Untitled Document
Kamis, 13 Rajab 1434 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2013 10:48
Tuntas Deklarasi, Annas-Andi Mendafkar ke KPU Riau

Kamis, 23 Mei 2013 10:48
Diskes Pekanbaru Perlu Perda untuk Capai PAD

Kamis, 23 Mei 2013 10:33
Tuntas Deklarasi, Annas-Andi Mendafkar ke KPU Riau

Kamis, 23 Mei 2013 10:29
Tuntas Mendaftar, Herman Optimis Koalisi Pengusung Utuh

Kamis, 23 Mei 2013 09:51
Jaksa Selidiki Dugaan Kredit Bermasalah BRI Baganbatu ke PT Sawedong

Kamis, 23 Mei 2013 09:16
Deklarasi, Annas-Andi Ditunggu Pendukung di MTQ

Kamis, 23 Mei 2013 09:12
RAPP Dukung MTQ Dua Kecamatan di Pulau Padang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 13 Mei 2012 20:01
Warga Rengat dan TNI Perbaiki Rumah Korban Angin Puting Beliung

Warga dan personil TNI AD bekerjasama memperbaiki rumah-rumah warga Rengat yang rusak akibat diterjang angin puting beliung.

Riauterkini -RENGAT-Pasca bencana alam angin puting beliung yang merusak rumah warga Rengat, sekitar 100 personil TNI AD, Satpol PP dan masyarakat, bergotong-royong memperbaiki 16 rumah warga di Kelurahan Kampung Besar Kota, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ahad (13/5/12).

Dandim 0302 Inhu Letkol Arm Surya Dharma Damanik kepada riauterkini.com mengatakan, personil TNI beserta masyarakat akan bahu membahu memperbaiki seluruh kerusakan yang terjadi sehingga rumah para korban angin puting beliung dapat ditempati kembali.

"Kita mengucapkan terimakasih kepada para donator yang turut membantu material bangunan untuk para korban. Sehingga gotong royong perbaikan kembali rumah para korban bencana angin puting beliung dapat dilaksanakan dengan lancar," ujarnya.

Perbaikan difokuskan pada rumah warga yang mengalami kerusakan saja sehingga bisa ditempati lagi. Untuk bahan bangunan sebagian besar dari donator, dan kekurangannya dibantu Pemkab Inhu.

Kepada warga juga diharapkan agar selalu waspada terhadap bencana, sebab belakangan terkahir cuaca khususnya di Kabupaten Inhu tidak menentu dan tergolong ekstrim. “Untuk itu dibutuhkan kebersamaan dan saling mengingatkan diantara kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhu, M Sadar mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pihak Kecamatan Rengat dan Kelurahan Kampung Besar Kota, korban angin putting beliung sebanyak 16 rumah, terdiri dari 8 rusak berat dan 8 rusak ringan.

Ditambahkannya, angin puting beliung yang menerjang Kelurahan Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat ini merupakan yang pertamakalinya terjadi sepanjang sejarah.

“Kalau untuk Kota Rengat angin puting beliung ini yang pertamakalinya terjadi dan kita berharap ini yang terakhir. Namun untuk wilayah Kabupaten Inhu, daerah yang rawan terjadinya angin putting beliung terdapat di Kecamatan Peranap dan Batang Peranap,” jelasnya. ***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BLH Inhu Gelar Seminar Hari Lingkungan Hidup
- Lahan Gambut Pematang Ibul Rohil Terbakar
- PT. SDS Buang Limbah di Pemukiman Masyarakat
- Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api
- BPMP2T Siak Wajibkan Pengusaha Galian C "Kantongi" Izin
- Pemko Anggaran Rp 100 Miliar untuk Pembebasan Lahan RTH
- Tahun Depan, Pemko Pekanbaru Gandeng Swasta Atasi Sampah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.129.212
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com