Untitled Document
Senin, 17 Syawwal 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Senin, 3 Agustus 2015 02:04
Seorang Mahasiswa UIN Pekanbaru Tenggelam di Sungai Kuantan

Senin, 3 Agustus 2015 02:00
Dalami Kasus Suap RAPBD Riau,
KPK Turunkan Satu Tim Penyidik ke Pekanbaru


Ahad, 2 Agustus 2015 22:09
Halal bi Halal, Indra Putra Ajak Masyarakat Kuansing Rukun dan Saling Menghargai

Ahad, 2 Agustus 2015 21:48
Empat Pejabat Polres Kuansing Dimutasi

Ahad, 2 Agustus 2015 21:43
Bupati Rohil Hadiri Halal bi Halal Masyarakat Riau di Jakarta

Ahad, 2 Agustus 2015 21:26
Grand Opening Pekan Depan,
Senam Zumba Meriahkan Pre-Opening Apotek Trans Pekanbaru


Ahad, 2 Agustus 2015 21:15
Pembantu Rektor I IPDN Tinjau Lokasi Pemindahan Kampus Rohil ke Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


Berita lainnya..........
- Isolasikan Exavator 12 Unit,
Seratusan Karyawan PT Safari Riau Terjun ke Lapangan Siang-Malam Padamkan Karhutla

- Delapan Hotspot di Riau Belum Ganggu Jadwal Penerbangan
- RAPP Bantu Padamkan Kebakaran 60 Hektar Lahan Warga Meranti
- Alhamdulillah, Hujan Lebat Guyur Inhil
- Dampak Karhutla, 3 Ribu Warga Riau Terpapar Kabut Asap
- Kekeringan, Warga Gaung, Inhil Mulai Konsumsi Air Rawa
- Titik Panas di Riau Terpantau Tinggal 40


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.76.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com