Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 25 Mei 2016 18:00
Dibuka Muhaimin Iskandar, Muswil V DPW PKB Riau Resmi Dimulai

Rabu, 25 Mei 2016 17:56
Sambut Ramadhan, Disperindag Pekanbaru Rencanakan OP di Pasar Modern

Rabu, 25 Mei 2016 17:45
Wabup Rohul Buka MTQ ke-2 Tingkat Kecamatan Kepenuhan

Rabu, 25 Mei 2016 17:42
Korupsi Pengadaan Lahan Bhakti Praja,
Mantan Bupati Pelalawan T Azmun Jaafar Dituntut 4,5 Tahun Penjara


Rabu, 25 Mei 2016 17:32
Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Balita,
PT RAPP Gelar Pelatihan Kader Posyandu di Kuansing


Rabu, 25 Mei 2016 17:27
TKP di Rohul,
Berkas Pembunuhan Buruh PT RAPP Kuansing Sudah Lengkap


Rabu, 25 Mei 2016 17:19
Tutup MTQ Siakkecil, Wabup Muhammad Ajak Galakkan Maghrib Mengaji



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Nopember 2012 18:39
Banjir Rendam Badan Jalan
Sejumlah Desa di Kerumutan Pelalawan Terisolir


Sejumlah desa di Kerumutan, Pelalawan terisolir akibat banjir. Genangan air merendam badan jalan sehingga menyulitkan warga untuk melintasinya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Curah hujan yang tinggi sejak dua pekan terakhir menyebabkan sungai Kerumutan yang melintasi Desa Tanjung Kuyo dan Pangkalan Tampoi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan meluap.

Sehingga badan jalan yang dinilai rendah dan menghubungkan sejumlah desa menjadi terendam dan akses terputus. Hal itu membuat sejumlah warga desa tak bisa beraktifitas. Warga berharap kondisi badan jalan yang rendah, agar dilakukan pembenahan dengan cara dilakukan penimbunan serta di kiri dan kanan badan jalan agar dibangun turap.

Demikian hal itu dikatakan Syaharudin, selaku Ketua Kerapatan Pemuda Petalangan (Kepungan), saat meninjau badan jalan yang terendam. Disebutkan Syahar, jika Pemkab tidak segera mencarikan solusi terhadap akses jalan tersebut, diyakini sejumlah desa akan terisolir dan bahaya banjir akan terus menerus menghantui.

"Solusinya badan jalan mesti ditinggikan dari permukaan sungai dengan cara ditimbun, kemudian disisi kiri dan kanan badan jalan dibangun turap agar air sungai tak meluber ke badan jalan", ungkapnya.

Dia menambahkan, kondisi banjir di beberapa titik badan jalan yang digenangi air mencapai ketinggian 1 meter lebih itu, sambung Ketua organisasi kepemudaan Kepungan, membuat aktifitas masyarakat sangat terganggu. Pasalnya warga tak bisa kemana-mana dengan ketinggian air lebih dari 1 meter di badan jalan dan terpaksa warga memilih berdiam diri di rumah.

"Saat banjir warga tak bisa melewati jalan dengan kendaraan roda dua dan roda empat, hanya kendaraan jenis mobil Ranger atau Ford yang bisa lewat, itu pun mesti super hati-hati, selain takut terperosok ke lobang yang dalam, arus air yang menggenangi badan jalan juga sangat deras", beber Syahar.

Sementara itu, Sontok Singh dan Sunardinata, warga setempat menyebutkan, badan jalan digenangi air tersebut telah berlangsung lebih dari sepekan. Celakanya, kondisi itu telah berlangsung setiap tahunnya.

"Banjir yang menggenangi badan jalan ini terjadi setiap tahunnya, setiap tahunnya telah menjadi langganan. Sehingga jika kondisi begini terpaksa menyetok keperluan sehari-hari dengan jumlah yang banyak, karena tak bisa keluar masuk dengan gampang,” ungkapnya. Terkadang, dalam keadaan darurat terpaksa menggunakan perahu. Jika pemerintah tak segera mencarikan solusinya, banjir akan terus menghantui daerah itu. Tak badan jalan saja yang “berkuah”, sejumlah rumah juga ikut terendam, hanya saja debit air tak terlalu tinggi dan belum ada korban jiwa.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tersisa 371 Ekor,
Joe Taslim Suarakan Perlindungan Harimau Sumatera

- Tiger Warrior WWF Joe Taslim Kunjungi TNBT Riau
- Sambaran Petir di Inhil, Seorang Tewas dan Dua Luka Bakar Serius
- Warga Pulau Burung, Inhil Dikagetkan Tanaman Mirip Bunga Bangkai
- Hujan Lebat, Sejumlah Ruangan UAS Teraskhir SD di Dumai Kebanjiran
- Banjir Ganggu Proses US Terakhir SD di Dumai
- Korban Banjir Bandang Air Terjun Dua Warna Sibolangit, Refki Dijemput Ayahnya ke Medan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.192.56
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com