Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Ahad, 14 Pebruari 2016 21:59
Polsek Bangkinang Barat Amankan Dua Tersangka Pencuri Kerbau

Ahad, 14 Pebruari 2016 20:05
Setelah Kubah Rubuh,
Masjid Raya Al Munawwarah Rimba Melintang Rohil 'Disulap' Menjadi Megah


Ahad, 14 Pebruari 2016 19:58
Bupati Harris Hadiri Penutupan Suluk di Desa Rantau Baru Bawah

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:54
Lelang 36 Restlemen Warga Terkena Abrasi Rimba Melintang, Rohil Dilanjutkan 2016

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:48
Cabuli Murid SD,
Seorang Warga Bangko Pusako, Rohil Ditangkap Polisi


Ahad, 14 Pebruari 2016 19:36
Dewan Bantah Ada Intervensi Dalam Pembahasan APBD Riau

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:32
Presiden PKS Lantik Pengurus PKS se-Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Maret 2013 20:17
Pengerjaan Galian Kabel Sering Ganggu Pengguna Jalan

Sejumlah masyarakat Pekanbaru mengharapkan instansi terkait mengawasi penggalian kabel. Pelaksanaannya sering mengganggu pengguna jalan.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya keluhan masyarakat terhadap galian kabel di beberapa ruas jalan mendapat perhatian Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Alimuddin. Pihaknya meminta Dinas PU Riau melakukan pengawasan terhadap galian kabel.

Alimudin menyebutkan persoalan galian kabel yang dilakukan berbagai perusahaan harusnya bertanggung jawab atas galian yang mereka lakukan. Dilapangan sendiri banyak sisa galian dibiarkan dengan menutup lubang menggunakan tanah.

Selain mengganggu pengguna jalan, galian yang dilakukan tersebut dapat merusak aspal jalan.

"Terkait galian kabel ini, Dinas PU yang memiliki tanggung jawab mengawasi segala bentuk galian kabel. Kita minta PU Riau lebih ketat lagi melakukan pengawasan," kata Alimudin.

Alimuddin membenarkan tiap tahunnya ada perusahaan yang mengajukan perizinan untuk galian kabel. Namun, Alimuddin masih enggan untuk memapatkan perusahaan mana saja yang meminta izin tersebut.

Sesuai dengan ketentuan apa pun jenis galian, baik yang dalam kota mau pun antar kabupaten perizinan galian dikeluarkan oleh BP2T Riau. Namun izin tersebut hanya sebatas perizinan untuk penggaliannya saja. Namun untuk instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan adala Dinas PU Riau.

Keluhan galian kabel ini dilontarkan Aisyah, Warga Jalan Rambutan yang sering melintas di Jalan Paus. Ada beberapa ruas jalan Paus yang tidak dirapikan setelah penggalian dilakukan.

"Gara-gara jalan yang tidam rata sering terjadi macet. Apalagi kalau hari hujan, kita harus hati-hati," imbuhnya.

Sementara itu, Yuni, warga Jalan Kartama meminta pihak galian kabel yang baru memulai pekerjaan di lingkungannya ini memerhatikab kondisi jalan usai penggalian dilakukan.

"Kita minta pihak penggali untuk bertanggung jawab dengab galian yang dilakukab. Jangan udah digali nanyi dibiarkan gitu aja," ucapnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- PMI Kampar Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir
- Banjir Memutus Akses Jalan Antar Desa di Rakit Kulim, Inhu
- BMKG: Riau Masih Berpeluang Hujan
- 4 Jembatan Rusak di Rohul Terdampak Banjir Dilaporkan ke BNPB
- Camat Rumbai Tinjau lokasi Pembangunan TPA Muara Fajar
- Banjir Kampar, 133 Ribu Warga Terendam dan Dua Meninggal Dunia
- Banjir Rohul, Giliran Ribuan Rumah di Kepenuhan dan Bonai Terendam


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.5.218
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com