Untitled Document
Ahad, 19 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 19 April 2014 22:49
Rekapitulasi Ulang PPK Bonai di KPU Rohul Dijaga Ketat Polisi

Sabtu, 19 April 2014 21:09
Rumah Sunting Evaluasi Pementasan "Jalang" di Buluhcina

Sabtu, 19 April 2014 20:58
Laga Kambing, Petugas Kebersihan Rohil Tewas

Sabtu, 19 April 2014 19:02
Besok, 286 Personil Polres Inhil Amankan Pleno KPU

Sabtu, 19 April 2014 17:54
Panwaslu Rohul Rekomendasikan Rekapitulasi Suara Ulang di 3 Kecamatan

Sabtu, 19 April 2014 17:52
Mulai Pleno, KPU Rohil Dijaga Ketat Aparat

Sabtu, 19 April 2014 17:50
Pleno PPK se-Inhil, Golkar Loloskan Septina dan Sulastri ke DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


Berita lainnya..........
- RAPP Paparkan Inisiatif Konservasi di Pelatihan Mahasiswa Kehutanan
- Pekan Penghijauan XXVI, Prodi Biologi FKIM UR Siap Hijaukan Pesisir Riau
- Tim Pemkab Inhil Mulai Inventarisir Kerusakan Kelapa di Tiga Kecamatan
- Hadapi Bencana Kabut Asap Jilid II,
Disbun Latih 62 Personel Damkar 29 Perusahaan Sawit Riau

- Menhut Sebut Pemegang Izin HTR Meningkat Pesat
- Antisipasi Karhutla, RAPP Terus Pantau Titik Api di Lapangan
- Stand RAPP di IndoGreen Forestry Expo 2014 Mendapat Perhatian Menhut


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.1.136
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com