Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Ahad, 24 Juli 2016 20:47
Dihadiri Wabup Sukiman,
Ribuan Warga Rohul Ramaikan Tradisi "Pulang Kampong Busamo" di Rambah Hilir


Ahad, 24 Juli 2016 20:40
Kandidat Walikota Pekanbaru Ramli Walid Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Inhu

Ahad, 24 Juli 2016 20:38
255 JCH Ikuti Pembekalan di Menara Dang Merdu,
Bank Riau Kepri Adakan Silaturahmi dan Manasik Haji


Ahad, 24 Juli 2016 20:30
LAZIS IMRA PT RAPP Kembali Salurkan Bantuan

Ahad, 24 Juli 2016 16:42
Seorang Suami di Rohul Ditangkap Polisi karena Tonjok Wajah Istri

Ahad, 24 Juli 2016 16:39
Anggota DPRD Kampar Ahmad Jevary Juniardo Hadiri Halal Bi Halal di Kampar Kiri Hulu

Ahad, 24 Juli 2016 15:54
10 Mahasiswa IPB Terancam Diberhentikan,
Kepala DPKA Rohul: Akan Kita Anggarkan di APBD Perubahan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


Berita lainnya..........
- Disambut Atraksi Pemadaman Api,
Mendagri Tjahjo Kumolo Berkunjung ke PT RAPP

- Bahas TNTN, Men-LHK Undang LSM Lingkungan Hidup
- 12 Rumah Hangus Terbakar di Bagansiapiapi
- Dihadiri Wapres Jusuf Kalla,
Sinar Mas Dukung Program Hari Lingkungan Hidup Melalui Desa Makmur Peduli Api

- Bazar Dikunjungi Wapres RI Jusuf Kalla,
Pengelolaan Taman Nasional Zamrud di Siak Libatkan APRIL Grup

- KLHK Didesak Transparan,
Sejak 2014, 10 Perusahaan di Riau Masih Berstatus Tersangka Karhutla

- Hari Lingkungan Hidup se- Dunia 2016,
Bupati Siak Terima Piala Adipura dari Presiden RI



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.101.145
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com