Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Senin, 29 Agustus 2016 15:45
Bangunan Ruli Menjamur di Ujung Tepi Jembatan SSH II Tualang, Siak

Senin, 29 Agustus 2016 15:40
Bankeu Rp44 Miliar Rohul Aspirasi Anggota DPRD Riau Masih Tahap Lelang

Senin, 29 Agustus 2016 15:37
Kapolri ke Riau Disambut Demokrasi Ratusan Mahasiswa Unri

Senin, 29 Agustus 2016 15:36
Hadiri Seminar dan Rakernas,
Adkasi Komisariat Wilayah Riau Sejumlah Rekomendasi Daerah


Senin, 29 Agustus 2016 15:25
Pacu Jalur Mini di Kecamatan Kempas,
Bupati Berharap Dapat Menjadi Daya Tarik Wisata di Inhil


Senin, 29 Agustus 2016 15:21
Kapolres Rohul Sebut Angin Sebabkan Kebakaran di Bonai tak Pernah Usai

Senin, 29 Agustus 2016 15:16
Kerap Mangkir dari Kantor,
Warga Bengkalis Minta Kepala Daerah Menindak Tegas ASN




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Januari 2013 13:30
Kapal Berbedera India Miring,
Wilmar Bantah Terjadi Tumpah CPO di Perairan Dumai


Sebuah kapal berbendera India pengangkut CPO PT Wilmar Group sempat miring di dekat Pelabuhan Dumai. Pihak perusahaan bantah terjadi tumpahan muatan di laut.

Wilmar Group Bantah Insiden Nyaris Karam Kapal di Pelabuhan Dumai Terjadi Tumpahan CPO Riauterkini-DUMAI- Kabar melubernya minyak kelapa sawit dari Kapal Artistry berbenderakan India di kawasan Pelabuhan Indonesia (PT Pelindo) Cabang I Dumai, milik perusahaan Wilmar Group secara langsung disangkalnya dengan menyatakan hanya mengalami kemerengan bagian belakang kapal dan tidak terjadi tumpahan ke laut.

GM Wilmar Group Tanmin ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernyan, Senin (21/1/13) mengatakan, bahwa kejadian tadi malam bukan tumpahan minyak kelapa sawit sebagaimana yang dikabarkan di lapangan. Karena pihaknya sudah memastikan bahwa tadi malam tidak terjadi insiden pencemaran ketika kapal mengalami kemiringan saat loading minyak.

"Anggota saya sudah mengecek kelapangan tidak ada terjadinya tumpahan CPO pada kejadian tadi malam. Yang ada hanya mengalami insiden kemerengan bagian belakang kapal saat melakukan pengisian minyak kelapa sawit di kawasan dermaga Pelindo Dumai," cetus Tanmin singkat kepada riauterkinicom siang ini.

Sebagai data tambahan, saat melakukan transfer minyak kepala sawit atau crude palm oline ke kapal bernama Artistry berbendera negara India, Ahad (20/1/13) malam sekitar pukul 21.30 WIB di dermaga kawasan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Dumai dari perusahaan Wilmar Group meluber kelaut.

Informasi yang berhasil dirangkum dari sumber kompeten menyatakan, bahwa kejadian tumpahan minyak itu karena kapal tidak bisa mengeluarkan air balas yang tidak dijaga oleh petugas kapal sehingga kondisi kemiringan mencapi 45 derajat dari permukaan laut dan akhir isian minya sawit meluber kelaut Dumai.

Kemudian mengenai agen Kapal dikabarkan PT Tirtacipta Mulyapersada (TM) yang diketahui anak perusahaan Wilmar Group. Sedangkan untuk minyak kelapa sawit itu sendiri dikabarkan juga milik perusahaan terbesar di Asia yaitu Wilmar Group berkedudukan di wilayah Kota Dumai.

Sedangkan menurut sumber lagi, atas kejadian ini perusahaan wajib dikenakan sanksi dari pihak Syahbandar Pelabuhan Dumai, karena sudah menyakut kelalaian dan pencemaran lingkungan atas melubernya minyak kepala sawit yang sedang ditransfer ke kapala tangker Artistry berbendera India tersebut.

Bahkan dalam insiden ini, sejumlah warga yang mengetahui adanya melubernya minyak kelapa sawit kelaut untuk diambil dilarang oleh petugas jaga yang berada di pintu masuk Dermaga D Pelindo Dumai, dengan alasan perintah atasan dan pihak KPLP Dumai.

"Kami dilarang Mas, kata scukurity kondisi di dalam sudah darurat. Mohon maaf kondisi di dalam kawasan dergama lagi emergency. Begitulah Mas, kata petugas itu kekami, jadinya kami membatalkan untuk mengambil tumpahan minyak kelapa sawit yang ke laut itu," cetus Darsiman dan Tomy sembari menaiki sepeda motor untuk meninggalkan lokasi pintu masuk dermaga.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
danny
Ngkk enak dibaca, banyak tulisannya salah ketik.


Berita lainnya..........
- Kapolres Rohul Sebut Angin Sebabkan Kebakaran di Bonai tak Pernah Usai
- Libur Kabut Asap,
Disdik Pekanbaru Masih Tunggu Koordinasi Tiga SKPD

- Polres Kampar Kerahkan Puluhan Personil Bantu Padamkan Kebakaran Lahan
- Kotor, Halaman Kantor Camat Mandau Seolah tak Pernah Disapu
- Asap Pekat Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang Sempat Hanya 600 Meter
- ‎Prihatin Abrasi, Mahasiswa UR Tanam Ratusan Mangrove di Papal, Bengkalis
- ‎Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga Bengkalis


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.75.214
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com