Untitled Document
Rabu, 13 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 4 Maret 2015 18:09
Dibuka Asisten III,
Pemkab Inhil Gelar Sosialisasi Penyampaian SPT dan Penerimaan Negara Melalui Sistem MPN


Rabu, 4 Maret 2015 18:03
Jabatan Staf Ahli Jadi Favorit,
Malam Nanti, Pendaftaran Assessment Ditutup


Rabu, 4 Maret 2015 17:59
Sampah di Depan Rumdis Camat Mandau Menumpuk

Rabu, 4 Maret 2015 17:53
Kemarau, Suplai Air Bersih PDAM Bengkalis ke Pelanggan Masih Aman

Rabu, 4 Maret 2015 17:48
Program Anti Kemiskinan Kampar Disorot Pejabat dan Tokoh Nasional

Rabu, 4 Maret 2015 17:45
Tim Penyidik Kejati Riau Sita 230 Item Dokumen Jembatan Pedamaran I dan II

Rabu, 4 Maret 2015 17:37
700 Hektar Tak Berizin,
Apkasindo Pelalawan Pertanyakan Kebun Sawit di Ukui




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 April 2012 18:03
Penyempitan Drainase Pemicu Banjir di Kota Dumai

Sebagian kawasan di Kota Dumai selalu kebanjiran setiap kali turun hujan. Salah satu penyebabnya adalah penyempitan dan pendangkatal drainase.

Riauterkini-DUMAI- Banjir yang terjadi beberapa hari belakangan ini di Kota Dumai, dikatakan oleh Kepala Dinas Tata Kota kebersihan dan Pertamanan (DTKKP) Kota Dumai, Zulfa Indra disebabkan oleh penyempitan drainase. Sehingga curah hujan yang tinggi dan tempat pembuangan air menuju ke laut sangat sempit hingga akhirnya air meluap kejalan dan menimbulkan banjir.

“Akibat penyempitan drainase, air yang disebabkan hujan lebat pada Jumat dinihari tidak tertampung lagi dan akhirnya meluap hingga kebadan jalan. Paska terjadinya banjir, DTKKP sudah melaksanakan rapat bersama instansi terkait lainnya, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) guna mencari solusi masalah Drainase,” ujarnya kepada riauterkini.com, Senin (9/4/12) di ruang kerjanya.

Dikatakan dia, sejauh ini pihaknya sudah melakukan kajian bersama instansi terkait untuk mencari solusi bagaimana mengatasi banjir. Hasil kajian sementara, banjir yang terjadi akibat penyempitan Drainase. Selain penyempitan drainase, banjir juga diakibatkan pendangkalan drainase dan tersumbatnya drainase oleh sampah masyarakat sehingga drainase yang kita harapkan dapat membuang air ke pembuangan akhir tidak berjalan dengan baik.

“Akibat penyempitan dan penyumbatan, drainase yang terlihat saat ini telah beralih fungsi menjadi kolam karna tersumbat oleh sampah. Sampah itu akibat kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang, padahal apabila banjir, kita sendiri yang akan menerima akibatnya,” kata mantan Kepala Lingkungan Hidup Dumai.

Guna system drainase dapat berjalan dengan baik, imbuhnya, pihaknya bersama Dinas PU akan melakukan pengkajian kembali terhadap drainase yang sudah ada, dan untuk saat ini kita hanya berupaya meminimalisir terjadinya genangan air akibat hujan dengan cara melakukan pengerukan sampah di berbagai lokasi rentan terhadap banjir, seperti dijalan SS. Kasim, Sukajadi, Jalan Ombak, Jalan meranti Laut, Jalan Dock Yard dan jalan-jalan lainnya yang sering terendam banjir akibat hujan lebat.

“Kepada masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan, apalagi membuang sampah diparit. Buanglah sampah ditempat yang telah disediakan, jangan dibuang keparit, yang dapat mengakibatkan tersumbatnya parit. Masyarakat juga harus rajin melaksanakan gotong royong. Dengan Gotong royong bersama Insya Allah masalah banjir dapat kita atasi,” himbaunya.

Ditambahkannya bahwa kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan sangat perlu ditingkatkan, karena masalah kebersihan bukan saja tanggung jawab Pemerintah, namun merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran masyarakat untuk hidup bersih akan membantu Pemerintah mewujudkan Visi Dumai Berseri (Bersih, Semarak, Rukun dan Indah) untuk menjadikan Dumai Sehat 2015.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pemko Pekanbaru Rancang TPA Sampah di Kawasan Terisolir
- Belum Terbitkan SK HPDH, Komitmen Pro Lingkungan Plt Gubri Dipertanyakan
- RAPP Siap Tingkatkan Kerjasama dengan Pemerintah Cegah Karhutla
- Diskes Pastikan Pelalawan Aman Dari Virus Difteri
- BPPT Tebar 1,2 Ton Garam Membuat Hujan Buatan
- Diguyur Hujan, Sejumlah Titik di Duri, Bengkalis Banjir
- Potensi Hujan Kecil, Riau Waspada Kemarau Panjang


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.182.241
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com