Berita Terhangat.. |
Selasa, 18 Juni 2013 21:15 Kabut Asap, Warga Bengkalis Mulai Resah Terserang Penyakit
Selasa, 18 Juni 2013 21:03 Pamerkan di Giant, Mobil Proton Sediakan Banyak Hadiah Menarik
Selasa, 18 Juni 2013 20:51 Kwalitas Udara di Pekanbaru dalam Kondisi Sedang
Selasa, 18 Juni 2013 20:48 Sempena HUT Bhayangkara ke 67, Polres Inhu Gelar Donor Darah
Selasa, 18 Juni 2013 20:43 Nyabu, Pengusaha Konveksi dan DVD Diringkus Polres Bengkalis
Selasa, 18 Juni 2013 20:31 Merasa Profesi ’Dilecehkan’, Puluhan Perawat Protes Manajemen RSUD Bengkalis
Selasa, 18 Juni 2013 20:17 Dewan Minta Pemko Tertibkan Parkir di Taman Kota
|
|
|
|
Kamis, 28 Juni 2012 21:56 Akibat Asap, Sudah 3.536 Warga Pelalawan Menderita ISPA
Sebanyak 3.536 warga Pelalawan menderita iritasi saluran pernafasan atas atau ISPA. Banyak penderita diduga terkait kabut asap.
Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Disinyalir buruknya kondisi udara menjadi salah satu
penyebab meningkatnya jumlah penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
khususnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Pasalnya, sepanjang Januari-Mei 2012
tercatat 3.536 penderita ISPA.
"Dalam lima bulan terakhir ini, penderita ISPA kita sudah mencapai
3.536 jiwa," terang Kepala Puskesmas Plus Pangkalan Kerinci Drg Erlinda Kamis
(29/6/12).
Erlinda mengatakan bahwa sementara itu khusus Kecamatan Pangkalan Kerinci penderita
ISPA pada tahun 2011 lalu juga cukup tinggi yakni 10.072 jiwa. Untuk tahun 2012 ini,
tentu jumlahnya akan meningkat dari tiga ribuan jiwa tadi, karena itu baru laporan
lima bulan. "Tentunya hingga akhir tahun jumlahnya tentu akan bertambah,"
imbuhnya.
Meski Erlinda tidak merinci penyebab ISPA semakin meningkat, namun penyakit yang
masuk melalui saluran hidung ini, paling banyak diderita pada anak-anak dibawah lima
tahun (balita). Namun dirinya juga memberikan saran bagi penderita agar tetap
menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan segera ke
dokter guna mendapatkan obat yang tepat.
"Kita minta agar penderita tetap menjaga daya tahan tubuh dengan
mengkonsumsi makanan yang bergizi," ujarnya.
Sementara itu, data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan sampai Juni 2012
tercatat 7.881 warga yang terserang penyakit yang masuk melalui saluran pernafasan
tersebut. Data tersebut berdasarkan laporan dari 12 Puskesmas yang ada di daerah
ini.
"Dengan angka tersebut pula dapat dipastikan, di Kecamatan Pangkalan
Kerinci banyak ditemukan penderita ISPA disbanding 11 kecamatan lainnya,"
tutupnya.***(feb)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Afni mantan janda beginalah kerja Gubernur/Bupati/Walikota seRiau,mengatasi kabut asap aja tak becus. pemimpin2 negeri %@!* Riau ini lebih suka Pencitraan,mabuk gelar adat,suka kegiatan seremonial tingkat Nasional maupun pusat. utk kepentingan rakyat no sekian,hasil uang korupsi utk selingkuhan dan heppy. maka oknum Haji tersebut TOP Tukang kentot (janda, tot Yam,setengah yam,wanita centil,,pegawai PNS).
Afni mantan janda beginalah kerja Gubernur/Bupati/Walikota seRiau,mengatasi kabut asap aja tak becus. pemimpin2 negeri %@!* Riau ini lebih suka Pencitraan,mabuk gelar adat,suka kegiatan seremonial tingkat Nasional maupun pusat. utk kepentingan rakyat no sekian,hasil uang korupsi utk selingkuhan dan heppy. maka oknum Haji tersebut TOP Tukang kentot (janda, tot Yam,setengah yam,wanita centil,,pegawai PNS).
Afni mantan janda beginalah kerja Gubernur/Bupati/Walikota seRiau,mengatasi kabut asap aja tak becus.ekspor non migas Riau.
pemimpin2 negeri %@!* Riau ini lebih suka Pencitraan,mabuk gelar adat,suka kegiatan seremonial tingkat Nasional maupun pusat.
utk kepentingan rakyat no sekian,yang penting heppy.
Afni mantan janda beginalah kerja Gubernur/Bupati/Walikota seRiau,mengatasi kabut asap aja tak becus.ekspor non migas Riau.
pemimpin2 negeri %@!* Riau ini lebih suka Pencitraan,mabuk gelar adat,suka kegiatan seremonial tingkat Nasional maupun pusat.
utk kepentingan rakyat no sekian,yang penting heppy.
Afni mantan janda beginalah kerja Gubernur/Bupati/Walikota seRiau,mengatasi kabut asap aja tak becus.
pemimpin2 negeri %@!* Riau ini lebih suka Pencitraan,mabuk gelar adat,suka kegiatan seremonial tingkat Nasional maupun pusat.
utk kepentingan rakyat no sekian,yang penting heppy.
|
|