Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Ahad, 14 Pebruari 2016 14:12
Bonai Masih Direndam Banjir, Jalinprov Rohul-Duri Masih Putus

Ahad, 14 Pebruari 2016 14:09
Hadiri Konferensi Wilayah VI,
Muslimat NU Inhil Tampilkan Kerajinan Khas Inhil


Ahad, 14 Pebruari 2016 14:00
Jual Beli Sabu, Dua Petani di Bengkalis Ini Diringkus Polisi

Ahad, 14 Pebruari 2016 13:54
Disbudparpora Inhil Terus Benahi Fasilitas Kawasan Wisata Pantai Solop

Ahad, 14 Pebruari 2016 13:51
Ratusan Karate-do Inkado Rohul Ikuti Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat

Ahad, 14 Pebruari 2016 13:49
Datang ke Sentul, Marquez dan Pedrosa Ikut Luncurkan Motor All New Honda CBR150R

Ahad, 14 Pebruari 2016 11:33
‎Plt Gubri Resmikan Samsat Online dan Enam UPT Dispenda Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


Berita lainnya..........
- BMKG: Riau Masih Berpeluang Hujan
- 4 Jembatan Rusak di Rohul Terdampak Banjir Dilaporkan ke BNPB
- Camat Rumbai Tinjau lokasi Pembangunan TPA Muara Fajar
- Banjir Kampar, 133 Ribu Warga Terendam dan Dua Meninggal Dunia
- Banjir Rohul, Giliran Ribuan Rumah di Kepenuhan dan Bonai Terendam
- 175 Hektar Tanaman Padi Petani di Rohul Rusak Terdampak Banjir
- Sudah Dilaporkan,
38 Perusahaan di Rohul Terindikasi Rambah Kawasan Hutan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.146.221.231
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com