Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Juni 2017 18:38
Sekda Rohul Lantik Sekretaris Disdikpora dan Serahkan Dua SK Pejabat Plt

Kamis, 22 Juni 2017 17:23
Amankan Lebaran, Tim Harat Polres Inhil Patroli Keliling Pasar di Tembilahan

Kamis, 22 Juni 2017 16:56
Capella Honda dan Dealer Honda Gelar Buka Puasa Bersama Konsumen

Kamis, 22 Juni 2017 16:17
Curi Sepeda Motor di Kebun Sawit, Tiga Warga Rohul Ditangkap

Kamis, 22 Juni 2017 16:11
ABK Asal Gaung Tikam Dua Warga Mandah Hingga Luka Parah

Kamis, 22 Juni 2017 14:51
Simpan Tiga Paket Sabu di Bungkus Roti,
Ibu dan Balitanya Diamankan Petugas Lapas Bengkalis


Kamis, 22 Juni 2017 13:57
Gubri Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Sungai Duku

Kamis, 22 Juni 2017 13:20
PN Pekanbaru Gelar Sidang Perdana Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Rengat

Kamis, 22 Juni 2017 13:16
Armada Rusak, Arus Mudik Lebaran Dilayani 4 Kapal Roro di Bengkalis

Kamis, 22 Juni 2017 13:13
Jelang Idul Fitri, Bupati Inhil Serahkan Tali Asih kepada Yatim-Piatu di Gaung



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


loading...

Berita lainnya..........
- Kapolda Riau Memohon Warga Kuansing Tak Lagi Rusak Lingkungan
- Grup APRIL Umumkan ‘Periode Bahaya Api’ di Area Konsesinya
- Korsleting Listrik,
Klinik Laboratorium Prodia Pekanbaru Hangus Terbakar

- Selundupkan 89 Trenggiling,
Dua Penjahat Lingkungan Ini Hanya Divonis 5 Bulan Penjara

- Dua Heli Terbang Padamkan Karla di Tanjung Leban, Bengkalis
- Pemprov Riau dan Kemen PUPR Sepakati Proyek Air Bersih di Tiga Daerah
- Perawang Kebanjiran, Bupati Syamsuar Datangi Lokasi dan Pimpin Tanggap Darurat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.106.81
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com