Untitled Document
Rabu, 21 Ramadhan 1436 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 8 Juli 2015 11:27
Suap Pengesahan APBD 2015,
Tiga Mantan Wakil Ketua DPRD Riau Diperiksa KPK


Rabu, 8 Juli 2015 11:22
Pengecoran Selesai, Jalur Duri-Pekanbaru Kini Bebas Macet

Rabu, 8 Juli 2015 10:58
DPP PKS Rekomendasikan Hafith-Nasrul di Pilkada Rohul

Rabu, 8 Juli 2015 10:55
Insan Pers Kuansing Buka Bersama Menagemen PT RAPP

Rabu, 8 Juli 2015 10:52
Kepala Daerah Takut Bui, Triliunan Dana Transfer Pusat Mengendap

Rabu, 8 Juli 2015 10:49
Bupati Wardan Buka Bersama Forkompimda, KKIH dan Anggota DPRD Riau Asal Inhil

Rabu, 8 Juli 2015 10:46
Bangun Kebersamaan, Eka Hospital Buka Besama Warga Sekitar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Oktober 2010 08:45
Desa Topang, Meranti Dihantam Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung melanda Desa Topang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua rumah warga rusak. Puluhan pohon juga tumbang.

Riauterkini-BENGKALIS- Angin kencang (puting beliung) terjang dua dusun, Dusun Parit Mayang dan Dusun Parit Sayang Desa Topang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (8/10/10) siang sekitar pukul 14.30 Wib. Angin kencang yang disertai dengan hujan deras tersebut, mengakibatkan dua unit rumah milik warga porakporanda setelah tertimpa pohon dan puluhan jalur perkebunan warga rusak. Untung saja peristiwa yang mengagetkan ini tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Dua unit rumah yang rusak parah, bagian depan dan belakang setelah ditimpa pohon. Kemudian, perkebunan warga disini seperti karet juga banyak yang tumbang," papar Kepala Desa Topang Drs Syamsuharto saat dihubungi Riauterkini Sabtu (9/10/10). Dijelaskan Syamsuharto, kejadian yang sempat mengagetkan warganya tersebut, semula hanya hujan deras siang sejak pukul 14.00 siang, namun tiba-tiba angin datang dengan kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga tertimpa oleh pohon tumbang dan tidak sedikit perkebunan warga yang rusak setelah diterpa oleh angin.

"Hari ini rumah warga yang tertimpa sudah mulai diperbaiki, memang mengagetkanlah tiba-tiba datang angin kencang. Rumah dan perkebunan warga jadi rusak," katanya lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Komplek Pemakaman Warga Kampar Nyaris Diamuk Kobaran Api Karhutla
- Cegah Kebakaran, Damkar Ingatkan Warga Cek Instalansi Listrik
- Kabut Asap, Diskes Pekanbaru Sebar 4.000 Masker Gratis
- Karhutla di Riau Sudah Ludeskan 1.352 Hektar Lahan
- Modifikasi Cuaca, Sejumlah Kawasan di Riau Mulai Diguyur Hujan
- Malam Hari, Kota Duri Mulai Diselimuti Kabut Asap
- Satelit Temukan 60 Titik Panas di Wilayah Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.196.211
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com