Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Senin, 29 Agustus 2016 21:47
1,62 Juta Ton Produksi CPO Riau Raib Akibat Praktek "Kencing" di Jalan

Senin, 29 Agustus 2016 21:44
Diperlakukan Tak Adil,
Tersangka Sales Serum Palsu Ancam Pra Peradilan Polresta Pekanbaru


Senin, 29 Agustus 2016 20:18
Terkait Izin Alfamart,
Diskoperindag Tak Akan Keluarkan Bila Warga Rohul Menolak


Senin, 29 Agustus 2016 20:15
Cabuli Anak Dibawah Umur, Seorang Warga Tembilahan, Inhil Ditangkap Polisi

Senin, 29 Agustus 2016 20:11
Revitalisasi Ekosistem Tesso Nilo,
Ratusan Cukong di eks HPH HSL-SRT Bakal 'Dihabisi'


Senin, 29 Agustus 2016 20:10
Shaga SKA Pekanbaru,
BH Fitnes G6414 U F1, Mampu Terkoneksi Dengan Smartphone


Senin, 29 Agustus 2016 19:51
Dampak Karlahut Sampai ke Negara Tetangga,
Menteri Siti Sebut Pihak Luar Jangan Asal Komentar




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 April 2012 18:03
Penyempitan Drainase Pemicu Banjir di Kota Dumai

Sebagian kawasan di Kota Dumai selalu kebanjiran setiap kali turun hujan. Salah satu penyebabnya adalah penyempitan dan pendangkatal drainase.

Riauterkini-DUMAI- Banjir yang terjadi beberapa hari belakangan ini di Kota Dumai, dikatakan oleh Kepala Dinas Tata Kota kebersihan dan Pertamanan (DTKKP) Kota Dumai, Zulfa Indra disebabkan oleh penyempitan drainase. Sehingga curah hujan yang tinggi dan tempat pembuangan air menuju ke laut sangat sempit hingga akhirnya air meluap kejalan dan menimbulkan banjir.

“Akibat penyempitan drainase, air yang disebabkan hujan lebat pada Jumat dinihari tidak tertampung lagi dan akhirnya meluap hingga kebadan jalan. Paska terjadinya banjir, DTKKP sudah melaksanakan rapat bersama instansi terkait lainnya, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) guna mencari solusi masalah Drainase,” ujarnya kepada riauterkini.com, Senin (9/4/12) di ruang kerjanya.

Dikatakan dia, sejauh ini pihaknya sudah melakukan kajian bersama instansi terkait untuk mencari solusi bagaimana mengatasi banjir. Hasil kajian sementara, banjir yang terjadi akibat penyempitan Drainase. Selain penyempitan drainase, banjir juga diakibatkan pendangkalan drainase dan tersumbatnya drainase oleh sampah masyarakat sehingga drainase yang kita harapkan dapat membuang air ke pembuangan akhir tidak berjalan dengan baik.

“Akibat penyempitan dan penyumbatan, drainase yang terlihat saat ini telah beralih fungsi menjadi kolam karna tersumbat oleh sampah. Sampah itu akibat kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang, padahal apabila banjir, kita sendiri yang akan menerima akibatnya,” kata mantan Kepala Lingkungan Hidup Dumai.

Guna system drainase dapat berjalan dengan baik, imbuhnya, pihaknya bersama Dinas PU akan melakukan pengkajian kembali terhadap drainase yang sudah ada, dan untuk saat ini kita hanya berupaya meminimalisir terjadinya genangan air akibat hujan dengan cara melakukan pengerukan sampah di berbagai lokasi rentan terhadap banjir, seperti dijalan SS. Kasim, Sukajadi, Jalan Ombak, Jalan meranti Laut, Jalan Dock Yard dan jalan-jalan lainnya yang sering terendam banjir akibat hujan lebat.

“Kepada masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan, apalagi membuang sampah diparit. Buanglah sampah ditempat yang telah disediakan, jangan dibuang keparit, yang dapat mengakibatkan tersumbatnya parit. Masyarakat juga harus rajin melaksanakan gotong royong. Dengan Gotong royong bersama Insya Allah masalah banjir dapat kita atasi,” himbaunya.

Ditambahkannya bahwa kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan sangat perlu ditingkatkan, karena masalah kebersihan bukan saja tanggung jawab Pemerintah, namun merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran masyarakat untuk hidup bersih akan membantu Pemerintah mewujudkan Visi Dumai Berseri (Bersih, Semarak, Rukun dan Indah) untuk menjadikan Dumai Sehat 2015.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Revitalisasi Ekosistem Tesso Nilo,
Ratusan Cukong di eks HPH HSL-SRT Bakal 'Dihabisi'

- Dampingi Kapolri Cek Karlahut, Mobil Dinas Gubri Terjebak Lumpur
- Asap Tipis Mulai Selimuti Kabupaten Rohul
- Kapolres Rohul Sebut Angin Sebabkan Kebakaran di Bonai tak Pernah Usai
- Libur Kabut Asap,
Disdik Pekanbaru Masih Tunggu Koordinasi Tiga SKPD

- Polres Kampar Kerahkan Puluhan Personil Bantu Padamkan Kebakaran Lahan
- Kotor, Halaman Kantor Camat Mandau Seolah tak Pernah Disapu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.187.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com