Berita Terhangat.. |
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34 Pelaku Perusakan Mobil Diburu, Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI
Sabtu, 18 Mei 2013 13:47 RAPP Gelar Kompetisi Ketangkasan Memadamkan Api
Sabtu, 18 Mei 2013 13:43 Guru SD di Senapelan Tewas Akibat Tabrak Lari
Sabtu, 18 Mei 2013 13:41 Resepsi Pernikahan di Duri Kerap Gunakan Badan Jalan
Sabtu, 18 Mei 2013 13:39 Ditutup Wabup, Pelangiran Juara Umum MTQ Inhil ke-43
Sabtu, 18 Mei 2013 06:57 PLN Unit Duri Berganti Manager
Sabtu, 18 Mei 2013 06:54 Berakhir, 4 Balon Gubri dan 5 Wagubri Ikut Pejaringan Demokrat
|
|
|
|
Senin, 10 September 2012 16:06 Banjir Meluas, Warga Bengkalis Bersiap Mengungsi
Banjir yang menggenangi sejumlah kawasan di Pulau Bengkalis terus meninggi. Sejumlah warga bersiap mengungsi ke tempat yang lebih kering.
Riauterkini-BENGKALIS- Banjir di sejumlah kawasan di Pulau Bengkalis,
setelah adanya curah hujan yang cukup tinggi terjadi sejak sepekan
terakhir. Kalangan Anggota DPRD Bengkalis meminta agar Pemerintah
Kabupaten Bengkalis segera mengatasi masalah tersebut.
Air cukup tinggi merendam hampir sebagian besar desa yang ada di
Kecamatan Bengkalis dan Bantan, dikhawatirkan jika terus dibiarkan
akan berdampak lebih buruk kepada masyarakat. Salah satu sebab banjir
tersebut karena disebabkan saluran air atau drainase yang
buruk.
“Kita meminta Pemkab Bengkalis melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan
(BMP), segera melakukan langkah-langkah penyelamatan. Salah satu upaya
yang bisa dilakukan, adalah dengan menggali atau melakukan pengerukan
terhadap saluran-saluran air yang tersumbat dan menghambat air setelah
turun hujan lebat,” pinta Sofyan, Anggota DPRD Bengkalis.
Menurut Sofyan, seperti di Desa Selatbaru, Desa Bantan Tua, Desa
Senggoro, Desa Sungai Alam, Desa Wonosari, akibat hujan deras yang
mengguyur sejak beberapa hari lalu, sebagian besar pemukiman warga
digenangi air. Tidak hanya pemukiman warga, kebun-kebun milik warga
juga turut menjadi korban banjir. Akibatnya, aktivitas masyarakat
sudah mulai terganggu.
“Masyarakat sangat mengeluhkan seringnya terjadi banjir di saat musim
penghujan tiba. Buruknya drainase menyebabkan air tidak lancar
mengalir ke pembuangan. Kalau kondisi ini dibiarkan tanpa melakukan
upaya untuk mengatasinya, maka sudah tentu merugikan semua pihak,”
imbuhnya.
Warga Mulai Mengungsi
Sementara itu, sejumlah warga Kota Bengkalis bersiap-siap untuk
mengungsi meninggalkan
rumah dan lebih memilih tinggal bersama keluarganya yang aman dari
banjir. Jika hujan terus terjadi, dan rumah terendam air karena banjir
terus meninggi.
“Terpaksa pindah bang, kalau air terus tinggi kami takut air masuk
rumah. Sekarang air sudah sampai di teras rumah. Kami putuskan untuk
mengungsi ke keluarga yang aman sementara waktu, sampai banjirnya
surut,” keluh ayah satu orang anak Juli (35), warga Desa Airputih
Bengkalis saat ditemui riauterkini.com.***(dik)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
nasib bks qu apo lah yg ado di otak pejabat2 bks ne tp kato nyo org pintar s2,s3 dri luar negri pulak tu tp apo nyato nyo mcm pulut semuo, smpi skr ne mslh drainase pun tak slsai,tp udh lah msrkt pun tw sethn sekli pun pyh nak nmpk tibo2 dah s1,s2 bahkan s3 yo jd mcj ne lah....terimo lah balo dri allah taala krn dosa yg paling bsr adalah doso org yg menzalimi msrkt nya sndri....kami msrkt pun dah muak dah dgn tingkah petinggi2 bks ne....tp dah lah doso kan di tnggung sorang2 trimo lah azab dunio dan akhirat ntik....
atan ketam putih rumah pak bupati herlian kan aman, lantaklah mike kebanjiran, jalan berkubang.
|
|