Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 3 September 2015 15:32
Pilkada 2015, KPU Rohul Belum Cetak APK Tiga Pasangan Calon

Kamis, 3 September 2015 15:17
Pilkada Kuansing, KPU Umumkan 198.677 DPS

Kamis, 3 September 2015 15:13
Kebakaran Hutan di Rokan IV Koto, Polres Rohul Periksa Dua Warga

Kamis, 3 September 2015 15:10
Test Urine, Tiga Anggota Satpol PP Riau Terindikasi Narkoba

Kamis, 3 September 2015 15:02
Dihadang Kabut Asap,
BPBKD Gagal "Ngebom Air" di Pelalawan Gagal


Kamis, 3 September 2015 14:57
Pemkab Rohil Finalisasikan RKPD 2016

Kamis, 3 September 2015 14:54
Todongkan Senpi ,
Empat Perampok Gasak Uang Rp60 Juta di Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Oktober 2010 08:45
Desa Topang, Meranti Dihantam Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung melanda Desa Topang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua rumah warga rusak. Puluhan pohon juga tumbang.

Riauterkini-BENGKALIS- Angin kencang (puting beliung) terjang dua dusun, Dusun Parit Mayang dan Dusun Parit Sayang Desa Topang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (8/10/10) siang sekitar pukul 14.30 Wib. Angin kencang yang disertai dengan hujan deras tersebut, mengakibatkan dua unit rumah milik warga porakporanda setelah tertimpa pohon dan puluhan jalur perkebunan warga rusak. Untung saja peristiwa yang mengagetkan ini tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Dua unit rumah yang rusak parah, bagian depan dan belakang setelah ditimpa pohon. Kemudian, perkebunan warga disini seperti karet juga banyak yang tumbang," papar Kepala Desa Topang Drs Syamsuharto saat dihubungi Riauterkini Sabtu (9/10/10). Dijelaskan Syamsuharto, kejadian yang sempat mengagetkan warganya tersebut, semula hanya hujan deras siang sejak pukul 14.00 siang, namun tiba-tiba angin datang dengan kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga tertimpa oleh pohon tumbang dan tidak sedikit perkebunan warga yang rusak setelah diterpa oleh angin.

"Hari ini rumah warga yang tertimpa sudah mulai diperbaiki, memang mengagetkanlah tiba-tiba datang angin kencang. Rumah dan perkebunan warga jadi rusak," katanya lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 14 Jadwal Penerbangan di SSK II Pekanbaru Delayed
- Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ada 107 Titik Api di Riau
- Asap Pekat Masih Lumpuhkan Bandara SSK II Pekanbaru
- Prihatin Asap, Pendemo Kritik Lemahnya Penegakkan Hukum
- Dianggap Gagal Atasi Kabut Asap, Komisi E DPRD Riau Minta Kepala BPBD Riau Diganti
- Bahaya Asap, Disdik Inhil Liburkan TK Sampai SMP
- Asap Mengganas Paksa Bandara SSK II 'Tutup Sementara'


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.42.214
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com