Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Selasa, 1 September 2015 14:38
‎Asap Makin Pekan, Kadisdik Pekanbaru Izinkan Kepsek Liburkan Sekolah

Selasa, 1 September 2015 14:31
Polres Dumai Diminta Jujur Soal Ledakan Gas Elpiji 12 Kg

Selasa, 1 September 2015 14:27
Dituntut Hukuman Mati, Jaksa Tolak Pledoi Bandar Sabu WN Malaysia

Selasa, 1 September 2015 14:22
Menyusul MoU dengan Kajati,
UPT Dispenda Pelalawan, Bidik Pajak Alat Berat Sub Kontraktor RAPP


Selasa, 1 September 2015 14:09
Kapolres Rohul Apresiasi Warga karena Tak Bakar Lahan

Selasa, 1 September 2015 14:04
‎Asap Kian Pekat, Disdik Pekanbaru Belum Liburkan Siswa

Selasa, 1 September 2015 14:01
Asap Mulai Pekat, Warga Rohul Minta Dinkes Segera Bagikan Masker



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


Berita lainnya..........
- ‎Asap Makin Pekan, Kadisdik Pekanbaru Izinkan Kepsek Liburkan Sekolah
- Asap Tebal, Camat Mandau Intruksi Sekolah Diliburkan
- Fire Fighter RAPP Bantu Padamkan Api di Langgam
- Dikepung 20 Titik Api, Kabut Asap di Inhu Semakin Tebal
- 120 Titik Api Terpantau Satelit Tersebar di Wilayah Riau
- Kabut Asap Mulai Mengganggu, Ditemukan 50 Hotspot di Wilayah Inhil
- Kabut Asap Berkurang, Pelajar di Siak Kembali Sekolah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.71.108
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com