Untitled Document
Kamis, 16 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Kamis, 17 April 2014 08:11
Kue Semprong Selatpanjang,
Manisnya Bikin Warga Singapura Ketagihan


Kamis, 17 April 2014 08:07
Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus TP PKK Tempuling

Kamis, 17 April 2014 08:04
PT Pulau Sambu Dinilai 'Anak-tirikan' Kebun Petani Plasma

Kamis, 17 April 2014 08:01
Pemkab Meranti Akan Bangun Pasar Lelang Pertanian di Desa Gogok

Kamis, 17 April 2014 07:59
Miliki Ganja Sekilo, Honorer Dishub Siak dan Rekannya Ditangkap

Kamis, 17 April 2014 07:57
Investasi 'Bodong', Laporkan ke OJK

Kamis, 17 April 2014 07:56
Menuju Bandara Embarkasi, SSK II Berbenah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Oktober 2010 08:45
Desa Topang, Meranti Dihantam Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung melanda Desa Topang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua rumah warga rusak. Puluhan pohon juga tumbang.

Riauterkini-BENGKALIS- Angin kencang (puting beliung) terjang dua dusun, Dusun Parit Mayang dan Dusun Parit Sayang Desa Topang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (8/10/10) siang sekitar pukul 14.30 Wib. Angin kencang yang disertai dengan hujan deras tersebut, mengakibatkan dua unit rumah milik warga porakporanda setelah tertimpa pohon dan puluhan jalur perkebunan warga rusak. Untung saja peristiwa yang mengagetkan ini tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Dua unit rumah yang rusak parah, bagian depan dan belakang setelah ditimpa pohon. Kemudian, perkebunan warga disini seperti karet juga banyak yang tumbang," papar Kepala Desa Topang Drs Syamsuharto saat dihubungi Riauterkini Sabtu (9/10/10). Dijelaskan Syamsuharto, kejadian yang sempat mengagetkan warganya tersebut, semula hanya hujan deras siang sejak pukul 14.00 siang, namun tiba-tiba angin datang dengan kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga tertimpa oleh pohon tumbang dan tidak sedikit perkebunan warga yang rusak setelah diterpa oleh angin.

"Hari ini rumah warga yang tertimpa sudah mulai diperbaiki, memang mengagetkanlah tiba-tiba datang angin kencang. Rumah dan perkebunan warga jadi rusak," katanya lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tim Pemkab Inhil Mulai Inventarisir Kerusakan Kelapa di Tiga Kecamatan
- Hadapi Bencana Kabut Asap Jilid II,
Disbun Latih 62 Personel Damkar 29 Perusahaan Sawit Riau

- Menhut Sebut Pemegang Izin HTR Meningkat Pesat
- Antisipasi Karhutla, RAPP Terus Pantau Titik Api di Lapangan
- Stand RAPP di IndoGreen Forestry Expo 2014 Mendapat Perhatian Menhut
- DIbuka Menhut, RAPP Ikuti Indogreen Forestry Expo 2014
- 14 April, Didata Kerusakan Kebun Kelapa Warga Tiga Kecamatan di Inhil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.87.25
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com