Untitled Document
Selasa, 16 Rajab 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Selasa, 5 Mei 2015 07:28
Pemkab Rohil Segera Bersihkan Enceng Gondok di Sungai Pabrik

Selasa, 5 Mei 2015 07:13
Galeri Foto Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan PWI Award 2015

Selasa, 5 Mei 2015 07:07
Pelaksaan UN SMP Sederajat di Rohil Berjalan Lancar

Selasa, 5 Mei 2015 06:49
Akhirnya, Sisa Dua Tahanan Polres Rohul yang Kabur Serahkan Diri

Selasa, 5 Mei 2015 06:46
DPP PAN Dukung Andi Nurbai jadi Maju di Pilkada Kuansing

Selasa, 5 Mei 2015 06:41
Soal Asessment, Plt Gubri Sebut Riau Paling Rajin Konsultasi ke KASN

Senin, 4 Mei 2015 21:27
Bupati Kampar Terima Penghargaan PWI Award 2015



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Nopember 2012 06:36
Dirancang Pembangunan Waduk Atasi Banjir di Pekanbaru

Sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru selalu kebanjiran setiap hujan. Sebagai solusi, Pemko dan Pemprov Riau sepakat membangun waduk.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menangani banyaknya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bersama Pemmerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepakat untuk membangun waduk atau tangkapan air di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ahad (11/11/12) pembangunan waduk tersebut untuk menggantikan tadah air alami yang pernah ada. Tetapi keberadaanya telah hilang akibat pembangunan pertokoan dan perumahan.

“Seperti Simpang Tampek Gadang, disitu dulu kan ada tadah air yang sudah tertimbun ketika orang membangun ruko. Akhirnya tadah airnya tidak ada. Ada lagi di depan Rumah Sakit PMC, disana juga dulu ada. Rawanya banyak ditumbuhi kangkung, kini juga sudah tidak ada,” contoh Ayat Cahyadi.

Salah satu sikap tanggap Pemko untuk menangani genangan air, ia telah melakukan kunjungan bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas PU dan Dinas Kebersihan. Jika dijumpai permasalahan genangan perlu di tanggani cepat, ia langsung memerintahkan pegawai kebersihan untuk langsung mengerjakan.

“Langkah taktisnya, kita melakukan kunjungan. Jika dibutuhkan penanggulangan cepat kita langsung tugaskan pegawai kebersihan untuk bekerja. Kalau karena drainase yang sempit dan perlu pencucian, kita langsung turunkan alat,” tegasnya.

Kalau penaganan jangka panjang, tambah Ayat, Pemko sedang merancang pembangunan drainase yang baik. “Bagaimana draenase yang dibangun dapat bekerja dan menagani genangan,” terangnya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
teknokrat
setuju, jadilah Firdaus walikota dan Ayat Wawako yg berani dan berpikiran drastis utk memperbaiki drainase kota. Berani menertibkan daerah aliran anak sungai dan membebaskan yg diperlukan, dan menindak mereka yg mengganggu daerah aliran air genangan

Pengamat Perkotaan
Wadah/tandon air tdk akan efektif membantu selagi pembuangannya tdk jelas, jd pembuatan tandon air hrs sejalan dengan perbaikan drainase alami yg ada, yg saat ini kondisinya bnyk yg mengalami penyempitan, pendangkalan bahkan ditimbun dibwh bangunan.


Berita lainnya..........
- Ratusan Ribu Hektar Hutan Kampar Digarap Tanpa Prosedural
- MCCB Bermasalah, Pendistribusian Air PDAM di Duri Terganggu
- Nilai BLH Inhil Lalai,
AMPL Gelar Aksi Penyelamatan Danau Mablu

- BLH Rohul Telaah Hasil Uji Limbah PT MAN
- Sejumlah Rumah di Duri Timur Rusak Akibat Angin Kencang
- Hujan Dan Angin Kencang Porak Porandakan Jaringan Listrik di Duri
- Illog di HPT Kaiti-Kubu Pauh Marak,
3,7 Kubik Diamankan Polhut Dishutbun Rohul dari Dua Lokasi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.180.138
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com