Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 27 Juli 2016 17:33
Diikuti 16 PK dan 31 OKP,
Wabup Sukiman Buka Musda ke-5 DPD KNPI Rohul 2016


Rabu, 27 Juli 2016 17:28
Razia KTP, 50 Warga Dumai Terjaring Operasi Yustisi 2016

Rabu, 27 Juli 2016 16:51
Putusan Kasasi, Mantan Kadishub Dumai Divonis MA 6 Tahun Penjara

Rabu, 27 Juli 2016 16:42
Sosialisasi di Lima Kabupaten,
Cegah Karhutla Sejak Dini melalui Masyarakat Siaga Api


Rabu, 27 Juli 2016 16:28
HUT Koperasi ke 69,
Disk‎op dan UMKM Pekanbaru Gelar Pameran di Mall SKA


Rabu, 27 Juli 2016 16:23
Kasus Karlahut 15 Perusahaan,
Dewan Dukung Mabes Polri Usut SP3 yang Diterbitkan Polda Riau


Rabu, 27 Juli 2016 16:10
Managing Direcor Sawipac dan Investor Belgia Kunjungi Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Oktober 2010 08:45
Desa Topang, Meranti Dihantam Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung melanda Desa Topang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua rumah warga rusak. Puluhan pohon juga tumbang.

Riauterkini-BENGKALIS- Angin kencang (puting beliung) terjang dua dusun, Dusun Parit Mayang dan Dusun Parit Sayang Desa Topang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (8/10/10) siang sekitar pukul 14.30 Wib. Angin kencang yang disertai dengan hujan deras tersebut, mengakibatkan dua unit rumah milik warga porakporanda setelah tertimpa pohon dan puluhan jalur perkebunan warga rusak. Untung saja peristiwa yang mengagetkan ini tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Dua unit rumah yang rusak parah, bagian depan dan belakang setelah ditimpa pohon. Kemudian, perkebunan warga disini seperti karet juga banyak yang tumbang," papar Kepala Desa Topang Drs Syamsuharto saat dihubungi Riauterkini Sabtu (9/10/10). Dijelaskan Syamsuharto, kejadian yang sempat mengagetkan warganya tersebut, semula hanya hujan deras siang sejak pukul 14.00 siang, namun tiba-tiba angin datang dengan kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga tertimpa oleh pohon tumbang dan tidak sedikit perkebunan warga yang rusak setelah diterpa oleh angin.

"Hari ini rumah warga yang tertimpa sudah mulai diperbaiki, memang mengagetkanlah tiba-tiba datang angin kencang. Rumah dan perkebunan warga jadi rusak," katanya lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pasir Timbul di Teluk Kiambang jadi Lokasi Wisata Dadakan Masyarakat Inhil
- Menteri LHK Batalkan Join Swasta Kelola TNZ di Siak
- Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah tak Membiarkan SP3 Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan
- Warga Minta BLH Rohul Serius Menangani,
Limbah PKS PTPN V Sei Tapung Diduga Cemari Sungai Tapung

- Disambut Atraksi Pemadaman Api,
Mendagri Tjahjo Kumolo Berkunjung ke PT RAPP

- Bahas TNTN, Men-LHK Undang LSM Lingkungan Hidup
- 12 Rumah Hangus Terbakar di Bagansiapiapi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.247.229
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com