Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 12:42
Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden

Senin, 16 September 2019 12:39
DPRD Rohil 2019-2024 Dilantik, PDIP Gusur Posisi Golkar

Senin, 16 September 2019 12:03
Diikuti Ribuan Warga, Pemkab Kuansing Gelar Sholat Istisqa

Senin, 16 September 2019 11:59
Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN

Senin, 16 September 2019 11:17
45 Anggota DPRD Bengkalis 2019-2024 Bersumpah dan Berjanji di Gedung Cik Puan

Senin, 16 September 2019 10:36
Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan

Senin, 16 September 2019 10:33
Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia

Senin, 16 September 2019 09:59
Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri

Senin, 16 September 2019 09:25
Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi

Senin, 16 September 2019 08:47
Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 29 April 2011 20:18
Kebanjiran, Sebuah SD di Bengkalis Diliburkan

Hujan deras mengguyur Pulau Bengkalis memicu banjir di sejumlah kawasan. Bahkan, akibat genangan air, sebuah SD terpaksa diliburkan.

Riauterkini-BENGKALIS- Akibat hujan deras yang turun Kamis (28/4/11) malam tadi, merendam sejumlah rumah dan sekolah yang berada di kawasan Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jum’at (29/4/11). Dengan ketinggian sekitar paha orang dewasa, kondisi ini terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar di salah satu sekolah di daerah itu.

“Ada beberapa rumah warga yang tergenang banjir dan terpaksa memindahkan sejumlah barang. Kita sempat terkejut saat bangun pagi, karena tak mengira air bisa setinggi lutut orang dewasa, padahal hujan baru satu malam,” ujar Jumalin, Kades Kembung Luar, kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jum’at (29/4/11).

Diinformasikan banjir dadakan tersebut selain merendam sejumlah rumah, juga merendam ruang sekolah yang ada di kawasan itu. Dan menghentikan kegiatan belajar mengajar. Tidak hanya itu, banjir juga merendam ratusan hektar perkebunan karet milik warga.

Banjir ini juga mengherankan warga setempat, karena tergolong besar, hanya melanda Desa Kembung Luar. Sedangkan, sejumlah desa tetangga, seperti Teluk Pambang dan Pematang Duku dengan kondisi hujan yang sama namun tidak terjadi banjir seperti itu.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Asap Masih Pekat, Jarak Pandang di Tiga Wilayah di Riau di Bawah 1000 Meter
- Ini Posko Kesehatan Tempat Pelayanan Kesehatan dan Obat Gratis Akibat Asap
- Warga Dihimbau Waspada, Buaya Sungai Kuantan di Kuansing Naik ke Darat
- Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Karhutla di Pelalawan
- .Mahasiswa Riau di Jakarta Gelar Aksi Keprihatinan Asap Karhutla di Bundaran HI
- Kabut Asap Kian Tebal,
Zulfi Mursal: Kalau Sudah Darurat, Pemerintah Harus Nyatakan Darurat

- Prihatin Kabut Asap, Ikasmansa Pekanbaru Bagi-bagi Masker ke Masyarakat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com