita minta pihak penggali untuk bertanggung jawab dengab galian yang dilakukab. Jangan udah digali nanyi dibiarkan gitu aja," ucapnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Walikota Pekanbaru Ajak Masyarakat Jadikan Ikan Menu Kuliner Utama
- Cegah Karhutla, RAPP Bantu Petani 9 Desa Buka Lahan Tanpa Pembakaran
- Pasokan Kian Minim, Krisis Air Bersih di Duri Semakin Parah
- Kabut Asap Mulai Selimuti Wilayah Inhil
- BMKG: Udara Pekanbaru 'Tidak Sehat'
- ‎Akibat Asap, Bulan Ini Penderita ISPA di Pekanbaru Naik 10 Persen
- Kabut Asap Menyerang,
Jika Berbahaya, Diskes Riau Minta Pelajar Diliburkan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.171.216
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com