Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 28 Mei 2016 13:57
60 Persen Tera Timbangan di PKS Bermasalah,
Diskoperindag Rohul Baru Bisa Tertibkan Oktober 2016


Sabtu, 28 Mei 2016 13:47
Oknum Guru SMK di Ujungbatu, Rohul Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 28 Mei 2016 13:43
Padamkan Arus, PLN Duri Lakukan Perawatan GI Jelang Ramadhan dan Syawal

Sabtu, 28 Mei 2016 13:37
Operasi Pekat 2016, Polres Dumai Jaring Dua Guru Sedang Mesum

Sabtu, 28 Mei 2016 11:29
Polsek Tandun Ungkap 4 Pencetak dan Pengedar Uang Palsu di Rohul-Kampar

Sabtu, 28 Mei 2016 11:27
Wakapolda dan 3 Kapolres di Riau Diganti

Sabtu, 28 Mei 2016 11:25
Bakar Tongkang dan 4 Tradisi dan Olahraga di Riau Masuk Kalender Wisata Nasional 2016



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Oktober 2010 08:45
Desa Topang, Meranti Dihantam Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung melanda Desa Topang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua rumah warga rusak. Puluhan pohon juga tumbang.

Riauterkini-BENGKALIS- Angin kencang (puting beliung) terjang dua dusun, Dusun Parit Mayang dan Dusun Parit Sayang Desa Topang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (8/10/10) siang sekitar pukul 14.30 Wib. Angin kencang yang disertai dengan hujan deras tersebut, mengakibatkan dua unit rumah milik warga porakporanda setelah tertimpa pohon dan puluhan jalur perkebunan warga rusak. Untung saja peristiwa yang mengagetkan ini tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Dua unit rumah yang rusak parah, bagian depan dan belakang setelah ditimpa pohon. Kemudian, perkebunan warga disini seperti karet juga banyak yang tumbang," papar Kepala Desa Topang Drs Syamsuharto saat dihubungi Riauterkini Sabtu (9/10/10). Dijelaskan Syamsuharto, kejadian yang sempat mengagetkan warganya tersebut, semula hanya hujan deras siang sejak pukul 14.00 siang, namun tiba-tiba angin datang dengan kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga tertimpa oleh pohon tumbang dan tidak sedikit perkebunan warga yang rusak setelah diterpa oleh angin.

"Hari ini rumah warga yang tertimpa sudah mulai diperbaiki, memang mengagetkanlah tiba-tiba datang angin kencang. Rumah dan perkebunan warga jadi rusak," katanya lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Warga Pelalawan dan Kepulauan Meranti Praktekkan Buka Lahan Tanpa Bakar
- Perintah Menteri LHK, Tim Verifikasi Turun ke Kawasan Rawa Seribu di Mahato, Rohul
- Longsor di Desa Tanah Merah, Inhil Hancurkan Lima Rumah
- Tersisa 371 Ekor,
Joe Taslim Suarakan Perlindungan Harimau Sumatera

- Tiger Warrior WWF Joe Taslim Kunjungi TNBT Riau
- Sambaran Petir di Inhil, Seorang Tewas dan Dua Luka Bakar Serius
- Warga Pulau Burung, Inhil Dikagetkan Tanaman Mirip Bunga Bangkai


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.166.185
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com