Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 April 2019 14:09
Hari Kedua, Pelaksanaan UN Tingkat SMP di Pelalawan Lancar

Selasa, 23 April 2019 12:59
Berlangsung Lancar, Ketua DPRD Kuansing Apreasi Penyelenggara Pemilu 2019

Selasa, 23 April 2019 11:57
Dijadikan Lokasi Mesum Remaja, Pengamanan Kantor UPT Capilduk Mandau Harus Dibenahi

Selasa, 23 April 2019 11:51
Jabatan Dirut BRK Berakhir Hari ini, Kebijakan Diambil Alih 3 Direktur

Selasa, 23 April 2019 09:18
Mur dan Baut Jembatan Siak IV yang Dicuri Sudah Dipasang Lagi

Selasa, 23 April 2019 09:13
Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar

Selasa, 23 April 2019 07:47
Bupati kuansing Sampaikan LKPj Tahun 2018 ke DPRD

Selasa, 23 April 2019 07:19
Pelajar di Pulau Bengkalis dan Rupat Berkesempatan Ikuti Beasiswa Afirmasi Kemen Ristek Dikti

Selasa, 23 April 2019 07:14
Diwakili Sekda, Bupati Kampar Sampaikan LKPj Tahun 2018

Selasa, 23 April 2019 07:11
RAPP Raih Penghargaan Bendera Emas SMK3 dari Menteri Ketenagakerjaan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Maret 2019 16:23
Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'

Pemprov Riau dinilai masih belum maksimal menanggulangi karhutla. Anggota Dewan ini menilai Pemprov sedang 'terlena'.

Riauterkini - Pekanbaru - Komisi IV DPRD Riau menilai Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau terlena soal titik api yang kembali muncul baru-baru ini.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota komisi IV DPRD Riau, Sumiyanti, Kamis (21/3/19) di kantornya. "Kita menilai Pemprov Riau seperti terlena dengan prestasi yang sudah ada. Karena sudah tiga tahun ini kita sudah bebas asap, mungkin mereka sudah menganggap aman, jadi agak longgar terhadap itu," jelasnya.

Walaupun begitu, Sumiyanti mengatakan sangat berterima kasih selama tiga tahun ini Pemprov Riau sudah bisa mengatasi Kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Kita Apresiasi untuk pimpinan yang lama karena sudah cukup bisa mengatasi asap," ujarnya.

Ditambahkannya, kebakaran yang terjadi di banyak daerah saat ini tidak karena sengaja dibakar, memang ada yang sengaja tapi jumlahnya tidak banyak.

"Sengaja dibakar ini jarang, bisa jadi karena puntung rokok yang lalai, jadi banyak di daerah gambut tersebar."

Sumiyanti meminta Pemprov Riau untuk lebih peka dan menyelesaikan hal-hal yang sangat meresahkan masyarakat Riau tersebut. Selain itu ia meminta seluruh elemen untuk bekerja sama terkait karhutla.

"Ini usaha kita bersama semua komponen harus bekerja sama. Serta dengan dukungan masyarakat," pungkasnya. * (Uli)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Mur dan Baut Jembatan Siak IV yang Dicuri Sudah Dipasang Lagi
- Gandeng Sejumlah Komunitas, Sahabat Sungai Pekanbaru Kompak Bersihkan Sungai
- Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau

- Cegah Banjir, Dinas PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Bersihkan Drainase
- Bocah 5 Tahun di Morong Inhu Diterkam Buaya
- Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya
- Buaya Tangkapan Warga Dititip di Kasang Kulim


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com