Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 Januari 2017 16:07
‎April, Pemprov Riau Gunakan Data Base Kepegawaian Berbasis IT

Selasa, 24 Januari 2017 16:04
Polsek Payung Sekaki, Pekanbaru Musnahkan 8 Ekstasi

Selasa, 24 Januari 2017 15:46
Cegah Anak Ngelem, Satpol PP Inhil Patroli di Titik-titik Rawan

Selasa, 24 Januari 2017 15:20
Tim Labfor Polri Selidiki Kebakaran SPBB Sungai Perak, Inil

Selasa, 24 Januari 2017 14:58
Aktifkan Paket XL Home Gratis Router Wi-Fi

Selasa, 24 Januari 2017 14:54
Warga Sungai Buluh, Inhil Tewas Over Dosis Obat Batuk

Selasa, 24 Januari 2017 14:40
DPRD Riau Uji Kelayakan 21 Calon Anggota KPID

Selasa, 24 Januari 2017 13:59
Pembangunan Underpass di Pekanbaru,
Dewan Minta Pemprov Riau Mengkaji Ulang


Selasa, 24 Januari 2017 13:54
Camat Putra Tempatan,
Warga Hulu Kuantan, Kuansing Mengaku Bersukur


Selasa, 24 Januari 2017 13:24
Wakil Bupati Kuansing Lantik 270 Pejabat Esleon III dan IV



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Oktober 2010 08:45
Desa Topang, Meranti Dihantam Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung melanda Desa Topang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua rumah warga rusak. Puluhan pohon juga tumbang.

Riauterkini-BENGKALIS- Angin kencang (puting beliung) terjang dua dusun, Dusun Parit Mayang dan Dusun Parit Sayang Desa Topang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (8/10/10) siang sekitar pukul 14.30 Wib. Angin kencang yang disertai dengan hujan deras tersebut, mengakibatkan dua unit rumah milik warga porakporanda setelah tertimpa pohon dan puluhan jalur perkebunan warga rusak. Untung saja peristiwa yang mengagetkan ini tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Dua unit rumah yang rusak parah, bagian depan dan belakang setelah ditimpa pohon. Kemudian, perkebunan warga disini seperti karet juga banyak yang tumbang," papar Kepala Desa Topang Drs Syamsuharto saat dihubungi Riauterkini Sabtu (9/10/10). Dijelaskan Syamsuharto, kejadian yang sempat mengagetkan warganya tersebut, semula hanya hujan deras siang sejak pukul 14.00 siang, namun tiba-tiba angin datang dengan kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga tertimpa oleh pohon tumbang dan tidak sedikit perkebunan warga yang rusak setelah diterpa oleh angin.

"Hari ini rumah warga yang tertimpa sudah mulai diperbaiki, memang mengagetkanlah tiba-tiba datang angin kencang. Rumah dan perkebunan warga jadi rusak," katanya lagi.***(dik)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Disperindag Pekanbaru Terima Laporan Peredaran Cabe Berformalin
- BMKG Prediksi April Sampai September Riau Hadapi Panas Ekstrim
- Gubri Umumkan Status Siaga Darurat Karlahut di Riau
- Tim KLHK dan BRG Cek Kerusakan Lahan Gambut Areal PT SAL di Pungkat, Inhil
- TP PKK Inhil Ajak Budidayakan Cabe dan Sayur di Pekarangan Rumah
- Presiksi BMKG, Riau Akan Masuki Musim Kemarau Lebih Cepat
- Titik Api Berkurang dari Tahun Sebelumnya,
Pemerintah Klaim Karhutla Tahun 2016 Teratasi dengan Baik



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.205.153.63
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com