Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 29 April 2017 10:38
Dibuka Danlanud RSN, Geyar Dirgantara 2017 Diawali Lomba Mewarnai

Sabtu, 29 April 2017 10:33
Bupati Inhil Jadi Khatib Salat Jum'at di Kecamatan Mandah

Sabtu, 29 April 2017 07:40
Polres Kuansing Tangkap Penampung Emas Hasil Tambang Ilegal

Sabtu, 29 April 2017 07:37
Geyar Dirgantara di Lanud Roesmin Nurjadin,
Masyarakat Diajak Saksikan Beragam Atraksi dan Berkesempatan Naik Helikopter


Sabtu, 29 April 2017 07:28
DPRD Riau Telah Kirim Berkas Hasil Pemilihan Wagubri ke Mendagri

Sabtu, 29 April 2017 07:26
Sejumlah Perusahaan Asal Sumbar Rambah Hutan Lindung di Kuansing

Jum’at, 28 April 2017 21:50
Baznas Kuansing Gelar Tablik Akbar Sosialisasi Zakat

Jum’at, 28 April 2017 21:41
Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat


Jum’at, 28 April 2017 21:19
APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan

Jum’at, 28 April 2017 20:31
Stand Utama Bocor, EO Dumai Expo 2017 Disebut Lepas Tangan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 16 Pebruari 2013 20:10
Rendam 1.964 Rumah, Banjir Paksa 771 KK di Rohul Mengungsi

Banjir tersebar di 9 kecamatan di Rohul. Sebanyak 1.964 rumah sejak kemarin terendam dan genangan air memaksa 771 kepala keluarga mengungsi ke tempat aman.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sampai hari kedua banjir besar di kawasan Rokan Hulu, terdata sekitar 1.964 pemukiman masyarakat di 9 kecamatan terendam air dengan ketinggian air dari 60 centimeter sampai 3 meter dengan kerugian ditaksir mencapai Rp4.796.000.000 sejak Jumat kemarin (15/2/13).

Demikian data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul yang dirangkum riauterkinicom di banjir besar hari kedua, Sabtu (16/2/13).

Sekitar 1.964 pemukiman masyarakat atau dihuni sekitar 8.367 jiwa di 9 kecamatan dilaporkan terendam air dengan ketinggian antara 60 centimeter sampai 3 meter, seperti terjadi di Pelanduk Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kuntodarussalam ketinggian air sampai 3 meter, sedangkan di Sungai Kuti 1,5 meter, dan Desa Sangkir Indah Kecamatan Pagarantapah Darussalam ketinggian air sekitar 1,5 meter.

Sekitar 771 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.452 jiwa di 9 kecamatan sudah mengungsi ke lokasi aman. Akibat banjir besar selama dua hari juga menyebabkan sebanyak 1.220 rumah mengalami kerusakan fisik. Begitu pun, sedikitnya 5 rumah hanyut akibat derasnya arus banjir.

Banjir juga sebab tanaman rusak. Begitu pun, sekitar 1 kilometer median jalan rusak parah termasuk di Simpang Supra Jalan Tuanku Tambusai Pasirpangaraian, dan Jalan Lingkar.

Sebanyak 24 kolam terbuat dari terpal di sejumlah kecamatan juga dilaporkan hanyut. “Dua kendaraan roda dua hilang dan seekor sapi juga hilang terbawa air Sungai Batang Lubuh,” Jelas Kepala BPBD Rohul, Aceng Herdiana di Pasirpangaraian, Sabtu.

Data Korban Banjir dan Penyaluran Bantuan

Masih data BPBD Rohul, ketinggian air bah di Desa Sangkir Indah Kecamatan Pagarantapah Darussalam antara 1 sampai 3 meter. Banjir merendam 243 rumah, 3 musalah, dan fasilitas umum lainnya.

