Berita Terhangat.. |
Sabtu, 25 Mei 2013 06:55 Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Riau Kunjungi Kampar
Sabtu, 25 Mei 2013 06:53 IPPMBR Taja Peringatan Isra' Mi'raj di Panti Asuhan
Sabtu, 25 Mei 2013 06:49 Baru 25 Persen PNS Pemprov Riau Pegang KPE
Jum’at, 24 Mei 2013 19:36 Dibuka Ketua KONI Rohul, 630 Karatedo Ikut Kejurda FORKI Riau ke-7 di Pasirpangaraian
Jum’at, 24 Mei 2013 19:34 Prihatin, KPU tak Diundang Paripurna Pelantikan 5 PAW DPRD Riau
Jum’at, 24 Mei 2013 19:32 Didukung 4 Parpol, Zainal Abidin Optimis Maju di Pilkada Inhil
Jum’at, 24 Mei 2013 17:29 RAPP Bakti Sosial Bersama Warga Desa Kuala Terusan
|
|
|
|
Jum’at, 27 Juli 2012 19:28 9 Titik Api Terdeteksi di Inhil
Sebanyak 9 titik api terdeteksi di Inhil. Masyarakat pun diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan.
Riauterkini-TEMBILAHAN-Saat ini ditemukan 9 titik api yang tesebar di tiga kecamatan di Indragiri Hilir (Inhil). Masyarakat pun diminta tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, Darussalam melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf, menyatakan memang terjadi peningkatan signifikan titik api di Inhil. Padahal, pada Ahad (22/7/12) lalu hanya ditemukan dua titik api, yakni di Desa UPT VI SP 8 GHS 1, Kecamatan Kateman dan Desa Teluk Kabung, Kecamatan Gaung.
“Namun pada Kamis (26/7/12) berdasarkan pemantauan Satelit NOAA 18 ditemukan 9 titik api yang tersebar di tiga kecamatan di Inhil,” ungkap Ardi Yusuf, Jum’at (27/7/12).
Diterangkannya, kesembilan titik api tersebut tersebar yakni 3 titik di Desa Rotan Semelur, Kuala Selat dan Tanjung Simpang, Kecamatan Kateman, 5 titik di Desa Kuala Lemang, Kuala Keritang dan Kota Baru, Kecamatan Keritang, serta 1 titik di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling.
“Penyebab munculnya titik api di Inhil ini, dikarenakan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, akibat aktifitas pembukaan lahan dengan cara melakukan pembakaran lahan,” imbuhnya.
Tambahnya, cuaca ekstrem yang melanda Riau, khususnya Inhil saat ini bukanlah pemicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Namun dipicu oleh aktifitas pembukaan lahan dengan cara melakukan pembakaran secara sengaja. Maka, masyarakat dihimbau tidak melakukan pembakaran
saat membuka lahan.
Untuk diketahui, kalau mengacu kepada titik-titik api yang ditemukan di tiga kecamatan tersebut, maka areal yang terbakar tersebut diduga kuat merupakan areal perusahaan perkebunan dan kehutanan di Inhil. ***(mar)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
teg4l pak mar: saya tunggu di bekawan secepatnya utk menyelesaikan masalah yg ada. Mksh
|
|