Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Maret 2017 09:32
Ketua PC Inhil Ikuti Rapimnas Muslimat Nahdlatul Ulama di Jawa Barat

Sabtu, 25 Maret 2017 21:25
Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai

Sabtu, 25 Maret 2017 19:56
The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017

Sabtu, 25 Maret 2017 19:21
Ardiansyah Resmi Pimpin DPD Partai Berkarya Inhil

Sabtu, 25 Maret 2017 19:16
Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran

Sabtu, 25 Maret 2017 19:12
Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti

Sabtu, 25 Maret 2017 19:08
Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing

Sabtu, 25 Maret 2017 17:15
Ratusan Crosser Ikuti Kejuaraan Motor Cross Pemuda Pancasila Pelalawan

Sabtu, 25 Maret 2017 16:11
Harapkan Lahirkan Atlet Andal,
Bupati Buka Turnamen Sepakbola Bandar Yaman Cup I se Inhil


Sabtu, 25 Maret 2017 16:07
Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 1 Nopember 2008 07:10
Oceanografi LIPI Teliti Kemungkinan Budidaya Kurau di Bengkalis

Ikan Kurau merupakan komoditas ekspor potensial. Ke depan diharpakan ikan jenis ini bisa dibudidayakan dengan adanya penelitian Iceanografi LIPI di Bengkalis.

Riauterkini-BENGKALIS – Bupati Bengkalis, H Syamsurizal mengatakan, 10 peneliti dari Pusat Oceanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang diketua Prof Asakin Djamali, saat ini berada di Kabupaten Bengkalis. Kedatangan mereka dalam rangka melakukan penelitian kemungkinan dilakukannya budidaya Ikan Kurau.

”Kedatangan para tim ahli dari LIPI ini untuk mengetahui biologi dan ekologi ikan kurau yang ada di daerah ini. “Penelitian ini tidak ada kaitannya dengan konflik antar nelayan yang terjadi selama ini,” kata Syamsurizal didampingi Kadis Perikanan dan Kelautan Herman Mahmud, saat ditemui di Kantor Bupati Bengkalis, Jum’at (31/10).

Syamsurizal mengatakan, Pemkab Bengkalis sangat mendukung program penelitian yang dilakukan Pusat Oceanografi LIPI. Sebab selama ini, katanya, memang belum ada kajian dan penelitian khusus tentang biologi dan ekologi ikan kurau yang ada di perairan pulau Bengkalis ini.

Dikatakannya, hasil penelitian terhadap Ikan Kurau ini, selanjutnya akan dikembangkan dalam upaya konsep budi daya. Melalui hasil penelitian itu, nantinya LIPI akan menggali lebih dalam bagaimana upaya pengembangan budi daya ikan bernilai ekonomis tinggi itu.

"Kita berharap mudah-mudahan dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan Ikan Kurau dapat dibudidayakan. Jika hasilnya memang demikian, melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, kita secepatnya akan melakukan langkah-langkah konkrit untu membudidayakannya,” kata Syamsurizal.

Menurut Herman, kedatangan tim ahli dari LIPI ini ke Bengkalis untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya dan untuk keperluan serupa, pada bulan puasa lalu mereka juga sudah datang ke Bengkalis. “Penelitian terhadap biologi dan ekologi Ikan Kurau pada tahap kedua ini berlangsung dari 26 Oktober hingga 3 November mendatang,” katanya.

Menurut Herman, para tim ahli LIPI ini guna mengambil sejumlah sampel dari perairan laut Bengkalis dan Bantan yang nantinya akan dibawa guna diteliti secara lebih mendalam di laboratorium Pusat Oceanografi LIPI.

Adapun sample yang diambil itu, antara lain meliputi air laut, tanah laut, plangton, Ikan Kurau dan perut Ikan Kurau. “Melalui sample-sampel yang akan diteliti ini nantinya akan diketahui bagaimana biologi dan ekologi Ikan Kurau ini,” kata Herman seraya mengatakan saat ini para peneliti dari LIPI tersebut tengah melakukan penelitian di perairan Kecamatan Bantan. ***(rls)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 80 Rider Dua Negera Siap Taklukan Jalur Ekstrim di Rohul di X-PERT Adventure Riau-Sumbar 2017
- Trail Runners dan Walhi Kampanyekan Earth Hour Sambil Berlari
- Program Desa Bebas Api Rintisan PT RAPP Efektif Cegah Kebakaran
- Kerusakan Kebun Kelapa Makin Parah,
Petani Inhil Desak Anak Perusahaan PT Surya Dumai Ganti Kerugian

- Pemko Pekanbaru tak Punya Anggaran Penanggulangan Banjir
- Sungai Kampar Surut, Justru 12 Sekolah di Pelalawan Kebanjiran
- Longsor di Tebing Sungai Kuantan Disebabkan PETI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.107.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com