Di Kecamatan Rambah, ada empat desa terendam, meliputi Desa Babusalam sebanyak 500 rumah terendam, Pematang Berangan 400 rumah, Koto Tinggi 82 rumah, Kelurahan Pasirpangaraian 212 rumah, dan Desa Tanjung Belit 70 rumah.

Di Desa Rambah Hilir Timur Kecamatan Rambah Hilir 120 rumah terendam. Desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu 70 rumah, dan di Kecamatan Bangunpurba 180 rumah terendam.

Di Kecamatan Rokan IV Koto, 62 rumah ikut terendam seperti di Desa Rokan Koto Ruang dan Rokan Timur. Di Kecamatan Kepenuhan 330 rumah. Tiga desa di Kecamatan Bonaidarussalam juga ikut terendam, Desa Teluk Sono 250 rumah, Kasang Mungkal 280 rumah, Dusun Titian Gading Desa Sontang 300 rumah.

Jumat kemarin, BPBD Rohul juga sudah salurkan bantuan, seperti 1.725 nasi bungkus, 3 dus mie instan, 170 kotak minuman gelas. Sementara, pada Sabtu tadi, sebanyak 2.210 nasi bungkus turut dibagikan kepada korban banjir.

Korban banjir di Rokan IV Koto sendiri menerima bantuan uang Rp2.640.000, bantuan Sembako meliputi beras, sarden,mei instan, minuman gelas. Korban banjir di Pelandung- Sungai Kuti Kecamatan Kuntodarusssalam menerima bantuan Rp5 juta, Desa Kota Intan Pagarantapah menerima bantuan beras 60 kilogram, sarden 15 kaleng, minyak goreng 6 kg, dan mei instan 15 kotak.

Untuk mengantisipasi banjir, BPBD Rohul terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri, Tagana, organisasi masyarakat, dan mendirikan Posko induk di kawasan water front city Pasirpangaraian. “Kita kesulitan ke Bonaidarussalam, sebab akses jalan di Muara Nikum Rambah Hilir terputus,” ungkap Aceng lagi.

BPBD Rohul Bangun Dapur Umum Tanggap Darurat

Dari 3 buah perahu karet di BPBD Rohul, hanya 1 perahu yang bisa dioperasikan sebab dua lainnya sedang bocor. Begitu pun perahu karet di BPBD Riau tidak bisa dipakai karena bocor dan dalam perbaikan.

Untuk antisipasi para korban banjir kelaparan, BPBD Rohul membangun dapur umum tanggap darurat di tepi Sungai Batang Lubuh Pasirpangaraian menggunakan fasilitas mobil dapur umum milik BPBD Riau. Dapur umum itu rencananya disiagakan selama sebulan.

“Kita juga terima bantuan tiga perahu karet dari BNPB (Badan Nasional Penanggulanan Bencana), tapi masih dalam perjalanan menuju ke sini dari Jakarta,” tambah Aceng.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Bocah Transmigrasi di Rohul.
Membangun kabupaten aja kurang berhasil, kok malah mau bangun Provinsi. Opo yo iso? Infrasruktur pedesaan msh sangat memprihatinkan. Lebih 30 tahun transmigrasi, tp jalan mash becek, PLN enggak ada pula.

abu bakar
mari sama sama kita jadikan musibah ini bahan instropeksi diri kita yang bergelimang dosa dan maksiat. buat masyarakat yang terkena musibah semoga allah berikan kesabaran. ingatlah ada hikmah dibalik musibah ini. Dan apa saja musibah yang menimpa


Berita lainnya..........
- Terus Meningkat, Jumlah Penderita DBD di Pekanbaru Kini 260 Orang
- Jutaan Hektare Sawit Terancam PP 57/2016
- Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang
- Sambut Ramadhan, BKM Gandeng Unilever Bersih-bersih 1001 Masjid
- Tiga Kali Diterkam Buaya, Warga Meranti Lolos dari Maut
- BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar
- PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.54.2
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com