Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 28 Mei 2016 18:14
231 Peserta Ramaikan Serunya Honda Modif Contest 2016 di Pekanbaru

Sabtu, 28 Mei 2016 18:09
Employee Voluntering RAPP, Asah Tenggang Rasa Sebelum Puasa

Sabtu, 28 Mei 2016 15:47
Di Wilayah Kopertis X,
UIR Jadi Perguruan Tinggi dengan Akreditasi C Paling Sedikit


Sabtu, 28 Mei 2016 15:39
Sempena HUT Bhayangkara ke-70,
Komunitas Motor Pelalawan Gelar Berbagai Kegiatan 'Edukasi'


Sabtu, 28 Mei 2016 13:57
60 Persen Tera Timbangan di PKS Bermasalah,
Diskoperindag Rohul Baru Bisa Tertibkan Oktober 2016


Sabtu, 28 Mei 2016 13:47
Oknum Guru SMK di Ujungbatu, Rohul Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 28 Mei 2016 13:43
Padamkan Arus, PLN Duri Lakukan Perawatan GI Jelang Ramadhan dan Syawal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Januari 2013 13:30
Kapal Berbedera India Miring,
Wilmar Bantah Terjadi Tumpah CPO di Perairan Dumai


Sebuah kapal berbendera India pengangkut CPO PT Wilmar Group sempat miring di dekat Pelabuhan Dumai. Pihak perusahaan bantah terjadi tumpahan muatan di laut.

Wilmar Group Bantah Insiden Nyaris Karam Kapal di Pelabuhan Dumai Terjadi Tumpahan CPO Riauterkini-DUMAI- Kabar melubernya minyak kelapa sawit dari Kapal Artistry berbenderakan India di kawasan Pelabuhan Indonesia (PT Pelindo) Cabang I Dumai, milik perusahaan Wilmar Group secara langsung disangkalnya dengan menyatakan hanya mengalami kemerengan bagian belakang kapal dan tidak terjadi tumpahan ke laut.

GM Wilmar Group Tanmin ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernyan, Senin (21/1/13) mengatakan, bahwa kejadian tadi malam bukan tumpahan minyak kelapa sawit sebagaimana yang dikabarkan di lapangan. Karena pihaknya sudah memastikan bahwa tadi malam tidak terjadi insiden pencemaran ketika kapal mengalami kemiringan saat loading minyak.

"Anggota saya sudah mengecek kelapangan tidak ada terjadinya tumpahan CPO pada kejadian tadi malam. Yang ada hanya mengalami insiden kemerengan bagian belakang kapal saat melakukan pengisian minyak kelapa sawit di kawasan dermaga Pelindo Dumai," cetus Tanmin singkat kepada riauterkinicom siang ini.

Sebagai data tambahan, saat melakukan transfer minyak kepala sawit atau crude palm oline ke kapal bernama Artistry berbendera negara India, Ahad (20/1/13) malam sekitar pukul 21.30 WIB di dermaga kawasan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Dumai dari perusahaan Wilmar Group meluber kelaut.

Informasi yang berhasil dirangkum dari sumber kompeten menyatakan, bahwa kejadian tumpahan minyak itu karena kapal tidak bisa mengeluarkan air balas yang tidak dijaga oleh petugas kapal sehingga kondisi kemiringan mencapi 45 derajat dari permukaan laut dan akhir isian minya sawit meluber kelaut Dumai.

Kemudian mengenai agen Kapal dikabarkan PT Tirtacipta Mulyapersada (TM) yang diketahui anak perusahaan Wilmar Group. Sedangkan untuk minyak kelapa sawit itu sendiri dikabarkan juga milik perusahaan terbesar di Asia yaitu Wilmar Group berkedudukan di wilayah Kota Dumai.

Sedangkan menurut sumber lagi, atas kejadian ini perusahaan wajib dikenakan sanksi dari pihak Syahbandar Pelabuhan Dumai, karena sudah menyakut kelalaian dan pencemaran lingkungan atas melubernya minyak kepala sawit yang sedang ditransfer ke kapala tangker Artistry berbendera India tersebut.

Bahkan dalam insiden ini, sejumlah warga yang mengetahui adanya melubernya minyak kelapa sawit kelaut untuk diambil dilarang oleh petugas jaga yang berada di pintu masuk Dermaga D Pelindo Dumai, dengan alasan perintah atasan dan pihak KPLP Dumai.

"Kami dilarang Mas, kata scukurity kondisi di dalam sudah darurat. Mohon maaf kondisi di dalam kawasan dergama lagi emergency. Begitulah Mas, kata petugas itu kekami, jadinya kami membatalkan untuk mengambil tumpahan minyak kelapa sawit yang ke laut itu," cetus Darsiman dan Tomy sembari menaiki sepeda motor untuk meninggalkan lokasi pintu masuk dermaga.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
danny
Ngkk enak dibaca, banyak tulisannya salah ketik.


Berita lainnya..........
- Warga Pelalawan dan Kepulauan Meranti Praktekkan Buka Lahan Tanpa Bakar
- Perintah Menteri LHK, Tim Verifikasi Turun ke Kawasan Rawa Seribu di Mahato, Rohul
- Longsor di Desa Tanah Merah, Inhil Hancurkan Lima Rumah
- Tersisa 371 Ekor,
Joe Taslim Suarakan Perlindungan Harimau Sumatera

- Tiger Warrior WWF Joe Taslim Kunjungi TNBT Riau
- Sambaran Petir di Inhil, Seorang Tewas dan Dua Luka Bakar Serius
- Warga Pulau Burung, Inhil Dikagetkan Tanaman Mirip Bunga Bangkai


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.194.28
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com