Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 16:03
Bupati Harris Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah dalam Negeri

Kamis, 27 April 2017 15:37
Tanda Tangan Palsu Bupati Bengkalis,
PT. BRI Serahkan Dokumen Izin Prinsip Asli ke Polisi


Kamis, 27 April 2017 15:26
Sekda Meranti Berharap Pihak Perbankan Bantu Pemda Sejahterakan Rakyat

Kamis, 27 April 2017 15:23
Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang

Kamis, 27 April 2017 15:19
Wabup Rohil Silaturahmi dengan 15 Kontraktor Chevron

Kamis, 27 April 2017 15:09
Melalui Musda IV, LAM Rohul Pilih Pengurus Baru Periode 2017-2022

Kamis, 27 April 2017 14:59
DPD IPK Rohil Launching Produk Kopi dan Gelar Dialog

Kamis, 27 April 2017 14:13
Beli Sarung Rp600 Juta Saat Defisit Anggaran, Pemko Pekanbaru Dikritik

Kamis, 27 April 2017 13:52
Kredit Fiktif di BNI,
Kepala Kopkar PTPN V dan Dua Karyawan BNI, Ditahan Kejati Riau


Kamis, 27 April 2017 13:45
Tiga Jenis Pupuk Bersubsidi Didistribusikan PT Petrokimia Gresik di Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Nopember 2012 18:39
Banjir Rendam Badan Jalan
Sejumlah Desa di Kerumutan Pelalawan Terisolir


Sejumlah desa di Kerumutan, Pelalawan terisolir akibat banjir. Genangan air merendam badan jalan sehingga menyulitkan warga untuk melintasinya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Curah hujan yang tinggi sejak dua pekan terakhir menyebabkan sungai Kerumutan yang melintasi Desa Tanjung Kuyo dan Pangkalan Tampoi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan meluap.

Sehingga badan jalan yang dinilai rendah dan menghubungkan sejumlah desa menjadi terendam dan akses terputus. Hal itu membuat sejumlah warga desa tak bisa beraktifitas. Warga berharap kondisi badan jalan yang rendah, agar dilakukan pembenahan dengan cara dilakukan penimbunan serta di kiri dan kanan badan jalan agar dibangun turap.

Demikian hal itu dikatakan Syaharudin, selaku Ketua Kerapatan Pemuda Petalangan (Kepungan), saat meninjau badan jalan yang terendam. Disebutkan Syahar, jika Pemkab tidak segera mencarikan solusi terhadap akses jalan tersebut, diyakini sejumlah desa akan terisolir dan bahaya banjir akan terus menerus menghantui.

"Solusinya badan jalan mesti ditinggikan dari permukaan sungai dengan cara ditimbun, kemudian disisi kiri dan kanan badan jalan dibangun turap agar air sungai tak meluber ke badan jalan", ungkapnya.

Dia menambahkan, kondisi banjir di beberapa titik badan jalan yang digenangi air mencapai ketinggian 1 meter lebih itu, sambung Ketua organisasi kepemudaan Kepungan, membuat aktifitas masyarakat sangat terganggu. Pasalnya warga tak bisa kemana-mana dengan ketinggian air lebih dari 1 meter di badan jalan dan terpaksa warga memilih berdiam diri di rumah.

"Saat banjir warga tak bisa melewati jalan dengan kendaraan roda dua dan roda empat, hanya kendaraan jenis mobil Ranger atau Ford yang bisa lewat, itu pun mesti super hati-hati, selain takut terperosok ke lobang yang dalam, arus air yang menggenangi badan jalan juga sangat deras", beber Syahar.

Sementara itu, Sontok Singh dan Sunardinata, warga setempat menyebutkan, badan jalan digenangi air tersebut telah berlangsung lebih dari sepekan. Celakanya, kondisi itu telah berlangsung setiap tahunnya.

"Banjir yang menggenangi badan jalan ini terjadi setiap tahunnya, setiap tahunnya telah menjadi langganan. Sehingga jika kondisi begini terpaksa menyetok keperluan sehari-hari dengan jumlah yang banyak, karena tak bisa keluar masuk dengan gampang,” ungkapnya. Terkadang, dalam keadaan darurat terpaksa menggunakan perahu. Jika pemerintah tak segera mencarikan solusinya, banjir akan terus menghantui daerah itu. Tak badan jalan saja yang “berkuah”, sejumlah rumah juga ikut terendam, hanya saja debit air tak terlalu tinggi dan belum ada korban jiwa.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang
- Sambut Ramadhan, BKM Gandeng Unilever Bersih-bersih 1001 Masjid
- Tiga Kali Diterkam Buaya, Warga Meranti Lolos dari Maut
- BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar
- PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan
- Siaga Bencana Alam, Tim Gabungan di Rohul Gelar Simulasi di Pasar Modern
- BPBD Simulasi Evakuasi Korban dari Lantai Puncak Kantor Gubri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.187.30
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com