Untitled Document
Kamis, 6 Muharram 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 30 Oktober 2014 19:56
Puluhan JH Rohul Ikuti Pembinaan Pasca Haji

Kamis, 30 Oktober 2014 19:04
Dandiklat Buka Latihan Tutuka ke-38 di Dumai

Kamis, 30 Oktober 2014 19:00
Sopir Menghilang,
Satu Truk Diduga Angkut Sawit Curian Dirusak Warga Rohul


Kamis, 30 Oktober 2014 18:52
Bentuk Solidaritas Rekanya di Papua,
Seluruh Kantor Notaris dan PPAT Dumai Tutup


Kamis, 30 Oktober 2014 18:49
DPRD Dumai Sahkan Tatip Dewan

Kamis, 30 Oktober 2014 18:45
Wawako Dumai Buka Diskusi Panel Wawasan Nusantara

Kamis, 30 Oktober 2014 18:41
30 Pasangan di Rambahsamo, Rohul Ikuti Nikah Massal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Oktober 2010 08:45
Desa Topang, Meranti Dihantam Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung melanda Desa Topang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua rumah warga rusak. Puluhan pohon juga tumbang.

Riauterkini-BENGKALIS- Angin kencang (puting beliung) terjang dua dusun, Dusun Parit Mayang dan Dusun Parit Sayang Desa Topang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (8/10/10) siang sekitar pukul 14.30 Wib. Angin kencang yang disertai dengan hujan deras tersebut, mengakibatkan dua unit rumah milik warga porakporanda setelah tertimpa pohon dan puluhan jalur perkebunan warga rusak. Untung saja peristiwa yang mengagetkan ini tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Dua unit rumah yang rusak parah, bagian depan dan belakang setelah ditimpa pohon. Kemudian, perkebunan warga disini seperti karet juga banyak yang tumbang," papar Kepala Desa Topang Drs Syamsuharto saat dihubungi Riauterkini Sabtu (9/10/10). Dijelaskan Syamsuharto, kejadian yang sempat mengagetkan warganya tersebut, semula hanya hujan deras siang sejak pukul 14.00 siang, namun tiba-tiba angin datang dengan kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga tertimpa oleh pohon tumbang dan tidak sedikit perkebunan warga yang rusak setelah diterpa oleh angin.

"Hari ini rumah warga yang tertimpa sudah mulai diperbaiki, memang mengagetkanlah tiba-tiba datang angin kencang. Rumah dan perkebunan warga jadi rusak," katanya lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BME Klaim Gajah Sumatera di TNTN Tersisa 73 Ekor
- Keraguan Banyak Pihak Terbukti, Pemko Batal Gusur PKL Pasar Arengka
- Hujan Deras Porak-Porandakan Sejumlah Proyek di Duri
- Komit Selamatkan Lingkungan, Pemprov Riau Teken MoU Implementasi REDD+
- Muncul Empat Titik Api di Rohil
- Karhutla Sempat Muncul di Pulau Padang
- Wako Tegaskan PKL Pasar Arengka Melanggar dan Harus Pindah ke Dalam


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.235.83
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com