Untitled Document
Selasa, 10 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Senin, 30 Maret 2015 22:25
Dugaan Suap APBD, Koko Iskandar Turut Diperiksa KPK

Senin, 30 Maret 2015 21:51
Pilkada Kuansing,
Mardjan Ustha Masih Malu-malu Sebutkan Pendamping


Senin, 30 Maret 2015 21:42
DPD II Golkar se Riau Minta Tak Ada Plt Ketua

Senin, 30 Maret 2015 21:36
Pilkada Kuansing,
Pasbalon Indra Putra-Komprensi Daftar ke Hanura


Senin, 30 Maret 2015 21:30
Kepala SMAN Pintar Kuansing Kepala Sekolah Terbaik Nasional

Senin, 30 Maret 2015 21:23
Ahmi Septari Diberi Mandat Bentuk Partai Perindo Riau

Senin, 30 Maret 2015 20:48
Sutarno, Balon Bupati Siak dari Gerindra Ikut Penjaringan PAN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


Berita lainnya..........
- Warga Kuansing Diingatkan Tak Serobot Hutan Lindung
- Kampanye Hitam CPO Indonesia,
Gapki: Anak Negeri Hajar Negeri Sendiri

- Polda-Pemprov-LAM Riau Edukasi Warga Tak Bakar Lahan
- Antisipasi Karhutla, 40,8 TON Garam Ditaburkan Untuk Hujan Buatan di Riau
- Hari Bhakti Rimbawan ke-32, PT RAPP Tanam 2.000 Bibit Pohon di Kuansing
- Hadapi Kemarau, Diskes Dumai Siagakan 30 Ribu Masker
- 30 KK Terpaksa Mengungsi, Banjir Bandang Landa Kebun Durian, Kampar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.105.38
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com