Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 28 April 2017 21:50
Baznas Kuansing Gelar Tablik Akbar Sosialisasi Zakat

Jum’at, 28 April 2017 21:41
Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat


Jum’at, 28 April 2017 21:19
APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan

Jum’at, 28 April 2017 20:31
Stand Utama Bocor, EO Dumai Expo 2017 Disebut Lepas Tangan

Jum’at, 28 April 2017 19:27
Wabup Meranti Ikuti Diklatpim di Jakarta

Jum’at, 28 April 2017 18:55
KPU Meranti Launching Rumah Pintar Pemilu

Jum’at, 28 April 2017 18:50
Terus Meningkat, Jumlah Penderita DBD di Pekanbaru Kini 260 Orang

Jum’at, 28 April 2017 17:03
Laka Maut, Kabag Hukum Setda Bengkalis Diperiksa Intensif

Jum’at, 28 April 2017 16:59
Dihadiri Mantan Bupati,
Staf Ahli Bupati Rohul Resmikan Masjid Nurul Huda Desa Menaming


Jum’at, 28 April 2017 16:52
Miliki Sabu dan Ekstasi, Sepasang Warga Tionghoa di Duri Ditangkap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 1 Nopember 2008 07:10
Oceanografi LIPI Teliti Kemungkinan Budidaya Kurau di Bengkalis

Ikan Kurau merupakan komoditas ekspor potensial. Ke depan diharpakan ikan jenis ini bisa dibudidayakan dengan adanya penelitian Iceanografi LIPI di Bengkalis.

Riauterkini-BENGKALIS – Bupati Bengkalis, H Syamsurizal mengatakan, 10 peneliti dari Pusat Oceanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang diketua Prof Asakin Djamali, saat ini berada di Kabupaten Bengkalis. Kedatangan mereka dalam rangka melakukan penelitian kemungkinan dilakukannya budidaya Ikan Kurau.

”Kedatangan para tim ahli dari LIPI ini untuk mengetahui biologi dan ekologi ikan kurau yang ada di daerah ini. “Penelitian ini tidak ada kaitannya dengan konflik antar nelayan yang terjadi selama ini,” kata Syamsurizal didampingi Kadis Perikanan dan Kelautan Herman Mahmud, saat ditemui di Kantor Bupati Bengkalis, Jum’at (31/10).

Syamsurizal mengatakan, Pemkab Bengkalis sangat mendukung program penelitian yang dilakukan Pusat Oceanografi LIPI. Sebab selama ini, katanya, memang belum ada kajian dan penelitian khusus tentang biologi dan ekologi ikan kurau yang ada di perairan pulau Bengkalis ini.

Dikatakannya, hasil penelitian terhadap Ikan Kurau ini, selanjutnya akan dikembangkan dalam upaya konsep budi daya. Melalui hasil penelitian itu, nantinya LIPI akan menggali lebih dalam bagaimana upaya pengembangan budi daya ikan bernilai ekonomis tinggi itu.

"Kita berharap mudah-mudahan dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan Ikan Kurau dapat dibudidayakan. Jika hasilnya memang demikian, melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, kita secepatnya akan melakukan langkah-langkah konkrit untu membudidayakannya,” kata Syamsurizal.

Menurut Herman, kedatangan tim ahli dari LIPI ini ke Bengkalis untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya dan untuk keperluan serupa, pada bulan puasa lalu mereka juga sudah datang ke Bengkalis. “Penelitian terhadap biologi dan ekologi Ikan Kurau pada tahap kedua ini berlangsung dari 26 Oktober hingga 3 November mendatang,” katanya.

Menurut Herman, para tim ahli LIPI ini guna mengambil sejumlah sampel dari perairan laut Bengkalis dan Bantan yang nantinya akan dibawa guna diteliti secara lebih mendalam di laboratorium Pusat Oceanografi LIPI.

Adapun sample yang diambil itu, antara lain meliputi air laut, tanah laut, plangton, Ikan Kurau dan perut Ikan Kurau. “Melalui sample-sampel yang akan diteliti ini nantinya akan diketahui bagaimana biologi dan ekologi Ikan Kurau ini,” kata Herman seraya mengatakan saat ini para peneliti dari LIPI tersebut tengah melakukan penelitian di perairan Kecamatan Bantan. ***(rls)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Terus Meningkat, Jumlah Penderita DBD di Pekanbaru Kini 260 Orang
- Jutaan Hektare Sawit Terancam PP 57/2016
- Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang
- Sambut Ramadhan, BKM Gandeng Unilever Bersih-bersih 1001 Masjid
- Tiga Kali Diterkam Buaya, Warga Meranti Lolos dari Maut
- BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar
- PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.190.158
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com