Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 28 September 2016 21:50
Pilkada Serentak 2017, Mendagri Ajak Masyarakat Lawan Praktek Politik Uang

Rabu, 28 September 2016 21:48
Turnamen Pangkalan Lesung 2016,
PS Bintang Muda Sorek I, Pelalawan Berhasil Menjadi Champion


Rabu, 28 September 2016 21:45
Gubri Minta Pemko Dumai Manfaatkan Aset Pemprov Demi Hasilkan PAD

Rabu, 28 September 2016 21:42
Bank Riau Siap Laksanakan Kick Off Penukaran Uang

Rabu, 28 September 2016 21:39
Estimasi Rp126 Miliar,
Konsultan Ekspos Jembatan Siak IV Besok


Rabu, 28 September 2016 21:35
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor Targetkan 300 New Mirage Setiap Tahun

Rabu, 28 September 2016 21:32
BPAD Riau Siapkan Ranpergub Sinergitas Kearsipan SKPD



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Maret 2013 20:17
Pengerjaan Galian Kabel Sering Ganggu Pengguna Jalan

Sejumlah masyarakat Pekanbaru mengharapkan instansi terkait mengawasi penggalian kabel. Pelaksanaannya sering mengganggu pengguna jalan.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya keluhan masyarakat terhadap galian kabel di beberapa ruas jalan mendapat perhatian Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Alimuddin. Pihaknya meminta Dinas PU Riau melakukan pengawasan terhadap galian kabel.

Alimudin menyebutkan persoalan galian kabel yang dilakukan berbagai perusahaan harusnya bertanggung jawab atas galian yang mereka lakukan. Dilapangan sendiri banyak sisa galian dibiarkan dengan menutup lubang menggunakan tanah.

Selain mengganggu pengguna jalan, galian yang dilakukan tersebut dapat merusak aspal jalan.

"Terkait galian kabel ini, Dinas PU yang memiliki tanggung jawab mengawasi segala bentuk galian kabel. Kita minta PU Riau lebih ketat lagi melakukan pengawasan," kata Alimudin.

Alimuddin membenarkan tiap tahunnya ada perusahaan yang mengajukan perizinan untuk galian kabel. Namun, Alimuddin masih enggan untuk memapatkan perusahaan mana saja yang meminta izin tersebut.

Sesuai dengan ketentuan apa pun jenis galian, baik yang dalam kota mau pun antar kabupaten perizinan galian dikeluarkan oleh BP2T Riau. Namun izin tersebut hanya sebatas perizinan untuk penggaliannya saja. Namun untuk instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan adala Dinas PU Riau.

Keluhan galian kabel ini dilontarkan Aisyah, Warga Jalan Rambutan yang sering melintas di Jalan Paus. Ada beberapa ruas jalan Paus yang tidak dirapikan setelah penggalian dilakukan.

"Gara-gara jalan yang tidam rata sering terjadi macet. Apalagi kalau hari hujan, kita harus hati-hati," imbuhnya.

Sementara itu, Yuni, warga Jalan Kartama meminta pihak galian kabel yang baru memulai pekerjaan di lingkungannya ini memerhatikab kondisi jalan usai penggalian dilakukan.

"Kita minta pihak penggali untuk bertanggung jawab dengab galian yang dilakukab. Jangan udah digali nanyi dibiarkan gitu aja," ucapnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 80 Hektar Kawasan Hutan di Pelalawan Ditetapkan sebagai Hutan Kota
- Sudah Sepekan Genangan Air dan Galian Kabel PLN Macetkan Jalan Soeta
- Dishutbun Rohul Normalisasi Sungai Mahato Kanan di Rawa Seribu
- Upaya Tekan Laju Abrasi Pulau Bengkalis,
KKP dan DKP Gelar Bimtek Penanaman Vegetasi Pantai

- Diterjang Pasang Keling, Tujuh Rumah Warga Pulau Jemur Rohil Rusak Parah
- Baru Setahun, Jalan Dua Jalur Tugu Carano-STM Teluk Kuantan Sudah Rusak
- Genangan Air Sumbat Arus Lalin di Jalan Soeta Dekat Simpang Arifin Achmad


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.146.139
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com