Berita Terhangat.. |
Rabu, 22 Mei 2013 18:01 Jaringan Rusak, PLN Pangakalan Kerinci Lakukan Pemadaman Bergilir
Rabu, 22 Mei 2013 17:57 Dua Tahun Dibangun Sudah Rusak, Jalan Utama Jangkang, Bengkalis Akhirnya Diperbaiki
Rabu, 22 Mei 2013 17:36 NasDem Ganti Caleg DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru
Rabu, 22 Mei 2013 17:29 JE Meminta Warga Rupat tidak Menjual Tanah
Rabu, 22 Mei 2013 17:22 Pemkab Inhu Hadiri Undangan LAM Riau
Rabu, 22 Mei 2013 17:10 Pengedar Ganja Ditangkap di Sinaboi, Rohil
Rabu, 22 Mei 2013 17:06 Pembacok Polisi di Rohil Ditangkap di Sumut
|
|
|
|
Rabu, 11 April 2012 17:36 Gempa Aceh juga Terasa di Dumai dan Bengkalis
Guncangan gempa 8.5 skala richter di Aceh juga terasa di Dumai dan Bengkalis. Sebagian warga panik dan keluar rumah.
Riauterkini-DUMAI- Gempa bumi dengan kekuatan 8,5 skala richter (RK) dan
berpotensi Tsunami yang melanda Simeulue, Aceh juga sampai di rasakan oleh
warga Dumai. Bahkan gempa yang berlangsung, Rabu (11/4/12) pukul 15.38 WIB
itu bikin warga yang berada di dalam rumah berhamburan keluar.
Tutik (45) warga yang tinggal di Kecamatan Sungai Sembilan, kepada
riauterkini.com mengaku merasakan kekuatan gempa tersebut. Ia yang saat itu
berada di dalam rumah langsung lari keluar dengan menggendong anaknya yang
masih balita. "Iya, gempanya terasa sampai ke ke Sungai Sembilan. Cukup
kuat juga gempa yang terjadi sore ini. Kami saja sampai kaget dan takut,
padahal biasanya Dumai jarang terasa gempa," ujarnya sedikit gugup.
Diakuinya pada saat terjadi gempa, Tutik bersama tetangga sebelah rumahnya
berteriak-teriak mengajak siapapun yang ada di dalam rumah untuk keluar. Di
ketahui adanya gempa itu, kata dia, melihat rak piring yang ada di dapur
bergoyong kuat. “Saya saat itu sedang mau nyuci piring, tiba-tiba piring
yang tersusun di rak pada bergoyong. Sontak kejadian ini membuat saya
langsung keluar rumah dan menggendong anak saya yang masih balita itu
keluar rumah,” tegasnya.
Selain dirasakan oleh warga, gempa juga dirasakan oleh jajaran petugas
kepolisian setempat. Bahkan saat terjadi guncangan gempa, banyak petugas
kepolisian saling tuduh menuduh kalau meja kerjanya di goyong. Tanpan
terasa, yang menggoyang menjanya tersebut adalah guncangan gempa bumi yang
terjadi di Simeulue, Aceh. “Kirain saya tadi kamu yang goyong meja saya, eh
rupanya ada gempa. Kami langsung keluar ruangan,” cetus petugas kepolisian
di hadapan riauterkini.com.
Kemudian dengan adanya gempa tersebut, seluruh sekolahan yang masuk sore di
Dumai saat ini posisinya sudah di pulangkan oleh masing-masing kepala
sekolah. Kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi terjadinya gempa
susulan dengan kekuatan yang lebih besar dan membahayakan keselamatan murid
sekolah.
Gempa yang terjadi di Aceh berkekuatan 8,5 sekala richter
berpusat di Pantai Aceh di kedalaman 33 kilometer, Selasa (11/4/12) sekitar pukul
15.38 WIB, juga terasa hingga di Pulau Bengkalis. Bahkan gempa tersebut juga sempat
membuat panik sejumlah warga dan terpaksa harus keluar rumah.
Seperti dituturkan Mbah Dar, warga Dusun Parittiung Desa Jangkang Kecamatan Bantan
Kabupaten Bengkalis. Dirinya bersama keluarga yang sedang bersantai-santai di dalam
rumah terpaksa bergegas keluar karena merasakan gempa dari Aceh tersebut.
"Terasa, kami sedang di dalam rumah terpaksa keluar," ujarnya saat berbincang dengan
riauterkini.com, Selasa (11/4/12).
Juga sama dirasakan Wati, tetangga Mbah Dar. Dirinya juga ikut merasakan gempa yang
terjadi di aceh itu. Meskipun tidak terlalu lama tetapi dirinya yang sedang berada
di dalam rumah beton juga terpaksa keluar karena takut jika rumahnya roboh.
"Tidak ada yang rusak, karena terasa dan kaget campur takut kalau rumah runtuh kami
keluar rumah," ujarnya.
Sementara gempa Aceh itu juga, ikut dirasakan sejumlah warga Kota Bengkalis. "Ya
terasa juga tadi bang, sampai air yang ada di bak mandi tumpah," ujar salah seorang
PNS, warga Kota Bengkalis.***(had/dik)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|