Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Selasa, 3 Mei 2016 15:20
Bank RiauKepri Lakukan Sunatan Massal di Baserah

Selasa, 3 Mei 2016 14:54
Bupati Bengkalis Terima Laporan Audit Terperinci LKPD 2015 dari BPK

Selasa, 3 Mei 2016 14:46
Mobil Box dan APV "Laga Kambing" di Tandun, 4 Orang Luka

Selasa, 3 Mei 2016 14:27
Tak Sesuai izin, Pemkab Rohul Tutup Salah Satu PKS di Batu Langka

Selasa, 3 Mei 2016 14:16
Diduga Dibunuh Cucunya,
Seorang Nenek di Ujungbatu Rohul Tewas dengan Kepala Terpenggal


Selasa, 5 April 2016 13:39
Pemko Pekanbaru Jadikan Pendidikan Skala Prioritas Pembangunan

Selasa, 3 Mei 2016 13:26
Setiap Bulan, Layanan Sembilan Bus TMP Besar Dievaluasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Nopember 2012 18:39
Banjir Rendam Badan Jalan
Sejumlah Desa di Kerumutan Pelalawan Terisolir


Sejumlah desa di Kerumutan, Pelalawan terisolir akibat banjir. Genangan air merendam badan jalan sehingga menyulitkan warga untuk melintasinya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Curah hujan yang tinggi sejak dua pekan terakhir menyebabkan sungai Kerumutan yang melintasi Desa Tanjung Kuyo dan Pangkalan Tampoi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan meluap.

Sehingga badan jalan yang dinilai rendah dan menghubungkan sejumlah desa menjadi terendam dan akses terputus. Hal itu membuat sejumlah warga desa tak bisa beraktifitas. Warga berharap kondisi badan jalan yang rendah, agar dilakukan pembenahan dengan cara dilakukan penimbunan serta di kiri dan kanan badan jalan agar dibangun turap.

Demikian hal itu dikatakan Syaharudin, selaku Ketua Kerapatan Pemuda Petalangan (Kepungan), saat meninjau badan jalan yang terendam. Disebutkan Syahar, jika Pemkab tidak segera mencarikan solusi terhadap akses jalan tersebut, diyakini sejumlah desa akan terisolir dan bahaya banjir akan terus menerus menghantui.

"Solusinya badan jalan mesti ditinggikan dari permukaan sungai dengan cara ditimbun, kemudian disisi kiri dan kanan badan jalan dibangun turap agar air sungai tak meluber ke badan jalan", ungkapnya.

Dia menambahkan, kondisi banjir di beberapa titik badan jalan yang digenangi air mencapai ketinggian 1 meter lebih itu, sambung Ketua organisasi kepemudaan Kepungan, membuat aktifitas masyarakat sangat terganggu. Pasalnya warga tak bisa kemana-mana dengan ketinggian air lebih dari 1 meter di badan jalan dan terpaksa warga memilih berdiam diri di rumah.

"Saat banjir warga tak bisa melewati jalan dengan kendaraan roda dua dan roda empat, hanya kendaraan jenis mobil Ranger atau Ford yang bisa lewat, itu pun mesti super hati-hati, selain takut terperosok ke lobang yang dalam, arus air yang menggenangi badan jalan juga sangat deras", beber Syahar.

Sementara itu, Sontok Singh dan Sunardinata, warga setempat menyebutkan, badan jalan digenangi air tersebut telah berlangsung lebih dari sepekan. Celakanya, kondisi itu telah berlangsung setiap tahunnya.

"Banjir yang menggenangi badan jalan ini terjadi setiap tahunnya, setiap tahunnya telah menjadi langganan. Sehingga jika kondisi begini terpaksa menyetok keperluan sehari-hari dengan jumlah yang banyak, karena tak bisa keluar masuk dengan gampang,” ungkapnya. Terkadang, dalam keadaan darurat terpaksa menggunakan perahu. Jika pemerintah tak segera mencarikan solusinya, banjir akan terus menghantui daerah itu. Tak badan jalan saja yang “berkuah”, sejumlah rumah juga ikut terendam, hanya saja debit air tak terlalu tinggi dan belum ada korban jiwa.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sepanjang 2016, Tercatat 500 Orang di Pekanbaru Terjangkit DBD
- Wilmar Bersama Mitra Kerja dan TNI Gelar Goro Bersama
- Hujan Disertai Angin Kencang Hantam Beberapa Wilayah di Pekanbaru
- 23 Rumah Rusak, Desa Sanglar, Inhil Diterjang Puting Beliung
- Angin Puting Beliung di Pekanbaru Tumbangkan 8 Pohon
- Satu Jam Diguyur Hujan, ‎Kantor Walikota Pekanbaru Tergenang Air
- Pencemaran Lingkungan, Puluhan Anak-anak Demo PT. Sari Dumai Sejati


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.125.101
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com