Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 30 April 2016 13:57
Wilmar Bersama Mitra Kerja dan TNI Gelar Goro Bersama

Sabtu, 30 April 2016 13:54
2 Tersangka Perdagangan Organ Satwa Dilindungi Terancam 5 Tahun Penjara

Sabtu, 30 April 2016 13:52
Bupati Bengkalis dan Istri Resmikan Pembangunan Gedung Serba Guna YPM

Sabtu, 30 April 2016 11:51
Tim Kemenakertrans RI Periksa Dokumen 279 Naker Asing di Sinar Mas Group

Sabtu, 30 April 2016 11:15
Bupati Bengkalis Buka MTQ ke-21 Kecamatan Bantan

Sabtu, 30 April 2016 11:10
Seks Menyimpang, Pak Guru SMA di Rohil Cabuli 5 Siswa

Sabtu, 30 April 2016 07:03
Ahmad Hijazi Disebut-sebut Paling Diinginkan Plt Gubri sebagai Sekdaprov Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Maret 2013 20:17
Pengerjaan Galian Kabel Sering Ganggu Pengguna Jalan

Sejumlah masyarakat Pekanbaru mengharapkan instansi terkait mengawasi penggalian kabel. Pelaksanaannya sering mengganggu pengguna jalan.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya keluhan masyarakat terhadap galian kabel di beberapa ruas jalan mendapat perhatian Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Alimuddin. Pihaknya meminta Dinas PU Riau melakukan pengawasan terhadap galian kabel.

Alimudin menyebutkan persoalan galian kabel yang dilakukan berbagai perusahaan harusnya bertanggung jawab atas galian yang mereka lakukan. Dilapangan sendiri banyak sisa galian dibiarkan dengan menutup lubang menggunakan tanah.

Selain mengganggu pengguna jalan, galian yang dilakukan tersebut dapat merusak aspal jalan.

"Terkait galian kabel ini, Dinas PU yang memiliki tanggung jawab mengawasi segala bentuk galian kabel. Kita minta PU Riau lebih ketat lagi melakukan pengawasan," kata Alimudin.

Alimuddin membenarkan tiap tahunnya ada perusahaan yang mengajukan perizinan untuk galian kabel. Namun, Alimuddin masih enggan untuk memapatkan perusahaan mana saja yang meminta izin tersebut.

Sesuai dengan ketentuan apa pun jenis galian, baik yang dalam kota mau pun antar kabupaten perizinan galian dikeluarkan oleh BP2T Riau. Namun izin tersebut hanya sebatas perizinan untuk penggaliannya saja. Namun untuk instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan adala Dinas PU Riau.

Keluhan galian kabel ini dilontarkan Aisyah, Warga Jalan Rambutan yang sering melintas di Jalan Paus. Ada beberapa ruas jalan Paus yang tidak dirapikan setelah penggalian dilakukan.

"Gara-gara jalan yang tidam rata sering terjadi macet. Apalagi kalau hari hujan, kita harus hati-hati," imbuhnya.

Sementara itu, Yuni, warga Jalan Kartama meminta pihak galian kabel yang baru memulai pekerjaan di lingkungannya ini memerhatikab kondisi jalan usai penggalian dilakukan.

"Kita minta pihak penggali untuk bertanggung jawab dengab galian yang dilakukab. Jangan udah digali nanyi dibiarkan gitu aja," ucapnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Wilmar Bersama Mitra Kerja dan TNI Gelar Goro Bersama
- Hujan Disertai Angin Kencang Hantam Beberapa Wilayah di Pekanbaru
- 23 Rumah Rusak, Desa Sanglar, Inhil Diterjang Puting Beliung
- Angin Puting Beliung di Pekanbaru Tumbangkan 8 Pohon
- Satu Jam Diguyur Hujan, ‎Kantor Walikota Pekanbaru Tergenang Air
- Pencemaran Lingkungan, Puluhan Anak-anak Demo PT. Sari Dumai Sejati
- Tambahan 60 Ribu Hektar Alih Fungsi Hutan di RTRWP Riau Berdasarkan Rekom Ombusdman


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.165.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com