Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Mei 2015 10:51
Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Baik,
Bupati Sidak Pusat Pelayanan Publik di Daerah


Sabtu, 23 Mei 2015 10:43
Diduga Libatkan Tahanan LP Tg Balai Karimun,
Tim Satgas Polres Meranti Bongkar Rantai Peredaran Narkoba


Sabtu, 23 Mei 2015 09:12
Plt Sekdakab Surya Arfan Lepas Jalan Sehat HUT ke-17 Bank Rohil

Sabtu, 23 Mei 2015 09:04
Mantan Asisten III Setdaprov Riau Tutup Usai

Sabtu, 23 Mei 2015 07:40
HUT ke-17, Bank Rohil Gelar Malam Syukuran

Sabtu, 23 Mei 2015 07:38
Ketua TP PKK Inhil Buka Pelatihan Keterampilan Perempuan Kepala Rumah Tangga

Sabtu, 23 Mei 2015 07:33
Dibangunkan Pemkab Bengkalis Jembatan, Warga Siakkecil Sumringah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Nopember 2012 18:39
Banjir Rendam Badan Jalan
Sejumlah Desa di Kerumutan Pelalawan Terisolir


Sejumlah desa di Kerumutan, Pelalawan terisolir akibat banjir. Genangan air merendam badan jalan sehingga menyulitkan warga untuk melintasinya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Curah hujan yang tinggi sejak dua pekan terakhir menyebabkan sungai Kerumutan yang melintasi Desa Tanjung Kuyo dan Pangkalan Tampoi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan meluap.

Sehingga badan jalan yang dinilai rendah dan menghubungkan sejumlah desa menjadi terendam dan akses terputus. Hal itu membuat sejumlah warga desa tak bisa beraktifitas. Warga berharap kondisi badan jalan yang rendah, agar dilakukan pembenahan dengan cara dilakukan penimbunan serta di kiri dan kanan badan jalan agar dibangun turap.

Demikian hal itu dikatakan Syaharudin, selaku Ketua Kerapatan Pemuda Petalangan (Kepungan), saat meninjau badan jalan yang terendam. Disebutkan Syahar, jika Pemkab tidak segera mencarikan solusi terhadap akses jalan tersebut, diyakini sejumlah desa akan terisolir dan bahaya banjir akan terus menerus menghantui.

"Solusinya badan jalan mesti ditinggikan dari permukaan sungai dengan cara ditimbun, kemudian disisi kiri dan kanan badan jalan dibangun turap agar air sungai tak meluber ke badan jalan", ungkapnya.

Dia menambahkan, kondisi banjir di beberapa titik badan jalan yang digenangi air mencapai ketinggian 1 meter lebih itu, sambung Ketua organisasi kepemudaan Kepungan, membuat aktifitas masyarakat sangat terganggu. Pasalnya warga tak bisa kemana-mana dengan ketinggian air lebih dari 1 meter di badan jalan dan terpaksa warga memilih berdiam diri di rumah.

"Saat banjir warga tak bisa melewati jalan dengan kendaraan roda dua dan roda empat, hanya kendaraan jenis mobil Ranger atau Ford yang bisa lewat, itu pun mesti super hati-hati, selain takut terperosok ke lobang yang dalam, arus air yang menggenangi badan jalan juga sangat deras", beber Syahar.

Sementara itu, Sontok Singh dan Sunardinata, warga setempat menyebutkan, badan jalan digenangi air tersebut telah berlangsung lebih dari sepekan. Celakanya, kondisi itu telah berlangsung setiap tahunnya.

"Banjir yang menggenangi badan jalan ini terjadi setiap tahunnya, setiap tahunnya telah menjadi langganan. Sehingga jika kondisi begini terpaksa menyetok keperluan sehari-hari dengan jumlah yang banyak, karena tak bisa keluar masuk dengan gampang,” ungkapnya. Terkadang, dalam keadaan darurat terpaksa menggunakan perahu. Jika pemerintah tak segera mencarikan solusinya, banjir akan terus menghantui daerah itu. Tak badan jalan saja yang “berkuah”, sejumlah rumah juga ikut terendam, hanya saja debit air tak terlalu tinggi dan belum ada korban jiwa.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Satu Tewas, Tiga Pedagang di Rumbai, Pekanbaru Disambar Petir
- Tak Mempan Ditertibkan, PKL Kembali 'Makan' Badan Jalan di Duri
- Sudah Diusir, Beruang Madu di Rohul Sering Menampakkan Diri
- Rumah Warga Boter, Rohul Jadi Sering Direndam Banjir
- Pemprov Riau Dukung Langkah Kampar Pasok Air Bersih ke Pekanbaru
- Sampah Menumpuk, Warga Disilahkan Telphon Langsung ke DKP Pekanbaru
- Seekor Beruang Madu Ditemukan Mati Terjerat di Rambahsamo, Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.117.4
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com