Untitled Document
Jumat, 28 Muharram 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 21 Nopember 2014 04:30
Polisi Tangkap Dua Pencuri Alumunium Bilik Kotak Suara KPU Pekanbaru

Kamis, 20 Nopember 2014 23:02
Komisi II DPRD Kampar Prioritaskan Pembangunan RLH

Kamis, 20 Nopember 2014 22:57
Haul Syekh Ismail ke-66,
Wabup Rohul: Sosoknya Pantas Jadi Suri Teladan Umat Islam


Kamis, 20 Nopember 2014 21:51
Kantor PDIP Riau Jadi Sasaran Pendemo Turunkan Jokowi-JK

Kamis, 20 Nopember 2014 21:48
Goresan Hilang, Mobil Kembali Kinclong,
Jasa Scuto Laminating Car Semakin Diminati


Kamis, 20 Nopember 2014 21:40
Pertama di Indonesia,
Perpustakaan Digital di Rohul Dioperasikan Akhir Desember


Kamis, 20 Nopember 2014 21:32
Kapolda Riau Kunker ke Polres Siak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


Berita lainnya..........
- Masalah PETI,
Ketua Komisi A DPRD Kuansing Lapor ke Mabes Polri dan Kemenhut

- Sempena Penanaman 1 Miliar Pohon,
PT RAPP Bantu 500 Pohon Pulai untuk Objek Wisata Danau Tajwid

- Siap-siap, Puncak Hujan Terjadi Desember Nanti
- Hutan Bagan Punak Meranti, Rohil Dirambah dan Dijadikan Kebun
- Perbaikan Jalan Amblas Lancar,
Semoga Sore Nanti Jalur Utama Riau-Sumbar Bisa Dilalui

- Menhut LH Tinjau Penanggulangan Karhutla di Rohil
- Perumahan Terendam Banjir,
Tiga Hari Ratusan Buruh PT SAMS Rohul Terisolir



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.175.240
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com