Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Senin, 8 Pebruari 2016 22:40
Seorang Wanita di Kuansing Ditemukan TewasTergantung

Senin, 8 Pebruari 2016 21:55
Menyambut Cap Go Meh 2016, Lampion Raksasa Mulai Hiasi Kelenteng di Bagansiapiapi

Senin, 8 Pebruari 2016 21:45
Berikut Daerah di Kabupaten Rohul yang Terendam Banjir

Senin, 8 Pebruari 2016 21:37
Gelombang Pasang Juga Rusak Rumah Warga di Kecamatan Concong

Senin, 8 Pebruari 2016 20:24
Meski Diguyur Hujan, KNPI Kampar Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau

Senin, 8 Pebruari 2016 20:19
Puluhan Rumah di Dua Kecamatan di Kuansing Terendam Banjir

Senin, 8 Pebruari 2016 20:12
Operasi Antik 2016, Polres Dumai Ciduk Seorang Tersangka Narkoba



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 1 Nopember 2008 07:10
Oceanografi LIPI Teliti Kemungkinan Budidaya Kurau di Bengkalis

Ikan Kurau merupakan komoditas ekspor potensial. Ke depan diharpakan ikan jenis ini bisa dibudidayakan dengan adanya penelitian Iceanografi LIPI di Bengkalis.

Riauterkini-BENGKALIS – Bupati Bengkalis, H Syamsurizal mengatakan, 10 peneliti dari Pusat Oceanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang diketua Prof Asakin Djamali, saat ini berada di Kabupaten Bengkalis. Kedatangan mereka dalam rangka melakukan penelitian kemungkinan dilakukannya budidaya Ikan Kurau.

”Kedatangan para tim ahli dari LIPI ini untuk mengetahui biologi dan ekologi ikan kurau yang ada di daerah ini. “Penelitian ini tidak ada kaitannya dengan konflik antar nelayan yang terjadi selama ini,” kata Syamsurizal didampingi Kadis Perikanan dan Kelautan Herman Mahmud, saat ditemui di Kantor Bupati Bengkalis, Jum’at (31/10).

Syamsurizal mengatakan, Pemkab Bengkalis sangat mendukung program penelitian yang dilakukan Pusat Oceanografi LIPI. Sebab selama ini, katanya, memang belum ada kajian dan penelitian khusus tentang biologi dan ekologi ikan kurau yang ada di perairan pulau Bengkalis ini.

Dikatakannya, hasil penelitian terhadap Ikan Kurau ini, selanjutnya akan dikembangkan dalam upaya konsep budi daya. Melalui hasil penelitian itu, nantinya LIPI akan menggali lebih dalam bagaimana upaya pengembangan budi daya ikan bernilai ekonomis tinggi itu.

"Kita berharap mudah-mudahan dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan Ikan Kurau dapat dibudidayakan. Jika hasilnya memang demikian, melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, kita secepatnya akan melakukan langkah-langkah konkrit untu membudidayakannya,” kata Syamsurizal.

Menurut Herman, kedatangan tim ahli dari LIPI ini ke Bengkalis untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya dan untuk keperluan serupa, pada bulan puasa lalu mereka juga sudah datang ke Bengkalis. “Penelitian terhadap biologi dan ekologi Ikan Kurau pada tahap kedua ini berlangsung dari 26 Oktober hingga 3 November mendatang,” katanya.

Menurut Herman, para tim ahli LIPI ini guna mengambil sejumlah sampel dari perairan laut Bengkalis dan Bantan yang nantinya akan dibawa guna diteliti secara lebih mendalam di laboratorium Pusat Oceanografi LIPI.

Adapun sample yang diambil itu, antara lain meliputi air laut, tanah laut, plangton, Ikan Kurau dan perut Ikan Kurau. “Melalui sample-sampel yang akan diteliti ini nantinya akan diketahui bagaimana biologi dan ekologi Ikan Kurau ini,” kata Herman seraya mengatakan saat ini para peneliti dari LIPI tersebut tengah melakukan penelitian di perairan Kecamatan Bantan. ***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Berikut Daerah di Kabupaten Rohul yang Terendam Banjir
- Gelombang Pasang Juga Rusak Rumah Warga di Kecamatan Concong
- Puluhan Rumah di Dua Kecamatan di Kuansing Terendam Banjir
- Kabupaten Kampar Dikepung Banjir,
1.606 KK di Kecamatan Kampar Kiri Menunggu Dievakuasi

- Curah Hujan Tinggi,
Banjir Tutup Badan Jalan Setinggi 1,5 Meter, Jalur Sumbar-Riau Putus

- BPBD Rohul Masih Mendata,
Ratusan Rumah di Rambah Direndam Banjir

- Jembatan Mentawai Rokan Hanyut, Empat Desa di Rohul Terisolir


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.17.114.227
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com